Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Septic Tank Sehat Sebagai Upaya Meningkatkan Sanitasi Di Desa Lueng Baro Kecamatan Suka Makmue Kabupaten Nagan Raya Safriani, Meylis; Putri, Enda Silvia
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2019): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1170.923 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v3i2.8505

Abstract

Salah satu desa yang terdapat di Kecamatan Suka Makmue, Kabupaten Nagan Raya adalah Desa Lueng Baro. Desa ini masih termasuk rawan sanitasi. Hasil studi awal menunjukkan bahwa masyarakat di desa tersebut belum memiliki sarana sanitasi yang baik. Kebiasaan masyarakat di desa tersebut masih membuang air besar di berbagai tempat seperti saluran irigasi, saluran drainase, alue (anak sungai), dan bahkan ada yang membuang air besar di halaman kosong di belakang rumah mereka. Bagi masyarakat yang telah memiliki jamban, namun belum memiliki tangki septik yang memenuhi standar seperti lantai pada tangki septik (septic tank) tidak di cor, sehingga air limbah buangan jamban dapat menyerap ke dalam tanah. Pada pengabdian ini diperkenalkan bagaimana cara membangun tangki septik (septic tank) sehat sehingga air limbah dari jamban dapat dibuang secara aman ke drainase. Pemberian materi kepada tim mitra dilakukan melalui kegiatan pelatihan oleh tim pengabdian dari Universitas Teuku Umar Meulaboh. Pelaksanaan kegiatan pengabdian tentang pembuatan tangki septik sehat telah dilakukan di Desa Lueng Baroe. Pelatihan yang diberikan terdiri dari langkah-langkah membuat biofilter dari botol plastik bekas sebagai bahan pengganti biolfilter sarang tawon dan membuat cor an lantai dan dinding tangki septik yang kedap air. Pada desa ini di dusun Cot Rundeng telah dibangun tangki septik sehat yang mana respon dari mitra sangat positif, dan antusias. Mitra mau menerima inovasi teknologi yang diberikan serta memiliki minat yang tinggi dan bersedia untuk menerapkan teknologi yang telah diberikan.
Pembuatan Jamban Ramah Lingkungan Sebagai Upaya Mengurangi Perilaku BABS Di Desa Cotkuta Kabupaten Nagan Raya Safriani, Meylis; Putri, Enda Silvia; Rafshanjani, M. Arie
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2020): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1252.664 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v4i3.11577

Abstract

Salah satu desa yang terdapat di Kecamatan Suka Makmue, Kabupaten Nagan Raya adalah Desa Cotkuta. Desa ini masih tergolong desa yang sanitasinya rawan. Hal ini berdasarkan dari survei awal yaitu masih terdapat beberapa perumahan warga yang belum memiliki sarana sanitasi yang baik. Sebagian masyarakat di desa tersebut masih terbiasa melakukan buang air besar di berbagai tempat seperti saluran drainase, alue (anak sungai), saluran irigasi, dan bahkan di halaman kosong di belakang rumah mereka. Beberapa penyebab masyarakat belum memiliki jamban diantaranya adalah faktor ekonomi dan dikarenakan perilaku yang sudah menjadi kebiasaan. Pada pengabdian ini diperkenalkan cara membangun jamban yang murah dan ramah lingkungan dengan harga yang lebih efisien dibandingkan dengan jamban konvensional. Selain itu juga, masyarakat diberikan kegiatan sosialisasi mengenai manfaat dan pentingnya jamban serta bahaya Buang Air Besar Sembarangan (BABS). Pemberian materi kepada tim mitra dilakukan melalui kegiatan sosialisasi oleh tim pengabdian dari Universitas Teuku Umar Meulaboh. Pelaksanaan kegiatan pengabdian tentang pembuatan jamban ramah lingkungan telah dilakukan di Desa Cotkuta. Jamban ramah lingkungan dibuat dari material yang banyak terdapat di desa Cotkuta seperti bambu dan rumbia. Bambu dipergunakan sebagai dinding jamban, sedangkan rumbia dibuat menjadi atap jamban. Respon dari mitra sangat positif dan antusias, yang mana mereka sudah memahami cara membuat jamban secara mandiri dengan dana yang terjangkau. Mitra juga mau menerima inovasi yang diberikan serta memiliki minat yang tinggi dan bersedia untuk menerapkan inovasi yang telah diberikan.
Pendampingan Pembuatan Vertical Garden Sebagai Upayah Peningkatan Green Building Concept Pada Gedung Sekolah SD IT Meulaboh Febrianti, Dian; Safriani, Meylis; Rafshanjani, M. Arie; Salena, Inseun Yuri
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2021): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1503.775 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v5i3.16279

