Claim Missing Document
Check
Articles

PELATIHAN PENGEMASAN DAN MANAJEMEN PEMASARAN IKAN PEDO BU SUSI DI DESA SUKOMORO KECAMATAN RAWAS ULU KABUPATEN MUSI RAWAS UTARA Fitria Lestari; Yuli Febrianti; Nopa Nopiyanti; Reny Dwi Riastuti
Nusantara Hasana Journal Vol. 2 No. 2 (2022): Nusantara Hasana Journal, July 2022
Publisher : Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sukomoro Village is a village in the Rawas Ulu sub-district, North Musi Rawas Regency with fish fishermen as a livelihood. The abundance of fish is processed into products such as pedo fish. One of the pedo fish businesses in Sukomoro is Bu Susi's Pedo fish. In their daily life, the packaging and marketing carried out by this business is still manual, namely only with ordinary plastic and marketing is only at home, so that it is less well known by the wider community. Therefore, in this activity what is carried out is packaging and marketing management training. in Sukomoro village, especially Bu Susi's pedo fish business. The result of this activity is that the product packaging is better and Fish, marketing is carried out by placing it in a shop.
KERAGAMAN MORFOLOGI MODIFIKASI BATANG (CAULIS) DI KECAMATAN LUBUKLINGGAU TIMUR I, LUBUKLINGGAU Reny Dwi Riastuti; Nopa Nopiyanti; Yuli Febrianti
Jurnal Biosilampari : Jurnal Biologi Vol 2 No 2 (2020): Biosilampari
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.471 KB) | DOI: 10.31540/biosilampari.v2i2.913

Abstract

The purpose of this research that has been carried out is to analyze the diversity of morphology of stem modification (caulis) in the Sub-District of East Lubuklinggau I. The technique of collecting the data that has been carried out by observation. The data obtained from the study were analyzed descriptively qualitatively and quantitatively. The results of the study have found 29 species, namely 12 species that have cirrhus, namely Pisum sativum, Psophocarpus tetragonolobus, Vigna sinensis, Ipomoea batatas, Piper betle, Cucumis sativus, Momordica charantia, Cucurbita moschata, Passiflora quadrangularis, Cylea barbata, Vitis vinifera, Mikania micrantha, 7 species that have rhizomes, namely Cyperus rotundus, Etlingera hemisphaerica, Alpinia galangal, Kaempferia galangal, Zingiber officinale, Zingiber cassumunar, and Curcuma domestica, 4 species that have geragih, namely Cyperus rotundus, Marsilea crenata, Fragaria vesca and Solanum tuberosum , 4 species that have tuber namely Ipomoea batatas, Colocasia esculenta, Cyperus rotundus, and Solanum tuberosum, 3 species that spina, namely Solanum torvum, Hylocereus costaricensis, and Mammillaria xanaea, 1 species that has a bulb namely Amaryllis fariegata temporal sangat tinggi (Servina and 1 species that has tuber namely Musa paradisiaca, and diversity index (H') is 1.284 categorized as medium diversity.
KEANEKARAGAMAN JAMUR MAKROSKOPIS DI KAWASAN AIR TERJUN CURUG EMBUN KOTA LUBUKLINGGAU Erni Afrita; Ria Dwi Jayati; Reny Dwi Riastuti
Jurnal Biosilampari : Jurnal Biologi Vol 4 No 1 (2021): Biosilampari
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/biosilampari.v4i1.1459

Abstract

This study aims to determine the types, diversity index, species evenness index, dominance index, and relative density of macroscopic fungi in the Waterfall area of ​​Curug Embun, Marga Bakti Village, North Lubuklinggau District I. This research is quantitative descriptive. Data collection techniques in this study using the roaming method with sampling using purposive sampling technique. The results of the analysis of the macroscopic fungal diversity index in the Curug Embun Waterfall area were 1.3530, the species evenness index was 0.4516, the dominance index was 0.4776 and the highest relative density was 68.027%. There are 3 edible species and 17 non-edible mushrooms. 17 species of macroscopic mushrooms in the Waterfall area of ​​Curug Embun were found. The diversity index, dominance, and Simpson index are in the medium category. Schizophyllum commune is the most commonly found species.
Pelatihan Inovasi Memperpanjang Daya Simpan Tempe dengan Penambahan Air Kulit Nanas di Desa Sukowono Kecamatan Jayaloka Kabupaten Musi Rawas Reny Dwi Rastuti; Yuli Febrianti
Surya Abdimas Vol. 5 No. 3 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v5i3.1231

