Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM FILM SERIAL ANIMASI SI ENTONG Nurhotimah, Siti; Kahfi, Ashabul; Latif, Abdul
Tarbawi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol 7 No 2 (2024): Tarbawi
Publisher : STAI BINAMADANI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/tarbawi.v7i2.674

Abstract

Dalam pendidikan agama Islam, nilai-nilai karakter merupakan hal yang harus ditanamkan kepada generasi muda. Film sebagai media pendidikan menjadi salah satu pilihan yang dapat digunakan para pendidik dan orang tua dalam menanamkan nilai-nilai karakter pada diri anak. Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui nilai-nilai pendidikan karakter dalam film serial animasi Si Entong. Jenis penelitian ini adalah kualitatif kepustakaan. Sumber data primer yang peneliti gunakan adalah 5 episode film serial animasi Si Entong dan sumber data sekunder menggunakan buku, jurnal, artikel, dan website yang relevan dengan penelitian. Kemudian, dalam pengumpulan data peneliti menggunakan teknik dokementasi. Adapun, teknik analisis datanya menggunakan content analysis. Penelitian ini menemukan bahwa dalam film serial animasi Si Entong terdapat unsur-unsur intrinsik yang meliputi tema, alur, tokoh dan penokohan, latar serta amanat yang mengandung nilai-nilai pendidikan karakter. Dari segi tema film serial animasi Si Entong memuat tentang layang-layang, lebaran, sunat, rindu kampung halaman, dan hadiah kambing. Kemudian, film berlatarkan lingkungan kampung, masjid, dan rumah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam 5 episode film serial animasi Si Entong terdapat 8 nilai-nilai pendidikan karakter religius, peduli sosial, kerja keras, cinta damai, toleransi, tanggung jawab, mandiri, dan rasa ingin tahu.
MENGATASI KESULITAN MENYAMPAIKAN GAGASAN DI KELAS DENGAN METODE DISKUSI KOLABORATIF PADA SISWA SMA IT DAARUL IJABAH JAMBE KABUPAEN TANGERANG Kahfi, Ashabul
Tarbawi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol 8 No 1 (2025): Tarbawi
Publisher : STAI BINAMADANI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/tarbawi.v8i1.707

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi kesulitan dalam menyampaikan gagasan di kelas dengan menerapkan metode diskusi kolaboratif pada siswa SMA IT Daarul Ijabah Jambe, Kabupaten Tangerang. Kesulitan dalam menyampaikan gagasan merupakan salah satu masalah yang sering dihadapi oleh siswa dalam kegiatan pembelajaran, terutama dalam mengembangkan kemampuan berbicara dan berpikir kritis. Metode diskusi kolaboratif dipilih karena mampu mendorong siswa untuk berinteraksi aktif, berbagi pendapat, serta membangun pemahaman bersama dalam suatu topik tertentu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian deskriptif bertujuan untuk menggambarkan secara mendalam penerapan metode diskusi kolaboratif dalam mengatasi kesulitan siswa dalam menyampaikan gagasan di kelas. Subjek penelitian adalah siswa kelas X dan XI yang mengalami kesulitan dalam menyampaikan gagasan secara verbal. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode diskusi kolaboratif dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menyampaikan gagasan secara jelas dan terstruktur. Selain itu, metode ini juga berkontribusi pada peningkatan partisipasi aktif siswa selama pembelajaran dan meningkatkan rasa percaya diri mereka dalam berbicara di depan umum. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa metode diskusi kolaboratif efektif dalam mengatasi kesulitan siswa dalam menyampaikan gagasan di kelas, serta dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran untuk mengembangkan keterampilan komunikasi siswa.
Integrasi Hukum Islam dan Hukum Positif dalam Pemanfaatan dan Pengelolaan Rumput Laut di Kabupaten Bulukumba Amanda, Serli; Safriani, Andi; Kahfi, Ashabul
Shautuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Mazhab VOLUME 5 ISSUE 3, SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/shautuna.v5i3.48592

