Irsan Irsan
Manajemen Pendidikan, Universitas Negeri Medan

Published : 18 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA BUKU CERITA DIGITAL INTERAKTIF UNTUK MENANAMKAN NILAI KARAKTER DISIPLIN SISWA KELAS V UPT SDN 060950 MEDAN LABUHAN Herani Citra; Irsan Irsan
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4065

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media buku cerita digital interaktif yang digunakan dalam proses pembelajaran serta untuk mengetahui tingkat kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan media tersebut dalam menanamkan nilai karakter disiplin pada siswa kelas V UPT SD Negeri 060950 Medan Labuhan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan, yaitu analisis (Analysis), perancangan (Design), pengembangan (Development), implementasi (Implementation), dan evaluasi (Evaluation). Instrumen pengumpulan data mencakup angket validasi ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa, angket kepraktisan guru dan siswa, angket karakter disiplin, serta tes hasil belajar (pre-test dan post-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media buku cerita digital interaktif memenuhi kriteria kevalidan dengan persentase skor validasi ahli materi sebesar 96%, ahli media 92%, dan ahli bahasa 92%, dan ahli sehingga dikategorikan “Sangat Valid”. Uji kepraktisan berdasarkan angket guru dan siswa memperoleh skor rata-rata di atas 85%, termasuk dalam kategori “Sangat Praktis”. Efektivitas media dibuktikan melalui hasil pre-test dan post-test yang menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa dengan rata-rata N-Gain sebesar 0,68 (kategori “sedang”), serta peningkatan skor angket karakter disiplin setelah penggunaan media. Dengan demikian, media buku cerita digital interaktif dinyatakan layak digunakan sebagai media pembelajaran Pendidikan Pancasila untuk menanamkan karakter disiplin pada siswa sekolah dasar.
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA MATEMATIKA PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN BERDASARKAN TEORI NEWMAN DI KELAS III SDN 067097 MEDAN Dinda Aliyah Putri Putri; Irsan Irsan
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4066

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kesalahan yang dilakukan siswa kelas III SDN 067097 Medan dalam menyelesaikan soal cerita matematika penjumlahan dan pengurangan pada materi pecahan biasa. Jenis penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif. Sampel penelitian adalah siswa kelas III SDN 067097 Medan, yang terdiri dari 25 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan tes essay soal cerita untuk mengetahui kesalahan siswa saat menjawab soal cerita tersebut, kemudian lembar observasi partisipatif yaitu mencatat aktivitas yang dikerjakan siswa, mendengarkan apa yang mereka ucapkan, dan berpartisipasi dalam aktivitas mereka selama proses pembelajaran berlangsung dan wawancara takberstruktur. Instrumen yang digunakan berupa 10 soal yang telah melalui tahap uji validitas dan reliabilitas. Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan bahwa kesalahan yang dilakukan siswa saat menyelesaikan soal cerita adalah kesalahan membaca (reading errors) sebanyak 3 kali, kesalahan memahami masalah. (comprehension errors) sebanyak 45 kali, transformasi masalah (transformation errors) sebanyak 30 kali, proses perhitungan (process skill errrors) sebanyak 33 kali, dan kesalahan dalam menulis jawaban (encoding errors) sebanyak 32 kali.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN ANIMASI DIALOG INTERAKTIF BERBANTUAN CANVA PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS V UPT SDN 060950 KEC. MEDAN LABUHAN Aqila Azhar; Irsan Irsan
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4087

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa media pembelajaran animasi dialog interaktif berbantuan canva pada mata pelajaran IPAS kelas V UPT SDN 060950 Kec. Medan Labuhan serta untuk mengetahui kevalidan, praktikalitas, dan efektivitas media yang dikembangkan. Penelitian ini didasari oleh permasalahan rendahnya hasil belajar peserta didik, yang dipicu oleh penggunaan metode pembelajaran yang monoton serta minimnya penerapan media yang relevan dengan kebutuhan anak sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri atas lima tahapan, yaitu: Analisis, Desain, Pengembangan, Implementasi, dan Evaluasi. Subjek uji coba terdiri dari 32 peserta didik kelas V-A di UPT SDN 060950 Kec. Medan Labuhan. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar validasi dari ahli materi dan ahli media, angket praktikalitas pendidik, serta soal pre-test dan post-test. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan tergolong valid, dengan skor validasi ahli materi sebesar 92%, dan ahli media sebesar 95%. Respon pendidik terhadap media menunjukkan tingkat praktikalitas yang tinggi dengan skor sebesar 93%. Sementara itu, hasil tes menunjukkan bahwa media tersebut efektif dalam meningkatkan hasil belajar, dibuktikan dengan peningkatan skor post-test dibandingkan pre-test dan memperoleh rata nilai N-Gain sebesar 61,3%. Dengan demikian, media pembelajaran animasi dialog interaktif berbantuan canva dinyatakan layak digunakan dalam proses pembelajaran IPAS kelas V SD karena terlah tebukti valid, praktis, dan efektif, serta mampu menjadi solusi alternatif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik.
EFEKTIVITAS MEDIA AUDIO VISUAL BERBASIS ANIMAKER TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SENI BUDAYA SDN 101765 BANDAR SETIA Afrijal Mahmud; Putra Afriadi; Irsan Irsan; Try Wahyu Purnomo; Sri Mustika Aulia
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4118

