Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

IMPLEMENTATION OF TELEDENTISTRY IN PREVENTING DENTAL AND ORAL DISEASES IN INDONESIA: THE APPLICATION OF TELEDENTISTRY IN EFFORTS TO PREVENT DENTAL AND ORAL DISEASES IN INDONESIA Wicaksono, Muhammad Syarif; Arsanti, Meilan; Hartanto, Hamdan Ali
JURNAL TERAS KESEHATAN Vol 7 No 2 (2024): Jurnal Teras Kesehatan
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Politeknik Al Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38215/jtkes.v7i2.129

Abstract

The prevalence of dental and oral diseases in Indonesia is still high. Data from the Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 shows that dental and oral health problems in Indonesia are 57.6%. Prevention of dental and oral diseases needs to be disseminated from the lowest levels such as individuals, families, to the community. Teledentistry is an innovation that can be useful for reaching people who have difficulty with accessibility. The aim of this research is to determine the application of teledentistry in preventing dental and oral diseases in Indonesia. The method used in this research is the literature review. The results of this research are that teledentistry can be used to prevent dental and oral disease and promote dental and oral health. The teledentistry method most often used to prevent dental and oral disease is the store and forward (asynchronous) method.
MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS LITERASI DIGITAL DALAM MATA KULIAH PEMBELAJARAN MENYIMAK Azizah, Aida; Arsanti, Meilan; Setiana, Leli Nisfi
Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 11, No 2 (2023): Juli - Desember 2023
Publisher : PBSI, FKIP UNISSULA, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jpbi.11.2.1-4

Abstract

Literasi digital merupakan salah satu komponen yang dapat digunakan sebagai media belajar. Melalui penelitian ini penulis akan mendeskripsikan pengetahuan serta kecakapan mahasiswa dalam memanfaatkan media digital dalam proses pembelajaran menyimak di kelas. Hasil penelitian yang dilakukan ini bisa dimanfaatkan sebagai alternatif dalam meningkatkan kreatifitas mahasiswa khususnya penggunaan literasi digital sebagai kemampuan, pengetahuan, dan keterampilan dalam menggunakan media digital yang terdapat disekitarnya untuk dimanfaatkan sebagai media belajar sekaligus mendapatkan hiburan secara sehat untuk menyiapkan jati diri dalam menghadapi perkembangan digital berikutnya.
DAMPAK DEHUMANISASI PADA TOKOH REA DAN FARA DALAM WEB SERIES MY NERD GIRL 2022 Choiriyah, Farhah Nur; Wardani, Oktarina Puspita; Arsanti, Meilan
Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 12, No 1 (2024): Januari- Juni 2024
Publisher : PBSI, FKIP UNISSULA, Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jpbi.12.1.67-72

Abstract

Dehumanisasi bukan hanya terjadi di lingkup masyarakat umum, tetapi dalam lingkup pendidikan pun tidak bisa lepas dari kasus-kasus dehumanisasi. Seperti kasus pembacokkan guru oleh siswa di Madrasah Aliyah (MA) Demak, yang dikutip dari akun Prastiwi (Liputan6.com). Kasus yang terjadi secara real life di kehidupan, menjadi salah satu bukti bahwa dehumanisasi masih terus ada bahkan kasusnya semakin beragam. Begitu pula dalam cerita web series My Nerd Girl 2022 yang banyak ditemukan bentuk kasus dehumanisasi. Yakni seorang guru lelaki yang melakukan pelecahan kepada siswa perempuannya, salah satu korbannya ialah si Fara itu sendiri. Akhirnya kasus tersebut dapat terbongkar oleh Rea yang menyamar menjadi Fara. Permasalahan dalam penelitian ini ialah bagaimana dampak yang terjadi pada tokoh Rea dan Fara setelah mengalami bentuk dehumanisasi dalam web series My Nerd Girl 2022? Maka, ditemukan 64 data tuturan yang mengandung kasus dehumanisasi. Adanya kasus dehumanisasi, juga mengakibatkan dampak bagi korbannya yang tidak dimanusiakan manusia lain. Ditemukan pula 64 data yang menjadi dampak bagi korban dehumanisasi. Menggunakan metode penelitian kualitatif dan jenis studi pustaka. Teknik pengumpulan datanya menggunakan teknik menonton, menyimak, dan mencatat. Hasilnya ditemukan 64 data yang menjadi dampak bagi korban dehumanisasi, yang diklasifikasikan lagi menjadi 3 sub pembahasan, yakni berdampak hilangnya kemandirian manusia ditemukan 11 data/tuturan, 20 data/tuturan untuk dampak dehumanisasi hilangnya tanggung jawab manusia, dan 33 data/tuturan untuk dampak dehumanisasi hilangnya kepekaan terhadap lingkungan.Dehumanization does not only occur in the general public, but also in education, cases of dehumanization cannot be separated. Like the case of a teacher being stabbed by a student at Madrasah Aliyah (MA) Demak, which was quoted from the Prastiwi account (Liputan6.com). Cases that occur in real life are proof that dehumanization still exists and the cases are increasingly diverse. Likewise, in the web series My Nerd Girl 2022, many cases of dehumanization are found. Namely a male teacher who abused his female students, one of the victims was Fara herself. Finally, the case was uncovered by Rea, who disguised herself as Fara. The problem in this research is what impact will occur on the characters Rea and Fara after experiencing a form of dehumanization in the web series My Nerd Girl 2022? So, 64 speech data were found that contained cases of dehumanization. The existence of cases of dehumanization also has an impact on the victims who are dehumanized by other humans. Also found were 64 pieces of data that had an impact on victims of dehumanization. Using qualitative research methods and types of literature study. The data collection technique uses watching, listening and note-taking techniques. The results found 64 data that had an impact on victims of dehumanization, which was further classified into 3 sub-discussions, namely the impact of loss of human independence, 11 data/speech were found, 20 data/speech for the impact of dehumanization, loss of human responsibility, and 33 data/speech for the impact of dehumanization loss of sensitivity to the environment.
Content Creator TikTok sebagai Metode Pembelajaran Inovatif pada Mata Kuliah Analisis Kesalahan Berbahasa Indonesia: Integrasi Teknologi dan Media Sosial di Era Vuca Arsanti, Meilan; Turahmat; Maulana, Andi
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 20 (2024): Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhamm
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v20i.1317

