Claim Missing Document
Check
Articles

PENINGKATAN KAPASITAS PRODUKSI IKAN MELALUI TEKNOLOGI ALAT PAKAN IKAN OTOMATIS MENGGUNAKAN SEL SURYA UNTUK PETERNAK IKAN DI DESA CIJAMBE, KECAMATAN CIJAMBE, SUBANG Susilawati; Azhis Sholeh Buchori; Slamet Rahayu; Ferdi Fathurohman; Oyok Yudiyanto
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Panrita Abdi - Januari 2024
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v8i1.23499

Abstract

Cijambe district is a famous area for fish farming. The group of tilapia and carp farmers consists of 50 people, and each of them has 10 to 12 ponds. The problem is that the conventional feeding system requires a lot of time and schedule uncertainty. As a result, problems arise in the fish’s growth and size. On the other hand, too much feed causes high production costs. The solution offered is by applying an automatic fish feeder (AFF) solar cell-based.  The AFF is capable of providing fish feed periodically, three times a day. The feeding schedule is set at 07.00, 12.00, and 16.00. The purpose of this service program is to increase the production of fish farmers in Cijambe village through AFF technology using solar cells.  The method used is identifying the needs of fish farmers, designing AFF tools, manufacturing AFF, operational assistance training of using and maintenance of AFF, and the output of the program. The results of the community service activities were an increase in feeding efficiency from 69.4% to 86.8%, an increase in knowledge and skills about AFF from the fish farmers group at 70%, and an increase in carp production capacity from 5 tons per month to 8 tons, and tilapia from 15 tons per month to 24 tons or an increase in production capacity of 60%.  ---  Kecamatan Cijambe merupakan daerah yang terkenal dengan budidaya ikan. Sebanyak 50 peternak sebagai kelompok peternak ikan yang masing – masing memiliki kolam 10 hingga 12 kolam. Permasalahan yang dihadapi peternak ikan adalah pemberian pakan ikan yang dilakukan secara manual sehingga dibutuhkan waktu yang banyak dan jadwal ketidakpastian pemberian pakan berdampak pada pertumbuhan dan ukuran ikan. Di samping itu, terlalu banyak pemberian pakan menyebabkan tingginya biaya produksi. Solusi yang ditawarkan yaitu dengan menerapkan teknologi alat pakan ikan otomatis/Automatic Fish Feeder (AFF)berbasis  solar cell. AFF tersebut mampu memberikan pakan ikan secara otomatis secara periodik, tiga kali sehari. Jadwal pemberian pakan di atur pada pukul 07.00, 12.00 dan 16.00. Tujuan program pengabdian ini adalah untuk meningkatkan produksi kelompok peternak ikan desa Cijambe melalui teknologi alat pakan ikan otomatis menggunakan solar cell. Metode pengabdian yang dilakukan yaitu identifikasi kebutuhan peternak ikan, desain alat pakan ikan otomatis, pembuatan alat pakan ikan otomatis, pendampingan operasional pelatihan penggunaan dan pemeliharaan alat pakan ikan otomatis, dan output program pengabdian. Hasil kegiatan pengabdian yaitu terjadi peningkatan efisiensi pemberian pakan dari 69,4% menjadi 86,8%, terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan tentang AFF dari kelompok peternak ikan sebesar 70% dan peningkatan kapasitas produksi ikan mas dari 5 ton per bulan menjadi 8 ton, dan ikan nila dari 15 ton per bulan menjadi 24 ton atau terjadi peningkatan kapasitas produksi sebesar  60%.
Edukasi Pengurusan Izin Produksi Industri Rumah Tangga (PIRT) UMKM Desa Belendung, Kecamatan Cibogo, Subang Melalui Kegiatan Workshop Hanik Atus Sangadah; Laras Sirly Safitri; Ferdi Fathurohman; Nurul Mukminah; Irna Dwi Destiana; Wiwik Endah Rahayu; Ridwan Baharta
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 3 No 6 (2023): JPMI - Desember 2023
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.1898

