Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Analisis Pengaruh Faktor-Faktor Motivasi Petani Terhadap Keberlanjutan Ekonomi Usahatani Padi Organik Dewi, Tiara Citra Julianti; Apriyani, Dwi; Suyudi, Suyudi
Jurnal Agristan Vol 7, No 1 (2025): Jurnal Agristan
Publisher : Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/agristan.v7i1.14331

Abstract

Adanya ketidakpastian permintaan pasar dan rendahnya produksi mendorong sebagian besar petani padi organik di Kecamatan Cisayong menghindari risiko kerugian dengan kembali ke pertanian konvensional. Permintaan konsumen biasanya terjadi ketika petani masih dalam proses budidaya dan ketika sudah menjelang panen, permintaan beras organik sudah tergantikan oleh produsen padi organik daerah lain. Dari total 135 petani padi organik di tahun 2019, hanya 28 petani yang masih tetap mengusahakan padi organik di tahun 2024. Maka dari itu, motivasi petani perlu dikaji untuk mengetahui alasan petani masih mengusahakan padi organik yang berpengaruh terhadap tingkat keberlanjutan ekonomi usahatani padi organik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat motivasi petani, tingkat keberlanjutan ekonomi usahatani padi organik, pengaruh faktor internal dan faktor eksternal terhadap motivasi petani, dan pengaruh motivasi petani terhadap keberlanjutan ekonomi usahatani. Waktu penelitian ini dilakukan pada bulan September 2024 hingga Februari 2025. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Cisayong dengan responden berjumlah 34 orang yang dipilih secara sensus. Metode analisis data menggunakan statistika deskriptif dan Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi petani dan keberlanjutan ekonomi usahatani termasuk dalam kategori tinggi. Faktor internal berpengaruh positif terhadap terhadap motivasi petani dengan indikator dominan yakni tingkat pendidikan, faktor eksternal berpengaruh positif terhadap motivasi petani dengan indikator dominan yakni modal dan peluang pasar, serta motivasi petani berpengaruh positif terhadap keberlanjutan ekonomi usahatani padi organik dengan indikator dominan yakni kebutuhan rasa aman.
Pengaruh Rasio Likuiditas, Profitabilitas, Solvabilitas dan Aktivitas Terhadap Financial Distress Perusahaan Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Pada Tahun 2024 Apriyani, Dwi; Arditha Rachman, Artie; Makhsun, Arif
Journal of Accounting and Finance Management Vol. 6 No. 3 (2025): Journal of Accounting and Finance Management (July - August 2025)
Publisher : DINASTI RESEARCH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jafm.v6i3.2327

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh rasio likuiditas, profitabilitas, solvabilitas, dan aktivitas terhadap financial distress pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2024. Financial distress merupakan kondisi awal menuju kebangkrutan yang ditandai dengan ketidakmampuan perusahaan memenuhi kewajiban keuangannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Sampel penelitian dipilih dengan metode purposive sampling dan menghasilkan 111 perusahaan yang memenuhi kriteria. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah financial distress yang diukur menggunakan Altman Z-Score Modifikasi, sedangkan variabel independen terdiri dari delapan rasio keuangan yang mewakili likuiditas (CR, QR), profitabilitas (ROA, ROE), solvabilitas (DAR, DER), dan aktivitas (TATO, WCTO). Analisis data dilakukan dengan regresi linear berganda menggunakan SPSS, didahului oleh uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CR dan DAR berpengaruh signifikan terhadap financial distress, sedangkan QR, ROA, ROE, DER, TATO, dan WCTO tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa tidak semua rasio keuangan dapat dijadikan indikator prediktif dalam mendeteksi potensi financial distress. Penelitian ini merekomendasikan agar peneliti selanjutnya mempertimbangkan variabel non-keuangan serta memperluas cakupan waktu pengamatan. Selain itu, perusahaan dan investor diharapkan lebih cermat dalam memanfaatkan laporan keuangan untuk mengantisipasi risiko distress keuangan.
Analysis of The Supply Chain Performance of Sugar Palm Fruit in Tasikmalaya Regency, West Java Apriyani, Dwi; Bahar, Rizki Risanto; Mutiarasari, Nurul Risti
Jurnal Agrinika: Jurnal Agroteknologi dan Agribisnis Vol 9 No 2 (2025): SEPTEMBER
Publisher : Kadiri University - Faculty of Agriculture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/agrinika.v9i2.6623

