Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Logan Avenue Problem Solving (LAPS)-Heuristik terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Peserta Didik pada Materi Pemanfaatan Lingkungan Sekitar dalam Pemenuhan Kebutuhan Ekonomi di SMPN 63 Surabaya Putri Endah Purnamasari, Putri Endah Purnamasari; Ketut Prasetyo; Nuansa Bayu Segara; Silvi Nur Afifah
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 5 No. 1 (2025): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran IPS mengenai pemanfaatan lingkungan untuk kebutuhan ekonomi penting sebab mencakup kajian geografis dan isu lingkungan, yang sering kali kompleks menyulitkan peserta didik dalam memahami dan menyelesaikan persoalan tersebut khususnya kaitan dengan permasalahan konteks nyata, akibatnya kemampuan pemecahan masalah peserta didik belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan peningkatan signifikan kemampuan pemecahan masalah peserta didik pada materi pemanfaatan lingkungan dalam pemenuhan kebutuhan ekonomi melalui penggunaan Model Pembelajaran LAPS-Heuristik pada peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 63 Surabaya. Penelitian ini menggunakan teknik eksperimen pada pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian Quasi Experimental Design dan desain Pretest-Posttest Nonequivalent Control Group, sampel dipilih menggunakan teknik Purposive Sampling, dan instrumen pengukuran kemampuan pemecahan masalah menggunakan tes kemampuan pemecahan masalah tipe pilihan ganda yang diuji validitas dan reliabilitasnya, serta pengujian hipotesis dianalisis dengan uji normalitas, homogenitas, N-Gain, Paired Sample T-Test, dan Independent Sample T-Test. Hasil pembelajaran IPS pada materi pemanfaatan lingkungan sekitar untuk pemenuhan kebutuhan ekonomi di SMP Negeri 63 Surabaya dengan menggunakan Model Pembelajaran LAPS-Heuristik menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah peserta didik berada pada kategori sedang, tinggi, dan sangat tinggi, dan tidak ada yang tergolong dalam kategori rendah. Hasil uji N-Gain score sebesar 0,56 (kategori sedang) menunjukkan efektivitas model ini dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah, dengan N-Gain persen sebesar 56%. Uji Paired Sample T-Test menunjukkan pengaruh antara kemampuan awal dan akhir pemecahan masalah peserta didik dengan penggunaan model pembelajaran LAPS-Heuristik, dengan nilai signifikansi 0,00 < 0,05. .Selain itu, uji Independent Sample T-Test menunjukkan adanya pengaruh positif yang signifikan antara penggunaan model LAPS-Heuristik daripada model pembelajaran langsung terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah, dengan nilai signifikansi 0,006 < 0,05. Selanjutnya, rata-rata nilai kemampuan pemecahan masalah peserta didik setelah pembelajaran dengan model LAPS-Heuristik lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata nilai setelah pembelajaran langsung.
Pelatihan Pembelajaran dan Penilaian Berbasis Literasi untuk Guru Mata Pelajaran IPS Kabupaten Lamongan: Pengabdian Segara, Nuansa Bayu; Utami, Wiwik Sri; Harmanto, Harmanto; Prabawati, Indah; Wisnu, Wisnu; Purnomo, Nugroho Hari; Meirinawati, Meirinawati; Mudzakkir, Moh.; Afifah, Silvi Nur; Huda, Mi'rojul
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3454

Abstract

This Community Service Program (PKM) aims to enhance the pedagogical competence of Social Studies (IPS) teachers in Lamongan Regency in implementing literacy-based learning and assessment. The program was initiated in response to teachers’ limited understanding of comprehensive literacy concepts and their challenges in designing learning strategies and authentic assessment tools that measure students’ critical thinking skills. The activity was conducted through workshops and sharing sessions using participatory approaches, including interactive lectures, group discussions, and practical sessions on designing literacy-based lesson plans and assessment instruments. The results indicate a significant improvement in teachers’ understanding and ability to apply literacy principles in Social Studies instruction. Most participants were able to identify literacy elements, design learning activities that promote critical thinking, and develop authentic literacy-based assessment tools. Furthermore, the training fostered collaboration among teachers through the MGMP as a sustainable professional learning community. Overall, this program contributes to improving the quality of Social Studies learning in Lamongan Regency and serves as a best practice model that can be replicated in other regions.
Penguatan Literasi Budaya Lokal bagi Diaspora Indonesia di Taiwan: Pengabdian Niswatin; Asnimawati; Ali Imron; Silvi Nur Afifah; Sugiantoro; Kusnul Khotimah; Katon Galih Setyawan; Moch. Zakki Mubarok
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5221

