Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

HUMAN RESOURCE MANAGEMENT STRATEGY IN IMPROVING TEACHER PROFESSIONALISM IN PESANTREN Arrifa'i, Ahmad; Risnita; Sodiah
re-JIEM (Research Journal of Islamic Education Management) Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Prodi MPI Fakultas Tarbiyah IAIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/re-jiem.v8i1.19492

Abstract

This study examines human resource management (HRM) in enhancing teacher professionalism at Pondok Pesantren Almunawwaroh Tahfiz Walhadist Sungai Misang. Employing a descriptive qualitative approach, the research reveals that teacher professionalism encompasses not only pedagogical competence but also moral integrity, scholarly commitment, and multifaceted roles as educators, spiritual mentors, and community leaders. The pesantren’s HRM system integrates Islamic values into planning, morally grounded recruitment, continuous training, multi-source performance evaluation, and genuine support for teacher well-being, despite financial constraints. Enabling factors include visionary leadership, a spiritually rooted learning culture, and institutional commitment to professional development. Key challenges involve limited funding, traditional management practices, and insufficient external collaboration. The pesantren’s success in producing graduates who excel academically while demonstrating spiritual maturity underscores how HRM aligned with Islamic principles; such as tazkiyah (self-purification), ikhlas (sincerity), and tawakkul (trust in God) can foster holistic education. These insights offer valuable lessons for both religious and mainstream educational institutions on harmonising professional standards with ethical and spiritual foundations
Unsur Kebaruan (Novelty) dalam Penelitian: sebuah kajian literatur tentang Implementasi Kebaruan dalam sebuah penelitian Haqqi, Athiatul; Risnita
Nazharat: Jurnal Kebudayaan Vol. 29 No. 2 (2023): NAZHARAT: Jurnal Kebudayaan
Publisher : Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/nazharat.v29i2.114

Abstract

Artikel ini membahas pentingnya unsur kebaruan (Novelty) dalam sebuah penelitian. Unsur kebaruan merupakan akumulasi adanya satu atau beberapa unsur pembeda dalam sebuah riset. Maka, penelitian akan menampakkan unsur novelty yang sangat kuat ketika ia berguna bagi kehidupan. Pentingnya novelty dari sebuah penelitian memiliki banyak manfaat; selain untuk memperluas pengetahuan, Novelty juga dapat memperkuat keandalan dari pengetahuan baru yang dihasilkan. Metode yang digunakan dalam penyusunan karya ilmiah ini adalah dengan melakukan kajian literatur yang mendalam terhadap topik yang dibahas. Selanjutnya, data yang didapat dianalisis dan direduksi sesuai dengan relevansi pembahasan dari artikel ini. Sebagai temuan, penulis menampilkan tujuan dari unsur novelty, jenis-jenis novelty, cara menemukan dan menentukan novelty dari sebuah penelitian
Konsep Populasi dan Sampling Serta Pemilihan Partisipan Ditinjau Dari Penelitian Ilmiah Pendidikan Suriani, Nidia; Risnita; Jailani, M. Syahran
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 2 (2023): 2023
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v1i2.55

