Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Evaluasi Perkuliahan Daring Mata Kuliah Analisis Kesalahan Berbahasa Indonesisa dengan Model Diskrepansi Arsanti, Meilan; Suwito, Wagiran; Subyantoro, Subyantoro; Hasanudin, Cahyo
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 9 No 2 (2022): July 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v9i2.2553

Abstract

Abstract: During the Covid-19 pandemic, lectures at the Indonesian Language and Literature Education Study Program (PBSI), Faculty of Teacher Training and Education (FKIP), Sultan Agung Islamic University (Unissula) were held online. Language Error Analysis is one of the courses conducted online. The problems studied include planning, implementing, and evaluating the process and results of online lectures for these courses. The method used in this study is a policy research program evaluation type with a qualitative and descriptive approach with a discrepancy model. Data in the form of scores of all variables were analyzed using the Wilcoxon tiered sign test procedure, with this technique a large difference sign will be obtained indicating that at the online lecture planning stage an average score of 79.9% is obtained with a large difference of 20.1 then there is a gap of 20, 1% with a small category (K). At the stage of implementing online lectures, the average score obtained is 76.4% with a large difference of 23.6, so there is a discrepancy of 23.6% with a small category (K). In the process and results assessment stage, an average score of 80.3% was obtained with a large difference of 19.7, so there was a discrepancy of 19.7% and was classified in the very small category (K). This gap is generally caused by technical factors such as poor internet facilities, limited internet quota, and inadequate online course equipment.  Keywords: online lectures, language error analysis, discrepancy model  Abstrak: Selama pandemi Covid-19 perkuliahan di Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) dilaksanakan secara daring. Analisis Kesalahan Berbahasa merupakan salah satu mata kuliah yang dilaksanakan secara daring. Masalah yang diteliti meliputi perencanaa, pelaksanaan, dan penilaian proses dan hasil perkuliahan daring mata kuliah tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kebijakan jenis evaluasi program dengan pendekatan kualitatif dan deskriptif dengan model diskrepansi. Data berupa skor semua variabel dianalisis dengan menggunakan prosedur uji tanda berjenjang wilcoxon, dengan teknik ini akan didapatkan tanda beda besar yang menunjukan bahwa pada tahap perencanaan perkuliahan daring diperoleh rata-rata skor 79,9% dengan besar beda 20,1 maka terjadi kesenjangan sebesar 20,1% dengan kategori kecil (K). Pada tahap pelaksanaan perkuliahan daring rata-rata pemerolehan skor sebesar 76,4% dengan besar beda 23,6 maka terjadi diskrepansi sebesar 23,6% dengan kategori kecil (K). Pada tahap penilaian proses dan hasil diperoleh rata-rata skor sebesar 80,3% dengan besar beda adalah sebesar 19,7 maka terjadi diskrepansi sebesar 19,7% dan tergolong dalam kategori sangat kecil (K). Kesenjangan tersebut secara umum disebabkan karena faktor teknis seperti kurang bagusnya fasilitas internet, terbatasnya kuota internet, dan perangkat perkualiahan daring yang kurang memadai.  Kata kunci: perkuliahan daring, analisis kesalahan berbahasa, model diskrepansi
Nilai Sosial dalam Novel Laut Bercerita Karya Leila s. Chudori dan Implikasinya pada Pembelajaran Novel Kelas XII SMA Fatonah, Inten Nur; Chamalah, Evi; Arsanti, Meilan
Jubah Raja : Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran Vol. 2 No. 2 (2023): November 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jr.v2i2.3689

