Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Pengaruh Media Sosial Facebook Dan Whatsapp Dalam Meningkatkan Volume Penjualan Pada Toko Karya Baru (Study Kasus Di Desa Tente Kecamatan Woha Kabupaten Bima) Tahun 2022 Nurfidah, Nurfidah; Armin, Armin; Farid, Farid
Business Management Vol 2, No 1 (2023): Business Management Februari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/bisnis.v2i1.4137

Abstract

Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat pesat dan modern, membuat Toko Karya Baru memasarkan dan menjual produknya melalui media sosial facebook dan WhatsApp. Pemilihan facebook dan WhatsApp sebagai sarana komunikasi pemasaran karena dengan tujuan memperkenalkan produk Karya Baru ke masyarakat luas tidak hanya lingkup di Woha saja. Dalam memasarkan produkmya melalui media sosial dibutuhkan strategi pemasaran yang tepat agar volume penjualan menjadi meningkat. Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui kondisi volume penjualan sebelum menggunakan media sosial facebook dan WhatsApp pada Toko Karya Baru 2) Untuk mengetahui strategi yang telah diterapkan oleh Toko Karya Baru 3) Untuk mengetahui volume penjualan setelah menggunakan media sosial facebook dan WhatsApp pada Toko Karya Baru. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian yang termasuk dalam penelitian lapangan (field research). Pengumpulan data melalui data primer dan sekunder. Teknik analisis data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Kondisi volume penjualan sebelum menggunakan media sosial facebook dan WhatsApp pada Toko Karya Baru memakai strategi tradisional, yaitu media cetak berupa sepanduk dan banner. Kondisi volume penjualan sebelum menggunakan media sosial berjumlah 3.427 unit produk yang terjual dengan pendapatan Rp. 47.350.000,00. 2) Strategi pemasaran menggunakan media sosial facebook dan WhatsApp pada Toko Karya Baru: a) Menawarkan Produk sesuai harga dan kualitas, b) Melakukan perencanaan pemasaran dengan melakukan konsultasi dan koordinasi antara karyawan dan pemilik toko, c) Pelaksanaan straategi pemasaran penjualan melalui facebook story di facebook, WhatsApp grup, dan status pada story WhatsApp. d) Karya Baru melakukan evaluasi secara berkala 2 minggu sekali. 3) Sesudah menggunakan media sosial facebook dan WhatsApp kondisi volume penjualan meningkat tetapi tidak signifikan setiap tahunnya.
Karaeng Electability In Village Head Elections: A Review Of Patron-Client Relations And Capital Power In Bontomate’ne Village, Jeneponto Regency A. Rahman, A. M. Fatwa; Armin, Armin; Ariana, Ariana
JOELS: Journal of Election and Leadership Vol. 5 No. 2 (2024): JOELS: Journal of Election and Leadership
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/joels.v5i2.23766

Abstract

This study explores the role of Karaeng in local politics in Bontomate'ne Village, Jeneponto, to understand the relevance of traditional power in the context of a modern political system. The phenomenon studied involves the transition from traditional governance to modern bureaucracy, as well as the continued political dominance of Karaeng through a patron-client system and resource control. The objectives of this study are to identify how Karaeng maintain their political influence, analyze the inequality of resource control, and evaluate the role of economic, cultural, social, and symbolic capital in their political dominance. Data collection was conducted through in-depth interviews with 22 purposively selected informants. The conclusion of the study shows that Karaeng continue to play an important role in local politics despite the transition to a modern bureaucratic system. The patron-client system in Bontomate'ne Village shows inequality in resource control, with Karaeng having significant control over land and wealth. The mutually beneficial relationship between Karaeng and their followers strengthens Karaeng's political position, while economic, cultural, social, and symbolic capital supports the continuation of their political dominance in Jeneponto society.
PERANCANGAN DAN PENERAPAN TEKNOLOGI PEMBANGKIT LISTRIK MINI HEMAT ENERGI 50 WP DI PONDOK MODERN DAN PANTI ASUHAN NURUL KHAERAAT LIL MUHIBBIIN BALIKPAPAN Ulfah, Maria; irtawaty, andi sri; armin, armin
Taroa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 1 (2025): Januari
Publisher : LPPM IAI Muhammadiyah Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52266/taroa.v4i1.3159

