Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pelatihan Rescue River Tubing Arung Jeram Water Sport Desa Sintung Kecamatan Pringgarata Lombok Tengah Akhmad, Noor; Zainuddin, Fadli; Muliyani, Sri Erny; Muhsan, Muhsan; Supriadin, Supriadin
Jurnal Dedikasi Madani Vol. 3 No. 1 (2024): July
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jdm.v3i1.12319

Abstract

River tubing is an activity along a river using a tire or float with a relatively calm to moderate current, suitable for all groups who want to experience the pleasant sensation of waterfalls and the natural surroundings. The Sintung River Tubing white water rafting tourist attraction located in Selakan Hamlet, Sintung Village, Pringgarata District, Central Lombok Regency, West Nusa Tenggara (NTB) offers an exciting experience for visitors who are looking for adventure on the river. It is strategically located in an area rich in nature and rivers that offers an interesting white water rafting experience. Visitors can enjoy white water rafting (river tubing) on the Sintung River. The aim of this service activity is to prevent water accident victims from occurring and how to provide assistance to water accident victims in the rafting tourism awareness group. The method used is counseling on the process of helping water accident victims through the process of delivering material, discussions and field practice. From this service, it was proven that the majority of participants (96%) had gained a good understanding of the concept of "rescue river tubing" after participating in the training and mentoring. The material presented includes an introduction to equipment, basic rescue river tubing techniques, as well as direct practice in using equipment and carrying out rescue river tubing. This activity was carried out to improve the ability to handle accidents in the white water rafting tourist area of Sintung Village, Pringgarata District, Central Lombok Regency.
PELATIHAN RESCUE RIVER TUBING DI DESA PRINGGASELA SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT LOKAL Akhmad, Noor; Zainuddin, Fadli
Jurnal Dedikasi Madani Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan dan Psikologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jdm.v3i2.14308

Abstract

Desa Pringgasela di Kabupaten Lombok Timur memiliki potensi wisata air yang menjanjikan, salah satunya adalah river tubing, yang menarik wisatawan lokal dan mancanegara. Namun, pengelolaan wisata ini menghadapi tantangan besar dalam aspek keselamatan, khususnya kesiapan masyarakat lokal dalam menangani situasi darurat di perairan. Untuk menjawab tantangan ini, pelatihan rescue river tubing dilaksanakan sebagai upaya pemberdayaan masyarakat lokal, terutama kelompok sadar wisata (Pokdarwis). Program ini diikuti oleh 10 peserta dari Pokdarwis dan dirancang secara sistematis melalui kolaborasi antara akademisi dan praktisi, mencakup penyampaian teori keselamatan, diskusi interaktif, hingga praktik lapangan dengan simulasi teknik penyelamatan seperti Reach, Throw, Row, dan Go. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan peserta. Rata-rata skor awal peserta pada tes teori adalah 60 dari 100, meningkat menjadi 85 dari 100, mencerminkan peningkatan sebesar 42%. Dalam praktik lapangan, 90% peserta berhasil menerapkan teknik penyelamatan dengan baik, menunjukkan kemampuan dalam penggunaan alat bantu keselamatan dan respons cepat terhadap simulasi situasi darurat. Program ini tidak hanya meningkatkan kompetensi teknis masyarakat lokal tetapi juga memperkuat citra Desa Pringgasela sebagai destinasi wisata yang aman dan profesional. Pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung pengelolaan pariwisata berkelanjutan. Untuk memastikan keberlanjutan program, pelatihan berkala, kolaborasi dengan pemerintah dan sektor swasta, serta pengembangan modul digital direkomendasikan agar masyarakat terus dapat meningkatkan kapasitas mereka. Dengan pendekatan yang terintegrasi, Desa Pringgasela diharapkan mampu menjadi destinasi wisata unggulan dengan pengelolaan yang aman, berkelanjutan, dan kompetitif.
Pengaruh Latihan Passing Squence (Look For Position) dan Latihan Passing Squence (Speed Dribbling) Terhadap Kemampuan Passing Pemain Sepak Bola PS. Mujur Tahun 2023 Maulidi, Muh. Zainul; Yusuf, Muhammad; Zainuddin, Fadli
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 8, No 2 (2023): JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala (Juni)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jupe.v8i2.5594

