Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PELATIHAN QRIS BAGI UMKM TRADISIONAL UNTUK MENDUKUNG TRANSAKSI NON-TUNAI DI SIANTAN TENGAH Iswanto Iswanto; Ishak Ishak; Nurul Septya Magisa; Fransiska Ekobelawati
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025): Volume 6 No 3 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i3.44378

Abstract

Pelatihan penggunaan digital payment (QRIS) bagi UMKM tradisional di Kelurahan Siantan Tengah, Kecamatan Pontianak Utara bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan pelaku usaha dalam mengadopsi sistem pembayaran non-tunai. Kegiatan ini melibatkan berbagai sektor usaha, seperti kuliner, kerajinan tangan, dan jasa. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa penggunaan QRIS memberikan manfaat signifikan dalam meningkatkan efisiensi transaksi, mengurangi risiko kehilangan uang tunai, serta mempermudah pencatatan keuangan. Namun, masih terdapat tantangan dalam penerapannya, seperti keterbatasan literasi digital dan kekhawatiran terhadap keamanan transaksi. Melalui pendampingan yang intensif, sebagian besar peserta berhasil memahami dan mulai menerapkan QRIS dalam usaha mereka. Selain itu, pelatihan ini juga mendorong UMKM untuk lebih aktif dalam pemasaran digital guna memperluas jangkauan pasar. Dengan meningkatnya adopsi QRIS, diharapkan transaksi non-tunai semakin berkembang dan memberikan manfaat bagi pertumbuhan ekonomi lokal.
Transformasi Ekosistem Usaha Lokal Melalui Intervensi Akuntansi Digital Yang Partisipatif Dan Berkelanjutan Kecamatan Pontianak Timur: Pengabdian Iswanto; Fransiska Ekobelawati; Ishak; Napiajo; Nurul Septya Magisa
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6623

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Pontianak Timur melalui intervensi akuntansi digital yang bersifat partisipatif dan berkelanjutan. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah rendahnya keteraturan pencatatan keuangan, belum optimalnya pemisahan antara keuangan pribadi dan usaha, serta terbatasnya pemanfaatan informasi keuangan sebagai dasar pengambilan keputusan. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif dengan tahapan identifikasi kebutuhan, edukasi akuntansi sederhana, praktik penggunaan aplikasi akuntansi digital, pendampingan teknis, evaluasi capaian, dan perumusan tindak lanjut. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa peserta mulai memahami pentingnya pencatatan transaksi secara rutin, pengelompokan pemasukan dan pengeluaran, penyusunan laporan sederhana, serta penggunaan informasi keuangan untuk membaca kondisi usaha. Intervensi ini juga mendorong perubahan pola pikir peserta dari pencatatan manual yang bersifat informal menuju pengelolaan keuangan yang lebih sistematis dan terdokumentasi. Selain itu, proses pendampingan memperlihatkan bahwa keberhasilan digitalisasi akuntansi UMKM tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan aplikasi, tetapi juga oleh kesesuaian metode pelatihan, kedekatan pendampingan, kemampuan peserta, dan dukungan lingkungan usaha lokal. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi pada penguatan ekosistem usaha lokal melalui peningkatan literasi akuntansi digital, pembentukan kebiasaan pencatatan keuangan, dan pengembangan jejaring belajar antar-pelaku usaha. Keberlanjutan program masih memerlukan pendampingan lanjutan, monitoring praktik pencatatan, serta dukungan kelembagaan agar transformasi akuntansi digital dapat menjadi bagian dari budaya pengelolaan UMKM di Pontianak Timur.
BREAKING DIGITAL BARRIERS: THE ROLE OF FINANCIAL LITERACY IN ACCELERATING INCLUSIVE FINANCING FOR SMEs Nindy Puspitasari; Nurul Septya Magisa; Nur Hidayat
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 3 (2026): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/vk55qd41

Abstract

This study aims to analyze the influence of financial literacy on digital adoption by examining the mediating roles of perceived digital barriers and business characteristics in Small and Medium Enterprises (SMEs). Data were collected through a survey using structured questionnaires and analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) with WarpPLS 8.0. The findings reveal that financial literacy has a positive and significant effect on perceived digital barriers, business characteristics, and digital adoption. Furthermore, perceived digital barriers and business characteristics significantly influence digital adoption. The R-square value of 0.672 indicates that financial literacy, perceived digital barriers, and business characteristics collectively explain 67.2% of the variance in digital adoption. These results highlight that financial literacy not only strengthens business management practices but also fosters critical awareness of technological barriers, thereby enabling SMEs to be better prepared to embrace digital adoption and access inclusive financial services.
Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis Aplikasi Excel untuk Pengurus Masjid Jami'ul Jihad Siantan Hilir Kecamatan Pontianak Utara: Pengabdian Iswanto Iswanto; Ishak Ishak; Nurul Septya Magisa; Fransiska Ekobelawati; Napiajo Napiajo
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4664

