Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

IMPLEMENTATION OF CURRICULUM 2013 AT SOCIAL STUDIES SUBJECT IN ISLAMIC PUBLIC SECONDARY SCHOOL OF MALANG 1 Afifah, Silvi Nur
JURNAL PENDIDIKAN ILMU SOSIAL Vol 26, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpis.v26i2.8309

Abstract

This study aims to determine the implementation of curriculum 2013 on subjects integrated Social Science in Malang 1 Islamic Public Junior High School. The research method used in this study is a qualitative approach with descriptive method. Collecting data has done through observation, interview and documentation study. The results showed that in general the implementation of Curriculum 2013 on Social Science subjects in Malang 1 Islamic Public Junior High School using an integrated scientific approach. Social Science teachers are still experiencing some obstacles and adjust to the real conditions in the field. This is evidenced in implementing learning Social Science teachers already using a scientific approach, but most of the integrated Social Science only occurs in the classroom so do not provide concrete learning experiences for students.
PENGEMBANGAN WISATA EDUKATIF DI KAWASAN PANTAI BALEKAMBANG, KABUPATEN MALANG Mohamad Mambaus Su'ud; Titin Kholisna; Silvi Nur Afifah
at-tamkin: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2019): At-Tamkin - Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/attamkin.v2i2.518

Abstract

Kabupaten Malang merupakan wilayah dengan potensi wisata alam yang sangat besar, tercatat terdapat 64 obyek wisata di kabupaten Malang, terbanyak ialah kawasan pantai dan pemandian. Menurut catatan dinas pariwisata, pengunjung wisatawan di Kabupaten malang, setiap tahun meningkat sekitar 26 %. Tujuan PKM ini ialah dilakukan untuk mengembangan wisata yang bisa memberi pengetahuan/edukasi kepada wisatawan. Metode dalam kegiatan ini ialah menggunakan pendekatan Participatory Rural Apprasial (PRA) yakni memacu keberdayaan masyarakat lokal dalam mengelola dan menggalang pengetahuan terkait budaya, lingkungan hidup, dan kebencaan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini telah memberikan pilihan tujuan dan preferensi wisata bagi wisatawan. Selain Balekambang yang sudah terkenal sebagai pantai yang indah, sebelah timur Regent telah memberikan tambahan nilai edukasi.
Pembelajaran IPS Berbasis Blended Learning sebagai Upaya Memenuhi Tantangan Abad 21 Silvi Nur Afifah; Kokom Komalasari; Disman Disman; Elly Malihah
Jurnal Basicedu Vol 6, No 3 (2022): June Pages 3200-5500
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2769

Abstract

Pendidikan Indonesia abad ke-21, dihadapkan dengan sejumlah tantangan yang menuntut berubahnya paradigma pembelajaran. Perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat juga berdampak signifikan terhadap dunia pendidikan. Tujuan penelitian untuk mengetahui pembelajaran IPS secara blended learning dalam pengembangan pembelajaran dan mengetahui keterampilan yang seharusnya diperoleh peserta didik. Metode yang digunakan adalah metode library research yang membahas pembelajaran IPS yang dilakukan secara blended learning sebagai alternatif pembelajaran unuk menjawab tantangan di abad 21. Kesimpulannya Permasalahan abad 21 adalah perubahan yang sangat cepat yang harus diimbangi dengan kemampuan untuk beradapdasi yang cepat pula. Sehingga peserta didik sebagai generasi penerus bangsa yang akan menjadi leader masa depan harus mampu bersaing diantara cepatnya perkembangan zaman serba digital. Pembelajaran IPS berbasis blended learning merupakan salah satu inovasi dan solusi yang hadir disesuaikan dengan perkembangan zaman. Hal ini menjawab tujuan pembelajaran IPS yaitu peserta didik dapat memecahkan masalah dan mengambil keputusan yang terjadi dalam kehidupannya. 
Pembelajaran IPS Berbasis Blended Learning sebagai Upaya Memenuhi Tantangan Abad 21 Afifah, Silvi Nur; Komalasari, Kokom; Disman, Disman; Malihah, Elly
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2769

