Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN PRODUKTIVITAS TERNAK DAN MANAJEMEN PETERNAKAN DI SENTRA PETERNAKAN RAKYAT (SPR) CINAGARABOGO SUBANG Ferdi Fathurohman
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol 2 No 3 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v2i3.123

Abstract

Sentra Peternakan Rakyat (SPR) Cipunagarabogo merupakan kelompok ternak yang menaungi lebih dari 250 anggota kelompok ternak skala kecil dengan kepemilikan ternak rata-rata 3,21 ekor serta tujuan dibentuknya SPR mengkoordinasi pembuatan pakan pembuatan pupuk, perdagangan, dan pembibitan sapi lokal. Terdapat permasalahan yang mendasar sehingga mempengaruhi produktivitas ternak yaitu mahalnya biaya pakan dan rendahnya produktivitas ternak itu sendiri. Pengabdian masyarakat ini bertujuan mengatasi permasalahan diatas dan menambah pengetahuan peternak melalui penyuluhan dan pembinaan mengenai tata cara pembuatan complete feed dengan memanfaatkan limbah pertanian untuk mengembangkan mamajemen peternakan yang efektif dengan biaya yang rendah. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan di SPR Cinagarabogo Desa Padamulya, Kecamatan Cipunagara, Kabupaten Subang selama bulan Juli sampai Oktober 2018 dengan menggunakan metode ceramah, focus group discussion, demplot, pelatihan dan pendampingan serta monev. Hasil dari pengabdian masyarakat ini yaitu peternak dapat membuat complete feed sebagai upaya dalam meningkatkan produktivitas ternak dengan memanfaatkan tongkol jagung, bekatul, limbah kecap, molases dan mineral. Kesimpulan dari pengabdian masyarakat ini yaitu pelaksanan kegiatan pengabdian masyarakat mampu membantu masyarakat untuk mengembangkan pembangunan peternakan melalui peningkatan produktivitas ternak dan perbaikan manajemen kelembagaan di SPR dan kelompok-kelompoknya. Kata kunci: complete feed, pengabdian masyarakat, produktivitas, SPR Cinagarabogo, ternak
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PEMBUATAN TOKO ONLINE PADA UMKM OLAHAN SINGKONG SEBAGAI ALTERNATIF PEMASARAN PRODUK Fitri Suciati; Laras Sirly Safitri; Atika Romalasari; Nurul Mukminah; Ferdi Fathurohman
LOGISTA - Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Product Technology, Faculty of Agricultural Technology, Universitas Andalas Kampus Limau Manis - Padang, Sumatera Barat Indonesia-25163

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/logista.5.2.195-201.2021

Abstract

Batu Busuk merupakan kampung yang memiliki potensi wisata alam, peninggalan bersejarah, agrowisata dan budaya. Tujuan kegiatan ini adalah mengangkat dan mempromosikan potensi wisata Batu Busuk melalui penjualan kuliner olahan dan kontes buah durian. Metode pengabdian masyarakat yang diterapkan meliputi kegiatan penyuluhan, demonstrasi, pelatihan dan pendampingan sesuai dengan pelaksanaan kegiatan yang berlangsung secara berkelanjutan. Kedua kegiatan yaitu penjualan produk olahan dan kontes buah durian memberikan pengalaman baru bagi pengunjung karena unik dan tidak ditemui pada daerah tujuan wisata lainnya di Sumatera Barat. Dengan demikian kedua atraksi wisata ini dapat menjadi salah satu aktivitas promosi wisata Batu Busuk yang efektif. Seluruh wisatawan yang berkunjung menganggap penting bahwa kegiatan serupa dilakukan secara berkelanjutan. Khusus untuk kontes durian, seluruh responden (42 orang) baik stakeholder, pengunjung dan peserta kontes setuju bahwa kegiatan kontes seharusnya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, sehingga di masa mendatang pemerintah daerah sudah harus mengambil peran yang lebih besar untuk kemajuan wisata Batu Busuk. Kata kunci: agrowisata, keberlanjutan, kuliner, promosi ABSTRACT Batu Busuk is a village with the potential for nature tourism, historical heritage, agro-tourism and culture. This activity aims to raise and promote the tourism potential of Batu Busuk through the sale of processed culinary delights and a durian fruit contest. The community service method applied includes counselling activities, demonstrations, training and mentoring following ongoing activities. The two activities, namely the sale of processed products and the durian fruit contest, provide new experiences for visitors because they are unique and cannot be found in other tourist destinations in West Sumatra. Thus, these two tourist attractions can be one of the practical Batu Busuk tourism promotion activities. All tourists who visit consider it necessary that similar activities are carried out sustainably. Especially for the durian contest, all respondents (42 people), including stakeholders, visitors and contestants, agreed that the contest activities should be the responsibility of the local government; hence the local government should take a more significant role in the progress of Batu Busuk tourism. Keywords: agrotourism, sustainability, culinary, promotion
Pemanfaatan Limbah Keju Mozzarella sebagai Minuman Fungsional dengan Penambahan Rasa Nanas dan Jeruk Siam Ilma Hana Yusrina; Rita Purwasih; Ferdi Fathurohman
Bulletin of Applied Animal Research Vol 1 No 1 (2019): Bulletin of Applied Animal Research
Publisher : LPPM Perjuangan University of Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/baar.v1i1.157

