Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

MEMAHAMI PERSEPSI WISATAWAN TERHADAP PEMANFAATAN TEKNOLOGI PEMASARAN DALAM MEMPROMOSIKAN JAJANAN TRADISIONAL DI DESA WISATA KAMPUNG WARNA WARNI TIGARIHIT KABUPATEN SIMALUNGUN Pohan, Zulkhaidir; Rahman, Bobby; Dalimunthe, M. Yusuf
Jurnal Ilmiah Akomodasi Agung Vol 12 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Akomodasi Agung
Publisher : Akademi Pariwisata Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi persepsi wisatawan terhadap pemanfaatan teknologi pemasaran dalam mempromosikan jajanan tradisional di Desa Wisata Kampung Warna Warni Tigarihit, Kabupaten Simalungun, serta mengevaluasi efektivitas platform online dalam meningkatkan minat wisatawan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar wisatawan memiliki persepsi positif terhadap penggunaan media sosial dan platform digital, yang dianggap memudahkan akses informasi tentang jajanan tradisional sebelum kunjungan. Visualisasi menarik seperti foto dan video terbukti efektif dalam meningkatkan minat wisatawan, sementara ulasan positif dari wisatawan lain membantu memperkuat citra positif jajanan tersebut. Namun, keterbatasan keterampilan digital di kalangan pelaku usaha lokal menjadi kendala dalam pemanfaatan teknologi secara optimal. Oleh karena itu, disarankan adanya pelatihan digital bagi pelaku usaha lokal untuk meningkatkan efektivitas promosi jajanan tradisional di era digital.
Challenging norms, protecting forests: The agency and negotiation strategies of women rangers in Aceh, Indonesia Darwin, Rizkika Lhena; Masni, Melly; Rahman, Bobby; Fitri, Cut Dian; Suwardi, Anna Christi; Septiana, Nabila Amira
INTERNATIONAL JOURNAL OF CHILD AND GENDER STUDIES Vol 11 No 2 (2025)
Publisher : UIN Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/equality.v11i2.30059

Abstract

This research analyzes the strategic agency of Mpu Uteun, a women-led conservation group in Aceh, Indonesia, that emerged in response to severe environmental degradation within a patriarchal social context. Grounded in the theoretical framework of women's agency and empowerment, this research examines the negotiation mechanisms that these female forest guardians employ across multiple spheres—domestic, communal, economic, and state—to legitimize their roles in environmental governance as they navigate socio-cultural barriers. Conducted within a qualitative design, this research employed secondary data examined through thematic narrative analysis. The findings revealed that the agency of Mpu Uteun is rooted in a collective experience of ecological disaster, which motivates proactive conservation measures such as forest patrols, reforestation, and disaster mitigation. The group's success hinges on sophisticated negotiation strategies: they renegotiated domestic roles to accommodate public activism, navigate communal resistance through inclusive tactics and non-confrontational approaches toward illegal loggers, and, crucially, secure formal legitimacy from the state by obtaining a customary forest management permit. This research concludes that Mpu Uteun exemplifies an effective model of community-based conservation while fundamentally transforming the gendered landscape of natural resource governance. Thus, this research advances understanding of women’s environmental agency, demonstrating how strategic negotiation dismantles patriarchal barriers and informs inclusive conservation policy.
Pelatihan Tata Kelola Pemerintahan Gampong Dalam Mewujudkan Good Governance Di Gampong Paya Terbang Kecamatan Samudera Kabupaten Aceh Utara Muzaffarsyah, Teuku; Rahman, Bobby; Zulhilmi, Zulhilmi; Abdullah, Taufik; Abu Bakar, Muhammad Bin; Rahman6, Dahlan A; Dermawan, Dermawan; Absor, Ikhlasul
Jurnal Solusi Masyarakat (JSM) Vol. 1 No. 2 (2023): Pengembangan Kelompok
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jsm.v1i2.14837