Abstract

Setiap  penelitian   selalu  diawali dengan pertanyaan mengenai satu atau beberapa kelompok individual atau objek tertentu. Tujuan makalah ini adalah untuk mengetahui konsep populasi dan sampling serta pemilihan partisipan ditinjau dari penelitian ilmiah pendidikan. Pendekatan dalam makalah ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan. Teknik pengumpulan data dalam makalah ini menggunakan dokumentasi, yakni berupa buku-buku yang relevan dengan tema makalah serta jurnal-jurnal yang terpublikasi secara online. Teknik analisa data menggunakan reduksi data, penyajian data dan verifikasi atau penarikan kesimpulan. Hasil dari makalah ini Pertama populasi adalah seluruh data yang menjadi perhatian kita dalam suatu ruang lingkup dan waktu yang kita tentukan, sampel adalah sebagai bagian dari populasi, sebagai contoh (monster) yang diambil dengan menggunakan cara-cara tertentu, teknik sampling adalah cara untuk menentukan sampel yang jumlahnya sesuai dengan ukuran sampel yang akan dijadikan sumber data sebenarnya, dengan memperhatikan sifat-sifat dan penyebaran populasi agar diperoleh sampel yang representatif, teknik sampling dikelompokkan menjadi dua yaitu probability sampling dan nonprobability sampling. Kedua partisipan penelitian adalah sebagai semua orang atau manusia yang berpatisipasi atau ikut serta dalam suatu kegiatan penelitian, sehingga partisipan merupakan bagian subjek yang dilibatkan dalam kegiatan mental dan emosi secara fisik sebagai informan untuk memberikan respon terhadap kegiatan yang dilakukan, dan mendukung pencapaian tujuan kegiatan, serta bertanggung jawab atas keterlibatannya.
Teknik Pengumpulan Data Dan Instrumen Penelitian Ilmiah Pendidikan Pada Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif Ardiansyah; Risnita; Jailani, M. Syahran
IHSAN : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 2 (2023): 2023
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/ihsan.v1i2.57

Abstract

Berhasil atau tidaknya suatu penelitian ilmiah pendidikan tidak lepas dari teknik pengumpulan data dan instumen penelitian yang digunakan. Tujuan makalah  ini adalah untuk membahas tentang teknik pengumpulan data dan instrumen penelitian ilmiah pendidikan pada pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Makalah ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan, dimana penulis mengumpulkan referensi berupa buku dan jurnal yang berkaitan dengan tema dalam makalah ini. Hasil makalah ini dapat diuraikan bahwa dalam penelitian kualitatif, teknik pengumpulan data yang umum digunakan antara lain wawancara, observasi, dan dokumentasi, wawancara melibatkan interaksi langsung antara peneliti dan responden untuk mendapatkan data berupa pandangan, pengalaman, dan persepsi mereka, observasi melibatkan pengamatan langsung terhadap subjek penelitian, studi dokumentasi melibatkan pengumpulan data dari dokumen, arsip, atau bahan tertulis lainnya. Sementara itu, dalam penelitian kuantitatif, teknik pengumpulan data yang umum digunakan adalah angket atau kuesioner, observasi terstruktur, eksperimen, angket atau kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data melalui pertanyaan yang telah disusun sebelumnya, observasi terstruktur melibatkan pengamatan yang telah dirancang sebelumnya dengan variabel-variabel yang telah ditentukan, eksperimen melibatkan manipulasi variabel-variabel tertentu untuk melihat dampaknya terhadap variabel lainnya. Instrumen penelitian dalam penelitian kualitatif meliputi panduan wawancara, daftar periksa observasi, pedoman dokumentasi, sedangkan dalam penelitian kuantitatif, instrumen penelitian meliputi angket atau kuesioner, daftar periksa observasi terstruktur, instrumen pengukuran dalam eksperimen.
METODE GROUNDED THEORY DALAM PENDEKATAN PRAKTIS Asbui; Risnita; M. Syahran Jailani; M. Husnullail; Asrul
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jcm.v5i1.2298

Abstract

Artikel ini membahas tentang bagaimana metode grounded theory diterapkan dalam sebuah riset kualitatif. Riset kualitatif dengan menggunakan metode grounded theory dimulai dari data untuk mencapai suatu teori dan bukan dimulai dari teori atau untuk menguji suatu teori, sehingga dalam riset grounded theory diperlukan adanya berbagai prosedur atau langkah-langkah yang sistematis dan terencana dengan baik. Prosedur riset kualitatif dengan menggunakan metode grounded theory terdiri dari beberapa tahap yaitu: 1) tahap perumusan masalah, 2) tahap penggunaan kajian teoritis (bila perlu), 3) tahap pengumpulan data dan penyampelan, 4) tahap analisis data, dan 5) tahap penyimpulan atau penulisan laporan. Namun demikian, kelima tahapan riset grounded theory tersebut terjadi secara simultan. Peneliti mengamati, mengumpulkan dan mengorganisasi data serta membentuk teori dari data pada waktu bersamaan. Salah satu teknik penting dalam riset grounded theory adalah proses komparasi konstan (tetap) di mana setiap data dibandingkan dengan semua data lainnya satu persatu. Data dapat dikumpulkan melalui wawancara, observasi, pencatatan, atau kombinasi dari cara-cara tersebut. Kualitas riset grounded theory sangat ditentukan oleh langkah-langkah tersebut yang dilakukan secara baik, benar, dan disiplin
The Impact Of Leadership Style, Organizational Systems, And Work Motivation On The Effectiveness Of Madrasah Aliyah In Jambi Province Kholdun, Ibnu; Risnita; Musli
IJGIE (International Journal of Graduate of Islamic Education) Vol. 6 No. 1 (2025): March
Publisher : Master of Islamic Studies Masters Program in the Postgraduate Institute of Islamic Studies Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/ijgie.v6i1.3706

