Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Dukungan Keluarga dan Beban Keluarga dalam Merawat Anggota dengan Riwayat Perilaku Kekerasan di Rs. Jiwa Islam Klender Jakarta Timur 2012 Nuraenah, Nuraenah; Mustikasari, Mustikasari; Putri, Yossie Susanti Eka
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 2, No 1 (2014): Mei 2014
Publisher : Jurnal Keperawatan Jiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.885 KB)

Abstract

Dukungan keluarga merupakan support system yang penting, diberikan oleh keluarga untuk mencegah dari gangguan mental dalam mengatasi beban keluarga. Tujuan penelitian mengidentifikasi “hubungan dukungan keluarga dan beban keluarga dalam merawat anggota dengan riwayat perilaku kekerasan”. Desain penelitian kuantitatif berupa descriptive correlational dengan rancangan cross sectional, dengan sampel yang berjumlah 50 orang. Instrumen dukungan keluarga dan beban keluarga dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan antara dukungan keluarga (dukungan informasi, emosional, instrumental dan penilaian) dan beban keluarga dalam merawat anggota dengan riwayat perilaku kekerasan di Rumah Sakit Jiwa Islam Klender Jakarta Timur. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya program pendidikan kesehatan jiwa pada keluarga yang merawat pasien dengan riwayat perilaku kekerasan dalam rangka meningkatkan
HUBUNGAN KEMAMPUAN KARU DAN KATIM DALAM PENERAPAN MPKP JIWA DENGAN HASIL ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN HALUSINASI Rahayu, Prastiwi Puji; Keliat, Budi Anna; Putri, Yossie Susanti Eka
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 5, No 1 (2017): Mei 2017
Publisher : Jurnal Keperawatan Jiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.3 KB)

Abstract

Karu dan katim, di MPKP adalah manajer lini pertama yang secara langsung menangani pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan hubungan antara kemampuan karu dan katim dalam menerapkan MPKP dengan asuhan keperawatan pasien halusinasi. Desain penelitian menggunakan cross-sectional. Pengumpulan data dengan kuesioner dan wawancara. Data dianalisis menggunakan korelasi Pearson. Responden terdiri dari 18 karu dan katim, 35 pasien dengan halusinasi dan 15 keluarga. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan karu dan katim dalam pendekatan manajemen dan pemberian layanan rawat inap mempunyai hubungan yang signifikan dengan pengurangan tanda dan gejala pasien (nilai p <0,05). Kemampuan karu dan katim dalam asuhan keperawatan pasien mempunyai hubungan yang signifikan dengan peningkatan kemampuan pasien (nilai p <0,05). Hasil studi ini direkomendasikan sebagai dasar untuk meningkatkan MPKP. Kata kunci: MPKP, karu, katim, halusinasi CORRELATION BETWEEN NURSE UNIT MANAGER AND TEAM LEADER CAPABILITY IN IMPLEMENTING PNPM WITH NURSING CARE OUTCOMES OF PATIENT WITH HALLUCINATION ABSTRACTNurse unit managerand team leader, in PNP Mare thefirstline managerswhodeal directlywith patients. Theaim of the study was todetermine the relationof theabilityof the nurse unit manager and team leader in implementing PNPMwithnursing careoutcomes of patient withhallucinations. Design of the research was usedcross-sectional. The collection of data by questionnaires and interviews. Data were analyzedusingPearson’s correlation. Respondents consisted of 18 nurse unit manager and team leader, 35 patients with hallucinations and 15 families. The result showedthe abilityof the nurse unit manager and team leader in management approachandpatient care delivery significant relationship with reduction signs and symptoms ofthe patients(p value<0.05). The abilityof the nurse unit manager and team leader in patient care delivery significant relationship with increase in the ability ofpatients(p value<0.05). Results ofthe studyis recommendedas a basisforimprovingthePNPM. Keywords: PNPM, nurse lead manager, team leader, hallucination
PENERAPAN TERAPI PENERIMAAN DAN KOMITMEN PADA PASIEN KETIDAKPATUHAN MINUM OBAT DI RUMAH SAKIT JIWA Waluyo, Agus; Hamid, Achir Yani S.; Putri, Yossie Susanti Eka
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 6 No 2 (2016): Oktober
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.556 KB) | DOI: 10.32583/pskm.6.2.2016.37-44

