Articles
Asuhan Keperawatan Ners Dan Ners Spesialis Dengan Pendekatan Interpersonal Peplau Dan Caring Swanson Pada Klien Perilaku Kekerasan Di Ruang Akut Rumah Sakit Jiwa
Heri Setiawan;
Budi Anna Keliat;
Yossie Susanti Eka Putri
Jurnal Kesehatan Vol 6, No 1 (2017)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Ngesti Waluyo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (448.495 KB)
|
DOI: 10.46815/jkanwvol8.v6i1.73
Resiko perilaku kekerasan merupakan diagnosa keperawatan yang paling banyak ditemukan di Ruang Akut Rumah Sakit Jiwa Dr H Marzoeki Mahdi Bogor yaitu sebanyak 71,62%, Tujuan penulisan artikel ini untuk menjelaskan mengetahui hasil asuhan keperawatan ners dan ners spesialis menggunakan pendekatan model teori interpersonal Peplau. Tindakan keperawatan ners diberikan pada individu, keluarga dan kelompok, tindakan keperawatan ners spesialis dilakukan dengan pemberian latihan asertif (AT) dan psikoedukasi keluarga (PEK). Metode yang digunakan yaitu analisis kasus. Analisis dilakukan pada 8 klien perilaku kekerasan dalam kurun waktu 16 Februari – 18 April 2016. Hasil pelaksanaan pemberian asuhan keperawatan di ruang akut rumah sakit jiwa menunjukan terjadinya penurunan tanda gejala klien perilaku kekerasan, peningkatan kemampuan klien dalam mengatasi perilaku kekerasan, dan peningkatan kemampuan keluarga dalam merawat anggota keluarga dengan perilaku kekerasan di ruang akut rumah sakit jiwa. Kata kunci: perilaku kekerasan; ruang akut; tanda gejala; kemampuan
PENERAPAN TERAPI PENERIMAAN DAN KOMITMEN PADA PASIEN KETIDAKPATUHAN MINUM OBAT DI RUMAH SAKIT JIWA
Agus Waluyo;
Achir Yani S. Hamid;
Yossie Susanti Eka Putri
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 6 No 2 (2016): Oktober
Publisher : LPPM STIKES KENDAL
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (0.002 KB)
|
DOI: 10.32583/pskm.6.2.2016.37-44
ABSTRAK Pendahuluan: Skizofrenia adalah salah satu bentuk gangguan jiwa yang sifatnya menahun dan butuh waktu lama untuk proses penyembuhannya sehingga banyak pasien yang menghentikan terapi psikofarmaka. Lamanya program pengobatan dan efek samping obat sebagai salah satu penyebab munculnya prilaku ketidakpatuhan pasien terhadap program pengobatannya. Metode: Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran manajemen kasus spesialis keperawatan jiwa dengan penerapan terapi penerimaan dan komitmen (TPK) pada pasien dengan ketidakpatuhan minum obat di ruang Dewi Amba Rumah Sakit dr. H. Marzoeki Mahdi Bogor. Terapi Penerimaan dan Komitmen diberikan kepada 17 pasien dengan ketidakpatuhan minum obat. Hasil: Hasil yang didapatkan Terapi Penerimaan dan Komitmen efektif meningkatkan kemampuan penerimaan dan komitmen pasien terhadap kepatuhan menjalankan program terapi psikofarmaka. Diskusi: Terapi Penerimaan dan Komitmen direkomendasikan sebagai terapi spesialis keperawatan jiwa yang dapat diberikan pada pasien gangguan jiwa dengan ketidakpatuhan minum obat. Kata kunci: Ketidakpatuhan, Terapi Penerimaan dan Komitmen. ABSTRACT Introduction: Schizophrenia is a form of chronic mental disorders, it took a long time for the healing process, many of the clients stop taking their drugs. The duration of treatment programs and drug side effects as one cause for non-compliance with the client's treatment program. Methods: The purpose of this scientific paper was to describe the nursing case management of the clients medication non-compliance behavior using Interpersonal Peplau and Stress Adaptation Stuart Theories at Dewi Amba nursing ward of dr. H. Marzoeki Mahdi Hospital, Bogor. Acceptance and commitment therapy was conducted 17 clients. Results: The results obtained Acceptance and Commitment Therapy effectively improve client acceptance and commitment to the medication program therapy. Discussion: Acceptance and Commitment Therapy is recommended as therapy nursing specialists, provided to the client with a mental disorder clients who have a problem on medication non-compliance. Keywords: Non-compliance, Acceptance and Commitment Therapy.
How to Improve Developmental Tasks and Prevent Psychosocial Problems Due to the Covid-19 Pandemic in School-Age Children?
