Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

ANALISIS DESAIN INTERIOR DAN EKSTERIOR DALAM MENGEMBANGKANN KECERDASAN NATURALIS PADA ANAK KELOMPOK B 1 DI RA AS-SYAFIQAH KOTARIH BARU KABUPATEN SERDANG BEDAGAI Nurmaya Ningsih; Hasnah Siahaan; Mardiah Mardiah; Cut Rafyqa Fadhilah
HIBRUL ULAMA Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Hibrul’ulama
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/hibrululama.v7i1.1044

Abstract

Naturalist intelligence is an intelligence that is a combination of the characteristics of a child which includes skills in recognizing, classifying flora and fauna and other natural objects and having awareness of environmental conditions and the beauty within themselves. The environment and nature are the most important thoughts for the early development of a child's mindset. Through the intermediaries of the environment and nature, children are free to move and develop their naturalist intelligence. Writing this thesis aims to find the relationship between interior and exterior design in developing children's naturalist intelligence. The research method used is qualitative research where this research has nothing to do with numbers but this research will explain in sentences or in the form of a description of the phenomenon that is happening when researched.
The Function of Education in Cultivating an Anti-Corruption Mindset Among Youth at SMA APIPSU Medan Karolina Sitepu; Khairun Na’im; Donny Setha; Dahris Siregar; Mospa Darma; Indah Sari Liza Lubis; Cut Rafyqa Fadhilah; Reny Khaerany Nisfiary; Karina Mia Berutu; Puji Chairu Sabila
JURIBMAS : Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Juli 2026
Publisher : LKP KARYA PRIMA KURSUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/juribmas.v5i1.1405

Abstract

Education is instrumental in the development of an anti-corruption mindset among the younger generation, which serves as the groundwork for the eradication of corruption in Indonesia. This movement is a reflection of the government's political will and is bolstered by the thorough preparation and readiness of legal instruments. This legal counseling activity is designed to foster a profound comprehension of the perils of corruption, to foster a sense of collective awareness, and to inculcate the importance of integrity in the minds of high school students and the general public. The Community Based Research (CBR) method was implemented through a series of stages, including joint planning (identification of school needs and material preparation), participatory implementation (outreach, legal quizzes, Q&A, small group discussions), and reflective evaluation (pre-post understanding survey). This process involved active collaboration between the service team, teachers, and students. With the participation of 30 eleventh-grade students, accompanying teachers, and facilitators from various lecturers and students in the study programs at Universitas Tjut Nyak Dhien Medan, this activity was conducted on May 9, 2026, at SMA APIPSU Medan. The outcome was a substantial improvement in the participants' comprehension of the detrimental effects of socio-economic corruption, as well as a dedication to honesty, transparency, care, and independence. The interactive dynamics enabled participants to compare societal corruption (cheating, extortion) with school corruption cases (cheating, extortion) and develop practical prevention strategies. In summary, this participatory CBR approach has demonstrated its efficacy in the development of a generation of youth who are highly integrity-driven. This is achieved through collaborative anti-corruption education in school environments, which not only strengthens the understanding and commitment of participants to the principles of honesty and transparency, but also validates the importance of the education-based anti-corruption movement in the establishment of a sustainable anti-corruption ecosystem in Indonesia.
SOSIALISASI KEMITRAAN ORANG TUA BERBASIS TATA KELOLA PAUD ISLAMI DAN KESEHATAN MENTAL DI TK IT HARVYSAH Mesra Mesra; Cut Rafyqa Fadhilah; Nurhikmah Pohan; Halimatun Syakdiah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.61066

Abstract

Kemitraan antara orang tua dan lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan salah satu pilar penting dalam tata kelola PAUD berbasis nilai-nilai Islami, sekaligus menjadi faktor pendukung kesehatan mental anak maupun orang tua. Namun demikian, keterlibatan orang tua di TK IT Harvysah masih belum optimal akibat rendahnya pemahaman tentang bentuk kemitraan dan pentingnya kesehatan mental dalam pengasuhan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran orang tua mengenai pentingnya kemitraan dengan sekolah dalam kerangka tata kelola PAUD Islami serta upaya menjaga kesehatan mental keluarga. Metode yang digunakan adalah pendidikan masyarakat melalui sosialisasi, ceramah interaktif, diskusi kelompok, dan pengisian kuesioner pretest-posttest terhadap 32 orang tua siswa TK IT Harvysah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta tentang bentuk-bentuk kemitraan orang tua-sekolah, penerapan nilai-nilai Islami dalam pengasuhan, serta strategi menjaga kesehatan mental sebesar 38,6% dibandingkan sebelum kegiatan. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi dan komitmen untuk terlibat aktif dalam program parenting berikutnya. Kegiatan ini penting untuk terus dilakukan secara berkelanjutan agar sinergi antara sekolah dan keluarga semakin kuat dalam mendukung tumbuh kembang anak usia dini secara holistik.
Kontribusi Resiliensi terhadap Grit pada Siswa SMA Terdampak Banjir Bandang di Aceh Tamiang Cut Rafyqa Fadhilah; Liandra Khairunnisa; Reny Khaerany; Amelia Alsa
EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2026): EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan (Desember)
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Publikasi Ilmiah (lppi) Yayasan Almahmudi Bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70437/jedu.v4i1.49

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi resiliensi terhadap grit pada siswa SMA yang terdampak langsung banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Partisipan berjumlah 101 siswa yang dipilih menggunakan purposive sampling. Resiliensi diukur menggunakan Child and Youth Resilience Measure-Revised (CYRM-R) versi Bahasa Indonesia, sedangkan grit diukur menggunakan Indonesian Short Grit Scale (Grit-S) versi Bahasa Indonesia. Data dianalisis menggunakan korelasi Pearson dan regresi linear sederhana. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat resiliensi siswa berada pada kategori tinggi, sedangkan grit berada pada kategori sedang. Hasil regresi menunjukkan bahwa resiliensi memberikan kontribusi sebesar 17,3% terhadap grit, sedangkan 82,7% variasi grit dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian. Hasil ini menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam beradaptasi terhadap adversitas merupakan salah satu sumber daya psikologis yang berkontribusi terhadap kemampuan mempertahankan usaha dan tujuan jangka panjang. Hasil penelitian dapat menjadi dasar bagi sekolah dan pihak terkait untuk memperhatikan penguatan resiliensi sebagai bagian dari dukungan psikososial siswa dalam proses pemulihan pascabencana. Kata Kunci: Resiliensi; Grit; Siswa SMA; Banjir Bandang; Aceh Tamiang