Abstract

Pendidikan Indonesia abad ke-21, dihadapkan dengan sejumlah tantangan yang menuntut berubahnya paradigma pembelajaran. Perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat juga berdampak signifikan terhadap dunia pendidikan. Tujuan penelitian untuk mengetahui pembelajaran IPS secara blended learning dalam pengembangan pembelajaran dan mengetahui keterampilan yang seharusnya diperoleh peserta didik. Metode yang digunakan adalah metode library research yang membahas pembelajaran IPS yang dilakukan secara blended learning sebagai alternatif pembelajaran unuk menjawab tantangan di abad 21. Kesimpulannya Permasalahan abad 21 adalah perubahan yang sangat cepat yang harus diimbangi dengan kemampuan untuk beradapdasi yang cepat pula. Sehingga peserta didik sebagai generasi penerus bangsa yang akan menjadi leader masa depan harus mampu bersaing diantara cepatnya perkembangan zaman serba digital. Pembelajaran IPS berbasis blended learning merupakan salah satu inovasi dan solusi yang hadir disesuaikan dengan perkembangan zaman. Hal ini menjawab tujuan pembelajaran IPS yaitu peserta didik dapat memecahkan masalah dan mengambil keputusan yang terjadi dalam kehidupannya. 
Pembelajaran IPS Berbasis Blended Learning sebagai Upaya Memenuhi Tantangan Abad 21 Afifah, Silvi Nur; Komalasari, Kokom; Disman, Disman; Malihah, Elly
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i3.2769

Abstract

Pendidikan Indonesia abad ke-21, dihadapkan dengan sejumlah tantangan yang menuntut berubahnya paradigma pembelajaran. Perkembangan teknologi informasi yang sangat pesat juga berdampak signifikan terhadap dunia pendidikan. Tujuan penelitian untuk mengetahui pembelajaran IPS secara blended learning dalam pengembangan pembelajaran dan mengetahui keterampilan yang seharusnya diperoleh peserta didik. Metode yang digunakan adalah metode library research yang membahas pembelajaran IPS yang dilakukan secara blended learning sebagai alternatif pembelajaran unuk menjawab tantangan di abad 21. Kesimpulannya Permasalahan abad 21 adalah perubahan yang sangat cepat yang harus diimbangi dengan kemampuan untuk beradapdasi yang cepat pula. Sehingga peserta didik sebagai generasi penerus bangsa yang akan menjadi leader masa depan harus mampu bersaing diantara cepatnya perkembangan zaman serba digital. Pembelajaran IPS berbasis blended learning merupakan salah satu inovasi dan solusi yang hadir disesuaikan dengan perkembangan zaman. Hal ini menjawab tujuan pembelajaran IPS yaitu peserta didik dapat memecahkan masalah dan mengambil keputusan yang terjadi dalam kehidupannya. 
PENGEMBANGAN SUMBER DAN MEDIA PEMBELAJARAN IPS UNTUK MENINGKATKAN ECOLITERACY PESERTA DIDIK Afifah, Silvi Nur; Rofiah, Lailatul
JIPSINDO Vol. 7 No. 2 (2020): JIPSINDO (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jipsindo.v7i2.34938