Ruliyani Manumba;
Novy Helena Catharina Daulima;
Yossie Susanti Eka Putri
Jambura Nursing Journal Vol 5, No 1: January 2023
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37311/jnj.v5i1.17010
Psychosocial problems due to COVID-19 can threaten children who contribute to mental disorders in adulthood. Psychosocial problems in children due to the pandemic in children include fear, difficulty, anxiety, obsessive compulsive disorder, mood swings, depression, even thoughts of suicide. The purpose of writing this scientific paper is to find out the application of therapeutic group therapy and family psychoeducation in achieving work development tasks and preventing psychosocial problems due to the Covid-19 pandemic in school-age children. The method used is a case series by applying therapeutic group therapy and family psychoeducation to 19 school-age children. The results obtained indicate that therapeutic group therapy and family psychoeducation can improve the tasks and developmental aspects of school-age children and prevent the risk of psychosocial problems due to the COVID-19 pandemic. This action is recommended to promote development and prevent psychosocial problems due to the COVID-19 pandemic in school-age children.
Psikoedukasi Menurunkan Beban Keluarga yang Mengalami Stigma sebagai Klien Tuberkulosis dan Riwayat Putus Obat
Endar Cahyawati;
Achir Yani S. Hamid;
Yossie Susanti Eka Putri;
Herni Susanti;
Ria Utami Panjaitan
Journal of Telenursing (JOTING) Vol 5 No 1 (2023): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31539/joting.v5i1.5679
This study aims to analyze the implementation of family psychoeducation in reducing the burden on families who experience stigma as tuberculosis clients and have a history of drug withdrawal. The research method used was a case report on one family with one caregiver who experienced the burden and anxiety of tuberculosis clients with a history of drug withdrawal. Interviews and observations used the Hamilton Rating Scale (HARS) instrument on caregivers and the Zarit Burden Interview (ZBI) instrument. The results showed that family psychoeducation with six sessions at four meetings could reduce anxiety and burden on caregivers with an initial HARS score of 29 to 16 (mild anxiety) and a ZBI score of 44 to 34 (light-moderate perceived burden). In conclusion, family psychoeducation affects client adherence to treatment; in family psychoeducational interventions, health workers coordinate with caregivers to reduce anxiety and increase caregiver knowledge about the client's illness. Family psychoeducation also plays a role in overcoming social and self-stigma in clients and families. Keywords: Family Psychoeducation, Drug Dropout, Stigma, Pulmonary Tuberculosis
Logotherapy pada Lansia dengan Masalah Psikososial: Systematic Review
Ida Ayu Trisnadewi;
Herni Susanti;
Yossie Susanti Eka Putri
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 3 (2023): Jurnal Keperawatan: September 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/keperawatan.v15i3.949
Masalah psikososial adalah masalah yang sering terjadi pada lansia terkait masa krisis akibat penuaan. Logoterapi merupakan salah satu metode terapi yang dapat digunakan dalam mengatasi masalah psikososial yang dialami lansia. Belum ada tinjauan sistematis tentang efektifitas logoterapi terhadap masalah psikososial lansia. Meninjau dan mengevaluasi artikel yang berkaitan dengan pengaruh logoterapi pada masalah psikososial yang dialami oleh lansia. Studi ini merupakan Systematic Review dengan menggunakan metode Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyzes (PRISMA) untuk mengevaluasi efektifitas logoterapi terhadap masalah psikososial pada lansia. Penelusuran literatur yang dilakukan menemukan 7 artikel yang relevan setelah disesuaikan dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Logoterapi dapat digunakan sebagai salah satu terapi modalitas pada lansia dengan masalah psikososial baik di komunitas maupun yang tinggal panti jompo.
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Efikasi Diri Mahasiswa Keperawatan dalam Pembelajaran di Masa Transisi Pandemi Covid-19
Tiveni Elisabhet;
Achir Yani S. Hamid;
Yossie Susanti Eka Putri
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 3 (2023): Jurnal Keperawatan: September 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32583/keperawatan.v15i3.1100
Masa Pandemi COVID-19 menjadi masalah serius dan berdampak pada kehidupan terutama di dunia pendidikan. Adanya perubahan metode belajar dari tatap muka menjadi daring menimbulkan efek yang beragam pada mahasiswa keperawatan terutama pada masalah kesehatan jiwa dan kemampuan mereka dalam mengatasi tantangan yang terjadi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang paling berhubungan dengan efikasi diri dalam pembelajaran mahasiswa keperawatan dimasa transisi pandemi COVID-19. Metode penelitian menggunakan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasi menggunakan pendekatan cross sectional dan regresi logistik berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan variabel yang paling berhubungan pada efikasi diri adalah tingkat kecemasan dan dukungan sosial. Variabel tingkat kecemasan menjadi peluang terbesar untuk meningkatkan efikasi diri mahasiswa keperawatan dengan nilai odd ratio 112,316. Pihak pendidikan perlu menambahkan mata kuliah elektif manajemen stress menjadi mata kuliah dasar pada mata kuliah konsep dasar keperawatan. Peneliti berikutnya dapat melihat dukungan sosial yang lebih bermanfaat dalam 3 dimensi seperti dukungan sosial keluarga, dukungan sosial teman dan orang penting terhadap penurunan tingkat kecemasan dan meningkatkan efikasi diri mahasiswa keperawatan semester II di Fakultas Ilmu Keperawatan Indonesia.