Abstract

Penelitian dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui mengetahui efektivitas media audio visual berbasis animaker terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran seni budaya SDN 101765 Bandar Setia. Populasi penelitian ini terdiri atas seluruh siswa kelas V SDN 101765 Bandar Setia, yang berjumlah 15 orang. Sampel penelitian yang diambil sama dengan jumlah populasi, yaitu 15 orang dengan menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan test hasil belajar, desain eksperimen Pretest-Posttest Control Group Design dengan tujuan untuk membandingkan peningkatan hasil belajar antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan media audio visual berbasis Animaker terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Seni Budaya di SDN 101765 Bandar Setia. Pada kelas eksperimen, nilai rata-rata siswa meningkat dari 53,00 (pretest) menjadi 80,67 (posttest) dengan N-Gain 0,55 (kategori sedang), sedangkan pada kelas kontrol yang mengikuti pembelajaran konvensional, nilai rata-rata hanya meningkat dari 52,00 menjadi 66,00 dengan N-Gain 0,25 (kategori rendah). Hal ini menunjukkan bahwa media Animaker memberikan peningkatan hasil belajar yang lebih signifikan dibandingkan metode konvensional, serta mampu mendukung pemahaman materi secara lebih optimal, meskipun efektivitasnya masih dapat ditingkatkan melalui dukungan sarana, pelatihan guru, dan pengembangan materi yang lebih bervariasi.
ANALISIS PROBLEMATIKA GURU DALAM AKSI NYATA PLATFORM MERDEKA MENGAJAR (PMM) DI SEKOLAH DASAR NEGERI 060899 MEDAN MAIMUN Indri Yohana Sirait; Masta Marselina Sembiring; Irsan Irsan; Fahrur Rozi; Apiek Gandamana
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4182

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika guru dalam mengimplementasikan aksi nyata Platform Merdeka Mengajar (PMM) di sekolah dasar serta upaya yang dilakukan untuk mengatasinya, khususnya di SDN 060899 Medan Maimun. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan metode pengumpulan data melalui wawancara mendalam terhadap sepuluh guru yang telah melaksanakan aksi nyata berbasis PMM, dilengkapi observasi langsung dan dokumentasi untuk memperoleh data alamiah tanpa manipulasi. Analisis data dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi fenomena, persepsi, dan solusi dari responden. Temuan penelitian menunjukkan bahwa guru telah menerapkan berbagai aksi nyata seperti pembelajaran berdiferensiasi, penggunaan media teknologi, dan diskusi aktif siswa, yang membawa perubahan positif berupa metode mengajar yang lebih inovatif, menyenangkan, dan berpusat pada siswa. Namun, problematika guru mencakup keterbatasan sarana teknologi, manajemen waktu yang sulit akibat tugas administratif, keragaman kebutuhan siswa, kurangnya pelatihan khusus PMM, serta kendala jaringan internet dan gangguan siswa. Sebagian guru telah mengikuti pelatihan terkait pembelajaran inklusif dan pengembangan modul digital, meskipun sarana pendukung seperti laptop dan proyektor tersedia namun tidak selalu memadai. Untuk mengatasi kendala, guru melakukan kolaborasi dengan rekan sejawat, memanfaatkan sumber belajar online, dan mengatur jadwal secara bertahap, walaupun beberapa masih kesulitan dalam manajemen waktu. Penelitian ini memberikan gambaran aktual tentang implementasi PMM di sekolah dasar, menekankan perlunya dukungan pelatihan dan fasilitas lebih baik untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
PENGEMBANGAN MEDIA SMARTBOX BERBASIS MODEL TWO STAY TWO STRAY PADA PEMBELAJARAN MENYIMAK DI KELAS V SDN 104202 BANDAR SETIA Angel Alica Velesya Sianturi; Apiek Gandamana; Irsan Irsan; Eva Betty Simanjuntak; Lala Jelita Ananda
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4222

