Claim Missing Document
Check
Articles

Pelatihan Pembuatan Puding Cokelat Lapis Daun Kelor Sebagai Hidangan Penutup (Dessert) Yang Sehat Yuli Febrianti; Reny Dwi Riastuti; Fitria Lestari; Juwati Juwati
JAMU : Jurnal Abdi Masyarakat UMUS Vol. 1 No. 02 (2021): Februari
Publisher : LPPM Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (268.188 KB) | DOI: 10.46772/jamu.v1i02.345

Abstract

Daun Kelor dapat dijadikan sebagai bahan makanan (pangan) fungsional. Pemanfaatan kelor sebagai bahan makanan hanya terbatas untuk diolah menjadi sayuran saja yang dapat membosankan bila terlalu sering dikonsumsi. hanya beberapa orang saja yang mau memanfaatkan tanaman Kelor sebagai bahan pangan fungsional. Warga masyarakat sebetulnya sudah memanfaatkan lahan kosong di lingkungan rumahnya masing-masing untuk dimanfaatkan sebagai tanaman sayuran melalui polybag, namun hanya untuk jenis tanaman tertentu saja, sementara tanaman Kelor belum menjadi perhatian dan hanya dianggap sebagai tanaman pagar yang kurang dimanfaatkan sebagai tanaman pangan. Kegiatan pelatihan pembuatan puding cokelat lapis daun Kelor sebagai hidangan penutup (dessert) yang sehat ini untuk meningkatkan ketahanan pangan warga masyarakat sehingga tetap sehat, pendapatan keluarga bertambah, dan ekonomi masyarakat setempat akan meningkat, menjadikan warga masyarakat lebih sejahtera, terutama di masa sekarang dengan biaya kebutuhan hidup semakin meningkat tajam khususny RT 05 Kecamatan Kampung Melayu Kota Bengkulu. Sasaran peserta pelatihan yaitu warga masyarakat sebanyak 27 orang dan teknik pengumpulan data melalui observasi dengan menggunakan lembar observasi. Peserta pelatihan telah mengalami peningkatan keterampilan secara bermakna yaitu dari 58,33 (keterampilan awal) menjadi 91,67 (keterampilan akhir). Hal ini terbukti dari kesungguhan warga masyarakat yang ditunjukkan dalam partisipasi yang sangat baik pada saat pelatihan
Pelatihan Pemanfaatan Kulit Bawang Merah Sebagai Keripik Untuk Menambah Nilai Ekonomi Masyarakat Keluruhan Air Kuti Kecamatan Lubuk Linggau I Reny Dwi Riastuti; Nopa Nopiyanti; yulfi yulfi; Yuli Febrianti
JAMU : Jurnal Abdi Masyarakat UMUS Vol. 1 No. 02 (2021): Februari
Publisher : LPPM Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (492.925 KB) | DOI: 10.46772/jamu.v1i02.353

Abstract

Di dalam kulit bawang merah terdapat berbagai senyawa kimia yang sangat bermanfaat bagi tubuh manusia, diantaranya flavanoid, tanin, saponin, dan glikosida. Setiap senyawa tersebut memiliki manfaat yang berbeda, seperti Flavonoid yang dapat menghasilkan aktivitas antioksidan antidermatosis, kemopreventif, antikanker, serta memiliki sifat fotoprotektif sehingga diyakini mampu menyerap sinar ultraviolet. Banyaknya jenis kandungan senyawa kimia tersebut, menjadikan kulit bawang merah dapat diolah menjadi makanan yang sehat dan tinggi gizi. Salah satu produk makanan yang dibuat dari kulit bawang merah adalah keripik. Pelatihan ini bertujuan untuk memperkenalkan produk keripik kulit bawang merah kepada ibu-ibu PKK di kelurahan Air Kuti Lubuklinggau Timur I. Metode pelaksanaan dalam pengabdian ini adalah pelatihan yang dimulai dari tahap sosialisasi, tahap pemberian pengetahuan, dan tahap pelatihan. Lokasi Pelaksanaan program PKM ini adalah di kelurahan Air Kuti, Kecamatan Lubuklinggau Timur 1, Kota Lubuklinggau Sumatera Selatan. Hasil dari kegiatan ini adalah: 1) ibu ibu PKK kelurahan Air Kuti setelah mengikuti pelatihan menjadi tau akan kandungan dalam kulit bawang merah, 2) Ibu ibu PKK kelurahan Air Kuti setelah mengikuti pelatihan menjadi bisa mengolah dan membuat kulit bawang merah menjadi kerikpik kulit bawang merah, 3) Bertambahnya variasi makanan, yaitu keripik kulit bawang merah dengan berbagai rasa pada industri rumah tangga di daerah Mitra
PELATIHAN PEMBUATAN KERIPIK PEPAYA BERANEKA RASA (PIYA BERAS) KHAS DESA TRIKOYO KECAMATAN TUGUMULYO Yuli Febrianti; Dian Samitra; Fitria Lestari; Reny Dwi Riastuti; Nopa Nopiyanti; Endang Suswati
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.16399