Abstract

Indonesia, sebagai negara yang berada di garis khatulistiwa, memiliki letak georafis yang cukup mendukung untuk memperoleh intensitas cahaya matahari yang merata sepanjang tahun di wilayah Indonesia, sehingga penerapan solar cell sebagai pembangkit listrik alternatif merupakan solusi yang tepat untuk memenuhi kebutuhan listrik warga. Berdasarkan data tersebut, tim Pengabdian Masyarakat Jurusan Rekayasa Elektro telah melakukan survey lapangan, dan hasilnya terdapat sebuah Pondok Modern Dan Panti Asuhan Nurul Khaeraat Lil Muhibbiin yang terletak di RT 27 Kecamatan Balikpapan Selatan yang masih membutuhkan tambahan sumber listrik. Terdapat 20 orang santri, 5 guru dan 5 karyawan yang beraktivitas di pondok tersebut. Tepat pada tanggal 28 Juni 2024, jam 09.00 WITA, 3 orang tim dosen Jurusan Rekayasa Elektro dibantu oleh 4 mahasiswa kelas Teknologi Listrik (1TL1) telah berhasil memasang instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya 50 WP, dengan beban berupa 2 buah lampu DC @ 5 watt dan 1 buah stop kontak 2 titik dengan tegangan output 220 volt yang dapat digunakan untuk beban AC daya rendah seperti charger hp dan kipas angin. Pengujian terhadap Pembangkit Listrik Tenaga Surya 50 WP tersebut telah dilakukan selama 15 hari, dan hasilnya sangat memuaskan, yaitu aki VRLA 40 Ah mampu menyalakan beban-beban dengan total daya 20 watt selama 10,42 jam. Namun jika aki hanya difungsikan sebagai penerangan lampu teras pondok, maka kedua lampu dengan total daya 10 watt dapat menyala selama 20,8 jam. Keakuratan pembangkit listrik tenaga surya 50 wp tersebut terbukti mampu menjadi cadangan sumber energi lisrik alternatif dengan frekuensi pengujian 15 hari (13 hari cerah dan 2 hari hujan). Prosentase pengisian aki maksimal terjadi pada hari ke-1 sampai hari ke-10, hari ke 11 dan ke-13 hujan dan hari ke-12, 14 dan 15 cuaca cerah. Sehingga dapat diakumulasikan, selama 15 hari pengujian fungsi aki terhadap beban-bebannya, pengisian aki masimal hanya berlangsung selama 13 hari atau 86,7% dari total 15 hari pengujian.
Penerapan Internet of Things Untuk Monitoring Kinerja Sensor Untuk Deteksi Dini Kebakaran Ihsan, Ihsan; Armin, Armin; Aditya, Angga Wahyu
JST (Jurnal Sains Terapan) Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Negeri Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jst.v10i2.2307

Abstract

Fire can happen anytime and anywhere without knowing it will happen. Fire incidents can cause significant losses, both material losses and human losses. Fires can occur due to various factors from electrical short circuits to individual negligence which can cause sparks that can result in the formation of a fire triangle that causes fire. This study aims to create an effective fire detection system by utilizing distributed multi-sensor technology in a microcontroller and then sent to the cloud so that it can be monitored in real time. The method in this research stage starts from needs analysis, design, implementation, integration & testing, verification, maintenance. The system built utilizes various sensors, namely the MQ135 smoke sensor, UVTron fire sensor, DS18B20 temperature sensor, BME280 air humidity sensor, wind speed and direction sensors. The data collected from these sensors is processed and then displayed via a web interface using the Laravel framework that can be accessed by users. The results of this study indicate that the system is able to provide effective and reliable early warning in potential fire situations.
Desain dan Perancangan Internet of Things Sebagai Sistem Kontrol Cerdas Motor 1 Phase Ihsan, Ihsan; Armin, Armin
JST (Jurnal Sains Terapan) Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Negeri Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32487/jst.v10i2.2267