Abstract

Penelitian mengenai green building dalam upayah meningkatkan kawasan hijau didaerah Kabupaten Aceh Barat mendapatkan respon yang baik dari pemerintah dan masyarakat. Dari Penelitaian ini dikembangkan dengan membuat Vertical Garden, sebagai implementasi konsep green building. Bentuk implementasi tersebut dibuat dalam bentuk kegiatan pengabdian Peningkatan Green Building Concept Melalui Penerapan Vertical Garden Pada Gedung Sekolah di Kabupaten Aceh Barat. Kegiatan pengabdian ini dilakukan pada salah satu sekolah terfavorit yang ada di Kabupaten Aceh Barat yaitu, sekolah SD IT Teuku Umar Meulaboh. Berdasarkan hasil survey sangat diperlukan penataan vegetasi pada dinding bangunan atau disebut vertical garden, agar bangunan menjadi dingin dan dapat mengurangi kebutuhan pendingin ruangan sebagai upayah untuk menciptakan iklim mikro yang memberikan kenyaman termal dan memperbaiki kualitas lingkungan bagi pengguna bangunan sekolah SD IT Meulaboh. Pembuatan Vertical Garden menggunakan tanaman lokal yang mudah didapat berupa tanaman daun sirih merah, dan daun teh merambat. Responyang diberikan dari mitra sangat positif dan antusias, dan dapat peningkatkan pemahaman bagi guru dan siswa tentang manfaat dan keuntungan dari penerapan konsep Green Building pada bangunan. Kegiatan pembuatan vertical garden ini merupakan salah satu cara untuk mengurangi dampak global warning, dan menambah ruang terbuka hijau yang dapat menyerap polusi udara sekaligus meningkatkan kualitas udara pada lingkungan sekolah
Study of Groin Structure Planning On a River Bend In Padang Mancang Village Muhammad Arrie Rafshanjani amin; SAFRIANI, MEYLIS; Cut Suciatinas Silvia; Delfian Masrura; Safrizal
Civilla : Jurnal Teknik Sipil Universitas Islam Lamongan Vol 10 No 1 (2025): MARET
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/cvl.v10i1.1352

Abstract

The river flows naturally from its source (upstream) to its mouth (downstream). Due to its velocity, riverbank erosion often occurs, especially in curved sections. In meandering rivers, unstable soil can lead to landslides on the outer banks. One affected area is Padang Mancang Village, Kaway XVI Subdistrict, West Aceh Regency. This study aims to design a suitable groin structure to mitigate erosion. The design process considers a 50-year return period flood (Q50), soil properties, and river cross-section data. The proposed groin structure has a length of 30 meters, a foundation width of 10 meters, a top width of 3 meters, and a height of 12 meters. The flood discharge is 2885.307 m³/s. Stability analysis confirms the structure is safe, with safety factors of 3.06 for overturning and 1.89 for sliding, both exceeding the minimum 1.5. The foundation is stable, with a maximum stress of 2.076 kg/cm², below the allowable 7.71675 kg/cm². These results indicate the groin structure effectively prevents riverbank erosion while ensuring structural stability.
Penerapan K3 Konstruksi pada Pengaman Tanggul Pelabuhan Sebagai Peningkatan Safety Building di Wilayah Pesisir Kabupaten Aceh Barat Zakia, Zakia; Safriani, Meylis; Salena, Inseun Yuri; Rafshanjani, M. Arie; Febrianty, Dian; Hasdanita, Fitry
Pengabdian Cendekia Vol. 2 No. 2 (2024): Vol. 2 No 2 (Desember 2024) Membangun Kecendekian: Transformasi Melalui Pengabd
Publisher : Indonesian Scholars Global Forum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63107/rfjrc754