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Skizofrenia adalah salah satu bentuk gangguan jiwa yang sifatnya menahun dan butuh waktu lama untuk proses penyembuhannya sehingga banyak pasien yang &nbsp;menghentikan terapi psikofarmaka. Lamanya program pengobatan dan efek samping obat sebagai salah satu penyebab munculnya prilaku ketidakpatuhan pasien terhadap program pengobatannya. Metode: Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran manajemen kasus spesialis keperawatan jiwa dengan penerapan terapi penerimaan dan komitmen (TPK) pada pasien dengan ketidakpatuhan minum obat di ruang Dewi Amba Rumah Sakit dr. H. Marzoeki Mahdi Bogor. Terapi Penerimaan dan Komitmen diberikan kepada 17 pasien dengan ketidakpatuhan minum obat. Hasil: Hasil yang didapatkan Terapi Penerimaan dan Komitmen efektif meningkatkan kemampuan penerimaan dan komitmen pasien terhadap kepatuhan menjalankan&nbsp; program terapi psikofarmaka. Diskusi: Terapi Penerimaan dan Komitmen direkomendasikan sebagai terapi spesialis keperawatan jiwa yang dapat diberikan pada pasien gangguan jiwa dengan ketidakpatuhan minum obat. &nbsp; Kata kunci: Ketidakpatuhan, Terapi Penerimaan dan Komitmen. &nbsp; ABSTRACT Introduction: Schizophrenia is a form of chronic mental disorders, it took a long time for the healing process, many of the clients stop taking their drugs. The duration of treatment programs and drug side effects as one cause for non-compliance with the client's treatment program. Methods: The purpose of this scientific paper was to describe the nursing case management of the clients medication non-compliance behavior using Interpersonal Peplau and Stress Adaptation Stuart Theories at Dewi Amba nursing ward of dr. H. Marzoeki Mahdi Hospital, Bogor. Acceptance and commitment therapy was conducted 17 clients. &nbsp;Results: The results obtained Acceptance and Commitment Therapy effectively improve client acceptance and commitment to the medication program therapy. Discussion: Acceptance and Commitment Therapy is recommended as therapy nursing specialists, provided to the client with a mental disorder clients who have a problem on medication non-compliance. &nbsp; Keywords: Non-compliance, Acceptance and Commitment Therapy.
HUBUNGAN KEMAMPUAN KARU DAN KATIM DALAM PENERAPAN MPKP JIWA DENGAN HASIL ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN HALUSINASI Rahayu, Prastiwi Puji; Keliat, Budi Anna; Putri, Yossie Susanti Eka
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 5, No 1 (2017): Mei 2017
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (85.3 KB) | DOI: 10.26714/jkj.5.1.2017.1-9

Abstract

Karu dan katim, di MPKP adalah manajer lini pertama yang secara langsung menangani pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan hubungan antara kemampuan karu dan katim dalam menerapkan MPKP dengan asuhan keperawatan pasien halusinasi. Desain penelitian menggunakan cross-sectional. Pengumpulan data dengan kuesioner dan wawancara. Data dianalisis menggunakan korelasi Pearson. Responden terdiri dari 18 karu dan katim, 35 pasien dengan halusinasi dan 15 keluarga. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan karu dan katim dalam pendekatan manajemen dan pemberian layanan rawat inap mempunyai hubungan yang signifikan dengan pengurangan tanda dan gejala pasien (nilai p <0,05). Kemampuan karu dan katim dalam asuhan keperawatan pasien mempunyai hubungan yang signifikan dengan peningkatan kemampuan pasien (nilai p <0,05). Hasil studi ini direkomendasikan sebagai dasar untuk meningkatkan MPKP. Kata kunci: MPKP, karu, katim, halusinasi CORRELATION BETWEEN NURSE UNIT MANAGER AND TEAM LEADER CAPABILITY IN IMPLEMENTING PNPM WITH NURSING CARE OUTCOMES OF PATIENT WITH HALLUCINATION ABSTRACTNurse unit managerand team leader, in PNP Mare thefirstline managerswhodeal directlywith patients. Theaim of the study was todetermine the relationof theabilityof the nurse unit manager and team leader in implementing PNPMwithnursing careoutcomes of patient withhallucinations. Design of the research was usedcross-sectional. The collection of data by questionnaires and interviews. Data were analyzedusingPearson’s correlation. Respondents consisted of 18 nurse unit manager and team leader, 35 patients with hallucinations and 15 families. The result showedthe abilityof the nurse unit manager and team leader in management approachandpatient care delivery significant relationship with reduction signs and symptoms ofthe patients(p value<0.05). The abilityof the nurse unit manager and team leader in patient care delivery significant relationship with increase in the ability ofpatients(p value<0.05). Results ofthe studyis recommendedas a basisforimprovingthePNPM. Keywords: PNPM, nurse lead manager, team leader, hallucination
PENERAPAN LATIHAN KETERAMPILAN SOSIAL DAN PSIKOEDUKASI KELUARGA PADA PASIEN ISOLASI SOSIAL DI RUMAH SAKIT JIWA Martina Martina; Budi Anna Keliat; Yossie Susanti Eka Putri
Idea Nursing Journal Vol 10, No 1 (2019): Idea Nursing Journal
Publisher : Fakultas Keperawatan-Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (252.362 KB) | DOI: 10.52199/inj.v10i1.15656