Abstract

Developments in the field of technology are growing rapidly and have become one of the necessities of human life. The use of technology that is often used is only general but is not utilized better. The technology in question is planning and designing an intelligent Internet of Things (IoT) system for single-phase induction motors, namely electric machines that run according to the magnetic field induction from the rotor coil. This motor is most widely used by the public, especially in household equipment and some in industry, such as blowers, water pumps and others. In this research, the method that will be used is a prototype design method starting from literature study, model design planning, and an Internet of Things-based control and monitoring system. The results of this research will be in the form of a prototype, design and design of an intelligent control and monitoring system using IoT using Google Assistant. Creating commands on Relays that are associated with feeds on Adafruit IO is done before commands on IFTTT (If This, Then That). If Google Assistant fails to recognize the command made and the information associated with IFTTT, it will respond with a voice that cannot process the command.
PENGUKURAN DAN EVALUASI KINERJA PARAMETER QUALITY OF SERVICE (QOS) JARINGAN INTERNET SMA NEGERI 9 BALIKPAPAN Ulfah, Maria; Irtawaty, Andi Sri; Armin, Armin
E-Link: Jurnal Teknik Elektro dan Informatika Vol 19 No 2: Oktober 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30587/e-link.v19i2.8536

Abstract

SMA Negeri 9 Balikpapan menyediakan fasilitas jaringan internet di wilayah sekolh untuk dapat digunakan peserta didik sebagai sumber belajar agar dapat dapat mengakses berbagai informasi dan ilmu pengetahuan sesuai kebutuhan yang relevan dengan subjek mata pelajaran. Seiring dengan pertambahan jumlah peserta didik dan kebutuhan penggunaan jaringan Internet yang semakin sering membuat pengguna peserta didik tidak dapat menggunakan akses internet secara maksimal seperti akses internet tidak stabil bahkan lambat apabila ada banyak pengguna mengakses internet yang sama pada saat bersamaan, bahkan mengalami kesulitan untuk terhubung dengan jaringan internet yang ada. Kondisi sepeerti ini tentunya menghambat proses belajar yang seringkali membuat peserta didik terpaksa melakukan penambatan akses internet pada jaringan seluler handphone mereka masing-masing. Hal di atas mendasari peneliti untuk melakukan penelitian untuk melakukan pengukuran Quality of Service (QoS) yang ada di wilayah SMA Negeri 9 Balikpapan dan melakukan evaluasi tingkat QoS yang ada berdasarkan standar TIPHON ((Telecommunication and Internet Protocol Harmonization Over Networks) dengan parameter bandwidth, packet loss dan delay untuk mengetahui tingkat layanan internet Dengan mengetahui tingkat QoS jaringan internet yang ada maka pihak SMA Negeri 9 Balikpapan dapat melakukan upaya optimasi peningkatan kinerja jaringan agar dapat memberikan fasilitas internet yang maksimal kepada peserta didik. Dari hasil pengukuran kualitas jaringan internet yang ada pada SMA Negeri 9 Balikpapan didapatkan Nilai rata-rata bandiwidth untuk SSID TEKKOMDIK SMA 9 BALIKPAPAN untuk aktifitas single sebesar 5.701.581 bps, sedangkan untuk SSID TU SMA 9 sebesar 5.605.526 bps. Nilai rata-rata bandiwidth untuk SSID TEKKOMDIK SMA 9 BALIKPAPAN untuk aktifitas multi sebesar 3.848.301 bps, sedangkan untuk SSID TU SMA 9 sebesar 6.136.199 bp, Pada kedua SSID tersebut baik pada aktifitas single ataupun multi untuk parameter Packet loss dan delay semuanya berada dalam kategori sangat bagus
Politik Pangan Lokal "Setengah Hati" Indonesia Setelah Pandemi COVID-19 Ramadhan, Rury; Armin, Armin; Saad, Muhammad
Palita: Journal of Social Religion Research Vol. 7 No. 2 (2022): Palita: Journal of Social Religion Research
Publisher : LP2M IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pal.v7i2.3072

Abstract

The COVID-19 pandemic brings the threat of a global food crisis. Indonesia's food system is vulnerable because it only depends on one type of food, namely rice. Hopes about Indonesia's food security have returned to the potential for local food diversity, as well as moving from food security to food sovereignty. This study will focus on the process of developing local food in Indonesia which is considered a way out of the threat of a global food crisis due to the COVID-19 Pandemic. The purpose of this study is to find out a general description of the condition of local food in Indonesia so far. The method used in this research is desk research using a political-economic approach in the context of neoliberalism. The results of this study indicate that Indonesia is "half-heartedly" in developing local food as a result of its position between the dichotomy of food sovereignty versus global trade liberalization.
Ecotourism Governance Pada Pembangunan Infrastruktur di Kawasan Ekowisata Pulau Kapoposang amalia, amalia; Armin, Armin; Irawan, Andi Lukman
Palita: Journal of Social Religion Research Vol. 9 No. 1 (2024): Palita : Journal of Social Religion Research
Publisher : LP2M IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pal.v9i1.4263

