Claim Missing Document
Check
Articles

Socialization to Medicinal Plants and Their Use for Health in the Kebumen Regency Ornamental Plant Community: Sosialisasi Tanaman Berkhasiat Obat dan Pemanfaatannya untuk Kesehatan kepada Komunitas Tanaman Hias Kabupaten Kebumen Sodik, Anwar; Khuluq, Muhammad Husnul; Rahayu, Titi Pudji; Najah, Azka Barokatun; Arsyad, Fitdyah Al Ridha
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 18th University Research Colloquium 2023: Bidang Pengabdian Masyarakat
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman berkhasiat obat dapat ditanam di lahan pekarangan yang dikelola oleh keluarga. Manfaatnya selain sebagai obat juga memiliki manfaat sebagai penambah gizi, bumbu atau bahan rempah-rempah masakan dan dapat menambah keindahan. Kebumen Hijau adalah komunitas pecinta tanaman di Kabupaten Kebumen yang memiliki lebih dari 100 anggota. Tanaman hias yang dibudidayakan berkhasiat obat yang belum dimanfaatkan untuk kesehatan. Tujuan sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran anggota Kebumen Hijau tentang penggunaan tanaman obat untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh berdasarkan bagian tanaman yang digunakan, metode pengolahan, sumbernya, dan penggunaannya. Tujuan lain untuk memotivasi mereka untuk membudidayakan tanaman obat.. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan beberapa jenis tanaman yang berkhasiat sebagai obat dan cara pemanfaatan tanaman obat untuk pengobatan penyakit tertentu. Peserta diharapkan dapat membudidayakan dan menjual bibit ataupun hasil panen dari tanaman berkhasiat obat sehingga dapat meningkatkan pendapatan. Evaluasi kegiatan dengan memberikan pretest sebelum melakukan sosialisasi dan memberikan postest setelah melakukan sosialisasi. Sosialisasi diikuti oleh 30 peserta yang merupakan anggota komunitas pecinta tanaman hias Kebumen Hijau. Hasil rata-rata dari nilai pretest 5,85 dan nilai rata-rata postest sebesar 7,87. Peningkatan nilai postest menunjukan adanya peningkatan pengetahuan peserta sosialisasi. Peserta sosialisasi memahami jenis tanaman berkhasiat obat dan cara pemanfaatannya.
Perhitungan Beyond Use Date Obat Rumah Tangga di Masyarakat Mergosono, Kebumen untuk Masa Kadaluwarsa Ayu, Ayu Ainni; Sodik, Anwar; Handayani, Eka Wuri; Khuluq, Muh. Husnul; Elayana, Vinca; Kurniawan, Agung; Eta, Satri
Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat
Publisher : Progran Studi Farmasi Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35311/jmpm.v5i1.371

Abstract

Pemahaman masyarakat mengenai dunia kesehatan terutama obat masih sangat terbatas terutama terkait penyimpanan obat yang ada dalam rumah tangga. Permasalahan terkait penyimpanan obat dalam skala rumah tangga masih menjadi masalah utama apalagi masyarakat masih kurang memahami betul terkait masa kadaluwarsa dan perhitungan BUD (Beyond Use Date). Obat-obatan yang sudah dibuka kemasan primernya biasanya akan mengalami perubahan dan kerusakan dalam jangka waktu tertentu, sehingga akan sangat mempengaruhi efektifitas dari obat itu sendiri. Tujuan dilakukan pengabdian ini adalah memberikan pendampingan masyarakat terkait pemakaian obat yang tepat dan benar, sehingga obat yang digunakan terjamin keamanan dan kefektifitannya. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini melalui penyuluhan dan pendampingan dengan pemberian leaflet dan brosur. Pelaksanaan penyuluhan juga dilakukan simulasi perhitungan Beyond Use Date pada macam-macam sediaan obat rumah tangga dan pemberian kuisioner sebelum dan sesudah penyuluhan . Berdasarkan hasil penyuluhan didapatkan bahwa masyarakat Mergosono pada saat sebelum dilakukan penyuluhan memiliki nilai rata-rata sebesar 52,3 % yang termasuk dalam kategori kurang sedangkan, setelah dilakukan penyuluhan didapatkan nilai rata- rata peserta meningkat menjadi 91,4 % yang termasuk dalam kategori Baik. Kesimpulannya bahwa kegiatan pengabdian ini meningkatkan wawasan peserta tentang BUD setelah pemberian edukasi yang ditandai dengan peningkatan pengetahuan tentang BUD sebesar 29,1%.
Satisfaction Relationship Of Outpatient Clinic Towards The Pharmacy Installation's Services With Interest To Re-Purchace Prescription Drugs In Pharmacy Installation Of General Hospital Dr. Soedirman Kebumen Sodik, Anwar; Handayani, Eka Wuri; Darmawan, Endang; Pramono, Muji
Jurnal EduHealth Vol. 13 No. 02 (2022): Jurnal eduHealth, Periode Oktober - December, 2022
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.71 KB)

Abstract

Competition in the hospital business makes patient satisfaction the priority. Customer satisfaction. Therefore, the hospital needs to assess what factors will affect patient satisfaction and whether patient satisfaction is met to maintain the patient. This study is descriptive and analytical with a quantitative approach, this study design was a cross-sectional survey. Data was collected through questionnaires to 370 respondents in the pharmacy installation of General Hospital dr. Soedirman Kebumen. Data analysis was performed by bivariate analysis using chi-square with SPSS 15.0 programs. Based on the five dimensions of service satisfaction, the smaller the P value, the more influential it is in increasing or decreasing the interest in re-purchase drug prescriptions at Dr. Soedirman Hospital, Kebumen. From this study, the smallest P value is the tangible dimension, namely 0.001, followed by the reliability dimension of 0.009. This shows that the most important role in increasing interest in re-purchase prescription drugs are the facilities and infrastructure, as well as the waiting time for pharmaceutical services