Abstract

This research presents two problem formulation items, namely: First, How is the role of the local government in the utilisation and management of seaweed in Bonto Bahari sub-district, Bulukumba regency? Second, How is the difference between the views of Islamic Law and Law No. 1 of 2014 in the context of management and utilisation of seaweed in Bonto Bahari sub-district? This type of research is a qualitative research method using two data collection methods, namely primary which is through observation, interviews, and documentation and secondly secondary, namely literature review through books, thesis journals, research reports and internet sites related to the author's title. The results of this study show two main things, namely: The role of the Government in the utilisation and management of seaweed in Bonto Bahari Subdistrict has been successfully implemented properly, namely first informing the community regarding the limits of seaweed distribution and the community who wants to manage the grass first notifying the location request to the government in order to obtain maximum seaweed yields. Secondly, Islamic teachings teach humans to utilise natural resources, especially marine resources, properly and wisely as explained in (Q.S An-Nahl Verse 14). Meanwhile, Law No. 1 of 2014 concerning seaweed management explains the management and utilisation of seaweed. Research Implications, It is hoped that the government will pay more attention to the level of community enthusiasm by encouraging the development of small and medium enterprises by developing existing resources and it is hoped that related agencies will pay more attention to MSMEs to manage processed seaweed into food, cosmetics, and others. With this, it can make the community's economy increase, because they can manage their seafood not only until the raw sales process but make high-value products that are easily marketed.
HASIL BELAJAR MENULIS TEKS BERITA DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL Kahfi, Ashabul; Tahir, M. Hijaz; Kasau, M. Nurzin R.; Agussalim, H.
Cakrawala Indonesia Vol 7 No 2 (2022): Nopember-April
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/jci.v7i2.799

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terhadap kemampuan menulis teks berita dengan menggunakan media audio visual siswa kelas VIII SMP negeri 3 Pangsid Kabupaten Sidenreng Rappang. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Pangsid Tahun pembelajaran 2018/2019 yang berjumlah 118 siswa, sementara sampel penelitian yang diambil secara acak (random sampling)adalah 30 siswa, 15 siswa untuk kelas eksperimen dan 15 siswa untuk kelas kontrol. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, yakni membandingkan dua kelompok, yaitu kelompok yang di berikan pembelajaran menulis teks berita dengan menggunakan media audio visual atau kelas eksperimen dan kelompok yang di berikan pembelajaran menulis teks berita tanpa menggunakan media audio visual atau kelas kontrol. Hasil analisis data menunjukkan perbedaan nilai rata-rata kelompok eksperimen dan nilai rata-rata kelompok kontrol, yakni Mx = 82,867, lebih besar dari My =76,800. Hal itu berarti ada pengaruh terhadap kemampuan menulis teks berita dengan menggunakan media audio visual kelas VIII SMP Negeri 3 Pangsid.
Pengembangan Media Digital Profil Sekolah Berbasis Virtual Reality Menggunakan Artsteps pada SMP Negeri 33 Sinjai Kurniawan, Andi Ismunandar; Kahfi, Ashabul; Febriati, Farida
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2025): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2025
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v3i2.936

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi mendorong dunia pendidikan untuk berinovasi dalam menyajikan informasi institusi secara lebih menarik dan interaktif. Salah satunya melalui pemanfaatan media digital berbasis virtual reality sebagai profil sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media digital profil sekolah berbasis virtual reality menggunakan platform Artsteps sebagai media promosi dan informasi interaktif di SMP Negeri 33 Sinjai. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri atas lima tahap, yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media profil sekolah berbasis Artsteps berhasil menampilkan ruang virtual 3D yang interaktif dan informatif, mencakup berbagai fasilitas, kegiatan, serta informasi profil sekolah. Berdasarkan hasil uji coba, media ini dinilai menarik, mudah diakses, serta mampu meningkatkan pemahaman pengguna terhadap identitas dan potensi sekolah. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi alternatif media promosi digital yang adaptif di lingkungan pendidikan.
Ionic liquid ultrasound-assisted extraction (IL-UAE) for duck feather keratin and in silico evaluation as a potential procollagen n-endopeptidase inhibitor Sianita, Maria Monica; Kusumawati, Nita; Asri, Mahanani Tri; Dzulkarnain, Shod Abdurrachman; Al Hafidl, Achmad Naufal; Kahfi, Ashabul; Nabila, Mutiara Azfa; Setiawan, Ferdiansyah; Isyrak, Luthfiyah; Rahmawati, Khofifatul
Communications in Science and Technology Vol 10 No 1 (2025)
Publisher : Komunitas Ilmuwan dan Profesional Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21924/cst.10.1.2025.1669