Abstract

Pengabdian ini pelaksanaannya mengenai tata kelola Pemerintahan Gampong sebagai wujud good governance di Gampong Paya Terbang Kecamatan Samudera Kabupaten Aceh Utara. Tata kelola pemerintahan yang baik mampu membangkitkan pelayanan publik yang berintegritas tinggi di desa.Aceh sebagai Provinsi yang memiliki kewenangan pemerintahan dan juga adanya Otonomi Khusus menjadikan pelaksanaan pemerintahan harus maksimal dijalankan. Tata kelola pemerintahan Gampong Paya Terbangharus dipahami secara utuh oleh masyarakat sehingga terciptanya tata kelola pemerintahan yang efisien dan akuntabel.Tentunya peran dari masyarakat dalam mewujudkan good governance sebagai sebuah hal yang perlu dilakukan sehingga masyarakat dalam proses pelayanan administrasi Gampong Paya Terbang bisa berjalan maksimal. Tentunya tata kelolayang baik mampu diwujudkan jika masyarakat aktif dalam proses tata kelola pemerintah Gampong. Latar belakang permasalahan kegiatan pengabdian ini adalah kurangnya Pemahaman aparatur Gampong Paya Terbang K tentang Tata Kelola Pemerintahan Gampong dalam mewujudkan good governance. Selain dari pada itu kurang maksimalnya partisipasi masyarakat dalam melakukan tata kelolapemerintahan Gampong Paya Terbang dalam mewujudkan good governance serta motivasidalam penggunaan teknologi informatika dalam melakukan pengembangan Web Gampong Paya Terbang terkait dengan transparansi pembangunan dalam mewujudkan good governance.Tujuan kegiatan pengabdian ini diprioritaskan perangkat Gampong dan unsur-unsur terkait, sebagai modal mereka dalam mengembangkan potensinya tekait tata kelolapemerintah Gampong dalam mewujudkan good governance. Metode dan pendekatan yang ditawarkan untuk menyelesaikan persoalan mitra ialah dengan menggunakan goodgovernance (Tata Kelola Pemerintahan). Hasil dan luaran yang direncanakan dalam kegiatan pengabdian ini nantinya akan dipublikasikan dalam jurnal pengabdian berbasis OJS dan  kegiatan akan terpublikasi dalam media cetak atau Online baiknews adanya luaran wajib terkait kerjasama dengan mitra serta luaran tambahan dengan diterbitnya HKI. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa antusias elemen-elemen yang ada di Gampong Paya Terbang memerlukan pengetahuan tentang Tata kelola pemeruintahan Gampong. Penguatan kapasitas aparatur gampong di Paya Terbang cenderung memberikan pengetahun tentang penyelenggaraan pemerintahan yang baik. Tentunya kegiatan ini dapat menjadi kontribusi yang positif bagi masyarakat dan aparatur Gampong di Paya Terbang. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadikan Gampong Paya Terbang sebagai Gampong percontohan tata kelola pemerintahan Gampong yang optimal bagi gampong-gampong lain di Kecamatan Samudera.
STRATEGI 4R DALAM PENGELOLAAN SAMPAH: MENDUKUNG EKONOMI DAN LINGKUNGAN LESTARI DI KOTA LHOKSEUMAWE Al Fahmi, muhammad lutfi; Shalawati, Shalawati; Andirfa, Mulia; Rahman, Bobby; Baharuddin, Ardian; Fitri, Azra Lailatul
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 1 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v4i1.1490

Abstract

Unplanned waste management practices will give rise to more complex and detrimental social problems. Indiscriminate dumping of rubbish, burning rubbish and piling rubbish in public places are habits that cause air and land pollution, which ultimately has an impact on high ground water levels and causes obstruction of water channels which ultimately results in flooding. Waste management issues must be investigated and addressed by all stakeholders as soon as possible. Waste cannot be handled carelessly; rather, it requires a comprehensive approach that involves all stakeholders to solve it, turning it from a societal problem into one that adds value to managers' profits and protects the environment. Uncertainty regarding the importance of 4R-based waste management is still a major problem in society. This situation then encourages the development of new problems related to waste, such as unpleasant views, strong odors, and disturbed environmental conditions. Environmental and social problems are also caused by the increasing amount of waste thrown into landfills in the surrounding environment. The aim of this service project is to increase public awareness of the possible risks associated with waste and the importance of keeping the environment clean. As a genuine effort to control waste and offer alternative options to strengthen the community's economy, this activity will provide an overview to the community regarding the economic possibilities and opportunities of 4R-based waste management. By implementing a 4R-based waste management program, the people of Lhokseumawe City can maximize waste as a source of income. By sorting waste and selling it to collectors, people can earn additional income from waste. Apart from that, this waste management program can also open up new business opportunities for the community, such as processing organic waste into fertilizer or eco enzymes. This service activity will be carried out for one year in 2023 by producing mandatory outputs in the form of increasing the community's knowledge and skills in managing their waste using 4R, publication in the ISSN Service Journal, publication on electronic media and activity videos.
PEMANFAATAN LIMBAH UNTUK KESEJAHTERAAN: PENGEMBANGAN PUPUK KOMPOS DAN ECO ENZYME DARI PRINSIP 4R DI KOTA LHOKSEUMAWE Al Fahmi, muhammad lutfi; Alim, Muhammad Taqdirul; Maryana, Maryana; Rahman, Bobby; Syahnda, Aftri; Maulidin, Maulidin
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 3 (2024)
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v4i3.2798

