This Author published in this journals
All Journal FIKRI : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi AT-Tahdzib: Jurnal Studi Islam dan Muamalah Palapa: Jurnal Study Keislaman dan Ilmu Pendidikan Jurnal Ilmiah Didaktika : Media Ilmiah Pendidikan dan Pengajaran Al-Hayat: Journal of Islamic Education Kuttab: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam TA'LIM : Jurnal Studi Pendidikan Islam Jurnal Studia Insania Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Seling: Journal of PGRA Study Program TARBIYATUNA MANAZHIM Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan (JDMP) Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan AS-SABIQUN: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Jurnal Ilmiah Ar-Risalah: Media Ke-Islaman, Pendidikan, dan Hukum Islam AL-MUTTAQIN : Jurnal Studi, Sosial, dan Ekonomi Edusiana : Jurnal Manajemen dan Pendidikan Islam Jurnal Ad-Dariyah al-fikrah: Jurnal Manajemen Pendidikan Vicratina : Jurnal Ilmiah Keagamaan Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran ICO EDUSHA Kariman: Jurnal Pendidikan Keislaman Journal of Early Childhood Education Studies Nuris Journal of Education and Islamic Studies Conseils : Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam Al Yazidiy: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Al-Abshar: Journal of Islamic Education Management Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Idealita: Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan At-Tahdzib: Jurnal Studi Islam dan Muamalah Jurnal Manajamen Pendidikan Islam Al Iman: Jurnal Keislaman dan Kemasyarakatan Jurnal Pendidikan dan Pengajaran International Journal of Education Management and Religion An-Nafah: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Jurnal Ilmiah Ar-Risalah: Media Ke-Islaman, Pendidikan dan Hukum Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

BLENDED LEARNING AND IMPROVING QUALITY OF LEARNING (POST PANDEMIC IMPLEMENTATION IN MAN 1 SRAGEN, CENTRAL JAVA) Noor, Triana Rosalina; Susanti, Winda
Jurnal Ilmiah Didaktika Vol 23 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Didaktika February 2023
Publisher : Center for Research and Publication Universitas Islam Negeri (UIN) of Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jid.v23i2.16036

Abstract

This study aims to provide an overview and analyze blended learning-based learning to improve the quality of learning at MAN 1 Sragen after the pandemic by using a qualitative-case study as paradigm. This is because blended learning is a form of learning innovation that combines several activities to make learning more flexible and efficient. Research data was collected through interviews, observations and documents which were then analyzed narratively through a process of data condensation, data presentation and conclusions. Interviews were conducted with the principal, vice principal of curriculum, teachers and students. The research results show that the implementation of blended learning-based learning at MAN 1 Sragen goes through four main processes, namely planning, organizing, implementing and evaluating. At the planning level, the school prepares curriculum guidelines that accommodate blended learning. In the organizing process, the school arranges human resources along with the main tasks and functions that must be carried out referring to the indicators of success to be achieved. In the learning evaluation process, the school carries out routine quantitative and qualitative reviews. The quality of blended learning-based learning is carried out by paying attention to three quality processes, namely input, output and outcome. Apart from that, blended learning based learning at MAN 1 Sragen also refers to several principles such as conformity with community needs, interest from school components in the integration of technology in learning, implementation of effectiveness and efficiency and implementation of productive learning that is able to produce good learning. quality. Blended learning-based learning makes the learning process more active, increases student independence and is able to strengthen students' learning experiences.
Peran Kepala Sekolah dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Khotimah, Siti; Noor, Triana Rosalina
Nuris Journal of Education and Islamic Studies Vol. 4 No. 1: 2024
Publisher : STAI Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jeis.v4i1.64