Abstract

This research aims to optimize keratin extraction from duck feathers using an eco-friendly ionic liquid-ultrasound-assisted extraction (IL-UAE) method and evaluate its potential applications in tissue engineering. It investigated the effects of deposition pH (1-6), ultrasonication temperature (40-60°C), and time (60-180 min) on extraction yield and physicochemical properties. The results demonstrated the optimal extraction conditions at pH 3, 40°C, and 60 minutes, yielding 82% keratin with a 0.50 mg/mL concentration, while the lowest yield production was found at pH 6 (33%, 0.20 mg/mL). Meanwhile, characterization via FTIR confirmed predominant ?-sheet structures with characteristic peaks at 3250-3300 cm?¹ (N-H/O-H stretching) and 1700-1500 cm?¹ (C=O stretching). SDS-PAGE revealed pure keratin bands (10-15 kDa), while SEM showed layered, porous morphology suitable for biomaterial applications. Thermogravimetric analysis, furthermore, identified three degradation stages occurred at 0-200°C (3.05% loss), 200-400°C (39.37% loss), and 400-700°C (31.13% loss). Amino acid profiling revealed high L-cystine content (153,064.90-156,926.33 mg/kg) with the significant amounts of glycine (63,958.25-64,064.73 mg/kg), L-proline (77,631.16-77,717.42 mg/kg), and L-leucine (59,111.43-59,198.60 mg/kg). In silico molecular docking studies identified leucine as a promising procollagen N-endopeptidase inhibitor (binding energy -5.0 kcal/mol), which controlled the collagen-breaking and forming process. This ability makes keratin potential to be developed as a scaffold for bone tissue regeneration in medical industry.
MEMAHAMI KONSEP PENDEKATAN, METODE, DAN TEKNIK PENGAJARAN BAHASA ARAB Kahfi, Ashabul; Futuwwatuddin, Muhammad Ibrohim
AL Fikrah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Vol 5 No 2 (2025): alfikrah
Publisher : STAI Binamadani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/alfikrah.v5i2.780

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara konseptual perbedaan dan keterkaitan antara pendekatan, metode, dan teknik dalam pengajaran bahasa Arab. Penelitian ini dimaksudkan untuk memperjelas batasan terminologi yang sering kali tumpang tindih dalam praktik pembelajaran, serta memberikan pemahaman teoretis yang dapat menjadi dasar dalam perencanaan dan pelaksanaan proses pengajaran bahasa Arab yang lebih efektif. Dengan demikian, artikel ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi para pendidik, peneliti, dan pengembang kurikulum dalam memilih strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan pembelajar dan konteks pendidikan. Pembelajaran yang efektif memerlukan pemahaman mendalam tentang hubungan antara pendekatan, metode, dan teknik pembelajaran. Pendekatan merupakan landasan filosofis yang menjadi dasar pemilihan metode dan strategi pembelajaran. Metode, sebagai implementasi dari pendekatan, memberikan prosedur sistematis untuk mencapai tujuan pembelajaran, sementara teknik adalah cara spesifik yang digunakan dalam penerapan metode agar pembelajaran lebih efektif. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka atau tinjauan pustaka untuk menganalisis konsep pendekatan, metode, dan teknik pembelajaran. Dalam praktiknya, terdapat dua pendekatan utama dalam pembelajaran, yaitu pendekatan yang berpusat pada guru (teacher-centered approach) dan pendekatan yang berpusat pada siswa (student-centered approach). Kedua pendekatan ini melahirkan berbagai metode pembelajaran, seperti metode gramatika-terjemahan, metode langsung, dan metode audio- lingual dalam pengajaran bahasa. Selanjutnya, metode tersebut diterapkan melalui berbagai teknik, seperti permainan peran, simulasi, diskusi kelompok, dan penggunaan media visual. Pemahaman yang komprehensif tentang pendekatan, metode, dan teknik sangat penting bagi pendidik dalam merancang pembelajaran yang inovatif dan sesuai dengan kebutuhan siswa. Dengan pemilihan strategi yang tepat, proses pembelajaran dapat berjalan lebih efektif, menarik, dan mampu meningkatkan kualitas pemahaman siswa.
Kejahatan Lingkungan Hidup Kahfi, Ashabul
Al-Daulah : Journal of Criminal Law and State Administration Law Vol 3 No 2 (2014): (December)
Publisher : Jurusan Hukum Tatanegara Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri Alauddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ad.v3i2.1437