Abstract

abstrak—Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai sosial dalam novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori. Analisis nilai sosial akan diteliti menggunakan teori Zubaedi yang mengemukakan mengenai nilai sosial yang terdiri dari cinta kasih, tanggung jawab, dan keserasian hidup. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang akan menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis dari tokoh yang diamati, sumber data berasal dari novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori yang diterbitkan pada tahun 2017 oleh Kepustakaan Populer Gramedia dengan jumlah halaman yaitu 379 halaman. Data yang diambil berupa kata, frasa, klausa, kalimat, dan paragraf yang merujuk pada nilai sosial. Teknik yang dipakai menggunakan teknik simak yang dilanjutkan dengan teknik catat. Ketika semua data terkumpul, maka proses selanjutnya yaitu analisis data yang dilakukan dengan cara mereduksi data, penyajian data, dan kemudian verifikasi atau penarikan kesimpulan. Penelitian ini mengandung 12 bentuk nilai sosial, sehingga ditemukan sejumlah 163 data yakni mengenai nilai pengabdian, kekeluargaan, tolong-menolong, kepedulian, kesetiaan, rasa memiliki, empati, disiplin, keadilan, kerja sama, toleransi, dan demokrasi. Penelitian ini diimplikasikan pada pembelajaran novel kelas XII SMA. Terdapat banyak sekali nilai sosial yang dapat dipelajari oleh peserta didik yang nantinya nilai-nilai yang baik tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, rumah, maupun di lingkungan masyarakat.Kata kunci— nilai sosial, novel Laut Bercerita Karya Leila S. Chudori, pembelajaran novel  Abstract—This study aims to describe social values in the novel Laur Bercerita by Leila S. Chudori. Analysis of social values will be examined using Zubaedi's theory which suggests social values consisting of love, responsibility, and harmony in life. I This study uses a qualitative approach which will produce descriptive data in the form of written words from the characters observed, the data source comes from the novel Laut Bercerita by Leila S. Chudori which was published in 2017 by the Gramedia Popular Library with a total of 379 pages. The data taken is in the form of words, phrases, clauses, sentences, and paragraphs that refer to social values. The technique used is a listening technique followed by a note taking technique. When all the data is collected, the next process is data analysis which is done by reducing data, presenting data, and then verifying or drawing conclusions. This study contains 12 forms of social values, so that a total of 163 data were found, namely the values of devotion, kinship, mutual help, caring, loyalty, a sense of belonging, empathy, the discipline of justice, cooperation, tolerance, and democracy. This research is applied to class XII novels. SMA There are many social values that can be learned by students which later these good values can be applied in everyday life. whether at school, home or in the community.Keywords— social value, storytelling novel Laut Bercerita by Leila S. Chudori, learning Novel
INTERNALISASI NILAI ISLAM DALAM BERPENDAPAT DI MEDIA SOSIAL MAHASISWA PBSI UNISSULA Wardani, Oktarina Puspita; Turahmat, Turahmat; Arsanti, Meilan
Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 9, No 2 (2021): Juli - Desember 2021
Publisher : PBSI, FKIP UNISSULA, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jpbi.9.2.44-49

Abstract

Perkembangan teknologi memiliki pengaruh besar bagi masyarakat. Salah satu bentuk teknologi yang digunakan masyarakat adalah internet. Salah satu manfaat internet ialah digunakan untuk media sosial. Perkembangan media sosial saat ini semakin masif. Media sosial yang digunakan secara baik dan bermanfaat mampu dijadikan sebagai bahan dalam menambah ilmu pengetahuan. Mahasiswa memiliki kesempatan dalam memilih informasi yang sesuai dengan apa yang diinginkan. Hal tersebut juga bisa dimanfaatkan dalam meningkatkan keterampilan ketika berkomentar atau berpendapat di sosial media. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Data dan uumber data dalam penelitian ini ialah kalimat dari hasil angket mahasiswa PBSI Unissula. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ahsiswa PBSI Unissula telah menggunakan nilai-nilai Islam ketika berpendapat di media sosial. Hal itu juga digunakan ketika proses pembelajaran, sehingga mahasiswa sudah terbiasa. Beberapa mahasiswa masih terbawa situasi ketika berpendapat di media sosial tetapi masih menjaga hal yang menjadi poin pada nilai Islam. Nilai Islam yang perlu ditanamkan meliputi aspek aqidah, akhlak dan ibadah. Penanaman nilai aqidah dan akhlaq mahasiswa PBSI unissula diberikan melalui proses pembelajaran dan materi ajar. Secara formal nilai Islam disampaikan dengan diinternalisasikan pada materi ajar dan proses pembelajaran. Sikap mahasiswa ketika bermedia sosial sudah mencerminkan sikap dan perilaku untuk sesama manusia. Menahan diri untuk tidak berprasangka buruk terhadap orang dan informasi mengenai seseorang.
DONGENG ISLAMI UNTUK MENINGKATKAN BUDAYA LITERASI SASTRA ANAK BAGI SISIWA TPQ AZ-ZUHRI Chamalah, Evi; Arsanti, Meilan; Setiana, Leli Nisfi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 4 No. 1 (2021): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dongeng merupakan salah satu bentuk karya sastra yang memiliki banyak manfaat, salah satunya untuk meningkatkan budaya literasi. Meningkatkan budaya literasi tidak hanya untuk kegiatan membaca dan menulis, tetapi juga untuk mendengarkan dongeng. Hal itu juga dilakukan untuk siswa TPQ Az-Zuhri yang berusia 3-6 tahun. Peningkatan budaya literasi bagi siswa TPQ Az-Zuhri dilakukan dengan menyimak dan menyajikan hasil bacaan dongeng islami. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini menempuh lima tahap, mulai dari sosialisasi, koordinasi, penentuan waktu pelaksanaan, hingga pelaksanaan pengabdian yaitu mendengarkan dongeng islami dan mempresentasikan hasil observasi. Mahasiswa TPQ Az-Zuhri sangat antusias mendengarkan dongeng dan mempresentasikan hasil dari apa yang mereka dengarkan, sehingga budaya sastra dalam hal ini dongeng bisa ditingkatkan. Mendengarkan dongeng merupakan hal yang menarik dan baru bagi siswa TPQ Az-Zuhri. Kegiatan pengabdian ini baik jika ditindaklanjuti pada siswa TPQ Az-Zuhri usia 7-15 tahun yang memiliki kemampuan membaca dan menulis, sehingga budaya sastra dapat ditingkatkan kembali.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut Terhadap Perilaku Menjaga Kebersihan Gigi pada Mahasiswa Fitriyani, Adela; Arsanti, Meilan
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/j-ceki.v5i3.15077