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu memberikan alternatif solusi dalam pengolahan whey, membandingkan nilai kandungan gizi serta penerimaan keseluruhan dari panelis terhadap minumanfungsional rasa nanas dan jeruk siam. Manfaat dari penelitian ini yaitu dapat memberi solusi dalampengolahan whey, mengetahui perbandingan nilai kandungan gizi serta penerimaan keseluruhan panelisterhadap minuman fungsional rasa nanas dan jeruk siam. Bahan yang digunakan dalam penelitian iniyaitu whey segar, gula pasir, asam sitrat, susu bubuk, dan sari buah. Metode yang dilakukan yaitu studilapang, analisis kimia serta uji hedonik terhadap 32 panelis. Berdasarkan hasil penelitian limbah kejumozzarella berupa whey dapat diolah kembali menjadi suatu produk minuman fungsional denganpenambahan sari buah. Berdasarkan hasil perbandingan nilai penerimaan keseluruhan dari uji hedonikminuman fungsional rasa nanas dan jeruk siam maka panelis lebih dominan suka terhadap minumanfungsional rasa nanas karena memiliki nilai interval sebesar 3,9, sedangkan rasa jeruk siam memilikinilai interval 3,5. Hasil uji kimia menunjukan bahwa minuman fungsional rasa nanas memilikikandungan kadar air 82,09%b/b; abu 0,86%b/b; lemak 1,28%b/b; protein 3,34%b/b; karbohidrat11,41%b/b; serat 0,39%b/b dan vitamin C 34,60 mg/100g sedangkan minuman fungsional rasa siamyaitu kadar air 80,78%b/b; Abu 0,89%b/b; lemak 1,29%b/b; protein 3,34%b/b; karbohidrat 12,67%b/b;serat 0,49%b/b dan vitamin C 35,65 mg/100g.Kata Kunci: jeruk siam, minuman fungsional, nanas, uji hedonik, whey.
Analisis Pengembangan Kawasan Peternakan Ayam Petelur (Studi Kasus Di Kabupaten Subang) Ridwan Baharta; Ferdi Fathurohman; Rita Purwasih; Nurul Mukminah
Bulletin of Applied Animal Research Vol 1 No 1 (2019): Bulletin of Applied Animal Research
Publisher : LPPM Perjuangan University of Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/baar.v1i1.161

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi pengembangan wilayah ayam petelur dan faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan ayam petelur di Kabupaten Subang. Penelitian dilakukan dengan menganalisis data sekunder bersumber dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Subang, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat dan Badan Pusat Statistik Kabupaten Subang. Data dianalisis secara deskriptif dan statistik. Analisis potensi wilayah menggunakan parameter location quotient (LQ) dan faktor-faktor pengembangan ayam petelur dianalisis dengan model regresi linier berganda, dengan faktor dependen (Y) Populasi ayam petelur dan variabel independen (X) dari berturut-turut adalah populasi ayam petelur total Kabupaten Subang, jumlah penduduk, dan penjualan telur ayam ke luar Kabupaten Subang. Pengembangan wilayah ayam petelur di Kabupaten Subang berdasarkan hasil penelitian pengembangan kawasan ini sangat potensial untuk dikembangkan lebih kanjut.Kata Kunci: potensi, pengembangan, kawasan, ayam petelur.
Gender Differences in Farmers’ Communication Pattern of Subang Regency Ferdi Fathurohman; Nurul Mukminah; Rita Purwasih
Soshum: Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 9 No 1 (2019): March 2019
Publisher : Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (70.216 KB) | DOI: 10.31940/soshum.v9i1.1166