Abstract

Keadaan kualitas lingkungan sangat terkait dengan keberadaan manusia beserta segala aktifitasnya. Sebab manusia dan perilakunyalah   yang   dapat mempengaruhi,   baik   alam   itu sendiri, kelangsungan peri kehidupan maupun kesejahteraan makhluk lainnya.Manusia dan lingkungan masing-masing merupakan sistem dalam keseluruhan ekosistem, manusia (dapat) mempengaruhi lingkungan, demikian pula lingkungan dapat memberikan pengaruhnya pada kehidupan manusia. Dalam posisi saling mempengaruhi, manusia terkadang menjadi aktor utama dari perubahan-perubahan (bencana) yang terjadi. Telah dimaklumi, berbagai media senantiasa mengangkat isu-isu (kasus-kasus) lingkungan berupa pencemaran dan perusakan lingkungan baik yang dilakukan oleh orang perseorangan maupun oleh korporasi. Perbuatan berupa “merusak” maupun “men- cemarkan”  terkonseptualisasi dengan perilaku manusia dalam hubungannya dengan lingkungan secara umum, inilah yang selanjutnya dianggap sebagai kejahatan terhadap lingkungan.
Implementation of Zachman Framework in Planning Enterprise Architecture at PT Karya Niaga Abadi Hasdiansa, Ilma Wulansari; Isma, Andika; Mubin, Muh. Ibnu; Kahfi, Ashabul; Zuhdi, Muhammad
Indonesian Journal of Enterprise Architecture Vol. 1 No. 1 (2023): IJEA, August 2023
Publisher : PT. Lontara Digitech Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61220/ijea.v1i1.0232

Abstract

J&T Express Indonesia is present as a shipping service company in the form of documents and packaging / goods. By relying on the IT system in their services, they get a lot of benefits from the service and the quality of the goods/goods. In this research method using the type of research is descriptive research with data collection methods in the form of interviews and interview techniques conducted by researchers to respondents who use J&T Express services to obtain information about enterprise architecture in the J&T Express company. The technique used in collecting data is by conducting interviews with respondents who use J&T Express services and also making observations at the J&T Express company. The next step is to design Enterprise Architecture using the Zachman Framework method. The results showed that the 4 frameworks in the Zachman Framework, namely scope, business model, system model, and technology model can improve the performance and efficiency of the company in planning, implementing, and maintaining information systems used in company operations.
PENDIDIKAN KECERDASAN SPIRITUAL PERSPEKTIF AL-GHAZALI DAN RELEVANSINYA DENGAN EMOTIONAL SPIRITUAL QUOTIENT (ESQ) Safitri, Diana; Zakaria, Zakaria; Kahfi, Ashabul
Tarbawi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol 6 No 1 (2023): Tarbawi
Publisher : STAI BINAMADANI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51476/tarbawi.v6i1.467

Abstract

Tulisan ini bertujuan mendeskripsikan pandangan al-Ghazali terkait pendidikan kecerdasan spiritual. Selanjutnya penulis akan merelevansikannya dengan emosional spiritual quotient (ESQ). Memberikan pendidikan kecerdasan spiritual mesti dilakukan oleh para pendidik, di samping menuntaskan pendidikan pada ranah kognitif dan afektif peserta didik. Apabila tidak dilakukan maka pendidikan tidak akan mampu menghasilkan manusia yang sempurna. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan, dengan menggunakan pendekatan deskriptif analitis. Peneliti menelusuri tulisan Al-Ghazali serta sumber-sumber lain yang membangun gagasan-gagasan tentang pendidikan cerdas spiritual. Selanjutnya, penulis akan menganalisis data tersebut dengan pendekatan content analysis. Tulisan ini menyimpulkan bahwa konsep pendidikan kecerdasan spiritual perspektif al-Ghazali lebih mengarah kepada cerdas dalam beragama dan menekankan bagaimana mendidik hati ke dalam budi pekerti yang baik dan moral yang beradab. Relevansi pendidikan kecerdasan spiritual al-Ghazali dengan ESQ kontemporer terdapat pada sisi emotional, spriritual dan quontient. Di dalam konsep Emotional Spiritual Quotient (ESQ), semua manusia punya intelektual dan emosional, tapi kedua hal tersebut tidak sempurna kalau tidak disatukan dengan kecerdasan spriritual. Untuk mencapai atau memperoleh kecerdasan spriritual manusia memerlukan kecerdasan intelektual dan kecerdasan emosional untuk menerapkan prinsip-prinsip tauhid secara tepat dan sempurna.