Abstract

This research aims to examine the influence of leadership style, organizational systems, and work motivation on the effectiveness of Madrasah Aliyah Negeri (MAN) in Jambi Province. The study focuses on understanding how leadership, organizational management, and teacher motivation can impact the operational success of Islamic high schools (Madrasah Aliyah) in this region. Using a quantitative approach, the research employs path analysis to assess the relationship between these variables. The results indicate that leadership style, organizational systems, and work motivation each significantly affect the performance and effectiveness of these institutions. The study highlights the importance of a well-structured leadership style and an effective organizational system in fostering an environment conducive to educational success. Additionally, teacher motivation is identified as a key factor influencing both individual and institutional performance. These findings provide valuable insights for educational leaders and policymakers aiming to enhance the quality of education in Madrasah Aliyah institutions
HUBUNGAN MEDIA SOSIAL DAN GAME ONLINE DENGAN PERILAKU BELAJAR PADA MATA PELAJARAN AKIDAH AKHLAK SISWA DI MADRASAH ALIYAH NEGERI 3 KOTA JAMBI Irliadurrah, Marshanda Putri; Risnita; Darma Putra
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.34937

Abstract

This study aims to analyze the relationship between social media and online gameuse and student learning behavior in the Aqidah Akhlak (Islamic Creed) subject atMAN 3 Jambi City. The study used a quantitative approach with correlationalmethods. The sample consisted of 251 students selected using proportionaterandom sampling. Data were collected through a questionnaire based onindicators for each variable and analyzed using product-moment correlation andmultiple correlation. The results showed a positive and significant relationshipbetween social media use and learning behavior (R = 0.4445; KD = 19.75%) andbetween online games and learning behavior (R = 0.4627; KD = 21.41%).Simultaneously, both significantly influenced learning behavior (F-count = 64.717 >F-table = 3.03). This study concludes that social media and online games, as partof students' digital reality, have a strong relationship with learning behavior inAqidah Akhlak (Islamic Creed) learning. Therefore, the use of digital technologyneeds to be directed wisely to support character-based and spiritual education.
Analisis Prinsip Etika Penelitian sebagai Landasan Moral dalam Karya Ilmiah: Perspektif Etika Akademik di Perguruan Tinggi Indonesia Hidayati, Zulfa Rahmat; Jailani, Syahran; Risnita
Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora Vol. 4 No. 3 (2025): Takuana (October-December)
Publisher : MAN 4 Kota Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56113/takuana.v4i3.196

Abstract

Research ethics serve as the moral foundation of scholarly work, emphasizing integrity, honesty, and social responsibility in producing authentic and beneficial research. However, ethical violations persist among academics due to factors such as easy access to information that promotes careless plagiarism, pressure to publish, inadequate competence, and limited understanding of ethical principles. This uneven awareness of ethical values highlights the need for continuous reinforcement. Using a qualitative approach and literature review method, this article examines the core principles of research ethics, researchers’ codes of conduct, common ethical violations, and strategies to strengthen ethical awareness. The findings reveal that consistent application of ethical standards requires clear regulations, structured training, and a sustained culture of integrity. Ultimately, research ethics should not be viewed merely as formal compliance, but as intrinsic moral values that define the identity of a responsible and professional researcher.