Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Kebijakan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19 terhadap Kesejahteraan Anak Didik Sukarno; Vivi Irzalinda; Nia Reviani; Adam Sugiharto; Melly Latifah
Policy Brief Pertanian, Kelautan, dan Biosains Tropika Vol. 5 No. 3 (2023): Policy Brief Pertanian, Kelautan dan Biosains Tropika
Publisher : Direktorat Kajian Strategis dan Reputasi Akademik IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/agro-maritim.0503.617-621

Abstract

Sekolah dapat melakukan beberapa upaya untuk mendukung kesejahteraan mental anak didik selama pembelajaran jarak jauh, seperti: 1) Melakukan kegiatan bimbingan konseling secara online untuk membantu siswa mengatasi masalah psikologis dan mental yang mungkin mereka alami selama pembelajaran jarak jauh (Mayasari, Evanjeli, Anggadewi, & Purnomo, 2022). 2) Menyediakan dukungan sosial bagi siswa, seperti melibatkan orang tua dalam proses pembelajaran dan kolaborasi dengan guru untuk membantu siswa mengatasi kesulitan dalam materi pelajaran (Aloysius & Salvia, 2021). 3) Mengurangi ketergantungan siswa pada smartphone dengan menyediakan alternatif metode pembelajaran yang lebih interaktif dan kreatif, sehingga siswa tidak hanya bergantung pada perangkat elektronik (Aloysius & Salvia, 2021). 4) Melakukan evaluasi dan perancangan ulang sistem pendidikan untuk menyesuaikan dengan kebutuhan siswa selama pembelajaran jarak jauh, termasuk menyediakan fasilitas yang memadai untuk pembelajaran online (Mayasari et al., 2022). 5) Meningkatkan komunikasi antara guru, siswa, dan orang tua untuk memastikan pemahaman yang baik terhadap materi pelajaran dan tugas yang diberikan, serta memberikan dukungan emosional bagi siswa (Mayasari et al., 2022).
Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Anak Kelompok A Melalui Kegiatan Finger Painting Vivi Irzalinda; Gian Fitria Anggraini; Nopiana Nopiana
Jurnal E-MAS (Edukasi dan Pembelajaran Anak Usia Dini) Vol. 2 No. 1 (2026)
Publisher : FKIP UNSULTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/e-mas.v2i1.869

Abstract

This study employed a Classroom Action Research (CAR) design aimed at improving the fine motor skills of Group A children through finger painting activities at KB Al Haqiqi in 2025. The study was motivated by the importance of fine motor development as a foundation for children's learning skills and academic readiness in early childhood education. The participants consisted of 10 children from Group A. The research was conducted in two cycles, each involving four stages: planning, action, observation, and reflection. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The findings revealed that finger painting activities effectively improved the children's fine motor skills. At the end of the second cycle, 80% of the children demonstrated better hand and finger coordination, 70% were able to complete art tasks such as creating patterns and filling picture areas more accurately, and 60% showed increased self-confidence in expressing their ideas through artistic activities. Therefore, it can be concluded that finger painting is an effective learning activity for enhancing the fine motor skills of Group A children at KB Al Haqiqi. Furthermore, finger painting can be implemented as an enjoyable, meaningful, and developmentally appropriate learning strategy in early childhood education settings.
Mengenal Bunyi Tanpa Mengenal Bentuk Hubungan Kemampuan Pra-Membaca Anak Usia 5-6 Tahun kiptiyah; Nur Atina Safitri; Leysa Auliya Putri; Salwa Septa Nabilla; Nadelia Balqis; Vivi Irzalinda; Gian Fitria Anggraini
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.13167

