Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

HUBUNGAN POLA ASAH, ASIH DAN ASUH DENGAN STUNTING DI PUSKESMAS INGIN JAYA Kamal, Shella; Kurniawati, Putri; Mauliati, Desria; Afpria, Afpria; Anindi, Anggi; Amira, Anis; Dini, Asri Wulan
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.39268

Abstract

Stunting adalah kondisi gizi buruk pada balita dengan tinggi badan di bawah standar untuk usianya. Di Indonesia, penanganan Stunting menjadi prioritas dengan target penurunan prevalensi menjadi 14% pada tahun 2024, setelah mengalami penurunan dari 37,2% menjadi 30,8% pada 2018. Aceh Besar, khususnya Kecamatan Ingin Jaya, memiliki kasus Stunting yang tinggi, mendorong penelitian tentang hubungan pola asah, asih, dan asuh dengan kejadian Stunting. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional pada 116 sampel melalui purposive sampling. Penelitian ini merupakan penelitian yang mendeskripsikan suatu gejala atau fenomena yang terjadi mengenai faktor resiko stunting pada balita. Berdasarkan hasil uji statistik menunjukkan bahwa tidak ada hubungan pola asah dengan kejadian Stunting di Puskesmas Ingin Jaya dengan nilai p value 0,180 ,> 0,05, sehingga Ho diterima dan Hα ditolak. Selanjutnya berdasarkan hasil uji statistik menunjukkan bahwa tidak ada hubungan pola asih dengan kejadian Stunting di Puskesmas Ingin Jaya dengan nilai p value 0,507 ,> 0,05, sehingga Ho diterima dan Hα ditolak. Kemudian, hasil uji statistik menunjukkan bahwa ada hubungan pola asih dengan kejadian Stunting di Puskesmas Ingin Jaya dengan nilai p value 0,000 <0,054, sehingga Ho ditolak dan Hα. Pola asah dan asih tidak terdapat hubungan terhadap Stunting sedangkan pola asuh terdapat hubungan dengan kejadian Stunting di puskesmas ingin jaya. Diharapkan dengan adanya penelitian ini orang tua untuk lebih memperhatikan mengenai status gizi anak guna mencegah terjadinya kegagalan pertumbuhan dan perkembangan.
Hubungan Fungsi Keluarga dengan Status Gizi Balita Usia 0-24 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Baro Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar Kurniawati, Putri; Kulla, Periskila Dina Kali
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 8, No 2 (2022): OKTOBER 2022
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v8i2.2305