Abstract

Tujuan penelitian ini mendeskripsikan peran kepala sekolah dalam implementasi Kurikulum Merdeka Belajar mengacu pada fungsi kepala sekolah sebagai educator, manajer, administrator, inovator, motivator, leader dan supervisor. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif studi kasus di SMP Negeri 2 Tangen, Jawa Tengah. Adapun teknik pengambilan data menggunakan teknik wawancara kepada kepala sekolah, wakil kepala sekolah dan guru. Data yang didapatkan dianalisis secara deskriptif melalui tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Peran  Kepala SMP Negeri 2 Tangen dalam  implementasi  kurikulum  Merdeka  Belajar  tergolong  sangat  aktif.  Pada peran sebagai educator, kepala sekolah memberikan bimbingan dan pemahaman kepada guru terkait pemahaman konsep merdeka belajar. Melalui fungsi sebagai manajer dan administrator, kepala sekolah harus mematikan pelaksanaan Kurikulum Merdeka Belajar dikelola dengan baik dan mengacu pada suatu program yang sistematis dan terukur. Untuk peran sebagai inovator, motivator leader dan supervisor, kepala sekolah menciptakan dan mendorong ide-ide baru dan memberikan apresiasi manakala evaluasi kegiatan tersebut bisa berjalan baik dan membawa dampak positif  bagi sekolah. Meskipun dalam implementasinya terdapat kendala, namun kepala sekolah responsif untuk mencarikan solusi permasalahan sehingga penerapan  pembelajaran pada kurikulum  merdeka  belajar bisa berjalan efektif.
PENGELOLAAN PEMBELAJARAN DI KB TUNAS HARAPAN KABUPATEN SUMENEP Triana Rosalina Noor; Faizah
AL-ULUM | JURNAL PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN Vol. 2 No. 01 (2024): AL-ULUM | JURNAL PENDIDIKAN DAN PENGAJARAN
Publisher : IAI DARUL ULUM KANDANGAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63216/alulum.v2i01.286

Abstract

The aim of this research is to describe the management of early childhood education (PAUD) learning based on processes of planning, organizing, implementing, and monitoring. The research approach used qualitative case study at KB Tunas Harapan, Sumenep Regency. By utilizing document study techniques, observation, and interviews with the foundation chairman, school principal, and teachers. The data obtained are analyzed descriptively through stages of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the study indicate that KB Tunas Harapan manages learning through several stages. In the learning planning process, the school pours it into annual, semester, weekly, and daily activity plans. In organizing, KB Tunas Harapan assigns tasks to personnel to be responsible for implementing the grouping of prepared materials. In the implementation process, KB Tunas Harapan students' learning is carried out using various methods of delivery, from storytelling to question and answer, while still referring to the planned materials. In the monitoring process, KB Tunas Harapan involves the school principal and the foundation chairman through comparing achievement evaluations with the established plans. If there is any failure to achieve, corrective action will be taken as a basis for improvement in the learning process in the following year.
Pengelolaan Bahan Pustaka Perpustakaan Kasidi, Reyhandika Kusnul; Noor, Triana Rosalina; pengelola, pengelola
Tasyri` : Jurnal Tarbiyah-Syari`ah-Islamiyah Vol. 31 No. 02 (2024): Oktober
Publisher : LPPM STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/tasyri.v31i02.635

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan terkait pengelolaan bahan pustaka perpustakaan dan strategi pengembangan dalam pengelolaaan di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al Muttaqin Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pemilihan subjek penelitian menggunakan purposive sampling sebanyak tiga orang yakni Kepala madrasah, kepala perpustakaan dan siswa. Metode pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi, yang selanjutnya dianalisis melalui tahapan kondensasi, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan bahan pustaka di MTs Al Muttaqin Surabaya tergolong cukup baik karena telah melakukan kegiatan yang meliputi sudah melakukan kegiatan inventarisasi, klasifikasi, katalogisasi, pembuatan kelengkapan buku, dan penyusunan buku. Namun hambatan dalam pengelolaan tetap ada diantaranya terbatasnya sumber daya manusai dan sarana prasana, sehingga strategi yang dilakukan untuk mengatasi hambatan dalam pengelolaan bahan pustaka di perpustakaan MTs Al Muttaqin Surabaya dilakukan melalui peningkatan dan penguatan pemahaman konsep perpustakaan kepada pustakawan melalui memberikan buku-buku panduan perpustakaan dari pemerintahan kota dan memberikan kesempatan kepada pustakawan untuk melakukan peningkatan kemampuan akadmeik baik melalui jalur formal ataupun non formal.
Pelaksanaan Fungsi Bimbingan Konseling di SMP Insan Cendekia Boarding School Sidoarjo Noor, Triana Rosalina; Rahayu Wiladatika Iswanto
An-Nafah: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 4 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Taswirul Afkar Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64469/an-nafah.v4i1.41