Abstract

Diagnosis keperawatan yang ditemukan pada pasien skizofrenia salah satunya adalah isolasi sosial. Tujuan studi kasus ini adalah untuk mengetahui hasil penerapan latihan keterampilan sosial dan psikoedukasi keluarga pada pasien isolasi sosial. Tindakan keperawatan yang diberikan berupa tindakan keperawatan generalis dan spesialis latihan keterampilan sosial pada 19 pasien dan keluarga sedangkan pada kelompok kedua yaitu tindakan keperawatan generalis dan spesialis latihan keterampilan sosial dan psikoedukasi keluarga pada 6 klien dan keluarga. Hasilnya menunjukkan bahwa kelompok yang mendapatkan tindakan generalis, latihan keterampilan sosial dan psikoedukasi keluarga lebih besar menurunkan tanda dan gejala serta peningkatan kemampuan bersosialisasi dibandingkan pada kelompok yang mendapatkan tindakan keperawatan generalis dan latihan keterampilan sosial. Hasil ini direkomendasikan untuk dilakukannya tindakan keperawatan latihan keterampilan sosial dan psikoedukasi keluarga pada klien isolasi sosial di Rumah Sakit Jiwa.Kata Kunci: Isolasi sosial, Latihan Keterampilan Sosial, Psikoedukasi KeluargaABSTRACTNursing diagnosis found in schizophrenia patiens one of which is social isolation. The purpose of case study is known to the results of applying social skills training and family psychoeducation for client social isolation. Nursing intervention are generalist and specialist social skill training for 19 clients and family while in the second group are generalist nursing actions and specialist social skills training and family psychoeducation for 6 clients. The results showed that the decrease in signs and symptoms as well as improvement of social skills in second group receiving  generalist nursing intervenstion, social skills training and family psychoeducation compared with the first group receiving generalist nursing actions and social skills training. The results of this  final scientific is recommended for nursing intervention social skills training and family psychoeducation for client social isolation in Mental Hospital.Keywords: Social Isolation,  Social Skills Training, Family Psychoeducation.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Perkembangan Identitas Diri Remaja Windu Astutik; Budi Anna Keliat; Yossie Susanti Eka Putri
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 7, No 3 (2019): November 2019
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (354.275 KB) | DOI: 10.26714/jkj.7.3.2019.281-292

Abstract

Remaja merupakan periode transisi dari masa anak ke masa dewasa yang ditandai dengan percepatan perkembangan fisik, mental dan emosional.Tujuan penulisan karya ilmiah ini adalah diketahuinya hasil pemberdayaan masyarakat dalam perkembangan identitas diri remaja.Penelitian ini menggunakan metode studi kasus pada 21 remaja yang dibagi menjadi dua kelompok.Kelompok pertama 7 orang diberikan terapi kelompok terapeutik, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan kader, kelompok dua sebanyak 14 orang diberikan pendidikan kesehatan pada remaja dan terapi kelompok terapeutik saja. Hasil penelitian menunjukkan aspek perkembangan remaja mengalami peningkatan yang tidak signifikan pada kognitif, bahasa, moral, spiritual, baka dan kreativitas.Peningkatan kemampuan remaja dalam menstimulasi perkembangan dan perkembangan identitas diri lebih tingi pada kelompok yang diberikan pendidikan kesehatan remaja dan keluarga, terapi kelompok terapeutik, dan pemberdayaan kader. Kata kunci: pengembangan identitas diri, pemberdayaan masyarakat, terapi kelompok terapeutik COMMUNITY EMPOWERMENT IN THE ADOLESCENT SELF-IDENTITY DEVELOPMENTS ABSTRACTAdolescence is a period of transition from childhood to adulthood is marked by accelerating the development of physical, mental and emotional. The purpose of the research is to identifying the result of community empowerment in the adolescent identity development model approach Adaptation Stress and Health Promotion Models in the community. The research used case study method on 21 adolescents that divided into two groups. The first group of seven people given the therapeutic group therapy, health education and empowerment cadre, two groups of 14 people are given health education to adolescents and therapeutic group therapy alone. The result is showed the developmental aspects of adolescents has increased significantly in the not cognitive, linguistic, moral, spiritual, immortal and creativity. Improving the ability of adolescents in stimulating the development and identity development dramatically higher in the group given adolescent health education and family therapy therapeutic group, and empowerment cadres.. Keywords: community empowerment, self-identity development, therapeutic group therapy
Peningkatan Integritas Diri Lansia Melalui Terapi Kelompok Terapeutik dan Reminiscence Norman Wijaya Gati; Mustikasari Mustikasari; Yossie Susanti Eka Putri
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 4, No 1 (2016): Mei 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (374.247 KB) | DOI: 10.26714/jkj.4.1.2016.31-39

