Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Logan Avenue Problem Solving (LAPS)-Heuristik terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Peserta Didik pada Materi Pemanfaatan Lingkungan Sekitar dalam Pemenuhan Kebutuhan Ekonomi di SMPN 63 Surabaya Putri Endah Purnamasari, Putri Endah Purnamasari; Ketut Prasetyo; Nuansa Bayu Segara; Silvi Nur Afifah
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 5 No. 1 (2025): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran IPS mengenai pemanfaatan lingkungan untuk kebutuhan ekonomi penting sebab mencakup kajian geografis dan isu lingkungan, yang sering kali kompleks menyulitkan peserta didik dalam memahami dan menyelesaikan persoalan tersebut khususnya kaitan dengan permasalahan konteks nyata, akibatnya kemampuan pemecahan masalah peserta didik belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan peningkatan signifikan kemampuan pemecahan masalah peserta didik pada materi pemanfaatan lingkungan dalam pemenuhan kebutuhan ekonomi melalui penggunaan Model Pembelajaran LAPS-Heuristik pada peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 63 Surabaya. Penelitian ini menggunakan teknik eksperimen pada pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian Quasi Experimental Design dan desain Pretest-Posttest Nonequivalent Control Group, sampel dipilih menggunakan teknik Purposive Sampling, dan instrumen pengukuran kemampuan pemecahan masalah menggunakan tes kemampuan pemecahan masalah tipe pilihan ganda yang diuji validitas dan reliabilitasnya, serta pengujian hipotesis dianalisis dengan uji normalitas, homogenitas, N-Gain, Paired Sample T-Test, dan Independent Sample T-Test. Hasil pembelajaran IPS pada materi pemanfaatan lingkungan sekitar untuk pemenuhan kebutuhan ekonomi di SMP Negeri 63 Surabaya dengan menggunakan Model Pembelajaran LAPS-Heuristik menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah peserta didik berada pada kategori sedang, tinggi, dan sangat tinggi, dan tidak ada yang tergolong dalam kategori rendah. Hasil uji N-Gain score sebesar 0,56 (kategori sedang) menunjukkan efektivitas model ini dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah, dengan N-Gain persen sebesar 56%. Uji Paired Sample T-Test menunjukkan pengaruh antara kemampuan awal dan akhir pemecahan masalah peserta didik dengan penggunaan model pembelajaran LAPS-Heuristik, dengan nilai signifikansi 0,00 < 0,05. .Selain itu, uji Independent Sample T-Test menunjukkan adanya pengaruh positif yang signifikan antara penggunaan model LAPS-Heuristik daripada model pembelajaran langsung terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah, dengan nilai signifikansi 0,006 < 0,05. Selanjutnya, rata-rata nilai kemampuan pemecahan masalah peserta didik setelah pembelajaran dengan model LAPS-Heuristik lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata nilai setelah pembelajaran langsung.
Pelatihan Pembelajaran dan Penilaian Berbasis Literasi untuk Guru Mata Pelajaran IPS Kabupaten Lamongan: Pengabdian Segara, Nuansa Bayu; Utami, Wiwik Sri; Harmanto, Harmanto; Prabawati, Indah; Wisnu, Wisnu; Purnomo, Nugroho Hari; Meirinawati, Meirinawati; Mudzakkir, Moh.; Afifah, Silvi Nur; Huda, Mi'rojul
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3454

Abstract

This Community Service Program (PKM) aims to enhance the pedagogical competence of Social Studies (IPS) teachers in Lamongan Regency in implementing literacy-based learning and assessment. The program was initiated in response to teachers’ limited understanding of comprehensive literacy concepts and their challenges in designing learning strategies and authentic assessment tools that measure students’ critical thinking skills. The activity was conducted through workshops and sharing sessions using participatory approaches, including interactive lectures, group discussions, and practical sessions on designing literacy-based lesson plans and assessment instruments. The results indicate a significant improvement in teachers’ understanding and ability to apply literacy principles in Social Studies instruction. Most participants were able to identify literacy elements, design learning activities that promote critical thinking, and develop authentic literacy-based assessment tools. Furthermore, the training fostered collaboration among teachers through the MGMP as a sustainable professional learning community. Overall, this program contributes to improving the quality of Social Studies learning in Lamongan Regency and serves as a best practice model that can be replicated in other regions.
ANALISIS PENYIMPANAN SISTEM KEARSIPAN DALAM MENDUKUNG PENGELOLAAN INFORMASI PADA BIRO KESEJAHTERAAN RAKYAT SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI JAWA TIMUR Farda Wulandari; Alif Faizah Qurota A’yun; Imelsya Afra Nabila Zahra; Silvi Nur Afifah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.44050

Abstract

Orderly and systematic archive management is an essential element in supporting the effectiveness of information management and administrative order within the government environment. This research aims to analyze the archival storage system and the process of transferring inactive archives in support of information management at the Bureau of People's Welfare, Regional Secretariat of East Java Province. This research uses a qualitative approach with a descriptive method. Data collection techniques were carried out thru direct observation and in-depth interviews with archive managers and relevant parties. The research results show that procedurally, the archive storage system has adhered to archival regulations, from file submission and verification, archive registration and classification, active archive storage, to the transfer of inactive archives based on the Archive Retention Schedule (ARS). However, in its implementation, various obstacles are still found, especially limitations in storage space, delays in transferring inactive archives, and a lack of optimal understanding of archival techniques. This condition leads to an accumulation of archives and potentially hinders information retrieval processes, as well as decreasing the effectiveness of administrative services. This research confirms that optimizing the archival system requires consistent application of procedures, improved human resource competency, and adequate infrastructure support to ensure information management can be carried out effectively, efficiently, and accountably.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS APLIKASI POWTOON TERHADAP CAPAIAN PEMBELAJARAN PENGETAHUAN PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS VIII DI SMPN 19 SURABAYA Tiara Inas Salsabila; Agus Suprijono; Sukma Perdana Prasetya; Silvi Nur Afifah
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 6 No. 1 (2026): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menilai pengaruh media Powtoon dalam meningkatkan capaian pembelajaran pengetahuan peserta didik kelas VIII pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di SMPN 19 Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment. Subjek penelitian terdiri atas kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui pre-test dan post-test menggunakan instrumen tes objektif. Analisis data memanfaatkan uji statistik komparatif untuk melihat perbedaan peningkatan hasil belajar antara kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan capaian pembelajaran pada kelas yang memanfaatkan Powtoon dibandingkan kelas yang menggunakan PowerPoint pasif berisi teks panjang tanpa visual yang menarik. Temuan tersebut menandakan bahwa media berbasis animasi dan visualisasi mampu memperkuat keterlibatan kognitif serta memperkaya pemahaman peserta didik. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa Powtoon layak diterapkan sebagai alternatif media pembelajaran yang mendukung pencapaian kompetensi pengetahuan IPS. Saran penelitian mendorong guru untuk mengintegrasikan media interaktif dalam pembelajaran serta memperluas penerapan pada materi IPS lainnya agar efektivitasnya dapat diuji lebih luas.