Penerapan Communication Skill Training pada Pelaksanaan Psikoedukasi Keluarga yang Merawat Klien dengan Hipertensi
Hari Widiyatmini;
Herni Susanti;
Ria Utami Panjaitan;
Yossie Susanti Eka Putri;
Giur Hargiana
Journal of Telenursing (JOTING) Vol 5 No 1 (2023): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31539/joting.v5i1.5779
This research aims to provide an overview of the application of communication skills training in implementing psychoeducation for families caring for clients with hypertension. The research method used in this research is a case report that describes and analyzes the benefits of implementing communication methods with families in caring for clients with hypertension. The study showed a change in healthy lifestyle and an increase in the quality of care for clients with hypertension after implementing communication skills training in the implementation of family psychoeducation. In conclusion, applying communication skills training in the performance of psychoeducation for families caring for clients with hypertension can improve healthy lifestyles and the quality of health care services for clients with hypertension. Keywords:Hypertension, Communication Skills, Therapeutic Communication, Psychoeducation
Psikoedukasi Keluarga pada Pasangan Suami Istri yang Mengalami Penyakit Kronis
Synthia Andriani;
Herni Susanti;
Yossie Susanti Eka Putri
Journal of Telenursing (JOTING) Vol 5 No 1 (2023): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31539/joting.v5i1.5781
This research aims to describe family psychoeducation for married couples who suffer from chronic illnesses. The research method used was a case report conducted at RT 01/RW 09, Tegallega Village, Sempur District, Central Bogor City, on clients with diabetes mellitus with diabetic wounds by providing family psychoeducation in 6 sessions to the primary caregiver over five meetings. The research results showed that the CANSAS assessment found that three types of family needs were unmet. In conclusion, family psychoeducation can be used for husband and wife couples who suffer from chronic diseases by reducing psychological problems and the burden on caregivers in caring for clients with chronic conditions, namely diabetes mellitus. Keywords: Family Psychoeducation, Chronic Illness, Husband and Wife
Peningkatan Harga Diri pada Remaja dengan Tuberkulosis Kelenjar melalui Terapi Ners Generalis
Fatrichia Nur Rahma;
Yossie Susanti Eka Putrii;
Ice Yulia Wardhani
Journal of Telenursing (JOTING) Vol 5 No 1 (2023): Journal of Telenursing (JOTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31539/joting.v5i1.4549
This study aimed to provide generalist nurse intervention to adolescent clients with situational low self-esteem. The method used was a case study approach with one respondent, carried out for two days on 1-2 April 2021. The results obtained were that generalist therapy was proven to increase adolescent self-esteem. Generalist therapy has proven effective with specialist nursing therapy, including supportive therapy and family psychoeducation. Keywords: Situational low self-esteem, Adolescents, Glandular TB, Generalist Nurse Therapy
PERBEDAAN TINGKAT STRESS AKADEMIK PADA MAHASISWA KEPERAWATAN TINGKAT AKHIR DI MASA ADAPTASI ENDEMI COVID-19
Rezkia Rahmadina;
Yossie Susanti Eka Putri
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 7 No. 2 (2023)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37294/jrkn.v7i2.489
Kebijakan di dunia perkuliahan yang berubah-ubah selama adanya Covid-19 berdampak pada kesehatan mental mahasiswa keperawatan tingkat akhir berupa stres akademik. Mahasiswa keperawatan tingkat akhir memiliki kewajiban untuk menjalankan praktik klinik sekaligus mendapatkan tuntutan untuk menyelesaikan tugas akhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat stres mahasiswa keperawatan tingkat akhir program S1 reguler dan ekstensi di masa adaptasi endemi covid-19. Desain penelitian berupa deskriptif komparatif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilakukan terhadap 161 mahasiswa keperawatan yang terdiri dari 114 mahasiswa S1 reguler dan 47 mahasiswa S1 ekstensi FIK UI. Tingkat stres akademik diukur dengan instrumen Perceived Academic Stres Scale. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa keperawatan tingkat akhir berada pada stres sedang dan uji chi-square menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan tingkat stres akademik pada mahasiswa keperawatan tingkat akhir program S1 reguler dan S1 ekstensi (p-value 0,083). Melalui hasil penelitian ini diharapkan dapat membantu mahasiswa untuk mengelola stres akademik yang mereka rasakan serta mengidentifikasi mahasiswa yang lebih rentan terhadap masalah kesehatan mental agar menjadi target utama untuk mendapatkan intervensi yang sesuai. Kata kunci: Stres akademik, mahasiswa keperawatan, tingkat akhir, reguler, ekstensi