Abstract

Elderly changing through time biologically, psychological and socially. The Changes experienced by the elderly will affect the lives of elderly both physically and psychologically. They need support to adapt the changes that happened in their lives. Support can be given to the elderly includes support to individuals, families and groups. The purpose of this scientific work is to describe the application of therapeutic group therapy and Reminiscence to achieve self-integrity through Stuart’s Stress Concept and Roy Adaptation Model approach. Analysis was conducted to 20 elderly who received therapeutic group therapy, therapy was continued to 10 elderly who have signs symptoms of depression with Reminiscence therapy. The result obtained there were increasing of self-integrity after following therapeutic group therapy. The other result there were decreased in depressive sign and symptoms after pollowing reminiscence therapy. Conclusion : Therapeutic Group Therapy is recomended to the elderly to help them adapt and achieve self-integrity, and Reminiscence therapy was effective to reduce sign and symptoms of depression. This Scientific Works recommends further research on the factors affecting the achievement of integrity and involvement of families and volunteers in the implementation of therapy in elderly.
Penurunan Respons Ansietas Klien Penyakit Fisik dengan Terapi Generalis Ansietas di Rumah Sakit Umum Livana PH; Budi Anna Keliat; Yossie Susanti Eka Putri
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 4, No 1 (2016): Mei 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (332.582 KB) | DOI: 10.26714/jkj.4.1.2016.13-20

Abstract

Ansietas klien yang dirawat di rumah sakit karena penyakit fisik ditandai dengan rasa tidak nyaman, sedih, gelisah, khawatir. Karya ilmiah ini bertujuan untuk melaporkan penerapan terapi generalis terhadap tanda gejala klien ansietas dengan penyakit fisik. Metode yang digunakan adalah deskriptif analitik melalui pendekatan model stres adaptasi Stuart dan konsep “Caring” Swanson terhadap 100 klien yang dirawat di rumah sakit umum. Penerapan terapi generalis menurunkan respons kognitif (25), afektif (57), fisiologis (38), perilaku (42), dan sosial (46). Direkomendasikan terapi generalis untuk diberikan pada klien ansietas dengan penyakit fisik di rumah sakit umum.
Penanganan Ansietas Dengan Cara Hipnotis Lima Jari Dan Mendengarkan Musik Pada Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2 Dan Gagal Ginjal Kronik Di Rsmm Lidia Simatupang; Yossie Susanti Eka Putri
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 3, No 1 (2015): Mei 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.417 KB) | DOI: 10.26714/jkj.3.1.2015.66-72

Abstract

Anxiety nursing care for type diabetes mellitus. Physical problems often accompanied by psycosocial problems and cause ineffectiveness of medical therapy to physic.This suggests that psycosocial health is very important to the health of client and if ignored will cause delay healing and increase the risk of complication. One of the psycosocial problem is anxiety which psycosocial problems signed by discomfort and worry feeling and the cause is often unknown. This work aims to describe anxiety nursing care on Mr. P experiencing type two diabetes mellitus with complications chronic renal failure. Intervenstion was given during six days. The interventions were five fingers hynotic and listening music. The results showed that problem solves by five fingers hypnotic and music marked by decrease of signs and symptoms of anxiety on Mr. P. It was conclude that five fingers hypnotic and listening music could reduce anxiety for type 2 diabetes mellitus with complications chronic renal failure.
Penerapan Teknik Berpikir Positif dan Afirmasi Positif pada Klien Ketidakberdayaan dengan Gagal Jantung Kongestif Nurul Jannah; Yossie Susanti Eka Putri
Jurnal Keperawatan Jiwa (JKJ): Persatuan Perawat Nasional Indonesia Vol 3, No 2 (2015): November 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (356.849 KB) | DOI: 10.26714/jkj.3.2.2015.30-39