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengembangkan sumber dan media pembelajaran IPS dengan menghasilkan sebuah modul dan implementasi proses pembelajaran yang  menjadi salah satu penggerak dalam meningkatkan ekoliterasi peserta didik dengan cara mendaur ulang kemasan produk konsumsi terutama dari kemasan botol plastik.  Metode penelitian ini menggunakan model pengembangan (Research and Development) Borg dan Gall dengan subjek penelitian Mts Al-Hidayah Wajak, yang menghasilkan sebuah produk kreasi daur ulang  dari sampah botol plastik yang mengadopsi dari materi Kewirausahaan. Modul didesain agar peserta didik bisa mempraktekkan daur ulang sampah yang kreatif dan inovatif , dampak sampah plastik yang tidak didaur ulang bagi masyarakat dan solusi untuk mengatasinya, yang kedua adalah macam-macam kreasi dan inovasi daur ulang sampah plastik yang terdiri dari dua puluh satu kreasi sampah botol plastik dan langkah-langkah dalam membuatnya, dan yang terahir adalah kisah-kisah inspiratif yang berasal dari pengusaha sampah plastik.  Sumber dan media pembelajaran IPS  yang berupa modul yang telah dikembangangkan telah di implementasikan dalam proses pembelajaran, proses pembelajaran berjalan sangat menyenangkan hal tersebut terlihat dari antusias peserta dalam mengikuti pembelajaran karena peserta terlibat langsung dalam proses pemanfaatan/mendaur ulang sampah botol plastik.DEVELOPING OF SOCIAL STUDIES LEARNING SOURCES AND MEDIA TO IMPROVE ECOLITERACY OF PUPILS The research aims to develop social studies learning resources and media by producing a module and implementing a learning process that becomes one of the driving forces in increasing the eco-literation of students by recycling consumer product packaging, especially from plastic bottle packaging. This research method uses the development model (Research and Development) of Borg and Gall with the research subject of Mts Al-Hidayah Wajak, which produces a recycled creative product from plastic bottle waste that adopts entrepreneurship materials. The module is designed so that students can practice creative and innovative waste recycling, the impact of plastic waste that is not recycled for society, and solutions to overcome it, the second is various kinds of plastic waste recycling creations and innovations consisting of twenty-one waste creations plastic bottles and the steps in making them, and finally, inspiring stories from plastic waste entrepreneurs. Social studies learning resources and media in the form of modules that have been developed have been implemented in the learning process, the learning process is very pleasant, this can be seen from the enthusiasm of the participants in participating in the lesson because participants are directly involved in the process of utilizing and recycling plastic bottle waste.
Strategi Pembelajaran Berbasis Konflik Sosial Dalam Mengembangkan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Pada Mata Pelajaran IPS Di SMP 1 Bandung Silvi Nur Afifah; Nuansa Bayu Segara; Sugiantoro; Ali Imron
SEUNEUBOK LADA: Jurnal ilmu-ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Pendidikan Vol 12 No 2 (2025): JURNAL SEUNEUBOK LADA
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah - Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jsnbl.v12i2.12538

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of social conflict-based learning in enhancing students’ critical thinking skills in social studies (IPS) subjects. The research was conducted at SMPN 1 Bandung using a quasi-experimental method with a one-group pretest–posttest design. The participants consisted of 34 eighth-grade students. The research instrument was a critical thinking test that measured students’ ability to analyze, evaluate, and synthesize social issues. Pre-test results showed that 29 students demonstrated good critical thinking skills, while 5 students were categorized as very good, with an average score of 74.94. After the implementation of the social conflict-based learning model, the post-test results indicated a significant improvement: 33 students reached the very good category, and only one student remained in the good category, with the average score rising to 84.41. These findings suggest that learning based on social conflict is effective in fostering students’ critical thinking skills, encouraging them to engage with social issues in a more reflective and analytical manner.
Etnopedagogi sebagai Pendekatan dalam Pengembangan Materi Pembelajaran IPS di Sekolah Asnimawati, Asnimawati; Gunawan, Andi; Nafisah, Durrotun; Afifah, Silvi Nur; Hasanah, Nurul
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 5 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i5.3098