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengurus Masjid Jami’ul Jihad Siantan Hilir, Kecamatan Pontianak Utara, dalam menyusun laporan keuangan yang tertib, transparan, dan mudah diverifikasi melalui pemanfaatan Microsoft Excel. Metode pelaksanaan menggunakan pelatihan partisipatif berbasis praktik (hands-on) yang dipadukan dengan pendampingan. Tahapan kegiatan mencakup analisis kebutuhan dan pemetaan alur penerimaan–pengeluaran, penyusunan daftar pos akun sederhana, pengembangan template Excel dan SOP pencatatan–pengarsipan, pelatihan inti, praktik menggunakan transaksi riil, serta monitoring awal implementasi. Kegiatan diikuti oleh 18 pengurus masjid. Evaluasi pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan kompetensi peserta dari rata-rata 56,30 menjadi 82,70 (naik 26,40 poin atau 46,90%). Sebanyak 83% peserta (15 dari 18 orang) mampu melakukan input transaksi dan rekap bulanan secara mandiri setelah pendampingan. Luaran utama berupa template Excel final, SOP ringkas 1–2 halaman, struktur folder arsip digital, serta satu paket laporan bulanan periode uji coba (November 2025). Efisiensi penyusunan laporan meningkat dari sekitar 6 jam menjadi sekitar 2 jam per periode, dan proses rekonsiliasi kas berhasil dituntaskan dengan selisih 0 setelah perbaikan klasifikasi serta koreksi input.
SEGMENTASI GEN Z DAN MILENIAL DALAM IMPULSIVE BUYING: PERAN MEDIASI SHOPPING EMOTION DI MR.DIY PONTIANAK Tri Yonepa Gloria; Ema Trisnawati; Alian Kanelius; Nurul Septya Magisa
Jurnal Manajemen Pemasaran Vol. 19 No. 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9744/pemasaran.19.2.85-104

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi oleh transformasi paradigmatik perilaku konsumen dalam era digitalisasi, yang dikarakterisasi dengan adanya pergeseran signifikan pola konsumsi dari orientasi kebutuhan menjadi orientasi keinginan. Manifestasi empiris fenomena tersebut terobservasi melalui peningkatan insidensi pembelian tidak terencana (impulsive buying) pada konteks ritel modern, dengan studi kasus MR.DIY Pontianak. Studi ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh visual merchandising, product diversity, dan shopping lifestyle terhadap impulsive buying, serta mengeksplorasi efek mediasi shopping emotion dalam relasi kausal tersebut. Metodologi kuantitatif diaplikasikan dengan melibatkan 112 responden dari populasi generasi Z dan Milenial yang diseleksi melalui teknik purposive sampling dengan kriteria spesifik berupa adanya riwayat pembelian tidak terencana. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan SmartPLS 3.0. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa visual merchandising dan shopping lifestyle memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap impulsive buying, sedangkan product diversity menunjukkan pengaruh negatif yang signifikan. Shopping emotion secara signifikan memediasi hubungan antara shopping lifestyle dan impulsive buying, namun tidak memediasi hubungan antara visual merchandising dan product diversity terhadap impulsive buying. Model penelitian ini secara substansial mampu menggambarkan dinamika impulsive buying dan shopping emotion pada konsumen ritel modern. Kontribusi teoretis penelitian ini terletak pada eksplikasi komprehensif mengenai dinamika perilaku pembelian impulsif konsumen kontemporer dan menyediakan implikasi praktis bagi pengelola ritel modern dalam mengoptimalisasi strategi pemasaran untuk menghadapi transformasi perilaku konsumen di era digital.
Impact of Corporate Social Responsibility (CSR) on Brand Image and Consumer Preferences: A Case Study in the Automotive Industry Nurul Septya Magisa; Ana Yuliana; Sulasti; Iswanto; Rizaldy
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) (Special Issue) - International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v7i2.7529

Abstract

This study aims to analyze the effect of Corporate Social Responsibility (CSR) on brand image and consumer preference in the automotive industry, with a case study of motor vehicle consumers in Pontianak City. CSR is currently not only seen as a company's moral obligation, but also as a business strategy that can shape positive perceptions and create competitive advantages. This research uses a quantitative approach with a total of 100 respondents selected through purposive sampling technique. The research instrument was arranged in the form of a Likert scale closed questionnaire and analyzed by multiple linear regression. The results show that CSR has a significant effect on brand image and consumer preference, both directly and through brand image as an intervening variable. Brand image plays a strong mediating role, suggesting that consumer perceptions of corporate social responsibility shape loyalty and purchase intentions. Consumer preference is not only built through product features or price, but also through the emotional connection and social value built by companies through CSR programs. The implication of this study suggests that automotive companies in Pontianak and other regions make CSR a strategic part of brand management and market winning efforts. Consistent, authentic, and communicative CSR implementation can increase positive perceptions of the brand and strengthen the psychological bond between companies and consumers. Thus, CSR becomes an important element in modern sustainable marketing strategies.
Social Proof and Urgency Scarcity can Mediate The Influence of Tiktok Ads on Purchasing Decisions Hendrik Permana; Rainier Hendrik Sitaniapessy; Nurul Septya Magisa; Rizaldy Rizaldy; Sintya Purwandaningsih
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 6 No. 4 (2026): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v6i4.2840

Abstract

The rapid development of the social commerce ecosystem has transformed digital consumer behavior, with social media platforms like TikTok shifting towards direct transaction generation. This study aims to empirically analyze and prove the mediating role of Social Proof and Urgency Scarcity in the influence of TikTok Ads on consumer Purchasing Decisions. Employing an explanatory quantitative approach, data were gathered via a structured online questionnaire administered to 285 active consumer respondents who had previously purchased products through the TikTok platform. The sampling technique utilized purposive sampling, and the collected data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) via SmartPLS software. The empirical findings reveal that TikTok Ads have a direct, positive, and significant effect on Social Proof, Urgency Scarcity, and Purchasing Decisions. Furthermore, mediation analysis confirms that both Social Proof and Urgency Scarcity significantly mediate the relationship between TikTok Ads and consumer Purchasing Decisions. Social Proof acts as a driver of psychological trust and social validation, whereas Urgency Scarcity triggers an emotional push through the Fear of Missing Out (FOMO), accelerating the purchase execution process. Practical implications suggest that digital marketers should design TikTok advertising strategies that extend beyond visual appeal by ethically integrating authentic social proof and time-sensitive scarcity triggers to maximize sales conversion rates.