Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Dinamika Kebijakan Penerapan Penyuluhan Perikanan: Kasus Kota Probolinggo Tahun 2009-2024 Favendri, Yoga Yonut; Taryoto, Andin H; Astarika, Rina
Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan Vol 19, No 2 (2025)
Publisher : Program Studi Penyuluhan Perikanan Politeknik Ahli Usaha Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33378/jppik.v19i2.551

Abstract

Penyuluhan perikanan sebagai instrumen penting peningkatan kapasitas dan produktifitas pelaku utama, penyuluhan akan efektif jika didukung kebijakan selaras dari pusat hingga daerah yang sesuai amanah UU No. 16 Tahun 2006. Upaya tersebut akan menimbulkan pertanyaan akan dinamika kebijakan pemerintah daerah khususnya Kota Probolinggo. Penelitian ini menggunakan metode Kualitatif Historis Komparatif, mencakup kebijakan penyuluhan perikanan dalam aspek kelembagaan, ketenagaan, penyelenggaraan, sarana prasarana, pendanaan, serta pembinaan dan pengawasan pada periode (2009-2024). Selama tiga periode pemerintahan, terdapat tiga kelembagaan penyuluhan yang berbeda dan perubahan dalam ketenagaan penyuluh. Kegiatan penyuluhan dimulai dengan pembuatan program dan rencana kegiatan, menggunakan metode yang sesuai dengan pelaku utama perikanan. Sarana dan prasarana penyuluhan disediakan sejak 2009, meski hanya sebagian yang digunakan. Pendanaan berasal dari APBD dan APBN untuk kegiatan penyuluhan dan operasional, sedangkan pembinaan dan pengawasan dilakukan oleh instansi pemerintah terkait di Kota Probolinggo, Provinsi Jawa Timur, serta Kementerian Kelautan dan Perikanan. Diperlukan sinergitas kebijakan penyuluhan perikanan dari pusat hingga daerah, sehingga dapat membuat pelayanan terhadap masyarakat perikanan dapat terlayani dengan baik. 
Optimization of Livestock Waste as an Alternative Energy Source and Community Organic Fertilizer in Puuwatu District, Kendari City Astarika, Rina; Zulkarnain, Deki; Aku, Achmad Selamet; Pagala, Muhammad Amrullah; Yaddi, Yamin; Syamsuddin, Syamsuddin; Rusdin, Muh.; Auza, Fuji Astuty; Asminaya, Nur Santy; Abadi, Musram; Munadi, La Ode Muh.; Sani, La Ode Arsad; Indi, Amiluddin; Sahaba, La Ode; Jabuddin, La Ode
JAKADIMAS (Jurnal Karya Pengabdian Masyarakat) Vol. 1 No. 2 (2024): JAKADIMAS
Publisher : Fakultas Teknologi dan Industri Pangan Unisri Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33061/jakadimas.v1i1.9478

Abstract

Kendari City has a large potential for livestock waste because it has a cattle population of 2,203 heads, placing Puuwatu District as having the largest cattle population, namely 585 heads. This study aims to optimize livestock waste as an alternative energy source and organic fertilizer for the community in Puuwatu District, Kendari City using the Participatory Rapid Appraisal (PRA) approach and the Technology Transfer Approach. The results of the optimization of livestock waste indicate that Puuwatu District has a large enough potential for livestock waste so that further waste treatment is needed
Organizational Learning, Inovasi Organisasi, Manajemen Pengetahuan, dan Kinerja Organisasi Sudrajat, Sudrajat; Astarika, Rina
Akmenika: Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 22 No. 2 (2025): AKMENIKA
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/akmenika.v22i2.8668

Abstract

This empirical research aims to determine the relationship between organizational learning, organizational innovation, knowledge management, and organizational performance in manufacturing and service companies. 197 data that can be analyzed using SPSS. The findings of this study: organizational learning has a direct and positive effect on knowledge management in manufacturing and service companies. Organizational learning and knowledge management directly influence organizational innovation. While organizational learning and organizational innovation directly affect organizational performance. Knowledge management and organizational learning affect organizational performance indirectly through organizational innovation. 
Stimulasi Peningkatan Pendapatan Peternak Ayam Kampung Super Melalui Optimalisasi Manajemen Produksi Rina Astarika; Nurdiyah; Deki Zulkarnain; Yaddi, Yamin; Muhammad Amrullah Pagala; La Ode Muh. Munadi; La Ode Sahaba; Achmad Selamet Aku; Muh. Rusdin
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2023): Edisi November 2023
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v5i1.119