Abstract

: "The Effect of Passing Sequence Training (Look For Position) and Passing Sequence Training (Speed Dribbling) on the Passing Ability of PS Football Players. Mujur Tahun 2023".PS Mujur is one of the football clubs located in Mujur Village, East Praya District, Central Lombok Regency, West Nusa Tenggara Province, which is one of the many football clubs that actively trains and regularly participates in various tournaments. From the author's previous observations, there are still many problems that must be addressed in the club, one of which attracts the author's attention is the passing ability which still has many passing errors in training and matches. Passing Sequence (Look For Position) training and Passing Sequence (Speed Dribbling) training which aims to improve passing ability. The purpose of the study was to determine the effect of Passing Sequence Training (Look For Position) and Passing Sequence Training (Speed Dribbling) on the Passing Ability of PS Football Players. Mujur Year 2023. The instrument in this study was a passing ability test. From the results of statistical data analysis The count value of X1 football passing test on Passing Sequence (Look For Position) training is 7.2 the value simultaneously between Y and X concludes table analysis at a significant level of 5% with the number of samples (n - 1) which is 9 amounting to 1.833 So it can be concluded that seen from the tcount> table ¬¬ 7.2> 1. 833 and From the results of statistical data analysis X2 thing value of football Shooting test on Passing Sequence Exercise (Speed Dribbling) amounting to 6.7 simultaneous value between Y and X draw conclusions table analysis at a significant level of 5% with the number of samples (n - 1) ie 9 amounting to 1.833 So it can be concluded that judging from t count > t tabel ¬¬ 6.7 > 1.833).
Hubungan Penggunaan Warming Up Berbasis Permainan Tradisional terhadap Motivasi Belajar Pendidikan Jasmani Siswa Sekolah Dasar Negeri 151/IV Kota Jambi Adli, Alhabsi Sahid; Sukendro, Sukendro; Munar, Hendri; Zainuddin, Fadli
Jurnal Pendidikan Tematik Dikdas Vol. 10 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Tematik Dikdas
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Dasar Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jptd.v10i2.52249

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan model warming up berbasis permainan tradisional terhadap motivasi belajar pendidikan jasmani siswa Sekolah Dasar Negeri 151/IV Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Subjek penelitian berjumlah 65 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan angket penggunaan model warming up berbasis permainan tradisional dan angket motivasi belajar pendidikan jasmani. Data dianalisis menggunakan uji normalitas One-Sample Kolmogorov-Smirnov dan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data kedua variabel berdistribusi normal. Hasil analisis korelasi menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar r = 0,999 dengan signifikansi 0,000, yang berarti terdapat hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara penggunaan model warming up berbasis permainan tradisional dengan motivasi belajar pendidikan jasmani siswa. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan warming up berbasis permainan tradisional mampu menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan, meningkatkan keterlibatan siswa, serta membangkitkan motivasi belajar pendidikan jasmani. Oleh karena itu, model warming up berbasis permainan tradisional dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran untuk meningkatkan motivasi belajar siswa sekolah dasar.
The Use of Agricultural Technology in Rural Papua: A Rural Sociological Analysis and Global Comparison Nofianti, Therresse; Zainuddin, Fadli; Krisnawati
West Science Agro Vol. 4 No. 01 (2026): West Science Agro
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/wsa.v4i01.2623

Abstract

This article reviews the literature related to the application of agricultural technology in rural Papua and West Papua using a rural sociology perspective. This study has three main objectives: (1) to examine various national and international literature on agricultural technology in rural Papua, (2) to highlight the social, cultural, and structural factors that influence technology adoption among farmers, and (3) to compare local research findings with international studies to formulate a technology implementation model that is more relevant to local conditions. The analysis shows that technologies such as superior seeds, biotechnology-based fertilizers, simple mechanization, and the digitization of agricultural information can increase productivity by up to 30%. However, these benefits are not evenly distributed due to obstacles such as limited infrastructure, low digital literacy, and dependence on external inputs. Compared with countries such as Vietnam, China, and Kenya, which have recorded 40–45% increases through the use of precision technology and pro-farmer policy support, Papua still lags behind. Social factors such as the leadership of traditional leaders, cultural factors such as local wisdom and resistance to modernisation, and structural factors such as access to extension services and financing are key to successful adoption. Therefore, agricultural development in Papua requires a combination of technological innovation with local knowledge, strengthening social networks, and inclusive, participatory, and sustainable policies.
Persepsi Pemain Futsal Terhadap Pemanfaatan Sport Massage Sebelum Bertanding Abdurrahman, Abdurrahman; Zainuddin, Fadli
Gelora : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram Vol. 11 No. 1 (2024): MARET
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/gjpok.v11i1.20519