Abstract

UMKM di Kecamatan Cibogo, Subang terus mengalami peningkatan diantaranya di Desa Belendung. Pelaku UMKM Desa Belendung banyak memproduksi makanan ringan seperti aneka keripik dan opak. Beberapa produk masih belum berkembang dengan optimal, diantaranya disebabkan belum terpenuhi perizinan usaha (NIB) ataupun perizinan produk (izin PIRT). Izin PIRT merupakan salah satu jenis perizinan yang perlu dimiliki oleh suatu produk untuk meningkatkan nilai jual produk dan memperluas area pemasaran. Salah satu upaya awal yang dapat dilakukan ialah dengan melaksanakan kegiatan workshop pengurusan izin PIRT yang dapat dilanjutkan dengan program pendampingan. Kegiatan workshop dilakukan dengan diisi langsung oleh pemateri yang berpengalaman di bidang pendampingan UMKM yaitu berkolaborasi dengan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Kabupaten Subang. Hasil pelaksanaan kegiatan workshop pengurusan izin PIRT kepada pelaku UMKM Desa Belendung menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan sebesar 17%. Selain itu, pelaku UMKM memberikan penilaian bahwa pelaksanaan workshop ini sangat bermanfaat bagi mereka dan diperlukan pendampingan untuk pengurusan dokumen izin PIRT.
ANALISIS KELAYAKAN USAHA TERNAK SAPI POTONG DI SENTRA PETERNAKAN RAKYAT KABUPATEN SUBANG Fathurohman, Ferdi; Mukminah, Nurul; Baharta, Ridwan
Jurnal Ilmiah Ilmu dan Teknologi Rekayasa Vol. 5 No. 2 (2022): Volume 5 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : UPPM Polsub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan usaha ternak sapi potong di Sentra Peternakan Rakyat Kabupaten Subang, Indonesia. Jenis data penelitian ini adalah kualitatif dan kuantitatif. Penentuan lokasi menggunakan Location Quotient (LQ). Sumber data yang dikumpulkan berupa data primer diperoleh melalui observasi, wawancara dan kuesioner. Data sekunder di peroleh dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Subang dan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Subang. Pengambilan sampel responden ditentukan secara purposive sampling sebanyak 60 peternak. Metode analisis kelayakan finansial usaha menggunakan Net Present Value (NPV), Total Revenue Cost Ratio (R/C), Benefit Cost Ratio (B/C), Internal Rate of Return (IRR), Payback Period (PP), Break Event Point (BEP). Hasil penentuan lokasi menggunakan LQ ditetapkan 3 desa yaitu Desa Padamulya dan Desa Wanasari di Kecamatan Cipunagara serta Desa Sumur Barang di Kecamatan Cibogo. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara finansial usaha ternak sapi potong dengan jangka waktu 5 tahun dan discount factor 12%/tahun layak diusahakan.
FEASIBILITY ANALYSIS OF RAM FARMING IN SUBANG REGENCY, WEST JAVA, INDONESIA Fathurohman, Ferdi; Mukminah, Nurul; Suciati, Fitri; Purwasih, Rita
JASS (Journal of Accounting for Sustainable Society) Vol 6 No 1 (2024): JASS Edisi Juni 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sutaatmadja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35310/jass.v6i1.1244

Abstract

This study aimed to investigate the feasibility of ram farming and the factors that influence its ownership in Subang Regency, West Jawa, Indonesia. As primary data, sampling was carried out by purposive sampling on 60 breeders in Padamulya and Wanasari Village in Cipunagara District and Sumur Barang Village in Cibogo District where those locations were determined by Location Quotient (LQ). Business financial feasibility was deliberated based on Net Present Value (NPV), Total Revenue Cost Ratio (R/C), Benefit Cost Ratio (B/C), Internal Rate of Return (IRR), Payback Period (PP), and Break Event Point (BEP). Secondary data were obtained from Statistics Indonesia and the Livestock and Animal Health Services in Subang Region. The results showed that financially ram farming with a period of 5 years and a discount factor of 12%/year was feasible. Moreover, the number of ram ownership was significantly influenced by agricultural land (P<0.01), business experience, and the number of laborers (P<0.1). Thus, ram farming in Subang Regency has development potential.
Understanding online shopping adoption: The unified theory of acceptance and the use of technology with perceived risk in millennial consumers context Piarna, Rian; Fathurohman, Ferdi; Purnawan, Nunu Nugraha
JEMA: Jurnal Ilmiah Bidang Akuntansi dan Manajemen Vol. 17 No. 1 (2020): JEMA: Jurnal Ilmiah Bidang Akuntansi dan Manajemen
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31106/jema.v17i1.5050

