Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : PRISMA

Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis dalam Materi Aljabar Linier Maryati, Iyam; Suzana, Yenny; Harefa, Darmawan; Maulana, Ilham Tri
PRISMA Vol 11, No 1 (2022): PRISMA Volume 11, No 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v11i1.2044

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan komunikasi matematis mahasiswa berdasarkan: 1) analisis secara keseluruhan, 2) analisis kecenderungan kemampuan berdasarkan kategori sangat baik, baik, cukup, kurang, dan sangat kurang, 3) analisis berdasarkan jawaban yang benar dalam penelesaian soal tes kemampuan pada mata kuliah Aljabar Linear. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah mahasiswa Institut Pendidikan Indonesia pada program studi pendidikan teknologi informasi semester 2 tahun akademik 2019/2020 sebanyak 2 kelas yang terdiri dari 48 mahasiswa. Adapun indicator kemampuan komunikasi matematis yang diteliti yaitu (1) kemampuan mengekspresikan ide-ide matematika melalui lisan, tertulis, dan bentuk visual (2) kemampuan memahami, menginterpretasikan dan mengevaluasi ide-ide matematika baik secara lisan, tulisan, maupun dalam bentuk visual (3) kemampuan dalam menggunakan istilah-istilah, notasi-notasi matematika dan struktur-strukturnya, untuk menyajikan ide-ide, menggambarkan hubungan-hubungan dan model-model situasi. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi tes kemampuan komunikasi matematis dan wawancara. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif.  Pengolahan data dilakukan dengan tehnik triangulasi yaitu mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan secara keseluruhan kemampuan komunikasi matematis mahasiswa 73, 04% termasuk kategori baik. Sedangkan Mahasiswa berkemampuan sangat baik sebesar 27, 08%, mahasiswa berkemampuan baik sebesar 54,17%, mahasiswa berkemampuan cukup sebesar 16,67%. mahasiswa berkemampuan kurang sebesar 2,08%, dan mahasiswa berkemampuan sangat kurang sebesar 0%. Kemampuan komunikasi matematis berdasarkan jawaban yang benar memiliki rata-rata persentase 98,46% berasal dari kategori sangat baik, rata-rata persentase 79,23% berasal dari kategori baik, dan rata-rata persentase 65,00% berasal dari kategori cukup.
ANALISIS KESULITAN DALAM MATERI STATISTIKA DITINJAU DARI KEMAMPUAN PENALARAN DAN KOMUNIKASI STATISTIS Maryati, Iyam; Priatna, Nanang
PRISMA Vol 6, No 2 (2017): Jurnal PRISMA Volume VI, No 2 tahun 2017
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v6i2.209

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kesulitan matematika yang dialami siswa SMP dalam memecahkan masalah dalam materi statistik pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data dengan menggunakan uji dan wawancara sedangkan validitas data dengan menggunakan teknik triangulasi. Analisis data melalui beberapa tahap dari tahap pengumpulan data, tahap reduksi data, tahap penyajian data, dan penarikan kesimpulan panggung. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas VIII Madrasah Tsanawiyah Negeri Garut tahun akademik 2016/2017. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jenis kesulitan yang dialami oleh siswa adalah: 1) menyajikan laporan statistik secara lisan, tertulis, tabel, diagram, dan grafik (untuk komunikasi); 2) dugaan lapangan; 3) melakukan manipulasi statistik; 4) menyusun bukti, memberikan alasan atas kebenaran solusi; 5) menarik kesimpulan; 6) memeriksa argumen yang valid; 7) menemukan patterms atau ciri-ciri gejala statistik untuk membuat generalisasi. Sedangkan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kesulitan belajar siswa selain faktor internal siswa yang 1) kurangnya pemahaman awal materi tentang statistik dan 2) motivasi siswa dalam mengikuti proses pengajaran dan pembelajaran. Sedangkan faktor eksternal yang mempengaruhi kesulitan belajar siswa adalah: 1) lingkungan kelas adalah) kurangnya sarana dan prasarana yang dapat mendukung siswa dalam memahami materi pelajaran, b) model pembelajaran yang diterapkan kurang memotivasi siswa untuk belajar aktif dan kreatif dalam memahami pelajaran materi, 3) lingkungan keluarga kurang mendukung dalam menciptakan suasana kondusif untuk memberikan kesempatan bagi siswa untuk melakukan belajar di rumah, dan 4) lingkungan masyarakat adalah lingkungan tidak nyaman bagi siswa untuk melakukan kegiatan yang luas wawasan.
Kemampuan Representasi Matematis Ditinjau dari Kemandirian Belajar dengan Model Pembelajaran Berbasis Masalah dan Inkuiri Maryati, Iyam; Suryaningsih, Fitri
PRISMA Vol 10, No 2 (2021): PRISMA Volume 10 No 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v10i2.1308

