Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Fibrinolitik sebagai Upaya Penatalaksanaan Urgency pada Pasien STEMI Di Instalasi Gawat Darurat RSUP dr.Soeradji Tirtonegoro: Case Study Iwandani, Nuzhulul Lifqi; Faozi, Ekan; Apriyanto, Wawan Joko
INDOGENIUS Vol 3 No 1 (2024): INDOGENIUS
Publisher : Department of Publication of Inspirasi Elburhani Foundation Desa. Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/igj.v3i1.273

Abstract

Latar belakang: STEMI merupakan sindrom yang memerlukan tatalaksana dengan cepat dan tepat sehingga dapat mencegah kondisi fatal seperti henti jantung. Tujuan: untuk mengetahui efektivitas dari fibrinolysis therapy menggunakan streptokinase sebagai upaya penatalaksanaan reparasi urgency terhadap penurunan manifestasi klinis pada pasien STEMI di Instalasi Gawat Darurat RSUP dr.Soeradji Tirtonegoro. Metode: Peneltian ini merupakan case study yaitu dengan menganalisis kasus yang ditemukan oleh penulis. Hasil: Selesai diberikannya terapi fibrinolisis dengn streptokinase, beberapa tanda dan gejala seperti dyspnea menurun, nyeri dari skala berat menjadi ringan, rasa mual dan ansietas menurun, gambaran ST elevasi pada pemeriksaan penunjang EKG dapat menurun sebanyak 50% mendekati garis isoelektrik. Kesimpulan: Hasil dari penatalaksanaan kasus yang ditemukan yaitu menunjukkan bahwa terapi fibrinolisis menggunakan streptokinase efektif sebagai penatalaksanaan kegawatdaruratan pada pasien STEMI. Namun, perlu diperhatikan dalam pemberian terapi ini harus mengikuti prosedur dengan tepat sehingga efek samping dapat dicegah atau diturunkan. Efek samping seperti perdarahan menjadi salah satu contoh bagi perawat dalam mendampingi dan memonitor kondisi pasien selama proses terapi fibrinolisis
Gambaran Tingkat Pengetahuan Keluarga Tentang Sistem Triage Di IGD RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo Supristyani, Her; Enggalita, Desanti Agustina; Faozi, Ekan; Haryanto, Agung
Jurnal Ners Vol. 8 No. 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v8i2.24560

Abstract

Instalasi Gawat Darurat (IGD) adalah salah salah satu dari berbagai layanan yang disediakan rumah sakit yang memberikan pertolongan pertama dan menjadi pintu pertama masuknya pasien dalam kondisi gawat darurat, dengan tujuan memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal kepada pasien dengan cepat dan tepat, serta terpadu dengan penanganan kegawatdaruratan supaya tidak sampai terjadi kematian ataupun kecacatan kecacatan. Triasi merupakan sebuah system yang berguna untuk menyeleksi ataupun mengelompokkan pasien sesuai system yang diterapkan dalam menyeleksi ataupun mengelompokkan pasien berdasarkan tingkat kegawatdaruratannya. Tindakan ini sesuai dengan prioritas ABC adalah airways, breathing, dan circulation. Pemahaman keluarga berkenaan dengan sistem triage menjadi sumber permasalahan yang kerap ditemui perawat, dokter dan tim kesehatan lain dalam memberi pelayanan sewaktu di IGD. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan kuantitatif dengan desain cross sectional yakni sebuah penelitian analitik yang dilaksanakan dengan tujuan untuk mengadakan penelitian mengenai gambaran tingkat pengetahuan keluarga pasien terhadap sistem triage. Dalam penelitian ini sampelnya berjumlah 37 responden. Hasil penelitian ini memperlihatkan jika sebagian besar keluarga mempunyai pengetahuan yang tergolong cukup sejumlah 18 (48.6%) responden, kemudian yang tergolong baik sejumlah 9 (24.3%). kesimpulan karakteristik responden usia terbanyak adalah kelompok usia 31-40 tahun dengan Pendidikan mayoritas SMA/SMK dan pekerjaan mayoritas swasta.
Respon Time terhadap Tingkat Kecemasan Pasien di Unit Gawat Darurat : Literature Review Ekan Faozi; Arief Wahyudi Jadmiko; Dimas Ria Angga Pribadi
Jurnal Siti Rufaidah Vol. 2 No. 3 (2024): Agustus : Jurnal Siti Rufaidah
Publisher : PPNI UNIMMAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/jasira.v2i3.83

