Claim Missing Document
Check
Articles

Perancangan User Interface dan User Experience Prototype Aplikasi “Lapor Pak Yes!” Menggunakan Metode Design Thinking Berbasis Android Pradana, Bima Putra; Sodik, Anwar
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2024: Menjembatani Energi Berkelanjutan dan Ekonomi Hijau melalui Transformasi Riset dan Teknologi T
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di zaman yang semakin canggih, kehadiran teknologi telah memberikan kemudahan dalam kehidupan sehari-hari manusia. Pengaduan masyarakat belum terkelola secara efektif dan terorganisir yang mengakibatkan kekhawatiran masyarakat berlebih tentang kinerja tata pemerintahan yang adil. Ini melibatkan penyebaran kuesioner yang berisi pertanyaan tentang aspek tertentu dari produk, seperti kemudahan penggunaan, desain, dan konten. Data yang dikumpulkan dari User Experience Questionnaire (UEQ) digunakan mengidentifikasi dan mengevaluasi area yang perlu diperbaiki untuk meningkatkan kepuasan pengguna. Berdasarkan hasil dari yang diperoleh dari perancangan model Prototype User Interface (UI) sangat diterima oleh Masyarakat Lamongan pada Aplikasi “Lapor Pak Yes!”. Penerapan metode Design Thinking pada perancangan model Prototype User Interface (UI) Aplikasi “Lapor Pak Yes!” dengan melalui tahapan Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Kesimpulan berdasarkan memperhatikan aspek pengalaman pengguna, sehingga fitur dan tampilan dapat lebih mudah dimengerti, nyaman pada saat digunakan dan sesuai dengan kebutuhan pengguna.
Evaluasi User Interface (UI) Dan User Experience (UX) Sistem Informasi Gudang Obat Rumah Sakit Siti Khodijah Menggunakan Lean UX AlFatich, Achmad Bayu AlBait; Sodik, Anwar
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2024: Menjembatani Energi Berkelanjutan dan Ekonomi Hijau melalui Transformasi Riset dan Teknologi T
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The digital era, which has rapid-advancing technology, requires adjustments to existing systems. These adjustments also occur at Siti Khodijah Hospital, specifically in the drug warehouse information system. This research evaluates the hospital's drug warehouse system using the Lean UX method to enhance user comfort in the system. Lean UX is an iterative method consisting of four stages: declaring assumptions, creating an MVP (minimum viable product), running experiments, and receiving feedback and research. During the stage of running an experiment, the author employed the SUS (System Usability Scale) method. SUS includes 10 questions related to user comfort, administered to 15 system users. This study resulted in three iterations of design recommendations, each yielding different testing scores. The first iteration scored 67.5 and the second iteration scored 73.8, both categorized as good. Meanwhile, the third iteration scored 80.3, categorized as excellent. The third iteration became the last one in the Lean UX method stage since the testing score met the research target value.
Perancangan User Interface / Experience Aplikasi ABC Menggunakan Metode Kansei Engineering Anwar, Faris Asiful; Sodik, Anwar
Prosiding Seminar Nasional Teknik Elektro, Sistem Informasi, dan Teknik Informatika (SNESTIK) 2025: SNESTIK V
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.snestik.2025.7660

Abstract

This study aims to improve the quality of the user interface (UI) and user experience (UX) of the ABC application using the Kansei Engineering approach. Through data collection from 30 respondents, multivariate statistical analysis such as Coefficient Correlation Analysis, Principal Component Analysis, and Partial Least Square were used to translate user emotions into design elements. The results of the study produced design recommendations based on the concept of the emotion "Meyakinkan" which includes 21 main categories of UI elements. Initial SUS testing showed a score of 49 (Marginal Low), while testing on the prototype produced a score of 74 (Marginal High), indicating a significant increase in application usability. Thus, the Kansei Engineering approach has proven effective in designing UI/UX based on user emotional preferences.
Perancangan User Interface/Experience Aplikasi Penyewaan Motor Listrik Online XYZ Menggunakan Metode Kansei Engineering Salim, Rizki Irawan Salas; Sodik, Anwar
Prosiding Seminar Nasional Teknik Elektro, Sistem Informasi, dan Teknik Informatika (SNESTIK) 2025: SNESTIK V
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.snestik.2025.7659