Abstract

Online shopping is growing so rapidly and has attracted millennials in various way. Unfortunately, the discussion regarding the adoption of online shopping in millennial consumers’ context with perceived risk application was still limited. Therefore, the purpose of this study was to investigate the effect of performance expectancy, expectation efforts, social influence, facilitation conditions, hedonic motivation, price value, habits, and perceived risks on behavioral intentions and use behavior. This study also discusses the effect of perceived risks on financial risk, performance risk, and privacy risk. This study can be classified as explanatory research with purposive sampling and partial least square as sampling techniques and data analysis. This study was designed to focus on individuals who can be classified as an online shopper with a range of age of 18-35 years old. The results show that the millennial generation is influenced by the social environment and habits in shaping their behavioral intention. Millennial consumers are also proving very concerned about their perceived risk of financial, performance, and privacy issues when doing online shopping. Interestingly, six of the factors studied (performance expectancy, effort expectancy, facilitating conditions, hedonic motivation, price value, and perceived risk) do not have any influence on the intention to use online commerce technology.
Analisis Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi Dan Jumlah Penduduk Terhadap Kemiskinan Fathurohman, Ferdi; Fitriana, Dina; Baharta, Ridwan; Mukminah, Nurul
Journal of Public Power Vol. 6 No. 2 (2022): Desember 2022
Publisher : Universitas Darul Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.943 KB) | DOI: 10.32492/jpp.v6i1.6105

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan ekonomi dan jumlah penduduk terhadap kemiskinan. Penelitian ini menggunakan pendekatan jenis kuantitatif yang menekankan analisisnya pada data numerik (bilangan) yang diolah dengan metode statistik yang diolah dari perpustakaan (library research). Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data sekunder dengan mengkaji beberapa buku yang berkaitan dengan indikator ekonomi makro yaitu pertumbuhan penduduk, pengangguran dan kemiskinan. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur dan BPS Kabupaten Jomabng serta data dari jurnal dan artikel terkait data pertumbuhan penduduk, pengangguran dan kemiskinan di Kecamatan Ngoro Kabupaten Jombang. Teknik Analisis Data menggunakan teknik analisis regresi berganda. Hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat pengaruh pertumbuhan ekonomi dan jumlah penduduk terhadap kemiskinan di Kecamatan Ngoro adalah terdapat pengaruh yang signifikan antara Pertumbuhan Ekonomi dan Jumlah Penduduk terhadap Kemiskinan di Kecamatan Ngoro.
THE INFLUENCE OF SOCIAL MEDIA USE ON THE SELF-PERCEPTION AND SOCIAL RELATIONS OF TEENAGERS IN THE DIGITAL ERA Fathurohman, Ferdi; Marzuki, Marzuki; Baharta, Ridwan
Jurnal Kajian Pendidikan dan Psikologi Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Kajian Pendidikan Dan Psikologi
Publisher : PT Altin Riset Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61397/jkpp.v1i2.89