Abstract

TikTok yang awalnya hanya digunakan sebagai platform hiburan, kini berkembang menjadi media edukatif yang menarik bagi kalangan muda termasuk mahasiswa. Melalui mata kuliah Analisis Kesalahan Berbahasa Indonesia, mahasiswa diajak untuk menjadi content creator di media sosial TikTok sehingga konten-konten mereka lebih edukatif. Penelitian ini dilaksanakan untuk mendeskripsikan integrasi teknologi dan media sosial di era Vuca pada mata kuliah Analisis Kesalahan Berbahasa di Prodi PBSI, FKIP, UNISSULA. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah metode content creator aplikasi TikTok dengan objek penelitian adalah mata kuliah Analisis Kesalahan Berbahasa. Data dikumpulkam dengan metode observasi dan dokumentasi serta analisis deskriptif dengan instrumen berupa catatan dokumentasi. Analisis data pada penelitian ini meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Dengan demikian, melalui artikel ini dapat memberikan gambaran penggunaan metode content creator pada mata kuliah Analisis Kesalahan Berbahasa Indonesia sebagai integrasi teknologi dan media sosial di era Vuca. Dari hasil penelitian, integrasi teknologi dan media sosial pada mata kuliah Analisis Kesalahan Berbahasa dengan menggunakan metode content creator TikTok dapat diaplikasikan dengan baik dan berdampak positif, yaitu 1) melatih mahasiswa berpikir kritis dan kreatif, 2) dapat membuat konten-konten edukasi tentang bahasa Indonesia yang benar kepada masyarakat, dan 3) memanfaatkan teknologi dan media sosial secara bijak baik untuk kebutuhan perkuliahan maupun eksistensi diri.
Problematika Pembuktian Dalam Sengketa Medis (Analisis Putusan PN Cikarang NO. 120/Pdt.G.2019/PN Ckr) Sudarmanto, Sudarmanto; Arsanti, Meilan
Adagium: Jurnal Ilmiah Hukum Vol 3 No 1 (2025): Adagium: Jurnal Ilmiah Hukum
Publisher : PT. Meja Ilmiah Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70308/adagium.v3i1.64

Abstract

Medical disputes are one of the most complex legal issues, particularly in the process of proving negligence, which must be carried out by the patient or plaintiff. This article examines the challenges of proving medical disputes in Indonesia, with a case study of the Cikarang District Court Decision No. 120/Pdt.G/2019/PN Ckr. In this case, the plaintiff faced difficulties in proving medical negligence, mainly because the complications experienced were considered medical risks that had been previously explained. This analysis highlights the challenges in distinguishing natural complications from actual medical negligence, as well as ethical issues related to the culture of peer protection among medical professionals that affect the objectivity of expert opinions. Additionally, the lack of adequate standards of proof and the role of independent institutions, such as MKDKI, complicate efforts to prove medical disputes. Therefore, it is necessary to strengthen standards of proof in medical disputes, enhance the role of independent expert witnesses, and ensure transparency in informed consent procedures to improve patient protection and legal justice.
Pengaruh pH Asam terhadap Sifat Mekanik Resin Komposit Syahputra, Ilham Ali; Arsanti, Meilan
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 4 (2025): Volume 7 Nomor 4 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i4.19110