Abstract

Kesehatan pada gigi dan juga mulut perlu dari kesehatan umum yang berpengaruh terhadap kualitas hidup individu. Pengetahuan kesehatan gigi dan mulut diduga memiliki peran dalam membentuk perilaku menjaga kebersihan gigi, khususnya pada mahasiswa sebagai kelompok usia produktif. Riset bermaksud menganalisis relasi antara tingkat pemahaman kesehatan pada gigi dan juga mulut dengan kebiasaan menjaga kebersihan pada gigi oleh mahasiswa. Digunakan pendekatan kuantitatif dengan desain analitik observasional melalui metode cross-sectional. Sampel yaitu 120 mahasiswa dengan teknik purposive sampling. Data dikumpukan melalui kuesioner terstruktur yang mengukur tingkat pengetahuan kesehatan gigi dan mulut serta perilaku menjaga kebersihan gigi. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial dengan uji Chi-Square tingkat signifikansi 0,05. Hasil menggambarkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kesehatan gigi dan mulut dalam kategori baik (68,3%) dan perilaku menjaga kebersihan gigi yang baik (61,7%). Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan kesehatan gigi dan mulut dengan perilaku menjaga kebersihan gigi pada mahasiswa (p = 0,002). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan kesehatan gigi dan mulut berhubungan secara signifikan dengan perilaku menjaga kebersihan gigi. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi kesehatan gigi dan mulut yang berkelanjutan untuk meningkatkan penerapan kebiasaan menjaga kebersihan gigi secara konsisten di kalangan mahasiswa.
The role of track changes in enhancing editing accuracy: Disentangling tool effect and metacognitive learning processes in academic manuscript editing Arsanti, Meilan; Zulaeha , Ida; Subyantoro, Subyantoro; Setyaningsih , Nas Haryati; Wardani, Oktarina Puspita
BAHASTRA Vol. 46 No. 1 (2026): BAHASTRA
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/bs.v46i1.1923