Abstract

Objective study This study aims to determine the influence of social media use on adolescents' self-perception and social relationships in the digital era. The method used is a quantitative study with linear regression. As for the data, it was obtained through the researchers distribution of questionnaires to high school teenagers in Subang Regency and then analyzed using SPSS version 16. The result of the study, namely the deep F test, is equal to 0.000 0.05. As a result, we can conclude that variable simultaneous together influences variable Y1 and Y 2 and Based on the SPSS coefficients output table on Sig. variable X, which is equal to 0.00 < 0.05, the buffer concluded that there is an influence of variable X against variables Y1 and Y2. From this data, the research presents a comprehensive picture of the influence of social media use on teenagers' self-perception and social relationships in the digital era. Other factors, such as personality, family background, and social environment, can moderate the impact of social media on adolescent behavior and well-being.
MODEL BISNIS KAWASAN PETERNAKAN KABUPATEN SUBANG Ferdi Fathurohman
Jurnal Ilmiah Ilmu dan Teknologi Rekayasa Vol. 2 No. 1 (2019): Volume 2 Nomor 1 Tahun 2019
Publisher : UPPM Polsub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi model bisnis canvas yang terdiri dari sembilan elemen dan memetakan bagaimana strategi yang digunakan untuk peningkatan dan pengembangan bisnis kawasan peternakan Kabupaten Subang. Jenis penelitian ini penelitian deskriptif studi kasus. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dan kuantitatif dengan sequential exploratory design. pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi dan menyebarkan kuisioner kepada para peternak dan kelembagaan di kawasan peternakan. Hasil yang diperoleh dimana model bisnis dikatakan sudah baik jika ditinjau dari sembilan elemen menurut konsep business model canvas. Penelitian ini menemukan bahwa kekuatan kawasan peternakan adalah pada kategori tinggi. Peluang sangat tinggi pada segmen pelanggan dan ancaman tinggi pada value propositions. Maka dari itu, kawasan peternakan Cinagarabogo Kabupaten Subang disarankan untuk melakukan pengembangan bisnis dengan cara; menambah segmen pelanggan yaitu kalangan rumah makan, DKM mesjid dan perusahaan besar, meningkatkan value proposition dengan membuka kios daging dan membuka usaha olahan daging, membuat website, melakukan konsinyasi dengan beberapa sales points dan melakukan kerjasama dengan perguruan tinggi dan mencari freelance web developer.
ANALISIS PENGEMBANGAN WILAYAH PETERNAKAN SAPI POTONG DI KABUPATEN SUBANG Ferdi Fathurohman
Jurnal Ilmiah Ilmu dan Teknologi Rekayasa Vol. 2 No. 1 (2019): Volume 2 Nomor 1 Tahun 2019
Publisher : UPPM Polsub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini menganalisis potensi pengembangan wilayah sapi potong dan faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan sapi potong di Kabupaten Subang. Penelitian deskriptif ini dilakukan dengan menganalisis data primer dari peternak dan data sekunder bersumber dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Subang, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat dan Badan Pusat Statistik Kabupaten Subang. Data dianalisis secara deskriptif dan statistik. Analisis potensi wilayah menggunakan parameter location quotient (LQ) dan faktor-faktor pengembangan sapi potong dianalisis dengan model regresi linier berganda, dengan faktor dependen (Y) Populasi sapi potong dan variabel independen (X) dari berturut-turut adalah populasi sapi potong total Kabupaten Subang, jumlah penduduk, dan penjualan sapi potong ke luar Kabupaten Subang. Hasilnya.......
ANALISIS PENGEMBANGAN WILAYAH PETERNAKAN SAPI POTONG DI KABUPATEN SUBANG Ferdi Fathurohman
Jurnal Ilmiah Ilmu dan Teknologi Rekayasa Vol. 2 No. 2 (2019): Volume 2 Nomor 2 Tahun 2019
Publisher : UPPM Polsub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini menganalisis potensi pengembangan wilayah sapi potong dan faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan sapi potong di Kabupaten Subang. Penelitian deskriptif ini dilakukan dengan menganalisis data primer dari peternak dan data sekunder bersumber dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Subang, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat dan Badan Pusat Statistik Kabupaten Subang. Data dianalisis secara deskriptif dan statistik. Analisis potensi wilayah menggunakan parameter location quotient (LQ) dan faktor-faktor pengembangan sapi potong dianalisis dengan model regresi linier berganda, dengan faktor dependen (Y) Populasi sapi potong dan variabel independen (X) dari berturut-turut adalah populasi sapi potong total Kabupaten Subang, jumlah penduduk, dan penjualan sapi potong ke luar Kabupaten Subang. Hasilnya.......