Abstract

The community service program "Waste Utilization for Welfare: Development of Compost Fertilizer and Eco Enzyme from the 4R Principle in Lhokseumawe City" aims to improve community welfare through the use of organic waste. The 4R principle (Reduce, Reuse, Recycle, and Replace) is the foundation of this program, which is to reduce the amount of waste and process waste into useful products such as compost and eco enzymes. The people of Lhokseumawe City are trained to make compost and eco enzyme fertilizers from household waste. Food scraps and foliage are converted into compost, which improves soil quality and increases local agricultural yields. On the other hand, eco enzymes, a liquid produced from the fermentation of organic waste, serve as a natural cleaner and liquid fertilizer that is economical and environmentally friendly. In addition, this activity provides knowledge to the community about the importance of good waste management to reduce the adverse impacts caused by waste. By applying the 4R principle, the community is expected to be able to manage daily waste more efficiently, resulting in products that are useful and have economic value. This training is also expected to encourage residents to make more money from waste treatment. By producing eco enzymes and compost, new business opportunities arise around. Overall, these efforts are not only concentrated on environmental issues, but also on improving the financial well-being of citizens. With effective waste management, it is hoped that the people of Lhokseumawe City will become more independent, environmentally conscious, and prosperous.
Strategi Calon Legislatif Perempuan Partai Kebangkitan Bangsa dalam Memenangkan Pemilihan Legislatif tahun 2024 di Kota Lhokseumawe Marcella, Yessa; Rahman, Bobby; Muzaffarsyah, Teuku; Bin Abubakar, Muhammad; Mulyadi, Mulyadi
Journal of Politics, Governance, and Administration Vol. 1 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Lembaga Kajian Sosial Politik Aceh (LaKaspia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69548/jpga.v1i2.13.2025

Abstract

This study aims to analyze the political strategies employed by female legislative candidates of the National Awakening Party (PKB) in winning the 2024 legislative election in Lhokseumawe City, Indonesia. A qualitative descriptive approach was applied, using in-depth interviews, observations, and documentation involving elected candidates, party officials, and campaign volunteers as key informants. The findings reveal that PKB female candidates adopted a strategy combining persuasive and material approaches to mobilize voter support. This strategy was implemented through social engagement activities, the utilization of women’s religious networks, and the distribution of symbolic and practical economic assistance. Beyond tactical efforts, their success was also determined by the effective use of social, cultural, and economic capital in navigating Aceh’s patriarchal socio-political structure. The study concludes that women’s political achievement in local elections is not solely shaped by affirmative policy but also by their ability to construct social legitimacy and trust among grassroots communities. This research contributes to the scholarship on gendered political strategy by highlighting how local cultural values and social relations strengthen female electability within patriarchal political systems. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi politik yang digunakan oleh calon legislatif perempuan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam memenangkan Pemilihan Legislatif Tahun 2024 di Kota Lhokseumawe. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap calon legislatif terpilih, pengurus partai, serta relawan kampanye. Hasil penelitian menunjukkan bahwa calon legislatif perempuan PKB menerapkan strategi yang menggabungkan pendekatan persuasif dan materialis untuk membangun dukungan pemilih. Strategi ini diwujudkan melalui kegiatan sosial, pemanfaatan jaringan organisasi keagamaan perempuan, serta pembagian bantuan ekonomi yang bersifat simbolik dan praktis. Selain faktor strategi personal, keberhasilan mereka juga dipengaruhi oleh kemampuan memanfaatkan modal sosial, budaya, dan ekonomi dalam konteks masyarakat patriarkal Aceh. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan perempuan dalam kontestasi politik lokal tidak hanya ditentukan oleh kebijakan afirmatif, tetapi juga oleh kapasitas mereka membangun legitimasi sosial di tingkat akar rumput. Penelitian ini berkontribusi pada kajian strategi politik gender dengan menunjukkan bagaimana nilai-nilai lokal dan relasi sosial digunakan untuk memperkuat elektabilitas perempuan dalam sistem politik berbasis patriarki.