Abstract

Keaksaraan dini merupakan landasan penting bagi keberhasilan akademis jangka panjang anak-anak, namun banyak anak berusia 5-6 tahun di Indonesia masih menghadapi tantangan dalam keterampilan membaca awal, khususnya dalam mengenali huruf dan menghubungkan simbol tertulis dengan bunyinya yang sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian metode pengajaran yang digunakan oleh pendidik PAUD dalam pengajaran alfabet dan mengidentifikasi metode dan media yang paling efektif untuk mendukung perkembangan pra-membaca. Dengan menggunakan pendekatan Tinjauan Pustaka yang sistematis, penelitian ini mensintesis temuan dari 10 artikel peer-review yang diterbitkan antara tahun 2022-2026, dipilih melalui Google Scholar dan SINTA 2-4 jurnal terindeks menggunakan kata kunci: literasi, pra-membaca, dan PAUD. Data dianalisis melalui sintesis tematik yang melibatkan pengkodean baris demi baris, pembentukan tema deskriptif, dan pengembangan tema analitis studi silang. Temuan tersebut mengungkapkan bahwa kesadaran fonologis berfungsi sebagai prasyarat paling mendasar untuk kesiapan membaca dan harus mendahului pengenalan huruf secara visual. Pendekatan fonik secara konsisten terbukti lebih efektif daripada metode konvensional, karena secara bermakna menghubungkan simbol huruf dengan suara dalam lingkungan belajar yang alami dan tidak menekan. Media interaktif seperti kartu surat, roda baca, dan alat alfabet rol secara signifikan meningkatkan motivasi anak-anak dan kemampuan mengenali huruf. Lingkungan keluarga juga muncul sebagai faktor eksternal penting yang mendukung perkembangan literasi dini. Disarankan agar pendidik memulai pengajaran literasi dari pengenalan suara sebelum memperkenalkan simbol tertulis, menggunakan media interaktif dan berbasis permainan, dan melibatkan keluarga sebagai mitra aktif dalam stimulasi literasi dini untuk memastikan pembelajaran yang holistik dan sesuai dengan perkembangan.
Pemberdayaan Orang Tua dalam Stimulasi Kemampuan Membaca Kritis Anak Usia Dini di Bandung Barat Gian Fitria Anggraini; Vivi Irzalinda; Nopiana Nopiana
Journal of Humanities, Social Sciences, and Education Vol. 2 No. 4 (2026): Edisi Juni 2026
Publisher : FKIP UNSULTRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64690/jhuse.v2i4.867

Abstract

Early childhood critical reading skills need to be stimulated from an early age through the active involvement of parents in literacy activities in the family environment. However, most parents are still focused on their children's initial reading skills and lack sufficient knowledge or skills to provide critical reading stimulation. This study aims to analyze the effectiveness of parental empowerment activities in improving the ability to stimulate critical reading in early childhood in West Bandung Regency. This study used a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest approach involving 61 parents with children aged 6–8 years. The empowerment program is carried out through the delivery of materials, joint reading practices, critical questioning exercises, the use of workbooks, and mentoring during the activity. Data were collected using pre- and post-intervention tests and analyzed descriptively and inferentially using the paired-samples t-test. The results showed that the empowerment program improved parents' knowledge and skills in providing critical reading stimulation, as evidenced by improved participants' learning outcomes after participating in the training. These findings indicate that parental empowerment is an effective strategy to strengthen the quality of family literacy through more dialogical and reflective reading interactions. This research contributes to the development of a family empowerment model to support the early development of children's critical thinking skills and can serve as an alternative partnership program between families and educational units.
AKTIVITAS BERSAMA ORANG TUA-ANAK DAN PERLINDUNGAN ANAK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN SUBJEKTIF ANAK Vivi Irzalinda; Herien Puspitawati; Istiqlaliyah Muflikhati
Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 7 No. 1 (2014): Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen
Publisher : Faculty of Social Science and Human Ecology, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (336.306 KB) | DOI: 10.24156/jikk.2014.7.1.40

Abstract

In achieving better child well-being, international and Indonesia have agreed to increase efforts in the protection of children, including increasing the capacity of parents to perform better parenting. Time-shared activities among parent and children are important factor to create qualified parenting. The purpose of this study was to analyze the time-shared activities among parents-children and child protection in the family and its influence on children’s subjective well-being. This study was a cross-sectional design. Study sites were selectedpurposively at Ciputri Village, Pacet Sub District; and Sindang Jaya Village, Cipanas Sub District, Cianjur DistrictWest Java Province. One hundred and twenty families were purposively chosen among farmer families. Findingsshowed that the time-shared activities among parents-children were categorized as in low level. Child protection in physical aspect was in the low category but the environmental protection of child was in high category. Children’s subjective well-being was in the high category. Independent variables that influenced the children’s subjective well-being were time-shared activities among parents-children and physical protection. It was recommended to conduct socialization about the importance of child protection and time-shared activities amongparents-children on improving children’s subjective well-being among farmer families.