Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Journal of Education And Research

STRATEGI OPTIMALISASI PELANGGAN BERBASIS EKONOMI PERILAKU DALAM MENINGKATKAN OMZET PENJUALAN KOSMETIK SALYTA STORE Almadury, Salita Widya; Pratama, Devangga Putra Adhitya
Journal of Education and Research Vol. 4 No. 1 (2025): JUNI 2025
Publisher : IKIP Widya Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi optimalisasi pelanggan berbasis ekonomi perilaku dalam meningkatkan omzet penjualan kosmetik di Salyta Store. Pendekatan ekonomi perilaku dipilih untuk mengkaji bagaimana faktor psikologis dan sosial mempengaruhi keputusan pembelian konsumen dalam konteks produk kosmetik. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap aktivitas pemasaran dan interaksi pelanggan. Hasil penelitian mengungkap bahwa strategi seperti diskon berbatas waktu, testimoni pelanggan, kemasan visual menarik, dan promosi digital terbukti efektif karena memanfaatkan prinsip-prinsip psikologi konsumen seperti efek kelangkaan, framing, dan bukti sosial. Studi ini tidak hanya mendeskripsikan praktik pemasaran, tetapi juga menunjukkan bahwa respons emosional konsumen terhadap persepsi eksklusivitas dan kredibilitas sosial menjadi faktor penentu dalam keputusan pembelian. Kontribusi konseptual utama dari penelitian ini terletak pada penegasan bahwa integrasi antara stimulus visual, sosial, dan temporal dalam promosi mampu memodifikasi heuristik konsumen, yang sering kali bekerja di luar kesadaran rasional. Implikasi teoretisnya, pendekatan ekonomi perilaku dapat digunakan sebagai kerangka strategis dalam merancang kampanye pemasaran berbasis pengalaman konsumen dan bukan sekadar harga atau produk. Simpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman terhadap perilaku konsumen secara psikologis mampu mendorong perancangan strategi pemasaran yang lebih tepat sasaran. Dengan menerapkan pendekatan berbasis ekonomi perilaku, Salyta Store dapat meningkatkan loyalitas pelanggan dan secara signifikan mendorong pertumbuhan omzet penjualan.
PENGARUH FAKTOR STRATEGIS TERHADAP KINERJA UMKM JAWA TIMUR DALAM PERSPEKTIF HIRARKI KEBUTUHAN ORGANISASI MASLOW Hidayah, Nur; Pratama, Devangga Putra Adhitya
Journal of Education and Research Vol. 4 No. 1 (2025): JUNI 2025
Publisher : IKIP Widya Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor strategis terhadap kinerja UMKM di Jawa Timur dengan pendekatan teoritik Hierarki Kebutuhan Organisasi Maslow. Lima variabel independen yang diuji meliputi aksesibilitas modal, teknologi informasi, kualitas layanan, keunggulan kompetitif, dan inovasi. Kelima variabel tersebut dipandang sebagai representasi dari tingkatan kebutuhan organisasi, mulai dari kebutuhan dasar operasional hingga kebutuhan aktualisasi bisnis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 374 pelaku UMKM di berbagai sektor. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda yang mana menguji pengaruh simultan dan parsial antar variabel. Hasil analisis regresi menunjukkan kekuatan empiris yang signifikan, dengan nilai F sebesar 15,519 (p = 0,000) dan adjusted R² sebesar 0,163, yang berarti model mampu menjelaskan 16,3% variasi kinerja UMKM. Seluruh variabel strategis yang diteliti meliputi akses modal, teknologi informasi, kualitas layanan, keunggulan kompetitif, dan inovasi memiliki pengaruh positif dan signifikan secara statistik (p < 0,05), memperkuat validitas penerapan hierarki kebutuhan Maslow dalam menjelaskan peningkatan kinerja UMKM secara bertahap dan berkelanjutan. Temuan ini mengindikasikan bahwa pemenuhan kebutuhan organisasi secara bertahap memiliki kontribusi nyata dalam peningkatan efektivitas dan daya saing UMKM. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis serta memberikan implikasi praktis bagi perancang kebijakan dan pelaku usaha dalam merumuskan pengembangan strategi bisnis bagi UMKM yang kompetitif dan berkelanjutan di era digital.
PERILAKU WIRAUSAHA DITINJAU DARI PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DENGAN EFIKASI DIRI SEBAGAI VARIABEL MODERASI Aprilia, Novita; Pratama, Devangga Putra Adhitya; Adinata, Restu Eri
Journal of Education and Research Vol. 4 No. 2 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : IKIP Widya Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56707/jedarr.v4i2.294

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan media sosial terhadap perilaku berwirausaha mahasiswa dengan self-efficacy sebagai variabel moderasi, dalam konteks transformasi digital yang mengubah pola bisnis generasi muda. Penggunaan media sosial dioperasionalkan melalui indikator intensitas penggunaan dan manfaat yang dirasakan, sedangkan perilaku berwirausaha diukur melalui indikator tindakan menjalankan usaha, pengambilan keputusan wirausaha, dan perencanaan pengembangan usaha. Self-efficacy diukur berdasarkan tingkat keyakinan individu terhadap kemampuan dirinya dalam menjalankan aktivitas kewirausahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode purposive sampling terhadap 44 mahasiswa Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya yang telah menjalankan usaha minimal satu tahun. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS, yang dipilih karena sesuai untuk ukuran sampel kecil, tidak menuntut asumsi normalitas multivariat, serta berorientasi pada pengujian model prediktif. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku berwirausaha (β = 0,838; t = 4,059; p < 0,05), sementara self-efficacy tidak terbukti memoderasi hubungan tersebut (β = 0,054; t = 0,709; p > 0,05). Temuan ini menegaskan bahwa optimalisasi media sosial menjadi faktor strategis dalam membentuk perilaku wirausaha mahasiswa di era digital, meskipun tingkat kepercayaan diri individu belum tentu memperkuat pengaruh tersebut