Abstract

Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dalam konstruksi tanggul pelabuhan berperan krusial dalam meningkatkan keamanan dan ketahanan infrastruktur di area pesisir. Tujuan utama Kesehatan dan Keselamatan Kerja (k3) adalah mencegah, mengurangi, bahkan menghilangkan kecelakaan kerja. Pentingnya K3 sangatlah besar mengingat dampak yang ditimbulkan oleh kecelakaan kerja. Melalui sosialisasi, pelatihan, serta disiplin dalam penggunaan alat pelindung diri (APD), potensi kecelakaan dapat diminimalkan. Dalam kegiatan pelatihan, direncanakan pembentukan dua kelompok mitra, masing-masing terdiri dari 5 orang. pelaksanaan program dilakukan dengan mengukur peningkatan pemahaman masyarakat tentang penggunaan safety building dan K3 dalam proyek pembangunan tanggul pelabuhan melalui kuesioner yang diberikan sebelum dan sesudah kegiatan sosialisasi. Tujuan evaluasi ini adalah untuk mengetahui persentase peningkatan wawasan atau pengetahuan yang diterima oleh perwakilan pekerja konstruksi setelah mengikuti sosialisasi tersebut. Hasil yang diperoleh penerapan K3 pada proyek konstruksi tanggul pelabuhan sudah cukup baik dalam meningkatkan safety building dan mengurangi risiko kecelakaan kerja. Meski demikian, beberapa aspek seperti pemahaman masyarakat lokal dan konsistensi penggunaan APD masih perlu ditingkatkan. Diharapkan dengan pelatihan lanjutan dan pengawasan yang lebih intensif, penerapan K3 dapat berjalan lebih optimal sehingga keselamatan di lokasi proyek terjamin secara menyeluruh.
Penguatan Kapasitas Komunitas Untuk Mitigasi Kebakaran Gambut Melalui Edukasi Partisipatif di Aceh Barat Amir, Astiah; Idris, Fadli; Safriani, Meylis; Maifizar, Afriani; Fazlina, Rita; Veranita, Veranita; Pribadyo, Pribadyo; Supardi, Joli
Pengabdian Cendekia Vol. 3 No. 1 (2025): Vol. 3 No 1 (Juni 2025) Membangun Kecendekian: Transformasi Melalui Pengabdian
Publisher : Indonesian Scholars Global Forum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63107/08mhxx65

Abstract

Kebakaran lahan gambut merupakan salah satu ancaman ekologis yang kerap terjadi di Kabupaten Aceh Barat, terutama pada musim kemarau. Kondisi ini diperparah oleh rendahnya kesadaran dan kapasitas masyarakat dalam melakukan pencegahan serta penanggulangan dini. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas komunitas lokal dalam mitigasi kebakaran gambut melalui pendekatan edukasi partisipatif. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan berbasis kelompok, pelatihan teknis, dan simulasi penanganan awal kebakaran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap penyebab kebakaran gambut, serta tumbuhnya inisiatif lokal dalam membentuk tim siaga api dan sistem pelaporan dini. Kegiatan ini menjadi model pemberdayaan komunitas berbasis lokal yang dapat direplikasi di wilayah rawan karhutla lainnya.
Optimized Plant Productivity by evaluating the Performance and Capacity of the Primary Channel at the Irrigation Area (I.A.) Jeuram In Nagan Raya Regency Hasdanita, Fitry; Nasution, Anisah; Masrura, Delfian; Safriani, Meylis
ASTONJADRO Vol. 14 No. 3 (2025): ASTONJADRO
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/astonjadro.v14i3.18700