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fungsi bimbingan konseling di SMP Insan Cendekia Mandiri Boarding School Sidoarjo, meliputi fungsi pemahaman, preventif, pengembangan, penyembuhan, penyaluran, adaptasi, penyesuaian, perbaikan, fasilitas dan pemeliharaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif-studi kasus, dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Subyek dari penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru BK yang dipilih secara purposif Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa unit bimbingan konseling SMP Insan Cendekia Mandiri Boarding School Sidoarjo telah menjalankan sepuluh fungsi bimbingan konseling. Pada fungsi pemahamanan, BK berperan sebagai pihak yang meembantu peserta didik untuk bisa mengenali permasalahan yang dihadapi siswa untuk penyelesaian masalah yang dihadapi. Pada fungsi preventif, dilakukan edukasi kepada peserta didik untuk tidak melakukan kegiatan atau perilaku yang bisa membawa pada keburukan diri. Pada fungsi pengembangan, diberikan kesempatan peserta didik untuk mengembangkan diri melalui pengelolaan hasil tes minta bakat. Untuk fungsi penyembuhan, diberikan bantuan penyelesaian masalah kepada peserta didik yang sudah tidak mampu lagi mengatasi masalahnya. Untuk fungsi penyaluran, peserta didik dibantu menempatkan minat dan bakatnya sesuai dengan porsinya. Untuk fungsi penyesuaian, peserta didik dibantu untuk bisa menyesuaikan diri dengan keberadaan lingkungan baru. Untuk fungsi perbaikan, BK memberikan bantuan bagi peserta didik yang sudah memiliki gangguan secara psikis. Pada fungsi fasilitas, pihak BK mempersiapkan segara sumber daya agar peserta didik bisa mengembangkan potensi yang dimiliki. Untuk fungsi pemeliharaan, BK secara rutin melakukan kegiatan monitoring evaluasi dalam rangka menjaga kondisi peserta didik agar tetap sehat melalui program konseling one day, one student.
PENDIDIKAN AGAMA BAGI LANSIA DI GRIYA WERDHA (SEBUAH PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM DAN PSIKOLOGI) Triana Rosalina Noor; Isna Nurul Inayati
Ar-Risalah Media Keislaman Pendidikan dan Hukum Islam Vol. 19 No. 1 (2021): (April 2021)
Publisher : LPPM IAI IBRAHIMY GENTENG BANYUWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29062/ar-risalah.v19i1.961

Abstract

Islamic education is important to be given through the cultivation of religious values from prenatal to old age. This is because in old age, it is a time when man has a developmental duty to draw closer to God. Not all elderly people spend their old time together with their families at home, but there are elderly people who have to spend the rest of their life in a griya werdha. The social services provided in griya werdha are not only physical, but also spiritual. The research method used is the study of literature, namely conducting the process of studying books, theories that exist to be related to the topic of religious soul development in the elderly. The results of this study show that through Islamic religious education, the elderly will be helped to be able to heed the feelings of helplessness and waste felt through activities that increase the spirituality that exists. This means that even in the elderly stage, the elderly can still perform their functions and roles appropriately based on their status in the situation and conditions they face.
Forms of Change in Learning After the Implementation of the Merdeka Curriculum at MI Irsyadul Mubtadi'in Inayah, Maulida Mella; Noor, Triana Rosalina
Al Yazidiy Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2025): Al Yazidiy: Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Islamic Sharia Coll

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/ay.v7i2.1683

Abstract

This study aims to describe the forms of learning transformation following the implementation of the Merdeka Curriculum at MI Irsyadul Mubtadi’in. The research employed a qualitative method with a case study approach through interviews, observations, and documentation. The results indicate significant changes in seven components of learning: learning objectives, teaching materials, methods, media, students, teachers, and evaluation. Learning objectives are now formulated as learning outcomes, while lesson plans (RPP) have been replaced with more detailed teaching modules. Teaching methods emphasize teacher collaboration and the use of more varied strategies. Learning media have undergone digitalization, encouraging more intensive use of technology. In terms of students, the development of interests, talents, and abilities has become the main focus. Teachers serve as facilitators and are also required to manage digital administration. Learning evaluation is carried out through formative and summative assessments, final assessments, as well as MBK and AKMI assessments, with the Pancasila Student Profile Strengthening Project (P5) serving as a substitute for practical exams. This study provides a comprehensive depiction of the implementation of the Merdeka Curriculum in classroom learning and its implications for the teaching and learning process in madrasah settings.