Abstract

Buah pepaya bisa langsung dimakan saat sudah matang. Masyarakat masih jarang sekali mengetahui cara membuat keripik pepaya dengan cara tradisional. Sangat jarang pepaya segar berubah tampilannya menjadi makanan ringan/cemilan keripik pepaya. Memang komposisi buah pepaya lebih banyak mengandung air, sehingga lebih nikmat dan menyegarkan jika dipadukan dengan minuman segar, seperti es campur, es buah, salad buah, manisan atau yang lainnya. Pengolahan buah pepaya menjadi makanan kuliner hanya dibatasi pada campuran rujak buah saja. Karena banyak orang yang tidak berpikir untuk mengolah buah berserat ini menjadi makanan baru, apalagi sebagai cemilan atau makanan ringan seperti keripik pepaya. Metode pelatihan dimulai dengan persiapan (survey awal, administrasi, dan koordinasi), persiapan kegiatan lapangan, pemberian materi pelatihan, praktik pembuatan PIYA BERAS (Keripik Pepaya Beraneka Rasa) sebagai cemilan sehat, observasi keterampilan pembuatan keripik pepaya, monitoring dan evaluasi. Berdasarkan hasil kegiatan pelatihan PIYA BERAS (Keripik Pepaya Beraneka Rasa) khas Desa Trikoyo Kecamatan Tugumulyo diperoleh bahwa Ibu PKK mengalami peningkatan keterampilan yaitu 58,33 (nilai keterampilan awal) menjadi 83,33 (nilai keterampilan akhir) dalam memanfaatkan buah pepaya menjadi keripik pepaya sebagai cemilan yang enak dan sehat. Kesimpulan dari pelatihan ini adalah Ibu PKK mengetahui cara mengolah keripik pepaya sebagai cemilan yang enak dan sehat. Para peserta mengikuti kegiatan pelatihan dengan semangat dan motivasi yang tinggi, sehingga kegiatan berjalan baik dan lancar.
Pelatihan Pembuatan Dodol Jagung Pada Masyarakat Desa Yudha Karya Bakti Kecamatan Sukakarya Kabupaten Musi Rawas Nopa Nopiyanti; Reny Dwi Riastuti
SAMBARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2023): Januari
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/sambarapkm.v1i1.86

Abstract

Yudha Karya Bakti Village has enormous potential, namely Natural Resources such as corn plants. Where this corn is usually only processed as ordinary corn food such as, boiled, corn grits to be eaten by the community. Corn dodol is a food product that is made into a special food for the people of Yudha Karya Bakti Village. All types of corn found in Yudha Karya Bakti Village can be used as ingredients for making this corn dodol. By exploiting the potential of natural resources that come from the agricultural gardens of the residents. So innovation efforts are made to take advantage of this potential to empower the community to create innovations or food products that have high selling values that reach all aspects of society. Because most of the community is a subsistence farmer, the training is expected to increase the income of the community during their free time while farming.
INVENTARISASI ORDO ANURA DI KAWASAN AIR TERJUN DESA SOSOKAN KECAMATAN ULU RAWAS KABUPATEN MUSI RAWAS UTARA Riastuti, Reny Dwi; Widiya, Mareta; Hamdan, Hamdan
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 2, No 2 (2020): Oktober
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Biology Education Departement