Abstract

Pendahuluan : Periode emas pada balita dapat diwujudkan apabila bayi dan anak mendapatkan asupan gizi yang sesuai untuk tumbuh kembang yang optimal, asupan makanan (asupan gizi) yang baik pada balita sangat dipengaruhi oleh peran keluarga dalam menjalankan fungsi keluarga yang sesungguhnya. Semakin berperannya keluarga terhadap status gizi balita maka semakin baik pula status gizi balita tersebut. Tujuan : Untuk Menganalisis Hubungan Fungsi Keluarga Dengan Status Gizi Balita Usia 0-24 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Baro Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar Tahun 2021. Metode : Desain penelitian yang digunakan adalah analitik dengan desain cros sectional study. Penelitian dilaksanakan di Wilayah Kerja Puskesma Kuta Baro Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar. Populasi dalam penelitian ini adalah balita 0-24 Bulan sebanyak 76 balita dengan tehnik pengambilan sampel secara cluster dan purposife sampling. Tehnik pengumpulan data menggunakan data primer dan data sekunder dan diolah kedalam analisis univariat, bivariate dan multivariate. Hasil : Berdasarkan uji statistik menunjukkan ada hubungan sangat bermakna antara fungsi afektif, fungsi perawatan kesehatan, fungsi reproduksi, fungsi ekonomi dan fungsi keluarga dengan status gizi balita usia 0-24 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Baro Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar. Tidak ada hubungan funsi sosial dengan status gizi balita usia 0-24 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Baro Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar . Kesimpulan : ada hubungan fungsi keluarga dengan status gizi balita usia 0-24 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Baro Kecamatan Kuta Baro Kabupaten Aceh Besar dengan nilai p 0,000 (p < 0,05). Diharapkan kepada tenaga kesehatan khususnya bidan untuk dapat melakukan pemantauan secara intensif kepada balita dengan resiko gizi kurang yaitu dengan melakukan kunjungan rumah jika ibu tidak membawa balitanya keposyandu dan membantu penyaluran pemberian makanan tambahan (program pemerintah).Kata Kunci : Fungsi Keluarga, Status Gizi Balita Usia 0-24 BulanBackground : The golden period for toddlers can be realized if babies and children get appropriate nutritional intake for optimal growth and development, good food intake (nutritional intake) for toddlers is strongly influenced by the role of the family in carrying out real family functions. The more the role of the family in the nutritional status of the toddler, the better the nutritional status of the toddler. Objectives: To analyze the relationship between family function and nutritional status of children aged 0-24 months in the working area of the Kuta Baro Health Center, Kuta Baro District, Aceh Besar Regency in 2021. Method : The research design used was analytic with a cross sectional study design. The research was conducted in the Working Area of the Kuta Baro Health Center, Kuta Baro District, Aceh Besar District. The population in this study were toddlers 0-24 months as many as 76 toddlers with cluster sampling and purposive sampling techniques. Data collection techniques used primary data and secondary data and processed into univariate, bivariate and multivariate analysis. Results : Based on statistical tests, it shows that there is a very significant relationship between affective function, health care function, reproductive function, economic function and family function with the nutritional status of toddlers aged 0-24 months in the Kuta Baro Health Center Work Area, Kuta Baro District, Aceh Besar District. There is no relationship between social function and nutritional status of children aged 0-24 months in the Work Area of the Kuta Baro Health Center, Kuta Baro District, Aceh Besar District. Conclusion: There is a relationship between family function and the nutritional status of children aged 0-24 months in the Kuta Baro Health Center Work Area, Kuta Baro District, Aceh Besar District with a p value of 0.000 (p < 0.05). It is expected that health workers, especially midwives, will be able to carry out intensive monitoring of toddlers at risk of malnutrition, namely by making home visits if the mother does not bring her toddler to the Posyandu and assisting in the distribution of additional food (government program).Keywords : Function to Family, Toddler Nutritional Status Ages 0-24 Months 
Menganalisis Strategi Penyusunan Soal Pemecahan Masalah dalam Mengembangkan Keterampilan Penalaran Matematis pada Siswa SD 07 Cendono Kurniawati, Putri; Pramista, Anisa Zahro Salsabila; Riswari, Lovika Ardana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penalaran matematis adalah proses berpikir yang melibatkan objek-objek matematika untuk menghasilkan kesimpulan atau pernyataan baru berdasarkan pernyataan-pernyataan yang telah dibuktikan atau diasumsikan sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang digunakan guru dalam menyusun soal pemecahan masalah dalam mengembangkan keterampilan penalaran matematis siswa dan indikator keterampilan penalaran matematis yang muncul pada siswa pada siswa kelas V SD 07 Cendono. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yaitu wawancara untuk mengungkapkan kebenaran secara ilmiah. Metode kualitatif dipilih karena melibatkan guru wali kelas V SD 07 Cendono yang menerapkan Kurikulum Merdeka. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara untuk memperoleh gambaran dan klarifikasi strategi mengenai strategi guru dalam mengembangkan keterampilan penalaran matematis siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran yang diterapkan telah berhasil mengembangkan keterampilan penalaran matematis siswa berdasarkan kerangka yang digunakan. Disimpulkan bahwa strategi yang digunakan aadalah menyajikan pernyataan matematika, mengajukan dugaan, melakukan manipulasi matematika, menyusun bukti, dan menarik kesimpulan.
Systematic Literature Review: Pengaruh Metode Eksperimen dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep Perubahan Wujud Zat di Sekolah Dasar Fazriani, Hesty Nur; Juliani, Ekha Putri; Kurniawati, Putri; Sa'diyah, Halimatus; Su'adah , Muthorida; Fikri, Muhammad Aris; Ratnasari, Yuni
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 5: Agustus 2024
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v3i5.4231