Abstract

Ayam kampung merupakan salah satu komoditas ternak yang menjadi bagian dari kearifan lokal bagi masyarakat Sulawesi Tenggara. Hal ini sangat erat kairtannya dengan berbagai kuliner khas daerah yang berbahan baku ayam kampung. Seiring dengan semakin meningkatnya permintaan daging ayam kampung, sehingga mendorong masyarakat untuk meningkatkan produksi ternak melalui perbaikan pola pemeliharaan dengan penerapan sistim intensifikasi. Namun dalam pelaksanaannya, peternak memiliki berbagai kendala karena minimnya pengetahuan sistim peternakan dengan pola intensif yang berdampak pada nilai pendapatan yang tidak optimal. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah melakukan perbaikan komponen manajemen pemeliharaan yang diharapkan dapat menungkatkan pendapatan peternak melalui pendampingan, penyuluhan serta bimbingan teknis.  Pelaksanaan kegiatan ini menggunakan demplot mitra dari kelompok ternak ayam kampung Super Berkah Mandiri yang berlokasi di Kecamatan Baruga Kota Kendari. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendampingan dalam bentuk penyuluhan, pelatihan serta bimbingan teknis beternak ayam kampung skala komersil dengan pola pemeliharaan intensif. Hasil yang diperoleh menunjukkan terjadi peningkatan pendapatan kelompok mitra melalui efisiensi serta efektifitas produksi ternak. Peningkatan kompetensi teknis serta optimalisasi biaya produksi menjadi nilai tambah utama bagi peternak. Simpulan pelaksanaan adalah diperlukan kontinuitas pendampingan terhadap masyarakat sebagai pelaku usaha sektor menengah sebagai upaya peningkatan pendapatan masyarakat yang berdampak pada penurunan angka kemiskinan.
Pengaruh Campuran Probiotik dan Daun Pepaya pada Pakan Buatan (Pellet) Terhadap Pertumbuhan Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Haqiqi, Fhaisal; Astarika, Rina; Nurdiyah
AgriDev Vol. 2 No. 1 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Terbuka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33830/Agridev.v2i1.6212.2023

Abstract

Ikan nila merupakan komoditas air tawar yang cukup banyak digemari oleh masyarakat Indonesia karena rasa dagingnya yang sangat lezat. Ikan ini memiliki kelebihan diantaranya : 1) cenderung kuat terhadap gangguan penyakit yang biasa dialami oleh jenis ikan air tawar lainnya, 2) memiliki toleransi terhadap kualitas air pada kisaran yang lebar.Beberapa factor penting yang mendasari penelitian ini adalah pembudidayaan ikan nila di Mamuju Tengah saat ini menjadi perhatian disebabkan 1) hasil produksinya masih sangat minim yaitu 82,19 ton per tahun 2022 lalu, 2) teknik pembudidayaannya kurang efisien : untuk mencapai usia panen, pemeliharaan ikan nila ini menghabiskan waktu tiga sampai empat bulan. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan campuran probiotik dan daun pepaya pada pakan buatan (pellet) terhadap pertumbuhan ikan nila meliputi masa pemeliharan, bobot ikan dan panjang ikan. Metode pengumpulan data  menggunakan rancangan eksperimen jenis Quasi Experimental Design. Sedangkan pengambilan datanya menggunakan metode pengambilan sampel secara tidak acak dengan cara quota sampling. Data yang diperoleh dalam penelitian ini ditampilkan dalam bentuk tabel. Penyajian data  menggunakan Microsoft Excel 2013. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini antara lain : (1) pembudidayaan ikan nila dengan metode alternatif campuran pakan ini dapat ditempuh dalam kurun waktu 63 hari, (2) pemberian alternatif pakan terbaik didapatkan pada dosis 4 ml probiotik dan 25 g   daun pepaya pada 100 gr pakan.
Empowering the Lembah Subur Morome Farmer–Livestock Group through Forage Planting Training in Konda District, South Konawe Regency Yaddi, Yamin; Munadi, La Ode Muh.; Aku, Achmad Selamet; Jabuddin, La Ode; Pagala, Muhammad Amrullah; Zulakrnain, Deki; Astarika, Rina; Purwanti, Bea
Majalah Pengabdian Indonesia Vol. 2 No. 3 (2025): December 2025
Publisher : Teras Kampus as a member of PT Palem Edukasi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69616/maindo.v2i3.404