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.007 KB) | DOI: 10.35334/bjbe.v2i2.1750

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis anura di Kawasan Air Terjun Desa Sosokan Kecamatan Ulu Rawas Kabupaten Musi Rawas Utara. Teknik pengumpulan data berupa observasi dan dokumentasi. Teknik analisis  data menggunakan teknik deskriptif kulitatif yaitu data yang digabung berdasarkan ordo, famili, dan genus. Hasil penelitian ditemukan 6 spesies dari 3 famili dengan jumlah 76 individu yaitu 46 individu dari famili Ranidae (Odorrana hosi dan Hylarana erythraea), 28 individu dari famili Dicroclossidae (Limnonectes sp,Fejervarya limnocharis, dan Limnonectes blythii), dan 2 individu dari famili Bufonidae (Phrynoidis aspera), Kata Kunci: Anura, Ulu Rawas
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN PhET SIMULATIONS DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN BIOLOGI DASAR DI PERGURUAN TINGGI Reny Dwi Riastuti; Yunita Wardianti; Rahmi, Rahmi
Journal of Scientech Research and Development Vol 6 No 2 (2024): JSRD, December 2024
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jsrd.v6i2.778

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan PhET Simulations sebagai media pembelajaran dalam mata kuliah Biologi Dasar di perguruan tinggi. PhET Simulations adalah platform simulasi interaktif yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa melalui pengalaman belajar visual yang lebih konkret. Dalam konteks pendidikan biologi, simulasi ini sangat relevan untuk menjelaskan konsep-konsep yang sulit divisualisasikan, seperti struktur sel dan metabolisme. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, melibatkan mahasiswa Universitas PGRI Silampari dan Universitas Riau Kepulauan sebagai responden. Data dikumpulkan melalui survei angket daring yang mengukur persepsi mahasiswa tentang efektivitas PhET Simulations dalam meningkatkan pemahaman.
Karakteristik Morfologi Daun pada Tumbuhan Epifit di Kawasan Bukit Sulap Kota Lubuk Linggau Riastuti, Reny Dwi; Sari, Anggun Wulan; Rahmi, Rahmi
BIOEDUSAINS:Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains Vol 7 No 2 (2024): Bioedusains: Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/bioedusains.v7i2.9136

Abstract

This study aims to determine the morphological characteristics of leaves on epiphytic plants in the Bukit Sulap area of Lubuklinggau City. The method used is survey method, explorative and descriptive qualitative, this research was conducted by collecting data on plants, observing the morphological characteristics of the leaves and the description of the leaves. Based on the results of the study showed that the morphological characteristics of leaves on epiphytic plants in the Bukit Sulap area of Lubuklinggau City were 18 species with the morphological characteristics of epiphytic plant leaves at the base of the leaf having a dominating shape that is blunt in 8 species, the dominating leaf blade is elongated in 8 species, the dominating leaf tip is tapered in 10 species, and the dominating leaf edge is flat in 9 species. Keywords: Bukit Sulap, Leaf Morphology Characteristics, Epiphytic Plants
Digital-Based Physics Pocket Book Design with Short Counting Methods for Junior High School Students Yanti, Fitri April; Kristiawan, Muhammad; Riastuti, Reny Dwi; Muthoharoh, Luluk; Noperi, Hendri
Jurnal Pendidikan MIPA Vol 23, No 3 (2022): Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to design a digital-based physics pocket book with a short calculation method for junior high school students. This type of research and development is used in this study. At the design stage, we selected the ADDIE model. The design phase includes: the analysis phase, the stage design, the stage of development. Research data obtained by reviewing the curriculum, interviews, and validation questionnaires. Class VII, VIII, IX students, as many as 9 people, became the subject of a limited trial in this study. Data analysis was carried out by reviewing curriculum content, descriptive interview results, and quantitative analysis for validation. The results showed that the design of a digital-based physics pocket book with a short calculation method was valid and could be used by Junior high school students.Keywords: digital book, pocket book, short count method, physics learning.DOI: http://dx.doi.org/10.23960/jpmipa/v23i3.pp1030-1039
THE STUDY OF MORPHOMETRIC AND DIVERSITY OF TURTLES IN AUR LAKE MUSI RAWAS REGENCY: Kajian Morfometrik dan Keanekaragaman Penyu di Danau Aur Kabupaten Musi Rawas Widiya, Mareta; Dwi Riastuti, Reny; Febrianti, Yuli
Biospecies Vol. 15 No. 2 (2022): Juli 2022
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/biospecies.v15i2.14296