Abstract

Urbanisasi yang tidak terkendali menyebabkan peningkatan penyakit degeneratif pada masyarakat perkotaan, salah satunya adalah gagal jantung kongestif. Penyakit gagal jantung kongestif merupakan ketidakmampuan jantung memompa darah yang adekuat untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan oksigen dan nutrisi. Secara global, penyakit kardiovaskular seperti gagal jantung merupakan penyebab kematian nomor satu di dunia. Indonesia sendiri menempati urutan Negara nomor 4 (empat) dengan jumlah kematian terbanyak akibat penyakit kardiovaskuler. Penyakit gagal jantung bukan hanya menimbulkan masalah fisik, akan tetapi juga masalah psikososial. Masalah psikososial yang sering terjadi pada klien dengan gagal jantung kongestif adalah ketidakberdayaan. Ketidakberdayaan merupakan perasaan yang timbul akibat ketidakmampuan seseorang mengontrol situasi termasuk persepsi bahwa sesuatu tidak akan bermakna. Intervensi keperawatan ketidakberdayaan antara lain latihan berpikir positif dan afirmasi positif. Teknik afirmasi positif terbukti efektif dalam menurunkan rasa ketidakberdayaan pada klien dengan gagal jantung kongestif.
Co-Authors -, Mahraniy Achir Yani S. Hamid Agung Tri Yuwono Agung Waluyo Agus Waluyo Agus Waluyo, Agus Allenidekania Allenidekania Amellia, Najwa Andalasari, Niken Anggoh, Sophia Euodia Anggraini, Yunita Astutik, Windu Budi Anna Keliat Chandra, Yudi Ariesta Daulima, Novy H.C Deasti Nurmaguphita Dewi Atika Sari Dian Fitria Endar Cahyawati Etty Rekawati Fatrichia Nur Rahma Firmus, Herminah Winnie Handayani, Eka Sila Hardani, Paramudita Tri Hargiana, Giur Hari Widiyatmini Heri Setiawan Herni Susanti Hidayat, Asep Yusup I Ketut Suada Ice Yulia Wardani Ice Yulia Wardhani Ida Ayu Trisnadewi Ikhwanudin Ikhwanudin Ikhwanudin Ikhwanudin Imami Nur Rachmawati Junaiti Sahar Khaerunnisa, Tania Kusuma, Ceacilia Nika Candra Laily Nur Hidayati Laily Nur Hidayati, Laily Nur Lidia Simatupang Limanauw, Marchellino Edmond Aprico Livana PH Livana Ph, Livana Mahraniy Mandasari, Linda Manumba, Ruliyani Manurung, Oriza Sativa Maria Turnip Maria Turnip, Maria Maria, Riri Maria, Riri Martina Martina Mawaddah Mawaddah, Mawaddah Misesa Misesa Mujahidin, Ahmad Basofi Mustikasari Mustikasari Mustikasari Mustikasari Mustikasari Mustikasari Ni Made Riasmini Noraini Noraini, Noraini Norman Wijaya Gati Novy Helena Chatarina Daulima Nuraenah Nuraenah Nuraenah, Nuraenah Nurhalimah Nurhalimah Nuridah Nuridah Nurul Jannah Nurul Jannah Paramudita Tri Hardani Pardede, Jek Amidos Pichitra Lekdamrongkul Purnomo Purnomo Rahayu, Prastiwi Puji Rahayu, Prastiwi Puji Rahmawati, Rahmawati Retty Octi Syafrini Retty Octi Syafrini Octi Syafrini Rezkia Rahmadina Ria Utami Panjaitan Safitri, Aisyah Safitri, Aisyah Septiana, Visya Siagian, Nur Aima Silitonga, Riris Ocktryna Simatupang, Lidia Siregar, Ngolu Susana Susana Synthia Andriani Tiveni Elisabhet Tungtrongvisolkit, Napawadee Tuti Nuraini Wahyu Reknoningsih Wahyuni Thalib H Hasan, Sry Wiwin Wiarsih Yati Afiyanti