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan persepsi pemain Futsal Sepang FC Dara Kunci terhadap pemanfaatan sport massage sebelum bertanding. Latar belakang penelitian didasarkan pada tingginya tuntutan fisik dan psikologis permainan futsal serta kebiasaan pemain memanfaatkan sport massage sebagai strategi pendukung kesiapan pra-pertandingan. Penelitian menggunakan desain survei kuantitatif deskriptif. Populasi penelitian adalah 25 pemain Futsal Sepang FC Dara Kunci, sedangkan sampel berjumlah 13 pemain yang dipilih dengan purposive total sampling karena memiliki pengalaman memanfaatkan sport massage sebelum bertanding. Instrumen penelitian berupa angket tertutup 30 butir dengan pilihan jawaban ya dan tidak. Uji instrumen menunjukkan reliabilitas sangat tinggi dengan alpha sebesar 0,982. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif persentase dengan kategori sangat manfaat, manfaat, kurang manfaat, dan tidak manfaat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 84,62% responden berada pada kategori sangat manfaat dan 15,38% berada pada kategori manfaat. Tidak ada responden pada kategori kurang manfaat atau tidak manfaat. Pada tingkat indikator, seluruh responden menyatakan sport massage dibutuhkan dan efektif sebelum bertanding, membantu memperlancar peredaran darah, mengurangi ketegangan otot, serta mengatasi rasa capek. Sebanyak 92,3% responden menilai sport massage membantu memberikan ketenangan dan mengurangi ketegangan mental, sedangkan 69,2% menilai sport massage memberi sumbangan terhadap mental bertanding dan penampilan di lapangan. Dengan demikian, hipotesis/premis utama terjawab bahwa pemain memiliki persepsi positif terhadap pemanfaatan sport massage sebelum bertanding. Sport massage dipahami sebagai strategi suportif untuk kenyamanan, relaksasi, dan kesiapan subjektif, bukan sebagai satu-satunya penentu performa pertandingan. Kata Kunci: Sport massage, futsal, persepsi, sebelum bertanding, kesiapan atlet.
Pengaruh Latihan Slalom Feint Untuk Meningkatkan Kemampuan Shooting Pemain Sepak Bola Faroni, Muhammad Indra Feri; Muhaimin, Ali; Zainuddin, Fadli
Gelora : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram Vol. 12 No. 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/gjpok.v12i1.20588

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan shooting on goal with opening on slalome course (feint) terhadap kemampuan shooting sepak bola pada pemain Kuripan Timur. Permasalahan utama penelitian berangkat dari rendahnya akurasi shooting pemain, yang ditandai dengan banyaknya tendangan melenceng ke sisi kiri dan kanan gawang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain one group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah seluruh pemain Kuripan Timur sebanyak 18 orang, sehingga penelitian ini termasuk studi populasi. Instrumen yang digunakan adalah tes Shooting Bobby Charlton dengan pembagian wilayah skor pada gawang. Perlakuan diberikan melalui latihan shooting on goal with opening on slalome course (feint) selama enam minggu dengan frekuensi tiga kali per minggu. Data dianalisis menggunakan uji-t untuk membandingkan hasil pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor total pre-test sebesar 1220 meningkat menjadi 1410 pada post-test. Rata-rata skor shooting meningkat dari 67,78 menjadi 78,33, dengan kenaikan 10,56 poin atau sekitar 15,57%. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai t-hitung sebesar 7,566 lebih besar daripada t-tabel 1,740 pada taraf signifikansi 5%. Temuan ini menjawab hipotesis bahwa latihan shooting on goal with opening on slalome course (feint) berpengaruh signifikan terhadap kemampuan shooting pemain. Latihan ini efektif karena memadukan dribbling, gerak tipu, perubahan arah, dan penyelesaian akhir ke gawang, sehingga lebih menyerupai situasi permainan. Kata Kunci: Latihan Shooting; Slalom Feint; Akurasi Shooting; Sepak Bola; Pretest-Posttest.
Pengaruh Latihan Sprint terhadap Teknik Tendangan Sabit pada Ekstrakurikuler Pencak Silat Alfaridzi, Ahmad; Muhaimin, Ali; Zainuddin, Fadli
Gelora : Jurnal Pendidikan Olahraga dan Kesehatan IKIP Mataram Vol. 12 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/gjpok.v12i2.20606

