Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Ayah dengan Status Gizi pada Anak Balita Usia 4-5 tahun di Taman Kanak-Kanak Hartatik, Hartatik; Yuswatiningsih, Endang; Yamamah, Muhammad Al Mubarokul
Nursing Information Journal Vol. 4 No. 1 (2024): Nursing Information Journal
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/nij.v4i1.795

Abstract

Pendahuluan: Status gizi anak usia 4-5tahun harus diperhatikan oleh Orang tua khususnya Ayah, peran Ayah sangat penting untuk membantu menentukan status gizi anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan peran ayah dengan status gizi pada anak usia 4-5 tahun di Taman Kanak-Kanak Bina Insani Jombang. Metode: penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ayah yang mempunyai anak usia 4-5 tahun di Taman Kanak Kanak Desa Candimulyo Kecamatan Jombang Kabupaten Jombang yang berjumlah 26 orang dan dengan jumlah sampel 21 orang dengan teknik pengambilan sampel sample random sampling. Variabel independen adalah peran ayah dan variable dependen status gizi anak usia 4-5 tahun. Pengumpulan data menggunakan kuisioner dan timbangan berat badan. Pengolahan data dengan editing, coding, scoring, tabulating dan analisa data menggunakan uji ranks spearman dengan alpha 0,05. Hasil: hampir setengah dari responden memiliki peran ayah baik sejumlah 9 orang (42,9%). Hampir setengahnya anak berstatus gizi normal sejumlah 9 anak (42,9%). Hasil uji rank spearman didapatkan nilai p=0,000< nilai a=0,05 artinya H1 diterima. Kesimpulan: Ada hubungan peran ayah dengan status gizi pada anak usia 4-5 tahun di Taman Kanak-Kanak Bina Insani desa Candimulyo Kecamatan Jimbang Kabupaten Jombang. Dengan penelitian ini diharapkan ayah terlibat dalam pengasuhan untuk memenuhi kebutuhan gizi anak dalam masa tumbuh kembangnya.
POLA ASUH IBU DENGAN KEMAMPUAN SOSIALISASI ANAK PADA USIA 4-6 TAHUN DI TK DHARMA WANITA PUTRA PERTIWI BOJONEGORO Anin, Anin Wijayanti; Endang Yuswatiningsih; Hartatik
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 15 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v15i2.350

Abstract

Kemampuan sosialisasi merupakan proses belajar berinteraksi, memahami orang lain dengan lebih baik, dan terbentuknya sebuah pengaruh sebagai hasil interaksi, sehingga penting bagi anak untuk diberikan stimulus dan dilatih sejak usia dini. Fenomena kurangnya kemampuan sosialisasi anak dapat dilihat ketika anak masih takut bertemu orang lain dengan sering menundukkan kepalanya, menutup mata dan tidak melepaskan pegangan dari tangan ibunya. Hal tersebut salah satunya merupakan cerminan dari pola asuh selama di rumah, terutama ibu sebagai orang yang menjadi sumber pertama pembelajaran anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pola asuh ibu dengan kemampuan sosialisasi pada anak usia 4-6 tahun di TK Dharma Wanita Putra Pertiwi tahun 2025. Jenis penelitian ini penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini semua ibu yang memiliki anak usia 4-6 tahun sejumlah 43 orang. Sampel dalam penelitian ini sebagian ibu dengan jumlah 39 orang. Teknik sampling menggunakan simple random sampling. Variabel independen pola asuh ibu dan variabel dependen kemampuan sosialisasi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Pengolahan data melalui proses editing, coding, scoring, tabulating dan analysis menggunakan uji statistik rank spearman dengan ? = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar memiliki pola asuh otoriter sebanyak 20 responden (51,3%) dan memiliki kemampuan sosialisasi baik sebanyak 14 responden (35,9%). Hasil uji statistik rank spearman didapatkan nilai p = 0,001 < ? = 0,05 maka H1 diterima. Kesimpulan penelitian ini, ada hubungan antara pola asuh ibu dengan kemampuan sosialisasi pada anak usia 4-6 tahun di TK Dharma Wanita Putra Pertiwi Bojonegoro. Saran bagi ibu, diharapkan untuk memberikan pola asuh otoriter sehingga anak mempunyai kemampuan sosialisasi yang baik.