Abstract

During Ramadan, demand for palm fruit (kolang kaling) increases by approximately 60%. However, fulfillment of this demand is constrained by the limited availability of palm trees, weak coordination among supply chain actors, and delivery delays. This study aims to describe the overall condition of the palm fruit supply chain and evaluate its performance. A mixed-methods approach was employed, utilizing qualitative analysis through the Food Supply Chain Network (FSCN) framework to map the supply chain, and quantitative analysis using the SCOR model to assess performance. Sampling was conducted through purposive sampling, targeting farmers and processors with consistent production, complemented by snowball sampling to reach actors not easily identified through formal data. The findings indicate that the target market for palm fruit extends beyond local consumption to regional markets. The supply chain structure consists of interdependent collaboration among farmers, artisans, intermediaries, wholesalers, and retailers, and is characterized by three principal flows: product, information, and finance. Constraints are evident in the limited availability of technological and equipment resources. Business processes employ push and pull strategies, depending on demand fluctuations. Performance evaluation reveals weaknesses in several indicators, particularly order fulfillment, compliance with quality standards, asset management, and supply chain cost efficiency. These limitations highlight the urgency of establishing an association of palm fruit supply chain actors to strengthen communication and coordination, thereby supporting the development, sustainability, and competitiveness of palm fruit farming.
Analisis Kebutuhan Daerah untuk Pendirian BUMD Perkebunan di Kabupaten Tasikmalaya D. Yadi Heryadi; Rina Nuryati; Zulfikar Noormansyah; Yogi Nirwanto; Dwi Apriyani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebijakan perencanaan Pembangunan di Kabupaten Tasikmalaya diarahkan untuk mengakselerasi pencapaian Visi Pembangunan daerah. Guna mencapai Visi tersebut membutuhkan dana besar yang salah satunya berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kabupaten Tasikmalaya saat ini memiliki 6 BUMD yang kinerjanya masih harus ditingkatkan. Guna menghimpun dana pembangunan lainnya direncanakan melalui pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Perkebunan. Pendirian BUMD didasarkan pada kebutuhan Daerah dan kelayakan bidang usaha BUMD yang akan dibentuk. Tujuan dilakukannya penelitian dan analisis ini adalah untuk mengetahui kebutuhan daerah dalam rangka Pendirian BUMD Perkebunan di Kabupaten Tasikmalaya.Metode yang digunakan adalah survey dan mengembangkan deskriptif kualitatif. Berlokasi di wilayah Kabupaten Tasikmalaya pada 15 Agustus 2023 sampai 30 Oktober 2023. Hasil analisis menunjukkan bahwa dengan melihat berbagai potensi besar yang dimiliki Kabupaten Tasikmalaya maka sudah selayaknya BUMD Perkebunan didirikan di Kabupaten Tasikmalaya dengan melihat variabel-variabel : a. Persepsi responden tentang pendirian BUMD Perkebunan, b.Analisis Potensi Ekonomi, c. Analisis Potensi Pasar dan Pemasaran serta Potensi Tenaga Kerja.
Analisis Rantai Pasok Kopi Arabika di UPH Pusparahayu Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya Sumiati, Tita; Nuraini, Candra; Noormansyah, Zulfikar; Apriyani, Dwi
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 10, No 2 (2024): Juli 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v10i2.13768

Abstract

This research aims to know the general description of the supply chain and the performance of the Arabica coffee supply chain at UPH Pusparahayu, Cigalontang District—, using descriptive qualitative and quantitative methods. The location for the research was determined purposively, namely at UPH Pusparahyu, because it acts as the most significant coffee processing unit in the area and accommodates supplies from many farmers. The method of data analysis to find out the general description of the supply chain uses the concept of Food Supply Chain Networks (FSCN). Supply chain performance measurement was analyzed using the Supply-Chain Operations Reference (SCOR) method, which has five assessment attributes: reliability, responsiveness, flexibility, assets, and cost. The results of the study show an overview of the Arabica coffee supply chain in Cigalontang District, among others targeting the domestic market; the market structure consists of farmers, UPH Pusparahayu, and coffee shops; business process refers to a push or pull view with a variety of modern resources at the UPH level; and have supply chain management that is still conventional in terms of contracts and partner selection. Supply chain performance at the farm level for reliability, responsiveness, flexibility, and assets has reached a superior position, but the cost attribute is in a place of parity. In contrast, the results of performance measurements at the UPH level show an excellent post on reliability, responsiveness, and flexibility. Meanwhile, the asset and cost attributes have not reached the best position.
Gambaran Biaya Dan Terapi Insulin Diabetes Melitus Tipe 2 Pada Pasien Bpjs Di Poli Rawat Inap Rumah Sakit Islam Fatimah Cilacap Periode Januari – Desember 2018 Nugroho, Ikhwan Dwi Wahyu; Indratmoko, Septiana; Apriyani, Dwi
Pharmaqueous: Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol. 1 No. 1 (2019): Volume 1, No. 1, November 2019
Publisher : Universitas Al-Irsyad Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36760/jp.v1i1.26