Abstract

Penelitian ini bertujuan menjawab hipotesis bahwa latihan sprint berpengaruh signifikan terhadap peningkatan teknik tendangan sabit pada siswa peserta ekstrakurikuler pencak silat SMAN 2 Praya. Latar belakang penelitian berangkat dari kebutuhan pencak silat sebagai olahraga prestasi yang menuntut penguasaan teknik serangan cepat, kuat, dan tepat, terutama tendangan sabit yang bernilai strategis dalam pertandingan. Masalah utama yang ditemukan ialah sebagian siswa belum menunjukkan teknik tendangan sabit yang optimal, khususnya pada kecepatan lecutan tungkai, keseimbangan saat menendang, ketepatan lintasan, dan kualitas sikap akhir. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment tipe non-equivalent control group design. Sampel berjumlah 24 siswa ekstrakurikuler pencak silat, terdiri atas 12 siswa kelompok eksperimen yang memperoleh latihan sprint dan 12 siswa kelompok kontrol yang mengikuti latihan rutin. Instrumen penelitian berupa tes keterampilan teknik tendangan sabit dengan indikator sikap awal, lintasan tendangan, keseimbangan, ketepatan sasaran, kecepatan, kekuatan, dan sikap akhir. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kelompok eksperimen meningkat dari 68 pada pretest menjadi 89 pada posttest, sedangkan kelompok kontrol meningkat dari 63 menjadi 82. Uji normalitas dan homogenitas memenuhi prasyarat analisis parametrik. Hasil uji-t menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 dan t-hitung 5,049 > t-tabel 2,074, sehingga hipotesis alternatif diterima. Dengan demikian, latihan sprint terbukti efektif meningkatkan teknik tendangan sabit karena memperkuat komponen kecepatan, daya ledak otot tungkai, koordinasi, dan efisiensi gerak serangan. Kata Kunci: Latihan Sprint; Tendangan Sabit; Pencak Silat; Ekstrakurikuler; Keterampilan Teknik.
PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN SEPAK SILA LANGSUNG DAN TIDAK LANGSUNG TERHADAP KETERAMPILAN SEPAK SILA SISWA YANG MENGIKUTI EKSTRAKURIKULER SEPAK TAKRAW DI SMA Maulana, Rahmat; Subakti, Subakti; Zainuddin, Fadli
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v5i4.10464

Abstract

ABSTRACT The problem addressed in this study stems from the suboptimal sepak sila skills of students participating in the sepak takraw extracurricular program at SMAN 4 Sumbawa, which is presumed to be related to the training methods applied. This study aims to analyze the differences in the effects of direct and indirect sepak sila training methods on improving students’ sepak sila skills. The research employed an experimental approach using a matched by subject design, involving 14 students who were divided into two treatment groups through a total sampling technique. The instrument used was a sepak sila skill test, and the data were analyzed using parametric statistical tests to examine the differences in the effects of the training methods. The results indicate that both training methods significantly improved students’ skills; however, the indirect sepak sila training method resulted in a greater improvement compared to the direct method. These findings suggest that training involving gradual control and movement adjustment processes is more effective in enhancing basic technical skills. Therefore, the indirect training method can be recommended as a more effective approach in sepak takraw learning, particularly in improving students’ sepak sila skills. ABSTRAK Permasalahan dalam penelitian ini berangkat dari belum optimalnya keterampilan sepak sila siswa pada kegiatan ekstrakurikuler sepak takraw di SMAN 4 Sumbawa, yang diduga berkaitan dengan metode latihan yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pengaruh antara latihan sepak sila langsung dan tidak langsung terhadap peningkatan keterampilan sepak sila siswa. Penelitian menggunakan pendekatan eksperimen dengan rancangan matched by subject design, melibatkan 14 siswa yang dibagi ke dalam dua kelompok perlakuan melalui teknik total sampling. Instrumen yang digunakan berupa tes keterampilan sepak sila, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan uji statistik parametrik untuk melihat perbedaan pengaruh antar metode latihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode latihan memberikan peningkatan yang signifikan terhadap keterampilan siswa, namun metode latihan sepak sila tidak langsung memberikan peningkatan yang lebih tinggi dibandingkan metode langsung. Temuan ini mengindikasikan bahwa latihan yang melibatkan proses kontrol dan penyesuaian gerak secara bertahap lebih efektif dalam meningkatkan keterampilan teknik dasar. Dengan demikian, metode latihan tidak langsung dapat direkomendasikan sebagai pendekatan yang lebih efektif dalam pembelajaran sepak takraw, khususnya dalam meningkatkan keterampilan sepak sila siswa.