Abstract

ABSTRACT Composite resin materials are most widely used in dentistry today, to fill anterior and posterior teeth. The properties of composite resin are physical properties, mechanical properties, and chemical properties. The properties of composite resin can be affected by low pH (acid). The effect of acidic pH can cause matrix degradation and erosion of composite resin, thus affecting compressive strength, surface hardness, and wear rates. Various previous studies have proven the effect of acidic pH on the mechanical properties of composite resin. The purpose of writing this literature study is to determine how acidic pH affects the mechanical properties of composite resin on compressive strength, surface hardness, and wear rates of composite resin. The effect of acidic pH can cause erosion, matrix separation or hydrolytic degradation of particles/matrix. Acidic pH causes composite resin to erode, which will affect the surface and reduce hardness. Matrix degradation is the breaking of the methacrylate group in Bis-GMA because the composite resin polymer contains unstable bonds so that the matrix is increasingly broken down resulting in decreased compressive strength4. As dentists, we should take an important role in choosing composite resin materials used as filling materials. Keywords: Composite Resin, Mechanical Properties of Composite Resin, Acid pH  ABSTRAK Bahan resin komposit paling banyak digunakan dibidang kedokteran gigi saat ini, untuk menumpat gigi anterior dan gigi posterior. Sifat Resin komposit yang dimiliki yaitu sifat fisik, sifat mekanik, dan sifat kimiawi. Sifat – sifat  resin komposit dapat dipengaruhi oleh pH rendah (asam).  Pengaruh pH asam dapat mengakibatkan degradasi matriks dan erosi pada resin komposit sehingga mempengaruhi kekuatan tekan, kekerasan permukaan, dan ketahanan terhadap Aus (Wear rates). Berbagai penelitian terdahulu membuktikan adanya pengaruh pH Asam terhadap sifat mekanik resin komposit. Tujuan penulisan studi pustaka ini adalah untuk mengetahui bagaiamana pengaruh pH asam terhadap sifat mekanik resin komposit pada kekuatan tekan, kekerasan permukaan, dan ketahanan terhadap Aus (Wear rates) resin komposit. Efek  pH asam dapat menyebabkan erosi, pemisahan matriks atau degradasi hidrolitik partikel/matriks. pH asam menyebabkan resin komposit tererosi maka akan mempengaruhi permukaan dan menurunkan kekerasan. Degradasi matriks merupakan terputusnya gugus metakrilat pada Bis-GMA karena polimer resin komposit mengandung ikatan yang tidak stabil sehingga matriks semakin terurai mengakibatkan  kekuatan tekan menurun.  Sebagai dokter gigi, kita hendaknya mengambil peran penting dalam memilih bahan resin komposit yang digunakan sebagai bahan tumpatan. Kata Kunci: Resin Komposit, Sifat Mekanik Resin Komposit, Ph Asam
TINJAUAN TENTANG KESADARAN HUKUM LALU LINTAS PADA SISWA SEKOLAH DI SEMARANG Ayuningtyas, Desty Tri; Arsanti, Meilan

Publisher :

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/jjh.v11i2.4198

Abstract

The aim of this research is to find out a picture of awareness of traffic laws among school students in Semarang. This article was prepared using descriptive research with empirical data collection methods through interviews with Semarang Police, Kendal Police and observations carried out at SMKN 05 Kendal as well as normatively with a literature review of primary legal materials and secondary legal materials. The data that has been collected is analyzed using a legal sociological perspective. Even though students have positive legal awareness, there is still negative legal awareness. Regarding this legal awareness, the Semarang Police have carried out outreach efforts through raids but it is less popular with students. Other efforts include personal approaches to students who commit traffic violations and also providing guidance regarding traffic order to the community. So other efforts are still needed to increase not only knowledge and understanding regarding existing rules but also improve students' viewing and acceptance of the law so that they can then develop a good attitude towards the law and behavior that obeys the existing law.
Kompetensi BIPA Level A1 Pada Kanal Youtube NCT Daily Amalia, Difa Nurul; Arsanti, Meilan; Chamalah, Evi
BELAJAR BAHASA: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 8 No 2 (2023): Belajar Bahasa: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32528/bb.v8i2.1015