Abstract

Diabetes Melitus merupakan salah satu sindrom kelainan metabolik yang memiliki karakteristik yaitu hiperglikemik dan merupakan salah satu penyakit kronik yang cukup banyak diderita oleh masyarakat. Penyakit tersebut merupakan jenis penyakit kronik yang membutuhkan biaya terapi yang besar. Penelitian ini menggunakan metode cross sectional secara retrospektif terhadap data rekam medis pasien dan data biaya terapi insulin. Rata-rata biaya terapi insulin yang digunakan oleh 100 pasien BPJS DM tipe 2 dengan penyakit penyerta di rawat inap di Rumah Sakit Islam Fatimah Cilacap selama periode Januari-Desember 2018 adalah Rp 172.622,-. Insulin dengan harga satuan tertinggi hanya digunakan oleh 1 pasien yaitu Humalog mix dengan harga Rp 231.000,- sedangkan insulin dengan harga terendah digunakan pasien yaitu Novorapid flexpen dengan harga Rp 110.100,-.
PEMILIHAN SUPPLIER PADA PT MITRA DESA PAMARICAN (PENDEKATAN ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS) Pebriana, Apdan; Unang, Unang; Darusman, Dedi; Helbawanti, Octaviana; Apriyani, Dwi; Nuraini, Candra
Agrisaintifika: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian Vol. 7 No. 2(is) (2023): Pengembangan Pertanian Berbasis Kearifan Lokal Yang Berkelanjutan
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ags.v7i2(is).4350

Abstract

AbstrakSupplier berperan penting dalam sebuah perusahaan karena berperan sebagai penyedia bahan baku. Bahan baku diperlukan untuk melaksanakan kegiatan produksi dengan lancar. Dalam pemilihan supplier harus dilakukan secara hati-hati agar tidak menyebabkan terganggunya proses produksi dan operasional perusahaan. Ketika mendapatkan pesanan yang mendadak dan dalam jumlah yang besar maka  perusahaan PT Mitra Desa Pamarican mengadakan musyawarah dan belum adanya prioritas supplier, kriteria dan subkriteria dalam menentukan keputusan pembelian bahan baku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kriteria, subkriteria dan supplier prioritas dalam sebuah perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus yang dilaksanakan di PT Mitra Desa Pamarican Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat di peroleh 3 responden yaitu Direktur Utama, Manajer Pemasaran dan Manajer Produksi dengan teknik pengambilan sampel yaitu sampel pertimbangan (Judgement Sampling). Alat analisis dalam penelitian ini menggunakan metode Analytical Hierarchy Process. Metode ini dihitung secara manual menggunakan Microsoft Excel 2016. Hasil penelitian menunjukan kriteria kualitas sebagai prioritas kriteria pertama dengan subkriteria memberikan kualitas yang konsisten menjadi prioritas pertama.  Prioritas kedua adalah kriteria kebijakan garansi dan klaim dengan subkriteria memberikan jaminan atau garansi terhadap barang menjadi prioritas pertama. Prioritas ketiga adalah kriteria harga dengan subkriteria cara pembayaran merupakan prioritas pertama. dan untuk supplier prioritas pertama adalah supplier 2 adalah Tengkulak Majenang dengan nilai bobot 2,395069606, supplier prioritas kedua yaitu supplier 3 adalah Tengkulak Karawang dengan nilai bobot 2,331940897, supplier prioritas ketiga yaitu supplier 1 adalah petani yang ada di Kecamatan Pamarican dengan nilai bobot 1,872989497.Kata Kunci : Supplier, Analytical Hierarchy Process, Gabah