Abstract

While the digitization of academic editing is often considered to linearly improve performance, the internal mechanisms that differentiate the impact of tools and learning processes are rarely explored. This study aims to analyze the effects of using the Track Changes feature on editing accuracy and its relationship to metacognitive regulation and cognitive load of aspiring editors. Using a quasi-experimental Non-equivalent Control Group Design, this study involved aspiring student editors divided into an experimental group (Track Changes) and a control group (conventional). Data were collected through an editing accuracy test and analyzed using Normalized Gain and Cohen's d effect size. The results showed that the experimental group experienced a significant increase in editing accuracy (g = 0.53) compared to the control group (g = 0.19). Inferential analysis yielded a Cohen's d value of 1.18, indicating a large effect of tool use on editorial performance. These findings demonstrate that Track Changes functions as a cognitive scaffold that reduces external cognitive load, particularly on surface-level errors such as mechanics and typography. However, improvements in logic and discourse were limited, suggesting that this technology is more effective as a metacognitive mediator than as a substitute for higher-order linguistic reasoning. The unique contribution of this study lies in the empirical separation of the tool's technical impact from natural learning progression, which provides a theoretical basis for integrating technology into professional editing education curricula.
Transformasi Puisi menjadi Teater: Pendampingan Kreatif Komunitas Sastra dan Teater untuk Pendidikan Karakter Andrian, Setia Naka; Turahmat, Turahmat; Chamalah, Evi; Azizah, Aida; Wardani, Oktarina Puspita; Maulana, Andi; Setiana, Leli Nisfi; Arsanti, Meilan
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i2.8730

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan transformasi puisi menjadi pertunjukan teater melalui pendampingan kreatif pada komunitas sastra dan teater, dengan studi praktik pada pementasan Meneroka Tubuh oleh Teater Atmosfer Kendal. Permasalahan yang dihadapi meliputi keterbatasan ruang ekspresi kreatif dan rendahnya pemaknaan nilai karakter dalam karya sastra di kalangan generasi muda, terlebih dalam karya transformasi puisi menjadi teater. Metode yang diterapkan mencakup lokakarya puisi, adaptasi teks menjadi naskah teater, eksplorasi tubuh, latihan pementasan, serta refleksi terhadap nilai karakter. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa proses transformasi puisi menjadi teater mampu meningkatkan kemampuan interpretasi, ekspresi artistik, serta kesadaran reflektif peserta terhadap nilai eksistensial dan karakter. Pertunjukan Meneroka Tubuh menghadirkan pengalaman estetis yang menggambarkan tubuh sebagai ruang konflik antara ingatan, sejarah, dan pencarian makna, sehingga efektif dijadikan media pendidikan karakter. Kegiatan ini memiliki peran penting dalam memperkuat literasi sastra berbasis komunitas serta mengembangkan seni sebagai sarana pembentukan karakter generasi muda dalam karya pementasan teater.
EKSPRESIF KOMENTAR WARGANET TERHADAP MINI SERIES PERJALANAN TERBAIK SEPANJANG MASA SEBAGAI ALTERNATIF MODUL TEKS ULASAN Raihana, Irba Akifa; Arsanti, Meilan; Wardani, Oktarina Puspita; Turahmat, Turahmat
Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 12, No 2 (2024): Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/basastra.v12i2.78078

Abstract

Penayangan film mini series dapat mempengaruhi emosional atau perasaan penontonnya, sehingga menjadi alasan warganet untuk menanggapi hasil karya film mini series tersebut. Berbagai cara warganet menanggapi hasil karya film mini series seperti melalui kolom komentar, sehingga terbentuk berbagai tuturan salah satunya tuturan ekspresif. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, makna, dan fungsi tuturan ekspresif komentar warganet terhadap film mini series Perjalanan Terbaik Sepanjang Masa serta alternatif modul ajar teks ulasan. Selain itu, manfaat dari penelitian ini untuk menambah wawasan pengetahuan mengenai bentuk, makna, dan fungsi tindak tutur ekspresif dalam komentar warganet serta alternatif modul ajar untuk membantu guru dan siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik simak dan catat. Hasil penelitian menunjukkan data yang diperoleh peneliti berjumlah 41 data tuturan. Tuturan yang mengandung ekspresif memuji berjumlah 18 data, ekspresif menyindir berjumlah 2 data, ekspresif berterima kasih berjumlah 10 data, ekspresif mengkritik berjumlah 6 data, dan ekspresif mengeluh berjumlah 5 data. Bentuk ekspresif memuji lebih banyak ditemukan membuktikan bahwa film mini series tersebut menarik dan layak untuk ditonton. Oleh karena itu, hasil penelitian ini dapat dijadikan alternatif modul ajar pembelajaran bahasa Indonesia di kelas VIII pada materi teks ulasan.