Abstract

The development and improvement of irrigation infrastructure serve as the primary source of water supply during the growing season, which can significantly enhance agricultural production. This research aims to evaluate the performance of irrigation systems and the capacity of irrigation channels, this is essential to minimize water loss during the distribution of irrigation water, ensuring that the water needs of rice fields are met and optimizing crop productivity. The research was conducted in Irrigation Area (I.A) Jeuram. This research method is carried out by inventorying the existing conditions of physical and non-physical infrastructure. Then, was evaluates of irrigation area performance, based on the irrigation performance index. The hydraulic analysis to evaluate the channel using HEC-RAS software. The performance of the physical infrastructure of I.A. Jeuram is 26.38% of the optimal condition is 35%. This condition is categorized as moderately to severely damaged. Crop productivity stands is 9.64% of the optimal level of 12.5%. The overall performance index of I.A. Jeuram is 59.32% of its optimal condition, which is 77.5%, indicating that it is in desperate need of attention. While the primary channels can still accommodate the required discharge, its condition is also classified as moderately to severely damaged, compounded by issues of uncontrolled sedimentation. The physical and non-physical infrastructure adversely affects crop productivity and the overall service area of the Jeuram irrigation region. Therefore, it is essential to initiate repairs and ensure regular or periodic operation and maintenance of the irrigation system.
Perbandingan Model Decision Tree dan Random Forest untuk Penentuan Kesesuaian Lahan Budidaya Cabai dan Terong Amir, Astiah; Fachruddin, Fachruddin; Idris, Fadli; Safriani, Meylis; Saefuddin, Reskiana; Nasution, Indera Sakti; Sanusi, Sanusi; Arisma Siregar, Mawaddah Putri
JURNAL RISET KOMPUTER (JURIKOM) Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30865/jurikom.v12i5.8672

Abstract

Kabupaten Aceh Barat memiliki potensi besar dalam budidaya tanaman hortikultura seperti cabai dan terong, meskipun karakteristik tanah gambut dengan tingkat keasaman tinggi dan variabilitas lingkungan menjadi tantangan utama. Penentuan kesesuaian lahan yang akurat memerlukan analisis berbagai variabel seperti pH tanah, kelembaban tanah dan udara, curah hujan, serta tekstur tanah. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model klasifikasi kesesuaian lahan menggunakan algoritma Decision Tree dan Random Forest untuk tanaman cabai dan terong di wilayah tersebut. Data lingkungan dan karakteristik tanah dianalisis menggunakan kedua metode tersebut untuk mengevaluasi performa klasifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma Random Forest unggul dengan akurasi mencapai 99% pada klasifikasi lahan cabai, serta nilai precision dan recall yang lebih tinggi dibandingkan Decision Tree. Untuk klasifikasi lahan terong, kedua algoritma menunjukkan performa sempurna dengan akurasi dan metrik evaluasi mencapai 1.00 tanpa kesalahan klasifikasi. Keunggulan Random Forest terletak pada kemampuannya menangani variabel input yang kompleks dan mengurangi risiko overfitting melalui ensemble pohon keputusan, sehingga menghasilkan prediksi yang lebih stabil dan andal. Dengan demikian, Random Forest sangat cocok digunakan dalam sistem klasifikasi kesesuaian lahan berbasis data lingkungan di Aceh Barat, mendukung pengambilan keputusan budidaya yang lebih optimal dan berkelanjutan. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam penerapan teknologi machine learning untuk meningkatkan efisiensi dan hasil produksi pertanian di wilayah dengan karakteristik tanah gambut yang menantang.Abstract. Kabupaten Aceh Barat has great potential for cultivating horticultural crops such as chili peppers and eggplants, despite the challenges posed by peat soil characteristics with high acidity levels and environmental variability. Accurate land suitability determination requires analysis of various variables such as soil pH, soil and air moisture, rainfall, and soil texture. This study aims to develop land suitability classification models using Decision Tree and Random Forest algorithms for chili and eggplant crops in the region. Environmental data and soil characteristics were analyzed using both methods to evaluate classification performance. The results show that the Random Forest algorithm outperforms with an accuracy of up to 99% in chili land classification, as well as higher precision and recall values compared to Decision Tree. For eggplant land classification, both algorithms demonstrated perfect performance with accuracy and evaluation metrics reaching 1.00 without any misclassification. The advantage of Random Forest lies in its ability to handle complex input variables and reduce the risk of overfitting through ensemble decision trees, resulting in more stable and reliable predictions. Therefore, Random Forest is highly suitable for use in land suitability classification systems based on environmental data in West Aceh, supporting more optimal and sustainable cultivation decision-making. This study makes an important contribution to the application of machine learning technology to improve agricultural efficiency and production outcomes in regions with challenging peat soil characteristics.
Analisis Kelayakan Ekonomi Bangunan Bronjong Tebing Sungai Dalam Upaya Pengendalian Erosi febrianti, dian; Safriani, Meylis; Zakia, Zakia
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 12 No. 1 (2022): Volume 12 Nomor 1, Maret 2022
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v12i1.611