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kemampuan representasi matematis ditinjau dari kemandirian bealjar antara siswa yang mendapatkan model pembelajaran berbasis masalah dan inkuiri. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas X MIA 1, dan X MIA 3 di MAN 2 Garut tahun ajaran 2019/2020. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen. Adapun Teknik pengumpulan data dengan triangulasi data, instrument yang digunakan yaitu soal tes kemampuan representasi matematis dan lembar angket kemandirian siswa. Berdasarkan hasil penelitian, pengolahan data, analisis, dan pengujian hipotesis, maka didapatkan hasil sebagai berikut: (1) Terdapat perbedaan kemampuan representasi matematis antara siswa yang mendapatkan model pembelajaran berbasis masalah dan inkuiri; (2) Tidak terdapat perbedaan representasi matematis ditinjau dari kemandirian belajar antara siswa  yang mendapatkan model model pembelajaran berbasis masalah dan inkuiri; (3) Kemandirian belajar siswa terhadap model pembelajaran berbasis masalah berinterpretasi baik; (4) Kemandirian belajar siswa terhadap model pembelajaran inkuiri berinterpretasi baik.
Self-Confidence Through Canva Aplication, Wordwall and Ular Tangga in Solving Algebra Problems Maryati, Iyam; Yulianti, Yanti
PRISMA Vol 13, No 2 (2024): PRISMA
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v13i2.4084

Abstract

Self-confidence is a positive attitude that is the most important basic capital in a person to be able to develop his abilities to achieve whatever he wants and can do, both towards himself and the environment or situations he faces, including in learning. However, the Trends in International Mathematics and Science Study (TIMSS) data indicates that Indonesian students' self-confidence still needs to improve by at least 30%. This study assesses junior high school students' confidence in solving algebraic problems. This study employs a qualitative, descriptive research methodology. To analyse the data, conclusions were drawn, and the percentage of students who used the Canva app, Wordwall, and the Ular tangga game to gain confidence in their ability to solve algebraic problems was described. Thirty-six junior high school students in class VII served as the research subjects. Cognitive test sheets and observations were the study tools used. This study looked at four characteristics of self-confidence: 1) Act independently in making decisions; 2) Have a positive self-concept; and 3) Dare to voice thoughts. When choosing the learning models and media to employ in teaching and learning activities, teachers can benefit from the findings of this research. Thus, the Canva application and Wordwall media are able to increase self-confidence in class VII junior high school students.
Exploration of Ethnomathematics in Traditional Houses of Papuan People Maryati, Iyam; Darmawan, Muhammad Sahdam; Luritawaty, Irena Puji
PRISMA Vol 14, No 2 (2025): PRISMA
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jp.v14i2.5106

Abstract

Ethnomathematics serves as a bridge between history and culture with mathematics, playing a crucial role in recognizing that various cultural activities lead to different mathematical concepts. This study aims to describe the historical, philosophical, and mathematical concepts embedded in traditional Papuan houses, including Honai, Kaki Seribu, Rumah Pohon, and Rumsram. The research was conducted at the Papua Ethnic House Tourism and Cultural Park using a qualitative descriptive research method based on ethnography. Data were obtained through observation, interviews, and documentation, and analyzed using data reduction, data presentation, and data verification techniques. The results showed that traditional Papuan houses integrate mathematical concepts in their structure and design, such as: (1) The Honai house adopts a cylindrical and conical shape for space efficiency and durability; (2) The Kaki Seribu house highlights symmetrical patterns in its numerous supporting pillars, reflecting adaptation to the surrounding environment; (3) The Rumah Pohon applies principles of proportion and stability to ensure safety from external threats; (4) The Rumsram house represents the Biak people's connection to maritime culture while demonstrating geometric principles in its trapezoidal and rectangular structures. In addition to mathematical aspects, traditional Papuan houses contain philosophical and historical values that strengthen local cultural identity. Further research will focus on developing and testing Papuan culture-based mathematics learning models. For example, creating didactic designs that use the Honai House concept to teach geometric shapes (cylinders and cones) or the Thousand-Legged House to teach symmetry and patterns. The effectiveness of these models in enhancing student understanding and interest could be the focus of testing. Practical applications include creating textbooks, modules, learning videos, or even interactive apps that showcase traditional Papuan houses as a medium for learning geometry, patterns, and measurement.