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan pendekatan etnopedagogi dalam dunia pendidikan, khususnya dalam mengembangkan bahan ajar. Fokus penelitian ini adalah pada kearifan lokal masyarakat yang dapat diintegrasikan dalam proses pembelajaran di sekolah khususnya mata Pelajaran IPS. Permasalahan ini berangkat dari hasil observasi awal penulis di sekolah, di mana ditemukan bahwa selama ini proses pembelajaran belum menghubungkan materi ajar dengan kearifan lokal setempat. Akibatnya, budaya daerah menjadi sesuatu yang kurang dikenal bahkan dianggap asing oleh para siswa. Hal ini menunjukkan bahwa unsur etnopedagogi belum sepenuhnya diterapkan dalam pembelajaran di sekolah, terutama dalam hal mengintegrasikan budaya lokal ke dalam kegiatan belajar mengajar. Sampai saat ini, dunia pendidikan dan nilai-nilai kearifan lokal masih berjalan terpisah dan belum menyatu menjadi kekuatan yang saling mendukung dalam proses pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur yang bersumber dari berbagai jurnal dan buku yang relevan, khususnya yang membahas pembelajaran IPS dan pendidikan berbasis kearifan lokal. Objek dalam penelitian ini adalah proses adaptasi budaya lokal serta urgensinya dalam menjawab tantangan perkembangan zaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan etnopedagogi dalam pendidikan dapat diwujudkan melalui pengenalan budaya lokal kepada siswa, seperti memanfaatkan ungkapan dalam pno adat, mengenalkan kenduri sudah tuai, yang kini mulai terlupakan oleh sebagian besar generasi milenial, serta memasukkan nilai-nilai kearifan lokal dalam pembelajaran IPS sebagai bahan ajar.
Penerapan Model Pembelajaran IPS Berbasis Isu Kontroversial untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Afifah, Silvi Nur; Segara, Nuansa Bayu; Asnimawati, Asnimawati; Prastiyono, Hendry; Marzuqi, Muhammad Ilyas
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 5 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i5.3100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas model pembelajaran berbasis isu kontroversial dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik pada mata pelajaran IPS. Penelitian menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain one group pretest–posttest. Subjek penelitian adalah 34 peserta didik kelas VIII SMPN 5 Bandung. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen tes berpikir kritis dalam bentuk soal uraian yang diberikan sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran. Teknik analisis data menggunakan uji statistik deskriptif dan uji perbedaan (uji t) untuk membandingkan hasil pretest dan posttest. Hasil pretest menunjukkan bahwa sebagian besar peserta didik berada pada kategori baik (27 siswa) dan hanya 7 siswa pada kategori sangat baik. Setelah pembelajaran, hasil posttest menunjukkan seluruh peserta didik (34 siswa) mencapai kategori sangat baik. Temuan ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan keterampilan berpikir kritis peserta didik dalam merespons isu sosial. Pembelajaran IPS berbasis isu kontroversial terbukti efektif dalam membangun kemampuan analitis dan reflektif siswa terhadap persoalan sosial kontekstual.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN IPS DI SMP HANG TUAH 1 SURABAYA Pambudi, Bilian Wicaksono; Wiwiwk Sri Utami; Nuansa Bayu Segara; Silvi Nur Afifah
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 4 No. 4 (2024): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam kegiatan pembelajaran IPS di SMP Hang Tuah 1 Surabaya peserta didik seringkali kurang aktif, sehingga menyebabkan hasil belajar mereka kurang optimal dalam pembelajaran IPS. Zaman sekarang pembelajaran harus disesuaikan dengan pembelajran abad 21 yang mana di dalamnya mempunyai keterampilan inti yakni kreatif, inovatif, berpikir kritis dan menyelesaikan masalah. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh model Problem Based Learning terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis perserta didik dalam pembelajran IPS. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Hang Tuah 1 Surabaya pada tahun ajarn 2023/2024.Penelitian ini menggunakan Quasi ekperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design karena dalam penelitian ini menggunkan 2 sampel yang berbeda. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yakni kelas VIII E dan VIII G, yang mana kelas VIII G sebagai kelas eksperimen dan kelas VIII E sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa soal Pretest dan Posttest. Teknis yang digunakan dalam menganalisis penelitian ini yang adalah uji validalitas, uji reliabilitas,uji normalitas, uji homogenitas, uji N-Gain dan uji Hipotesis. Penerapan model Problem Based Learning dinilai cukup efektif dalam peningkatan kemampuan berpikir kritis peserta didik kelas VIII SMP Hang Tuah 1 Surabaya, hasil cukup efektif diambil dari hasil uji N-Gain yang mana menunjukkan persentase 57,2 %. Hasil dari pengujian hipotesis menggunakan Independent Sample T Test menunjukkan nilai Sig 0,000, lebih kecil dari 0,05. Dari hasil tersebut maka H0 ditolak dan H1 diterima yang artinya model Problem Based Learning memiliki pengaruh terhadap kemampuan berpikir pesrta didik. Hasil dari pengelompokan kategori peserta didik berdasarkan nilainya, kelompok ekperimen setelah adanya perlakuan berupa model Problem Based Learning cenderung kategori tinggi.