Abstract

To prevent disability and even death, the emergency unit must immediately carry out medical action, therefore the need to implement an efficient and effective emergency response time is important in determining whether or not it is necessary to provide medical assistance from the time the patient arrives at the ER until the patient enters the operating room or hospital ward. . The aim of this research is to determine the effect of response time on patient and family anxiety in the emergency unit. The methods used in this secondary research are literature review, article search through the Google Scholar, PubMed, Science Direct, SINTA, and Garuda databases. The results found 7 articles in which there was an influence of response time on patient anxiety in the Emergency Unit and other factors that influenced patient anxiety in the emergency unit included gender, age, education, triage, and the role of nurses. Conclusion: The results of the synthesis of 7 research articles are that response time influences patient anxiety in the emergency unit. Other factor that influence patient and family anxiety when in the Emergency Unit are length of response time, gender, age, education, triage, and the role of the nurse.
Evidance Based Nursing: Pengaruh Skin Wraping dengan Plastik pada BBLR di RSUD Karanganyar Habibillah, Qidam; Faozi, Ekan
Prosiding Seminar Nasional Keperawatan Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Prosiding Seminar Nasional Keperawatan Universitas Muhammadiyah Surakarta (Profesi Ners XXVI)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : Bayi berat lahir rendah adalah bayi lahir dengan kondisi berat badan <2.500 gram tanpa memandang usia kehamilan. Bayi berat lahir rendah sangat rentan mengalami berbagai masalah kesehatan salah satunya adalah hipotermia. Salah satu penanganan hipotermia adalah skin wraping dengan menggunakan kantong plasik Metode : Studi yang dilakukan menggunakan pretest-postest yang dilakukan pada bayi berat badan lahir rendah yang mengalami hipotermia yang dirawat di bangsal dahlia RSUD Karanganyar. Sebelum dilakukan intervensi skin wraping dengan kantong plastic, suhu bayi dukur terlebih dahulu dan dibandingkan dengan suhu setelah diberikan intervensi Hasil : Hasil penelitian menunjukan adanya pengaruh penerapan intervensi skin wraping dengan plastic pada BBLR. Setelah dilakukan intervensi skin wraping pada BBLR dengan plastik yang dilakukan selama +- 60 Menit berpengaruh dalam peningkatan suhu tubuh BBLR di ruang dahlia RSUD Karanganyar.
Evidence Based Nursing: Upaya Penurunan Suhu Tubuh pada Pasien Hipertermi dengan Terapi Rendam Kaki Air Hangat Hidayati, Kurniasari Budi; Faozi, Ekan
Prosiding Seminar Nasional Keperawatan Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Prosiding Seminar Nasional Keperawatan Universitas Muhammadiyah Surakarta (Profesi Ners XXVI)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Demam adalah reaksi alami dari tubuh ketika terpapar virus maupun bakteri yang menjadi penanda tubuh melawan infeksi yang terjadi. Anak pada usia 6 hingga 12 tahun lebih rentan terhadap infeksi karena banyak berinteraksi dengan lingkungan luar saat bersekolah ataupun bermain. Dalam menangani demam dapat dilakukan dengan terapi nonfarmakologis yaitu terapi rendam kaki air hangat. Metode: Studi yang dilakukan ini merupakan penerapan Evidence Based Nursing yang dilakukan pada pasien anak usia sekolah yang mengalami peningkatan suhu tubuh saat dirawat di bangsal anak. Sebelum diberikan intervensi terapi rendam kaki air hangat suhu tubuh pasien diukur terlabih dahulu dan dibandingkan dengan suhu tubuh setelah diberikan intervensi. Hasil : Hasil penerapan Evidance Based Nursing menunjukan adanya perbedaan suhu sebelum dan sesudah diberikan terapi rendam kaki pada pasien hipertermi. Terapi diberikan sebanyak 2 kali, pada perlakuan pertama perbandingan antara suhu sebelum diberikan intervensi terapi rendam kaki air hangat suhu tubuh pasien 38,4oC berada diatas suhu normal dan setelah diberikan intervensi terapi rendam kaki air hangat suhu tubuh pasien menurun menjadi 37,3oC, sehingga suhu tubuh berada pada rentang normal. Kemudian pada perlakuan kedua suhu tubuh sebelum 37,8oC dan setelah perlakuan suhu tubuh menjadi 36,6oC.