Abstract

This study aims to redesign the interface (UI) and user experience (UX) of the XYZ application with the Kansei Engineering approach to capture the emotional needs of users and translate them into design elements. The research process was carried out through initial usability testing using the System Usability Scale (SUS) method, followed by Kansei word identification, semantic differential questionnaire preparation, and multivariate statistical analysis (CCA, PCA, FA, and PLS). The resulting design draft was then retested using the SUS method. The results showed that the SUS score decreased from 61.25 to 60.13. This decrease indicates that although the Kansei Engineering approach can help compile designs based on user emotional perceptions, the implementation of the design still requires further evaluation to be functionally and emotionally aligned.
Analisis Kesuksesan SIAKAD di Perguruan Tinggi X Menggunakan Metode DeLone dan McLean Halim, Okky Sukarno Putra; Sodik, Anwar
Prosiding Seminar Nasional Teknik Elektro, Sistem Informasi, dan Teknik Informatika (SNESTIK) 2025: SNESTIK V
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.snestik.2025.7427

Abstract

Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) merupakan salah satu aplikasi penting yang digunakan di Perguruan Tinggi X untuk mendukung pengelolaan akademik dan memberikan pelayanan informasi kepada mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesuksesan SIAKAD di Perguruan Tinggi X dengan menggunakan model DeLone dan McLean yang terdiri dari lima aspek: Kualitas Sistem, Kualitas Informasi, Kualitas Pelayanan, Penggunaan, Kepuasan Pengguna. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada mahasiswa aktif di Perguruan Tinggi X. Hasil analisis menunjukkan bahwa SIAKAD di Perguruan Tinggi X berjalan dengan cukup sukses, namun terdapat kebutuhan untuk peningkatan pada aspek kualitas sistem dan kualitas informasi. Rata-rata nilai pengujian menggunakan metode DeLone dan McLean sebesar 75,98%, yang menunjukkan bahwa sistem ini berjalan cukup memuaskan, meskipun masih memerlukan perbaikan di beberapa aspek.
Evaluating LMS Usability by Integrating Nielsen and Budd Principles Maulidati, Zuli; Meilani, Budanis Dwi; Sodik, Anwar
Journal of Artificial Intelligence and Software Engineering Vol 5, No 3 (2025): September
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jaise.v5i3.7401