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kevaliditasan, kepraktisan, dan keefektifitasan dari media pembelajaran Smartbox berbasis model Two Stay Two Stray pada pembelajaran menyimak di kelas V SDN 104202 Bandar Setia. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan dengan model ADDIE yaitu analysis, desaign, development, implementation, dan evaluation.Instrumen penelitian dan tehnik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, tes dan angket validasi. Tehnik analisis data yang digunakan berupa data kualitatif dan data kuantitatif. Hasil penilaian oleh ahli validasi materi dengan perolehan sebesar 92,85% yang termasuk dalam kategori “sangat layak”, dan hasil penilaian oleh ahli validasi media dengan perolehansebesar 92,5% dengan kategori “sangat layak”. Penilaian oleh ahli praktisi pendidikan dengan perolehan sebesar 90,7% dengan kategori “sangat praktis”. Keefektifitasan media diukur melalui hasil perolehan pre-test dan post-test yang dianalisis menggunakan perhitungan N-Gain Score, dengan memperoleh persentase sebesar 74% dengan kategori “efektif”. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran Smartbox berbasis model Two Stay Two Stray pada pembelajaran menyimak dinyatakan sangat layak, sangat praktis, dan efektif untuk digunakan dalam proses pembelajaran di dalam kelas.
PENGARUH PENERAPAN MEDIA VIDEO ANIMASI DALAM PEMBELAJARAN SENI RUPA TERHADAP HASIL BELAJAR PADA SISWA KELAS 1 SD IT SITI KHADIJAH TANJUNG MORAWA Rizky Ananda Siregar; Try Wahyu Purnomo; Irsan Irsan; Sri Mustika Aulia; Fajar Sidik Siregar
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4350

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh penerapan video animasi dalam pembelajaran seni rupa terhadap hasil belajar pada siswa kelas I SD IT Siti Khadijah yang berlokasi di Tanjung Morawa, Deli Serdang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan pendekatan kuantitatif melalui desain pre-test dan post-test. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa I dengan sampel berjumlah 20 siswa. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur hasil belajar siswa sebelum dan setelah penerapan video animasi dalam pembelajaran seni rupa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan pada kelas yang menggunakan video animasi dalam proses pembelajaran. Hal ini berdasarkan penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa hasil pre-test menunjukkan hasil perhitungan memperoleh nilai rata-rata sebesar 54,5. Setelah diberikan perlakuan berupa penerapan video animasi dalam pembelajaran, hasil post-test menunjukkan peningkatan nilai rata-rata hasil belajar siswa sebesar 83. Peningkatan rata-rata hasil belajar dari 54,5 menjadi 83 menunjukkan bahwa penerapan video animasi dalam pembelajaran berpengaruh positif terhadap hasil belajar siswa. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 yang lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05, sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan video animasi dalam pembelajaran seni rupa.
Pengaruh Penggunaan E-Book Berbasis PJBL Terintegrasi STEM untuk Meningkatkan Keterampilan Berfikir Kreatif Mahasiswa PGSD Lidia Simanihuruk; Suyit Ratno; Irsan Irsan; Fenny Rizky Amelia
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 2: Maret 2026
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10.i2.73234

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan berpikir kreatif mahasiswa PGSD yang disebabkan oleh penggunaan media pembelajaran yang kurang variatif dan minimnya integrasi teknologi dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan e-book berbasis Project Based Learning (PjBL) terintegrasi STEM terhadap peningkatan keterampilan berpikir kreatif mahasiswa PGSD. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain One-Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian adalah mahasiswa PGSD FIP Universitas Negeri Medan yang dilaksanakan pada semester ganjil tahun ajaran 2025/2026. Lokasi penelitian berada di Program Studi PGSD FIP Unimed, berlangsung dari Januari hingga Desember 2025. Teknik pengumpulan data menggunakan tes, angket, dan wawancara, sedangkan teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan uji N-gain. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar dari rata-rata 56,84 (pretest) menjadi 81,40 (posttest) dengan N-gain 0,56. Keterampilan berpikir kreatif meningkat dari 61.816 menjadi 91.342 dengan N-gain 0,77. Kesimpulannya, e-book berbasis PjBL terintegrasi STEM berpengaruh dalam meningkatkan keterampilan berpikir kreatif mahasiswa PGSD secara signifikan.