Gambaran Terapi Inhalasi terhadap Bersihan Jalan Napas Anak dengan Pneumonia di Ruang Flamboyan 6 RS dr. Moewardi Surakarta Noviana, Lutfi Irma; Faozi, Ekan
Prosiding Seminar Nasional Keperawatan Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Prosiding Seminar Nasional Keperawatan Universitas Muhammadiyah Surakarta (Profesi Ners XXVI)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : Pneumonia adalah kelainan paru-paru yang ditimbulkan oleh bakteri, virus, jamur, yang dapat mengakibatkan kemungkinan besar infeksi pada saluran pernapasan. Pilihan pengobatan untuk pneumonia meliputi terapi primer dan terapi tambahan. Pengobatan primer terdiri dari pemberian antibiotik, dan terapi tambahan bersifat simtomatik seperti analgesik, antipiretik, bronkodilator, dan terapi inhalasi mukolitik. Tujuan : Penulisan ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan terapi inhalasi nebulizer pada pasien dengan bersihan jalan napas tidak efektif. Metode : Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus, bersifat mengumpulkan data, menganalisis data dan menarik kesimpulan. Penulisan publikasi ilmiah ini mengambil kasus pada pasien An. J dengan pneumonia. Hasil : Dengan diberikan terapi inhalasi nebulizer selama 3 x 24 jam bersihan jalan napas anak membaik dengan frekuensi pernapasani 40 x/menit berkurang menjadi 24 x/menit.
Gambaran Kasus An. Z dengan Post-Amputasi Osteosarcoma di RSUD dr. Moewardi Surakarta: A Case Report Rahma, Sofia Ngizatu; Faozi, Ekan
Prosiding Seminar Nasional Keperawatan Universitas Muhammadiyah Surakarta 2023: Prosiding Seminar Nasional Keperawatan Universitas Muhammadiyah Surakarta (Profesi Ners XXVI)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Osteosarcoma merupakan penyakit keganasan musculoskeletal yang sering terjadi pada anak. Pasien anak memiliki risiko 5,2 kali terkena osteosarcoma. Penatalaksanaan definitif osteosarcoma dikaitkan dengan tindakan operasi berupa amputasi atau limp salvage surgery dengan kombinasi kemoterapi. Pengobatan amputasi atau limp salvage surgery dianggap sebagai pengobatan standar dasar yang efektif untuk osteosarcoma pada ekstremitas. Tindakan ini dapat menimbulkan masalah komplikasi post operasi dengan insiden 20-30% dari keseluruhan operatif. Komplikasi yang sering terjadi adalah infeksi (8-15%) dan nyeri pasca pembedahan (10-80%). Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran studi kasus asuhan keperawatan pada pasien An.Z dengan post op amputasi osteosarcoma. Metode: Metode penelitian ini menggunakan studi kasus pada pendekatan proses keperawata dengan melakukan pengkajian, menyusun diagnosis keperawatan, intervensi keperawatan, implementasi, dan evaluasi. Hasil Studi : Hasil studi ini menunjukkan masalah keperawatan yang muncul pada An. Z diantaranya : nyeri akut berhubungan dengan agen pencedera fisik, risiko jatuh berhubungan dengan gangguan keseimbangan, dan risiko infeksi berhubungan dengan efek prosedur invasif, ketidakadekuatan pertahanan tubuh sekunder: penurunan hemoglobin dan leukopenia.
Studi Kasus: Penerapan Terapi Musik dan Biblioterapy Untuk Mengurangi Kecemasan Anak Saat Diberikan Terapi Intravena Luthfiah, Rafifah; Rahmawati, Nur Annisa; Faozi, Ekan; Haryanto, Agung
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.31542

