Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

EFEKTIVITAS PENGGUNAAN TEKNOLOGI GOOGLE SITES DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI DAN KINERJA GURU BIMBINGAN KONSELING DI ERA DIGITAL Prayetno, Aji; Hartini, Hartini; Istan, Muhammad
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 10, No 6 (2023): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v10i6.2023.2912-2919

Abstract

Masih kurangnya pemanfaatkan media teknologi dalam  pelaksanaan layanan BK. Jarangnya penggunaan media teknologi oleh guru bimbingan dan  konseling adalah guru BK kurang dapat mengeksplorasi materi yang diberikan. Sehingga kejelasan penyajian pesan atau informasi materi yang disampaikan membuat siswa menerima dan menangkap materi menjadi verbalistis dan membosankan. Padahal salah satu kegunaan media adalah untuk mengatasi keterbatasan ruang dan waktu  penggunaan teknologi berbasis google sites adalah salah satu wujud upaya pengembangan kompetensi yang diharapkan mampu menunjang kinerja guru BK dalam menampilkan kerja yang profesional dalam penyelenggaraan layanan bimbingan dan konseling di madrasah. Peneliti memilih untuk menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimen teknik penelitian pre eksperimental dengan desain penelitian one group pretest posttest. Pengambilan data menggunakan angket analisis uji coba instrumen uji validitas dan uji reabilitas analisis data hasil penelitian uji normalitas uji homogenitas dan uji hipotesi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan seluru guru BK MTs dan MA Kantor Kementerian Agama Kab. Rejang Lebong menunjukkan bahwa (a) Kompetensi Guru Bimbingan Konseling Sebelum Dilakukan Pelatihan Google Sites. Terdapat 4 (13%) kategorikan sedang, 12 (40%) kategorikan sedang rendah dan 14 (47%) kategorikan sangat rendah. (b) Kinerja Guru Bimbingan Konseling Sebelum Dilakukan Pelatihan Terdapat 13 (43%) kategorikan cukup baik, 7 (23%) kategori kurang baik dan 10 (33) kategori sangat kurang baik. (c) Kompetensi Guru Bimbingan Konseling Sesudah Dilakukan Pelatihan Google Sites. Terdapat 5 (17%) kategorikan Sangat Baik dan 25 (83%) kategori baik. (d) Kinerja Guru Bimbingan Konselingan Sesudah Dilakukan Pelatihan Google Sites. Terdapat 14 (47%) kinerja kategorikan sangat baik dan 16 (53%) kategori baik. (e) Efektivitas Penggunaan Teknologi Google Sites Sudah Dapat Meningkatkan Kompetensi Dan Kinerja Guru Bimbingan Konseling. Menunjukkan bahwa skor rata-rata pre-test pada kompetensi guru BK pada pelatihan google sites sebesar 34,9 - 81,7 pada skor post-test. Sedangkan skor rata-rata pre-test pada kinerja guru BK pada pelatihan google sites sebesar 35,6 - 76,83 pada skor post-test. Maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan teknologi google sites dapat untuk meningkatkan kompetensi dan kinerja guru BK dalam memanfaatkan google sites dalam layanan bimbingan dan konseling di madrasah.
Kompetensi Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Pemanfaatan Teknologi untuk Pembelajaran Daring pada Masa Pandemik Covid-19 Hasyim, Ibnu; Warsah, Idi; Istan, Muhammad
JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 4 No. 2 (2021): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v4i2.3212

Abstract

The purpose of this study was to determine the competence of Islamic Religious Education teachers in the use of technology for online learning during the Covid 19 pandemic at SMP N Muara Kulam, North Musi Rawas Regency. This research is a qualitative research, the subject consists of the principal, PAI teacher, vice principal of students, parents/guardians of students. The data were obtained by observation and interview techniques, the data were analyzed using the data reduction method, data display, and conclusion drawing/verification. The results of the study, found several problems in the application of online learning at SMP Negeri Muara Kulam while the most basic problems were the unavailability of adequate wifi and internet networks, lack of support from parents / guardians of students for online learning, so that the learning process became hampered. In conclusion, the application and use of technology for learning by PAI teachers at SMP Negeri Muara Kulam is considered ineffective and not feasible to apply, due to several obstacles found as a result of the research. This condition is our collective duty, both principals, PAI teachers and all stakeholders to jointly find solutions to these problems, for the sake of the interests and progress and development of Islamic Religious Education technology. Keywords: Teacher competence, PAI, Learning Technology