Abstract

Desa Sukowono banyak terdapat industri rumah tangga berupa pembuatan tempe dari kacang kedelai. Berdasarkan hasil wawancara bersama beberapa warga pemilik industri rumah tangga tempe mengalami permasalahan dalam produksi tempe yaitu pendeknya daya simpan tempe. Sehingga jika tidak habis dalam waktu dua hari tempe akan busuk dan mengalami kerugian. Kegiatan pengabdian pada masyarakat yang telah dilaksanakan oleh tim dengan melibatkan mitra warga masyarakat dan Perangkat Desa Sukowono dalam kegiatan pelatihan pemanfaatan kulit nanas untuk memperpanjang daya simpan tempe sebagai upaya meningkatkat perekonomian warga masyarakat di Desa Sukowono Kecamatan Jayaloka Kabupaten Musi Rawas. Metode pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepaada Massyarakat ini dilakukan dengan metode pendampingan yaitu sosialisasi dan pelatihan. Warga Masyarakat dan Perangkat Desa sebagai peserta pelatihan terbantu dengan adanya kegiatan yang dilaksanakan oleh tim. Tim dapat berkontribusi langsung dalam mentransfer pengetahuan dan keterampilan tentang pemanfaatan kulit nanas untuk memperpanjang daya simpan tempe. Peserta pelatihan mengalami peningkatan keterampilan yaitu dari 66,67 (keterampilan awal) menjadi 91,67 (keterampilan akhir). Hal ini terbukti dari kesungguhan warga masyarakat yang ditunjukkan dalam mengikuti pelatihan. Indikator ini dapat dilihat dari meningkatnya keterampilan secara bermakna setelah mengikuti pelatihan. Selain itu, dapat dilihat dari partisipasi yang sangat baik pada saat praktik pemanfaatan kulit nanas untuk memperpanjang daya simpan tempe
INVENTARISASI IKAN AIR TAWAR DI SUNGAI KASIE KECAMATAN LUBUKLINGGAU BARAT I KOTA LUBUKLINGGAU PROVINSI SUMATERA SELATAN Messi Tansi Lestari; Destien Atmi Arisandy; Reny Dwi Riastuti; Rahmi
Journal of Scientech Research and Development Vol 3 No 2 (2021): JSRD, December 2021
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.144 KB) | DOI: 10.56670/jsrd.v3i2.29

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis Ikan Air Tawar di Sungai Kasie Kecamatan Lubuklinggau Barat I Kota Lubuklinggau Provinsi Sumatera Selatan serta untuk mengetahui faktor abiotik di Sungai Kasie. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriftif kualitatif. Penentuan stasiun dilakukan berdasarkan aliran Sungai Kasie Kecamatan Lubuklinggau Barat I Kota Lubuklinggau bagian hulu berada di kelurahan Kayuara, bagian tengah berada di kelurahan Lubuktanjung, dan bagian hilir di kelurahan Pelita Jaya. Pengumpulan data dengan mengunakan metode observasi. Hasil dari data yang Spesies ikan air tawar yang ditemukan terdapat 6 ordo, 9 famili, dan 15 spesies. Kondisi lingkungan abiotik sungai kasie pagi dan sore dari ketiga stasiun memiliki suhu mencapai antara 25,10C–28,90C, dengan pH air sungai bekisaran 7,1–7,6, dan hasil pengukuran kecerahan air di sungai kasie memiliki kedalaman berkisar 24 cm dengan keterangan kekeruhan mulai tinggi sampai dengan kedalaman 39,5 cm dengan keterangan kondisi perairan yang baik, terutama jika kekeruhan disebabkan oleh phytoplankton
Pelatihan Pemanfaatan Rempah Toga Sebagai Upaya Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh di Masa Pandemi Covid-19 Reny Dwi Riastuti; ISBANDIYAH; Ira Miyarni Sustianingsih
Bakti Nusantara Linggau: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): Bakti Nusantara Linggau
Publisher : LP3MKIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.518 KB)

Abstract

AbstCOVID-19 merupakan keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit ringan sampai berat bahkan dapat mengakibatkan kematian. Walaupun sudah ditemukannya vaksin untuk penyakit ini, namun kita harus tetap memperkuat sistemkekebalan tubuh dengan mengkonsumsi makanan sehat danmengkonsumsi sediaan herbal atau obatherbal. Banyak tanaman-tanaman herbal yang terdiri dari rempah dan toga mudah dijumpai di sekitar kita, dan dapat dibuat menjadi suatusediaan yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh di masa pandemi Covid-19 sepertisekarang ini. Tujuan Pengadian Kepada Masyarakat ini adalah masyarakat menerapkan kebiasaan mengkonsumsi minuman sehat yang terbuat dari rempah TOGA, agar sistem kekebalan tubuh meningkat sehingga tidak mudah tertular Covid-19. Metode yang digunakan adalah ceramah dan demonstrasi. Hasil kegiatan sosialisasi pada masyarakat Perumahan Kali Kesik adalah90% masyarakat menyukai minuman yang terbuat dari rempah TOGA, 70% akan membuat dan mengkonsumsi minuman yang terbuat dari rempah TOGA setiap hari dan 80% masyarakat akan menerapkan membuat minuman dari rempah TOGA dan akan mewariskan kebiasaan baik kepada anak dan cucu.
Project-Based Online Learning towards Student Creativity Development Reny Dwi Riastuti; Ivoni Susanti; Rambat Nur Sasongko; Muhammad Kristiawan; Rahmi Rahmi
Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal) Vol 5, No 2 (2022): Budapest International Research and Critics Institute May
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v5i2.5018