Abstract

One of Indonesia extinct fauna which is still found in South Sumatra but less explored is reptile. Testudinata or chelonians are examples of turtles. Aur Lake has a lot of potential issues with various species, often finding them on the shores of Aur Lake. However, those turtles do not know yet what types of species. The high intensity of catching and decreasing environmental quality can also be a threat to the existence of turtles. This research is titled "The Study of Morphology and Diversity of the Turtles in Aur Lake Musi Rawas Regency. At the Aur Lake, Musirawas. The design of this study is descriptive qualitative with survey methods: Turtles were identified based on morphology, carapace, plastron, head, tail, feet and were identified there are 4 species and total 11 individuals comprising 5 of species Siebenrockiella crassicollis (Geomydidae), 1 Amyda cartilaginea (Trionichidae), 4 Cuora amboinensis (Geomydidae), and 1 Trachemys scripta (Emydidae). The diversity level (H') was obtained 1.162225545, and the evenness level was 0.838368515. The implication of this research was to provide information about the diversity of turtles around the Aur Lake stream in Musirawas Regency then strive to maintain the turtle's natural habitat in order to avoid the exploitation of animals and Aur Lake can be used as learning centers for student to study about biodiversity turtles and turtles conservation ex-situ and in-situ.
Integrated research-based learning model through environmental exploration: A strategy for improving students' scientific article writing skills Riastuti, Reny Dwi; Aminah, Siti; Febrianti, Yuli; Rahmi, Rahmi
Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : Directorate of Research and Community ServiceUniversitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jk.v9i2.79593

Abstract

The purpose of this study was to analyse the implementation of research article writing assignments in the Lower Plant Taxonomy course and evaluate its impact on the development of students' critical thinking and analytical skills, as well as scientific writing abilities. The model used was Research-Based Learning (RBL) integrated with field exploration (Nature Exploration). The method employed was a descriptive research approach, combining both quantitative and qualitative methods. The research sample consisted of 29 third-semester students in Biology Education, selected using a total sampling technique. Data were collected from the assessment of research article assignments based on RPS criteria, as well as semi-structured interviews with lecturers and students. Quantitative data were analysed descriptively, while qualitative data were analysed thematically to identify obstacles. The results showed that the implementation of RBL, structured in three phases (Exploration, Communication Interaction, and Reflection), was generally effective in improving competency. Most students, with an achievement rate of over 80%, achieved excellent performance, especially in the technical and structural aspects of writing, such as the preparation of the Research Methodology (92%) and the Suitability of the Bibliography (95%). However, significant obstacles were found in aspects that require critical analysis and in-depth argumentation, characterised by 17% of shallow Discussion errors and 13% of incomplete Data Analysis errors. Interviews confirmed that the main obstacles were limited guidance time, difficulty in determining original topics, and lack of confidence in developing theoretical arguments. The conclusion of this study confirms that PBR has successfully fostered research literacy and scientific attitudes. Its effectiveness needs to be improved through optimising guidance time, strengthening theoretical literacy, and providing special training to develop data analysis and argumentation skills. This model is relevant as an innovative curriculum for preparing prospective biology teachers who are reflective and research-oriented.