Abstract

Abstrak Studi Kelayakan sangat diperlukan oleh banyak kalangan seperti investor atau pemerintah. Salah satu program pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat adalah dengan membangun fasilitas atau konstruksi yang dapat berpengaruh pada perekonomian masyarakat atau untuk keselamatan masyarakat, salah satunya yaitu bronjong. Pembangunan bronjong sebagai tebing sungai di Desa Padang Mancang, Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat diharapkan dapat memberikan keselamatan bagi warga yang tinggal di sekitar sungai dikarenakan pengikisan tebing sungai yang semakin parah. Pembangunan bronjong ini disarankan dapat menjadi bahan evaluasi bagi Dinas PU Pengairan untuk mengetahui tentang studi kelayakan ekonominya. Biaya modal yang dikeluarkan untuk pembangunan bronjong adalah sebesar Rp. 8.684.106.116,- dan biaya tahunan yang dikeluarkan (biaya operasional dan pemeliharaan) adalah sebesar Rp. 37.111.565,-. Manfaat yang diperoleh dengan adanya pembangunan bronjong didapat senilai Rp. 7.214.000.000,-. Studi Kelayakan Ekonomi Pada Pembangunan Bronjong Tebing Sungai bertujuan untuk mengetahui layak atau tidak proyek tersebut dijalankan dengan menggunakan metode NPV (Net Present Value), dan BEP (Break Even Point). Studi kelayakan ini menggunakan suku bunga 5% dan umur ekonomi bangunan 65 tahun. Hasil nilai NPV yang diperoleh sebesar Rp. 397.600.237,- atau NPV > 0 dan BEP terjadi pada tahun ke-60 bulan ke-6, sehingga waktu pengembalian modal kurang dari umur ekonomis proyek, yaitu 65 tahun. Kesimpulan dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proyek pembangunan bronjong ini layak dilaksanakan dan dibangun untuk menghindari erosi pada tebing sungai. Kata kunci: Studi Kelayakan, bronjong, NPV, BEP.  Abstract A feasibility study is needed by many groups such as investors or the government. One of the government's programs for the welfare of the community is to build facilities or construction that can affect the economy of the community or for the safety of the community, one of which is the gabion. The construction of gabions as river cliffs in Padang Mancang Village, Kaway XVI District, West Aceh Regency is expected to provide safety for residents living around the river due to the increasingly severe erosion of river cliffs. The construction of gabions is suggested to be used as evaluation material for the Dinas PU Pengairan to find out about its economic feasibility study. The capital cost spent for the construction of gabions is Rp. 8,684,106,116, - and the annual cost incurred (operational and maintenance costs) is Rp. 37,111,565, -. The benefits obtained from the construction of gabion are valued at Rp. 7,214,000,000, -. The Economic Feasibility Study on the Development of the River Cliffs Gabion aims to determine whether the project is feasible or not to be carried out using the NPV (Net Present Value) and BEP (Break Even Point) methods. This feasibility study uses primary data, secondary data and assumptions to be used in the calculation of cash flow analysis. By using an interest rate of 5% and an economic age of 65 years, the NPV value obtained is Rp. 397,600,237, - and BEP occurs in the 60th year of the 6th month. The results of the three methods indicate that the gabion construction project is feasible to implement or build. Keywords: Feasibility Study, Gabion, NPV, BEP
Evaluasi Kapasitas Tampang Drainase Kawasan Perumahan Desa Leuhan Kabupaten Aceh Barat safriani, meylis; Rafshanjani, M. Arrie; hasdanita, Fitry; Yulianur, Alfiansyah
Teras Jurnal : Jurnal Teknik Sipil Vol. 14 No. 1 (2024): Volume 14 Nomor 1, Maret 2024
Publisher : UNIVERSITAS MALIKUSSALEH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/tj.v14i1.999