Abstract

Youtube sebagai wadah pembelajaran BIPA merupakan satu hal yang menarik, salah satunya pada kanal youtube NCT Daily. Dari sekian banyak konten yang ditampilkan kanal youtube NCT Daily, terdapat salah satu konten menarik yang berjudul “Halo Sekolah Indonesia.” Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kompetensi BIPA Level A1 pada kanal youtube NCT Daily. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskripstif kualiatif dengan prosedur yang dilakukan, yaitu 1) potensi dan masalah, 2) pengumpulan data, 3) desain penelitian, 4) validasi data, dan 5) analisis data. Subjek penelitian ini yakni pengajar dan pembelajar yang terdapat pada konten youtube NCT Daily untuk memperoleh kompetensi BIPA Level A1 dan proses pembelajaran. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu 1) teknik menyimak, dan 2) teknik mencatat. Data tersebut dikumpulkan lalu dianalisis. Hasil data pada pembelajaran BIPA Level A1 pada kanal youtube NCT Daily terdapat kom Pada bagian yang ditemukan yaitu pemelajar mampu berbicara seperti Halo. Apa kabar? Nama saya Doyoung. Saya suka olahraga. Saya orang baik.
Mengkaji Putusan Penghapusan Presidential Thereshold Untuk Pemilu Mendatang Lusy Nurcahyani, Dewi; Arsanti, Meilan
Jurnal sosial dan sains Vol. 5 No. 5 (2025): Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsosains.v5i5.31985

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara yuridis normatif Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 62/PUU-XXII/2024 yang secara implisit membatalkan keberlakuan Pasal 222 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang ambang batas pencalonan presiden dan wakil presiden (presidential threshold). Ketentuan sebelumnya mensyaratkan partai politik atau gabungan partai politik memperoleh minimal 20% kursi DPR atau 25% suara sah nasional untuk mencalonkan pasangan calon, yang dinilai membatasi hak partai politik kecil dan mengurangi keberagaman kandidat. Putusan Mahkamah Konstitusi menyatakan bahwa berapa pun besarannya bertentangan dengan Pasal 6A ayat (2) UUD NRI Tahun 1945. Penelitian ini menganalisis dasar hukum putusan tersebut, implikasi hukumnya, serta merekomendasikan langkah-langkah untuk menyusun regulasi baru agar tidak terjadi tumpang tindih norma dan menjamin kepastian hukum. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pembatalan presidential threshold merupakan langkah progresif yang dapat membuka ruang demokrasi yang lebih inklusif bagi partai-partai politik, memperkuat hak politik warga negara, dan meningkatkan partisipasi pemilih melalui penyediaan alternatif kandidat yang lebih beragam. Kebaruan (novelty) dalam penelitian ini terletak pada analisis kritis terhadap efek normatif putusan Mahkamah Konstitusi terhadap desain sistem pemilu presiden ke depan dan kontribusinya terhadap reformasi sistem pencalonan dalam demokrasi elektoral Indonesia. This threshold, regardless of the percentage, contradicts Article 6A paragraph (2) of the 1945 Constitution of the Republic of Indonesia (UUD NRI 1945). Using a normative juridical method, this study examines the Constitutional Court's decision regarding the basis for the presidential threshold ruling, the legal effects resulting from the decision's annulment, and the steps needed to ensure that the new regulation regarding the Constitutional Court's ruling on the presidential and vice-presidential nomination threshold does not create overlapping legal regulations. It also aims to provide legal certainty for all political actors and society. The findings of this study indicate that the annulment of the presidential threshold brings fresh air to democracy by creating a greater opportunity for all political parties to nominate presidential and vice-presidential candidates. It is also expected to increase voter participation by providing a wider variety of choices in the upcoming presidential election.
Gaya Bahasa Retoris dalam Animasi Dakwah Akun Titkok @Bagussuhar Nazaria, Nisfa; Arsanti, Meilan
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 4 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i4.2824

Abstract

Berdakwah melalui media sosial Tiktok lazim dilakukan saat ini, seperti yang dilakukan oleh akun pengguna @bagussuhar. Dalam menyampaikan pesan, @bagussuhar menggunakan gaya bahasa, khususnya gaya bahasa retoris untuk mencapai efek tertentu. Namun penggunaan gaya bahasa retoris dapat mengalami salah penafsiran oleh masing-masing penyimak. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain deskriptif. Sumber data penelitian yakni 26 video pada laman akun pengguna @bagussuhar periode Januari-Juli 2024. Data penelitian adalah kata, frasa, kalimat yang mengandung gaya bahasa retoris. Pengumpulan data menggunakan teknik simak libat bebas cakap dan teknik catat. Analisis data mengguanakn pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Berdasarkan penelitian ditemukan sebanyak 65 data gaya bahasa retoris meliputi: 5 bentuk aliterasi, 7 bentuk asonansi, 3 bentuk anastrof, 16 bentuk asindeton, 4 bentuk polisindeton, 2 bentuk elipsis, 10 bentuk eufemismus, 2 bentuk perifrasis, 3 bentuk prolepsis, 6 bentuk pertanyaan retoris, 4 bentuk koreksio, dan 2 bentuk hiperbol pada 26 video sumber data. Video animasi dakwah pada laman akun pengguna @bagussuhar menggunakan beberapa jenis gaya bahasa retoris, dimana gaya bahasa asindeton yang paling dominan.