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi terkait pengaruh metode eksperimen dalam meningkatkan pemahaman konsep perubahan wujud zat di tingkat sekolah dasar. Jenis penelitian ini merupakan Systematic Literature Review (SLR) dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Artikel yang digunakam dalam penelitian ini sebanyak tujuh artikel jurnal nasional dan telah melewati kriteria yang ditentukan peneliti dalam kurun waktu 2019 – 2024. Hasil diperoleh bahwa metode eksperimen memiliki pengaruh dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai konsep perubahan wujud zat. Metode ini membuat siswa dapat secara langsung mengamati dan mengalami proses perubahan wujud zat, seperti mencair, menguap, membeku dan menyublim. Metode eksperimen tidak hanya meningkatkan pemahaman konseptual tetapi juga meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa.
Hasil Analisa Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Lingkungan Universitas Sunan Ampel pada Kegiatan Pengabdian Masyarakat Bersama Dokter Muda Universitas Airlangga di Puskesmas Jemursari Surabaya Aprilawati, Dwi; Ziddan, Hamka; Kurniawati, Putri; Adiyatma, Anugrah Eka; Alodia, Jovanda Atha; Bharata, Aji Phalosa Sahasika Sri; Baihaqi, Bilal Burhanuddin; Fitiningrum, Dyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 9 (2025): November
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i9.3369

Abstract

Prevalensi hipertensi di Jawa Timur pada tahun 2018 adalah 36,3% berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). Dari Profil Dinas Kesehatan Jawa Timur  estimasi penderita Diabetes Melitus (DM) di Jawa Timur sebesar 863.686 dari penduduk usia 15 tahun ke atas , penderita Diabetes Melitus  di 38 kabupaten dan kota seluruh Jawa Timur sudah mencapai 842.004 kasus (97,5% dari estimasi penderita DM yang ada).  Salah satu upaya pemerintah membantu masyarakat  hidup lebih sehat adalah dengan dilakukan kegiatan CKG secara rutin oleh Puskesmas yang meliputi   pemeriksaan hipertensi, pemeriksaan kadar gula darah dan melakukan  pemantauan  berat badan pada usia diatas 18 th.  Kegiatan dilaksanakan pada jumat, 15 Agustus 2025. Kegiatan tersebut dilakukan dengan melakukan cek  pemeriksaan kesehatan gratis secara rutin seperti memeriksa tekanan darah, gula darah acak, berat badan, tinggi badan. Total peserta yang dilakukan cek pemeriksaan gratis ada 49 orang .  Hasil didapatkan rata-rata usia dari peserta CKG adalah 51,49 (SD + 7,139) dengan usia peserta tertua adalah 77 tahun dan yang termuda adalah 30 tahun. Data tidak terdistribusi secara normal dengan median 52 (IQR 8). Sebanyak 22 (44,90%) peserta mengalami hipertensi dan sebanyak 5 (10,20%) peserta mengalami diabetes. Hasil uji statistik Fisher’s exact test untuk menilai hubungan antara  obesitas dan status hipertensi peserta menunjukkan angka 0,046 dan hasil uji statistik  Fisher’s exact test menilai hubungan antara  obesitas dan status diabetes menunjukkan nilai 0,574 yang berarti tidak signifikan.
Implementasi Perpustakaan Digital Berbasis Web untuk Meningkatkan Literasi Siswa di MAN 1 Jombang Kurniawati, Putri; Junaris, Imam
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol 5 No 1 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dimastara.v5i1.27199

Abstract

Digital transformation in the world of education requires madrasas to adapt to technological developments, one of which is through the implementation of digital libraries. This article discusses the implementation of a web-based digital library at MAN 1 Jombang with the aim of increasing student literacy while addressing various library management challenges. Activities are carried out by involving librarians, teachers and students in planning, implementation and evaluation. The results of the service show that the digital library provides easy access to collections via personal devices and increases student involvement in literacy activities. The challenges that arise are limited internet networks and the number of digital collections. The solutions taken include providing a more stable LAN network, regular collection updates, and involving students and teachers in determining collection needs. With this strategy, the digital library at MAN 1 Jombang is able to provide optimal services, strengthen literacy culture, and support technology-based learning. This activity shows that collaboration between stakeholders can strengthen the function of digital libraries not only as a collection provider, but also as a means of sustainable literacy development in the madrasah environment.