Abstract

ABSTRACTLearning Management Systems (LMS) are integral to modern education, supporting course delivery, student engagement, and administrative functions. Usability challenges often divert users’ focus from learning content to navigating system complexities. Heuristic evaluation (HE) has revealed persistent design and usability issues in LMS interfaces, such as poor error prevention and inadequate documentation. To address the usability issues in the LMS, this study aims to evaluate the usability of the classroom ITATS using a dual-framework approach: Jakob Nielsen’s Heuristics and Andy Budd’s Heuristics. This combined approach aims to identify interface flaws and enhance usability. Nielsen’s heuristics address universal usability principles, while Budd’s guidelines emphasize modern web design elements like responsiveness and visual hierarchy. The study is evaluated by novice evaluators who are the end users of LMS. Involving novice evaluators in this study reveals a fresh perspective which cannot be shown by the experts. The study revealed about 158 issues found by 23 novice evaluators. Those were found according to Nielsen’s and Budd’s HE within the average of severity rating about 2.52 and 2.51, respectively. Nielsen’s heuristics highlight core principles such as feedback, visibility, and error prevention, while Budd’s heuristics emphasize simplicity, consistency, and user enjoyment.
Penanganan Stunting dengan Peningkatan Gizi Keluarga dan Pemanfaatan Kebun Gizi di Desa Giyanti, Kecamatan Rowokele, Kabupaten Kebumen Khuluq, Husnul; Sodik, Anwar; Rahayu, Titi Pudji; Puspitasari, Anggraeni Eka; Mulyani, Ayu Achiriyah; Zen, Achmad Lutfi
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting masih menjadi masalah gizi kronis di Indonesia, sehingga melalui Program Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RJPM) pemerintah menargetkan pada tahun 2025 akan mengurangi 40% jumlah balita pendek. Hasil Riset Kesehatan Dasar Tahun 2018, prevalensi stunting di Indonesia mencapai 12.780 jiwa (42,6%), dan menurut data dari studi status gizi Indonesia mencatat angka stunting di Jawa Tengah tahun 2021 tercatat sebesar 20%. Sedangkan WHO memberikan batasan untuk stunting adalah < 20% (Kemenkes RI, 2018). Masyarakat Desa Giyanti merupakan salah satu desa di kecamatan Rowokele kabupaten Kebumen yang sebagian besar masyarakatnya berprofesi sebagai petani dan sebagian besar wanitanya sebagai ibu rumah tangga. Kondisi masyarakat menengah kebawah ini tentunya minim informasi yang berkaitan dengan gizi terutama pada Dukuh Lurakarsa yang mana menjadi angka tertinggi stunting dibanding Dukuh lainnya di Desa Giyanti. Dengan Kondisi seperti diatas dimana kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang stunting masih sangat rendah. Tujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap Stunting dan untuk melakukan sosialisasi sekaligus pembuatan kebun gizi keluarga. Program sosialisasi kepada calon pengantin, ibu-ibu yang memiliki anak balita serta masyarakat dan pemberian leaflet secara offline diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang stunting. Adapun metode yang digunakan adalah Sebelum dilakukan sosialisasi tentang stunting, kegiatan dimulai dengan pembuatan kebun gizi yang dapat bermanfaat untuk mengurangi angka stunting. Kemudian pemberian kuesioner mengenai hubungan pengetahuan dan sikap ibu tentang stunting (pre test), kemudian dilakukan sosialisasi dan diikuti pembagian leaflet mengenai stunting. Setelah selesai sosialisasi, kemudian dilakukan postest untuk mengevaluasi hasil sosialisasi. Selain itu dilakukan percontohan penanaman dan pembuatan kebun gizi keluarga. Hasilnya terjadi peningkatan pengetahuan tentang stunting yang seblumnya skor rata-ratanya 47, 23 menjadi 64,47. Sosialisasi stunting dengan cara ceramah dan tatap muka dapat meningkatkan pengetahuan tentang stunting.
SOSIALISASI CUCI TANGAN DENGAN SABUN DI SDN KENOYOJAYAN, KECAMATAN AMBAL, KABUPATEN KEBUMEN Rahayu, Titi Pudji; Sodik, Anwar; Huluk, Muhammad Husnul