Abstract

Hospitalisasi merupakan peristiwa yang sering menimbulkan pengalaman traumatik khususnya pada pasien anak yang menyebabkan terjadinya kecemasan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi kecemasan pada anak yaitu dengan mengalihkan perhatian pada musik dan buku cerita bergambar. Musik yang paling bermanfaat bagi kesehatan seorang pasien yaitu jenis musik klasik. Biblioterapi adalah aktivitas menggunakan buku yang sesuai dengan usia dalam terapi pengobatan, Biblioterapi dengan buku cerita efektif terhadap penurunan Tingkat Kecemasan Efek Hospitalisasi pada Anak Prasekolah. Tujuan: mengetahui pengaruh terapi musik dan biblioterapi untuk mengurangi kecemasan pada anak sebelum mendapatkan terapi intravena di IGD RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo. Metode: Desain penelitian ini menggunakan deskriptif studi kasus. Populasi dalam penelitian ini merupakan pasien anak usia 3-12 tahun yang dirawat di Instalasi Gawat Darurat RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo. Penelitian ini terdiri atas 5 responden, Alat pengumpulan data menggunakan lembar observasi HAM-A. Hasil: Hasil analisis statistic menunjukkan uji Wilcoxon dari 5 responden diketahui terdapat 4 responden (80%) yang mengalami penurunan kecemasan setelah diberikan terapi music dan 1 responden kecemasannya menetap. Kesimpulan: Terdapat perbedaan Penurunan Kecemasan Anak Usia 3-12 Tahun yang diberikan Terapi Intra Vena di IGD sebelum dan sesudah diberikan terapi music.
Manajemen Terapi Non Farmakologi untuk Menurunkan Nyeri pada Pasien Colic Abdomen di IGD : Literatur Review Adelia, Sita; Faozi, Ekan
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.31723

Abstract

Pendahuluan : Nyeri perut merupakan gejala umum dengan berbagai etiologi dan implikasi klinis yang dapat terjadi dari akut hingga kronis, dengan penyebab mendasar dan membutuhkan pendekatan manajemen yang berbeda. Nyeri perut menjadi salah satu alasan umum pasien di unit gawat darurat, dengan berbagai penelitian yang menjelaskan frekuensi dan karakteristiknya. Terapi non-farmakologis memainkan peran penting dalam mengelola nyeri kronis pada pasien dewasa, termasuk mereka yang menderita sakit perut. Tujuan : untuk mengetahui manajemen terapi non farmakologi dalam menurunkan nyeri pada pasien colic abdomen di IGD. Metode : Studi Literature menggunakan database search engine yaitu Google Scholar, Sciencedirect, dan Pubmed dengan publikasi artikel berkisar tahun 2017-2024. Strategi pencarian literatur melibatkan kata kunci yang berhubungan dengan topik dan judul penelitian menggunakan Operator Boolean standar “AND” dan “OR”. kata kunci termasuk: “Non Pharmachology Therapy” OR “Complementaru Therapy” OR “reflexiology” AND “Abdomen Pain” OR “Colic Abdomen” AND “Emergency” AND“Randomised Control” OR “Clinical Trial”. Hasil : didapatkan 5 Artikel yang menunjukan manajemen terapi non farmakologi dalam menurunkan nyeri pada pasien colic abdomen yang dapat dilakukan di IGD. Kesimpulan : terapi seperti akupuntur, terapi pijat perut, dan terapi relaksasi dapat dilakukan di unit gawat darurat dan mampu memberikan hasil yang optimal dalam menurunkan nyeri abdomen
Pengaruh Respon Time Perawat Terhadap Kecemasan Pasien dan Keluarga di Unit Gawat Darurat : Sebuah Literature Review Azulla, Sellvinia; Faozi, Ekan
Jurnal Ners Vol. 9 No. 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i1.32082

Abstract

Untuk mencegah kecacatan bahkan kematian, unit gawat daruat harus segera melakukan tindakan medis maka dari itu perlu penerapan waktu tanggap darurat yang efisien dan efektif adalah penting dalam menentukan perlu atau tidaknya memberikan pertolongan medis sejak pasien tiba di UGD hingga pasien masuk ruang operasi atau bangsal rumah sakit. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh respon time terhadap kecemasan pasien dan keluarga di unit gawat darurat. Metode yang digunakan dalam penelitian sekunder ini yaitu literature review, pencarian artikel melalui data base Google Scholar, PubMed, Science Direct, SINTA, dan Garuda. Hasil ditemukan 12 artikel yang didalamnya terdapat pengaruh respon time terhadap kecemasan pasien dan keluarga di Unit Gawat Darurat dan faktor yang mempengaruhi kecemasan pasien dan keluarga di unit gawat darurat meliputi lamanya waktu respon time, jenis kelamin, usia, pendidikan, triase, dan peran perawat. Kesimpulan Hasil sintesis dari 12 artikel penelitian yaitu respon time berpengaruh terhadap kecemasan pasien dan keluarga di unit gawat darurat. Faktor yang mempengaruhi kecemasan pasien dan keluarga saat berada di Unit Gawat Darurat yaitu lamanya waktu respon, jenis kelamin, usia, pendidikan, triase, dan peran perawat.