Abstract

Model of communication in agricultural communication practices in Indonesia particularly in Subang Regency has developed parallel to the concept of development communication and community development. This research aims to analyze the difference of communication pattern Member farmer groups against business success based on gender. The sample in this study amounted to 90 people from 18 farmers groups in Kabupaten Subang. The data collected through the survey with a questionnaire and Focus Group Discussion (FGD). The analysis of the test used was different from independent samples t-tests to test hypotheses posed. The study found that there were no significant differences based on gender-related patterns of communication that affect the success of the farmer. These findings indicate that gender is not a guarantee of a person's been doing better communication pattern.
Understanding online shopping adoption: The unified theory of acceptance and the use of technology with perceived risk in millennial consumers context Rian Piarna; Ferdi Fathurohman; Nunu Nugraha Purnawan
JEMA: Jurnal Ilmiah Bidang Akuntansi dan Manajemen Vol 17, No 1 (2020): JEMA: Jurnal Ilmiah Bidang Akuntansi dan Manajemen
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.172 KB) | DOI: 10.31106/jema.v17i1.5050

Abstract

Online shopping is growing so rapidly and has attracted millennials in various way. Unfortunately, the discussion regarding the adoption of online shopping in millennial consumers’ context with perceived risk application was still limited. Therefore, the purpose of this study was to investigate the effect of performance expectancy, expectation efforts, social influence, facilitation conditions, hedonic motivation, price value, habits, and perceived risks on behavioral intentions and use behavior. This study also discusses the effect of perceived risks on financial risk, performance risk, and privacy risk. This study can be classified as explanatory research with purposive sampling and partial least square as sampling techniques and data analysis. This study was designed to focus on individuals who can be classified as an online shopper with a range of age of 18-35 years old. The results show that the millennial generation is influenced by the social environment and habits in shaping their behavioral intention. Millennial consumers are also proving very concerned about their perceived risk of financial, performance, and privacy issues when doing online shopping. Interestingly, six of the factors studied (performance expectancy, effort expectancy, facilitating conditions, hedonic motivation, price value, and perceived risk) do not have any influence on the intention to use online commerce technology.
Canggah Coffee as the Processed Products of Micro Enterprises: System Design of E-Commerce Slamet Rahayu; Muhammad Iqbal; Nurizzi Rifqi Ferdian; Ferdi Fathurahman
International Journal of Social Science and Business Vol. 5 No. 1 (2021): February
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ijssb.v5i1.30755

Abstract

The current spread of the Covid-19 virus in Indonesia has had a major impact in every aspect, especially Micro, Small, and Medium Enterprises. One of them is the production of Canggah Coffee (Kopi Canggah) in Subang regency located in Cupunegara village. Since the presence of Covid-19 pandemic, sales of Canggah Coffee have started to decline due to the reduced number of visitors to buy these processed coffee products. Thus, to face this problem, State Polytechnic of Subang supported by Indonesia Bangkit Micro, Small, and Medium Enterprises program intended to assist the problem by designing an e-commerce system to expand the the promotion of Canggah Coffee. The system design is developed by System Development Life Cycle (SDLC) method. The system is built through 5 stages, namely survey / analysis, design, coding, testing, implementation and maintenance. Afterwards, the system was successfully designed and built, it is begun to be used by Canggah Coffee. This system can provide information and online product sales so that the customers can order and buy these processed coffee products from their home. Additionally, this system also facilitates periodic transaction reports which is very useful for this Micro, Small, and Medium Enterprises.
ANALISIS PENGEMBANGAN WILAYAH PETERNAKAN SAPI POTONG DI KABUPATEN SUBANG Ferdi Fathurohman
Jurnal Ilmiah Ilmu dan Teknologi Rekayasa Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Ilmiah Ilmu dan Teknologi Rekayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31962/jiitr.v1i2.26