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 19th University Research Colloquium 2024: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Program Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah salah satu upaya promosi kesehatan yang bertujuan agar setiap orang dapat tinggal di lingkungan yang bersih dan sehat dengan menciptakan suatu kondisi yang kondusif bagi perorangan, keluarga, kelompok dan masyarakat. Upaya promotif dan preventif dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan dapat dilakukan dengan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat salah satunya dengan membiasakan cuci tangan dengan sabun. Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir secara tepat dan benar dapat menghilangkan kotoran dan bakteri dari permukaan kulit dengan lebih efektif. Secara sgnifikan mengurangi jumlah mikroorganisme patogen, misalnya virus, bakteri, dan parasit lainnya yang berada di tangan. Dibandingkan dengan langkah kesehatan lainya, mencuci tangan dengan sabun merupakan langkah kesehatan yang paling murah dan efektif yang dapat mengurangi resiko penyebaran penyakit. Tujuan: sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat dengan cara mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Kesimpulan: Kegiatan sosialisasi ini berdampak positif, serta meningkatkan pengetahuan seswa mengenai cara mencuci tangan dan manfaat mencuci tangan dengan sabun. Siswa akan menjadi terbiasa untuk mencuci tangan dengan sabun sehingga mampu meningkatkan kualitas kesehatan dan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat
Wise and Appropriate Antibiotic Usage Education to Prevent Resistance Risk in Kenoyojayan Ambal Village, Kebumen: Edukasi Penggunaan Antibiotik yang Bijak dan Tepat untuk Mencegah Resiko Resistensi di desa Kenoyojayan Ambal, Kebumen Ayuningtyas, Ervina; Ainni, Ayu Nissa; Rahayu, Titi Puji; Sodik, Anwar
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Antibiotic resistance is a critical health issue that must be addressed. Antibiotic resistance occurs when antibiotics are no longer effective in killing bacteria. High levels of antibiotic resistance can lead to various health problems, including an increase in disease incidence and mortality rates, as well as higher treatment costs and therapy failures. Inappropriate antibiotic use is often attributed to the lack of public knowledge about how to use antibiotics wisely and correctly. Therefore, the objective of this activity is to provide an understanding of the prudent use of antibiotics to prevent drug resistance. This community engagement is carried out through the delivery of materials and discussions with the PKK mothers as the audience. Based on the results obtained from the community engagement, there is an improvement in the knowledge of PKK mothers in the Kenoyojayan Village regarding the wise use of antibiotics. In conclusion, education and outreach can enhance the knowledge of PKK mothers about the prudent use of antibiotics.
Education on Dangerous Medicinal Chemicals in Traditional Medicine in Kenoyojayan Village, Ambal District, Kebumen Regency: Edukasi Bahan Kimia Obat Berbahaya dalam Obat Tradisional di Desa Kenoyojayan, Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen Rahayu, Titi Pudji; Sodik, Anwar; Intiyani, Rafila; Dewi, Rahmatia Candra
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang:Obat tradisional adalah bahan atau ramuan bahan yang berupa bahan tambahan, bahan hewan, bahan mineral, sediaan sarian (galenik), atau campuran dari bahan tersebut yang secara turun temurun telah digunakan untuk pengobatan, dan dapat diterapkan sesuai dengan norma yang berlaku di masyarakat. Obat tradisional membutuhkan waktu yang lebih lama untuk memberikan efek kerja dibandingkan obat kimia. Namun, sering kali masyarakat masih mengangggap obat tradisional yang bagus ialah obat tradisional yang memberikan reaksi yang cepat terhadap penyakit dan dengan harga yang sangat murah. Padahal sebaliknya, obat tradisional yang memberikan khasiat secara instan, harus diwaspadai sebagai kemungkinan terdapatnya campuran obat kimia Obat kimia yang ditambahkan seringkai tidak terukur takarannya, sehingga berpotensi membahayakan Kesehatan jika digunakan dalam waktu yang lama dan terus-menerus. Tujuan: Tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk memberikan informasi kepada masyarakat mengenai bahaya bahan kimia obat dalam obat tradisional dan meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam penggunaan obat tradisional sehingga terwujud masyarakat yang sadar obat. Metode yang digunakan yaitu pengumpulan data calon peserta, diskusi dengan perangkat desa dan panitia dan diskusi dengan anggota. Pelaksanaan kegiatan berupa ceramah, diskusi, dan simulasi terkait obat dan obat tradisional serta diakhir materi dilakukan tanya jawab. Kesimpulan: masyarakat di Desa Kenoyojayan sebagai peserta sangat antusias dalam mengikuti kegiatan ini dan masyarakat dapat mengetahui bahaya bahan kimia obat yang terdapat dalam obat tradisional serta dapat mengetahui cara memilih obat tradisional yang tidak mengandung bahan kimia obat dengan baik dan benar.