Abstract

The purpose of this research is to discover student creativity during project-based online learning. The researchers illustrated how project-based online learning was implemented in Taxonomy Course and how this learning could develop the creativity of the 4.0 Industrial Revolution on student projects using a descriptive quantitative approach as the method of study. The subjects of this study were 22 UNPARI students, specifically from the Biology Education study program, with 22 female students and one male student. As a data collection technique, documentation was used in the form of student projects. A descriptive statistic was used to perform quantitative data analysis.  The data was collected using the creativity rubric and analyzed so that the results could be converted into percent (%) from each indicator. According to the findings of this study, 5 students have a very high level of creativity, 14 students have a high level of creativity, and 3 students have a moderate level of creativity.
INVENTARISASI BENTUK HELAIAN DAUN PADA TUMBUHAN DI TAMAN OLAHRAGA SILAMPARI LUBUKLINGGAU Nuria Octarina; Rizka Atvinola; Puput Novel; Reny Dwi Riastuti
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 4, No 1 (2022): April
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/bjbe.v4i1.2842

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk daun dari berbagai spesies tumbuhan yang ada di Taman Olahraga Silampari Lubuklinggau.  Metodologi penelitian yang digunakan ialah metode jelajah, dengan melakukan pendataan tumbuhan serta mengamati morfologi dan deskripsi tumbuhan tersebut. Berdasarkan hasil penelitian identifikasi bentuk daun dari berbagai spesies tumbuhan yang ada di Taman Olahraga Silampari (TOS) terdapat 13 macam bentuk daun dari 30 spesies, yaitu daun berbentuk jorong, pedang, jantung, lanset, hati, menyirip, bulat, bulat telur, menjari, memanjang, lonjong, bulat memanjang, dan jarum.Kata kunci: Identifikasi, Bentuk Daun, Taman Olahraga Silampari.AbstractThis study aims to identify the leaf shape of various plant species in the Silampari Lubuklinggau Sports Park. The research methodology used is the roaming method, by collecting plant data and observing the morphology and description of the plant. Based on the results of the research on the identification of leaf shapes from various plant species in TOS, there are 13 kinds of leaf shapes from 30 species, namely oblong leaves, sword, heart, lanceolate, heart, pinnate, round, ovoid, fingered, elongated, oval, round. lengthwise, and needle.Keywords: Identification, Leaf Shape, Silampari Sports Park.
IDENTIFIKASI TUMBUHAN DIALYPETALAE DI KECAMATAN LUBUKLINGGAU SELATAN II Euis Nur Af’idah; Fadhilah Ajeng Tyas Priandi; Yeni Anggraini; Reny Dwi Riastuti
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 4, No 1 (2022): April
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi Universitas Borneo Tarakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/bjbe.v4i1.2838

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tumbuhan Dialypetalae yang terdapat pada Kota Lubuklinggau Selatan II. Metodologi penelitian yang digunakan adalah metode survey eksploratif dan deskriptif, dengan melakukan pendataantumbuhan serta mengamati morfologi dan deskripsi tumbuhan tersebut. Indentifikasi tumbuhan menggunakan prosedur pendataan ciri morfologi tumbuhan dan kunci identifikasi yang bersumber dari buku Tjitrosoepomo. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa jenis tumbuhan tingkat tinggi anak kelas Dialypetalae di Kota Lubuklinggau kecamatan selatan II ada 12 spesies Kata Kunci : Dialypetalae, Lubuklinggau SelatanAbstractThis study aims to identify Dialypetalae plants found in Lubuklinggau Selatan district II. The research methodology used is an exploratory and descriptive survey method, by collecting plant data and observing the morphology and description of the plant. Identification of plants using data collection procedures for plant morphological characteristics and identification keys sourced from the book Tjitrosoepomo. The results showed that the higher plant species of Dialypetalae class children in Lubuklinggau City, southern sub-district II there were 12 species. Keywords  : Dialypetalae, Lubuklinggau Selatan
Pengolahan Kotoran Sapi dan Limbah Tandan Kosong Kelapa Sawit Menjadi Pupuk Organik di Desa Mambang Kecamatan Muara Kelingi Kabupaten Musi Rawas Linna fitriani Linna; Reny Dwi Riastuti
Literasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : Pengelola Jurnal Politeknik Negeri Ketapang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.707 KB) | DOI: 10.58466/literasi.v2i1.296

Abstract

The majority of the people in Mambang Village make a living as oil palm farmers and cattle breeders. Fertilizer prices are relatively expensive and also scarce causing economic difficulties. Cow dung produced from animal husbandry and empty fruit bunches of oil palm is not utilized optimally so it only creates waste. The right solution is needed to overcome this problem by processing cow dung and palm oil empty sign waste as organic fertilizer that can be utilized by the community and generate economic benefits. Implementation method with socialization, training, and processing of organic fertilizer. Based on the stages of implementation, there was an increase in community knowledge and skills in processing organic fertilizer from cow dung and oil palm empty sign waste. Produced organic fertilizer products that can be used by the surrounding community. Based on this community service activity, the community can process it into organic fertilizer. In this service activity, it is necessary to test the content of the results and research on organic fertilizers.