Abstract

This research aims to analyze the development potential of the regions of beef cattle and the factors that influence the development of beef cattle in the Regency of Subang. Research carried out by analyzing the primary data from a breeder and secondary data are sourced from the Department of animal husbandry and animal health District of Subang, food security and animal husbandry Office of West Java province and the Central Bureau of statistics the Regency of Subang. The data are analyzed in a descriptive and statistical. Analysis of the potential of the region using the parameters of location quotient (LQ) and factors development of beef cattle were analyzed by linear regression model, with multiple dependent factor (Y) beef cattle Population and the independent variable (X) from the a row is beef cattle population total population of Subang, County, and sales of beef cattle out of the Kabupaten Subang. Keywords: Potential, Region, Beef Cattle
MODEL BISNIS KAWASAN PETERNAKAN KABUPATEN SUBANG Ferdi Fathurohman
Jurnal Ilmiah Ilmu dan Teknologi Rekayasa Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Ilmiah Ilmu dan Teknologi Rekayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31962/jiitr.v1i1.53

Abstract

AbstrakTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi model bisnis canvas yang terdiri dari sembilan elemen dan memetakan bagaimana strategi yang digunakan untuk peningkatan dan pengembangan bisnis kawasan peternakan Kabupaten Subang. Jenis penelitian ini penelitian deskriptif studi kasus. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dan kuantitatif dengan sequential exploratory design. pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi dan menyebarkan kuisioner kepada para peternak dan kelembagaan di kawasan peternakan. Hasil yang diperoleh dimana model bisnis dikatakan sudah baik jika ditinjau dari sembilan elemen menurut konsep business model canvas. Penelitian ini menemukan bahwa kekuatan kawasan peternakan adalah pada kategori tinggi. Peluang sangat tinggi pada segmen pelanggan dan ancaman tinggi pada value propositions. Maka dari itu, kawasan peternakan Cinagarabogo Kabupaten Subang disarankan untuk melakukan pengembangan bisnis dengan cara; menambah segmen pelanggan yaitu kalangan rumah makan, DKM mesjid dan perusahaan besar, meningkatkan value proposition dengan membuka kios daging dan membuka usaha olahan daging, membuat website, melakukan konsinyasi dengan beberapa sales points dan melakukan kerjasama dengan perguruan tinggi dan mencari freelance web developer.
Respon Pemberian Kompos Limbah Baglog Jamur dan Pupuk Kandang Domba Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kacang Tanah (Arachis hypogaea L.) Enceng Sobari; Muhammad Abdul Hadi; Ferdi Fathurohman
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 9 (2018): Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (887.758 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v9i0.1066

Abstract

Produksi kacang tanah masih belum mencukupi kebutuhan, sehingga perlu usaha untuk meningkatkan hasil kacang tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kompos limbah baglog jamur dan pupuk kandang domba terhadap pertumbuhan dan hasil kacang tanah. Penelitian ini dilaksanakan di kabupaten Subang dari April sampai dengan Juli 2018. Metode yang digunakan adalah metode eksperimental berupa Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan dua faktor, faktor pertama adalah dosis kompos baglog (kontrol, 15 t ha-1, 20 t h-1), faktor kedua dosis pupuk kandang domba (kontrol, 15 t ha-1, 20 t h-1) sehingga terdapat 9 kombinasi perlakuan yang diulang tiga kali, uji lanjut menggunakan Uji Jarak Berganda Duncan (UJBD). Hasil penelitian menunjukkan pengaruh pemberian dosis kompos baglog 15 t ha-1 dan pupuk domba 20 t ha-1 mampu meningkatkan pertumbuhan tinggi tanaman, jumlah daun dan indeks luas daun, jumlah bunga, dan jumlah polong potensial tanaman-1, namun terhadap parameter hasil polong berisi, bobot kering polong, bobot kacang tanah menunjukan tidak berpengaruh secara nyata.