Abstract

The community service program aims to enhance the knowledge and skills of farmer-livestock groups in managing livestock feed. Its main objective is to improve the capacity of farmers in forage production to ensure a consistent supply of livestock feed, particularly during the dry season. The training focused on the selection, cultivation, and maintenance of forage species such as Pennisetum purpureum (elephant grass). Post-training evaluations showed a significant improvement in participants' knowledge and skills, particularly in understanding forage planting techniques. Additionally, the program successfully increased the availability of livestock feed, reduced dependence on external feed sources, and stabilized livestock productivity. The results of this community service align with the theory of empowerment through skill-based agricultural training and sustainable farming practices, as well as findings from previous studies on the impact of forage planting on livestock production. This program concludes. This program concludes that training and technical assistance for farmers are essential in ensuring food security and improving economic independence.
Penerapan PM-AAS sebagai Solusi Pertanian Berkelanjutan untuk Peningkatan Produktivitas Padi Santty Fuji Pomalingo; Rina Astarika; Baihaqi Baihaqi
Fatih: Journal of Contemporary Research Vol. 3 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/1sq88578

Abstract

Padi merupakan komoditas strategis dalam ketahanan pangan nasional Indonesia, sehingga peningkatan produksinya menjadi prioritas utama. Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah sistem PM-AAS (Pertanian Modern–Advanced Agricultural System), yang mengintegrasikan mekanisasi presisi, penanaman rapat, serta manajemen air dan nutrisi berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan sistem PM-AAS terhadap pertumbuhan dan produktivitas tanaman padi. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi pustaka terhadap berbagai sumber ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan PM-AAS secara konsisten meningkatkan pertumbuhan tanaman, jumlah anakan produktif, efisiensi penggunaan pupuk, serta hasil panen dibandingkan sistem konvensional. Selain itu, sistem ini juga mendukung efisiensi penggunaan air dan keberlanjutan lingkungan lahan sawah. Dengan demikian, PM-AAS berpotensi menjadi inovasi penting dalam pengembangan budidaya padi modern yang produktif dan berkelanjutan di Indonesia.
Transformasi Mata Pencaharian Masyarakat Pascatambang Menuju Agribisnis dan Dampaknya terhadap Kesejahteraan di Kabupaten Kutai Timur Ardessius Sinaga; Rina Astarika; Baihaqi Baihaqi
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 3 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/83eyf562

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis proses peralihan mata pencaharian masyarakat dari sektor pertambangan ke sektor pertanian berbasis agribisnis serta dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Kutai Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan 12 informan yang terdiri atas petani eks pekerja tambang, penyuluh pertanian, dan aparat desa. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurunnya aktivitas pertambangan menjadi faktor utama yang mendorong masyarakat beralih ke sektor pertanian, didukung oleh ketersediaan lahan, program pemerintah, dan penyuluhan pertanian. Adapun hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan modal, minimnya pengalaman bertani, dan rendahnya akses terhadap teknologi. Penyuluhan pertanian berperan penting dalam meningkatkan keterampilan, memperkuat kelembagaan kelompok tani, serta mendukung pengembangan usaha agribisnis. Secara keseluruhan, peralihan ke sektor pertanian berbasis agribisnis memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat melalui terciptanya sumber pendapatan yang lebih berkelanjutan dan meningkatnya ketahanan ekonomi rumah tangga.
The Relationship Between the Role of Agricultural Extension Workers and Farmers’ Technology Adoption in Increasing Rice Production at the Agricultural Extension Center of Samaturu District, Kolaka Regency Rina Astarika
Indonesian Journal of Multidisciplinary Scientific Studies Vol 4 No 3 (2026): Edisi Mei 2026
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STAI Raudhatul Akmal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33151/ijomss.v3i3.1088

Abstract

Efforts to increase rice production have so far remained focused on major production centers, while villages with potential paddy fields supported by technical, semi-technical, or simple irrigation systems have not been fully empowered. In Samaturu District, agricultural extension workers—both Civil Servants and Daily Freelance Agricultural Extension Support Personnel (THL–TBPP)—face institutional constraints because rice production improvement programs are still dominated by the Kolaka Regency Agriculture Service. This study aims to: (1) analyze the relationship between the role of extension workers and increased rice production, (2) analyze the relationship between farmers’ technology adoption and increased rice production, and (3) examine the simultaneous effect of the role of extension workers and technology adoption on increased rice production. The study was conducted from January to May 2025 in the administrative area of Samaturu District. The study population consisted of rice farmers who had been farming for at least two years, with a sample of 30 farmers selected using snowball sampling. The variables examined were the role of extension workers (X1), technology adoption (X2), and increased rice production (Y). The data were analyzed using correlation and regression tests. The results showed that the role of extension workers did not contribute significantly to increased rice production, while technology adoption also had no significant effect. However, simultaneously, the two variables demonstrated a synergistic relationship that could jointly support increased rice production.