Abstract

Abstrak Banjir yang melanda Desa Leuhan Dusun Raja Ampat kabupaten Aceh Barat disebabkan limpasan air hujan yang mengenangi kawasan setempat. Penyelesaian yang tepat untuk mengatasi banjir kota adalah evaluasi kapasitas penampang drainase. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui debit banjir rancangan dan kapasitas penampang drainase. Metode penelitian dilakukan dengan analisis hidrologi dan analisis hidrolika. Hujan rencana dan debit rancangan ditentukan dengan analisis hidrologi. Analisis debit banjir rancangan kala ulang dihitung dengan metode rasional. Kapasitas dan dimensi penampang drainase dihitung berdasarkan analisi hidrolika dengan software HEC-RAS 5.0. Hasil penelitian diperoleh hujan rencana dan debit banjir rencana untuk periode ulang sepuluh tahun yaitu, 259,957 mm dan 712,393 m³/s. Hasil analisis menunjukkan sembilan penampang drainase perlu dilakukan evaluasi. Penampang drainase mengalami luapan disebabkaan oleh ketidakamampuan menampung debit banjir pada saat terjadinya hujan. Setelah dilakukan evaluasi dan perlebaran penampang saluran drainase tinggi luapan mengalami penurunan bahkan tidak terjadi luapan di saluran drainase kawasan perumahan Desa Leuhan.  Kata kunci: drainase , analisis frekuensi, debit banjir, Hec-Ras 5.0, Log Person III Abstract Flooding in Leuhan Village, Raja Ampat Hamlet, West Aceh District is caused by rainwater runoff that inundates the local area. The right solution to overcome urban flooding is the evaluation of drainage cross-sectional capacity. The purpose of this study was to determine the design flood discharge and drainage cross-sectional capacity. The research method was conducted with hydrological analysis and hydraulics analysis. Rainfall and design discharge were determined by hydrological analysis. The analysis of the design flood discharge of the return period was calculated by the rational method. The capacity and dimensions of the drainage cross section were calculated based on hydrological analysis with HEC-RAS 5.0 software. The results of the study obtained the rainfall plan and the flood discharge plan for the ten-year return period, namely, 259.957 mm and 712.393 m³/s. The analysis results show that nine drainage cross sections need to be evaluated. The drainage cross section experienced overflow due to the inability to accommodate flood discharge during rainfall. After the evaluation and widening of the drainage channel cross section, the overflow height has decreased and there is no overflow in the drainage channel of the Leuhan Village residential area. Keywords: Drainage, frequency analysis, flood discharge, Hec-Ras 5.0, person log lll