Abstract

Ecotourism represents a form of development on tourism that focuses on environmental considerations. Activities within the framework of ecotourism prioritize environmental sustainability, especially in areas dedicated to conservation. This study aims to delve into the principles governing ecotourism development and assess their applicability to the development of the infrastructure within the Kapoposang Island Ecotourism Area in the Pangkajene and Islands District. The focus lies on the permit’s aspect, which holds significance as a foundational element of ecotourism governance. The issuance of licenses serves as a gateway to understanding the dynamics of interest between political figures and the private sector in the development of the infrastructure. The primary objective is to provide an initial overview of the development of the infrastructure in the Kapoposang Island Ecotourism Area, laying the groundwork for subsequent research on political, ecological, and tourism-related aspects. Using a qualitative desk research method, the research reveals that there are issues with permits for development of the infrastructure, showcasing indications of both ecological and political concerns.
ANALISIS KINERJA MANAJERIAL KEPALA DESA TERHADAP PENGELOLAAAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDes) BINA USAHA BERSAMA DESA SEI BERAS-BERAS Armin, Armin; Rahayu, Heffi Christya; Arifin, Andi Harmoko
JURNAL DIMENSI Vol 14, No 2 (2025): JURNAL DIMENSI (JULI 2025)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/dms.v14i2.7755

Abstract

Fenomena rendahnya kinerja Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), seperti yang terjadi pada BUMDes "Bina Usaha Bersama" di Desa Sei Beras-Beras, Kabupaten Indragiri Hulu, yang ditandai dengan lemahnya kompetensi kepala desa, kurang optimalnya pengawasan, serta struktur organisasi yang belum tertata, menjadi dasar penting untuk mengkaji pengaruh ketiga faktor tersebut secara simultan terhadap kinerja BUMDes. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi kepala desa, fungsi pengawasan, dan struktur organisasi terhadap kinerja Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) "Bina Usaha Bersama". Jenis penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan metode survei dan analisis regresi linear berganda. Data dikumpulkan melalui kuesioner dari 75 responden yang terdiri dari pengurus BUMDes, unit usaha, pengawas, dan nasabah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel kompetensi kepala desa dan struktur organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja BUMDes, sementara fungsi pengawasan tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap kinerja BUMDes. Temuan ini menekankan pentingnya peningkatan kapasitas kepala desa dan sistem pengawasan yang lebih akuntabel, serta perlunya evaluasi terhadap desain struktur organisasi yang diterapkan agar dapat mendukung pengelolaan BUMDes secara optimal. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam penguatan tata kelola kelembagaan desa sebagai fondasi kemandirian ekonomi lokal berbasis BUMDes.
The Effect of the Money Supply on Inflation in ASEAN Region 5 Countries Yohan*, Yohan; Sir, Samuel Y.; Cicilia, Vera Sri Endah; Armin, Armin
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 6, No 4 (2023): Educational, Historical Studies and Humanities
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v6i4.35751

Abstract

Inflation created in ASEAN 5 can be an economic problem amid economic pressure due to the COVID-19 pandemic. Changes in the money supply are expected to suppress inflation based on the belief that inflation is a monetary phenomenon, but this condition cannot be expected. Inflationary turmoil in ASEAN 5 countries has hurt the macroeconomy. The specific objectives of this study are to analyze the movement of the variables of Money Supply and Inflation in ASEAN 5 Region Countries and investigate the effect of Money Supply on Inflation in ASEAN 5 Region Countries. The analysis method used is panel data regression. Regression Panel data is divided into two, namely, balanced panel and unbalanced panel. Balanced data panels occur when each cross-section unit has the same number of time series observations. In contrast, unbalanced panel data occurs when each cross-section unit does not have the same number of time series observations. The test results show that the estimation results are based on the REM approach. The REM model shows intercept differences between ASEAN 5 countries, meaning that inflation rates in ASEAN 5 countries differ at different levels of the money supply. Therefore, research can be conducted based on the view that inflation is not only a monetary phenomenon but also comes from the demand-pull inflation side for cases in ASEAN 5 countries