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat literasi budaya lokal pada mahasiswa Indonesia diaspora melalui kolaborasi antara dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Surabaya (FISH UNESA) dengan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Taiwan. Latar belakang kegiatan ini berangkat dari tantangan globalisasi dan kehidupan multikultural yang berpotensi melemahkan kesadaran identitas budaya mahasiswa Indonesia di luar negeri. Metode pengabdian menggunakan pendekatan partisipatif-edukatif dengan tahapan analisis kebutuhan, perancangan materi, pelaksanaan seminar interaktif dan diskusi reflektif, serta evaluasi dan tindak lanjut. Subjek kegiatan adalah mahasiswa Indonesia anggota PPI Taiwan dengan latar belakang budaya dan disiplin ilmu yang beragam. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, observasi partisipasi, diskusi reflektif, dan refleksi tertulis, yang dianalisis secara deskriptif dan tematik. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman peserta mengenai literasi budaya lokal, penguatan kesadaran identitas budaya, serta tumbuhnya sikap reflektif dan komitmen peserta untuk berperan sebagai agen pelestari budaya Indonesia di lingkungan global. Kegiatan ini juga menghasilkan model pengabdian internasional berbasis literasi budaya lokal dan diaspora yang relevan untuk mendukung internasionalisasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dengan demikian, pengabdian ini tidak hanya berdampak praktis bagi komunitas sasaran, tetapi juga berkontribusi secara konseptual dalam pengembangan pengabdian masyarakat berbasis pendidikan dan budaya.
The Implementation of Contextual Teaching and Learning (CTL) to Foster Students’ Social Attitudes in Social Studies Learning at SMPN 1 Gedangan Dwi Jayanti, Annisa Fithri; Afifah, Silvi Nur; Larasati, Dian Ayu; Virgiawan, Dhimas Bagus
International Journal Of Education, Social Studies, And Management (IJESSM) Vol. 6 No. 1 (2026): The International Journal of Education, Social Studies, and Management (IJESSM)
Publisher : LPPPIPublishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52121/ijessm.v6i1.990

Abstract

This study aims to analyze the implementation of Contextual Teaching and Learning (CTL) in forming students’ social attitudes in Social Studies learning at SMPN 1 Gedangan. This research employed a qualitative descriptive approach. Data were collected through classroom observations, interviews with Social Studies teachers and students, and documentation of learning activities. The research focused on Social Studies learning with the theme of Indonesian Societal Diversity, which was implemented based on the Merdeka Curriculum using teaching modules as the main instructional reference. The findings indicate that the implementation of CTL played an important role in developing students’ social attitudes, including cooperation, responsibility, tolerance, empathy, and self-confidence. These attitudes emerged through learning activities that emphasized real-life contexts, group discussions, collaborative problem-solving, and reflective learning. Students actively participated in learning processes that encouraged interaction and the exchange of ideas, enabling them to internalize social values through meaningful experiences. The formation of students’ social attitudes was influenced by the quality of social interaction, teacher facilitation, and a supportive classroom environment. Learning activities connected to students’ daily lives allowed them to better understand social values and apply them in everyday interactions. The study concludes that Contextual Teaching and Learning is an effective pedagogical approach for integrating academic learning with the development of social attitudes through authentic and interaction-based learning experiences in Social Studies education.
ANALISIS PENYIMPANAN SISTEM KEARSIPAN DALAM MENDUKUNG PENGELOLAAN INFORMASI PADA BIRO KESEJAHTERAAN RAKYAT SEKRETARIAT DAERAH PROVINSI JAWA TIMUR Farda Wulandari; Alif Faizah Qurota A’yun; Imelsya Afra Nabila Zahra; Silvi Nur Afifah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.44050

Abstract

Orderly and systematic archive management is an essential element in supporting the effectiveness of information management and administrative order within the government environment. This research aims to analyze the archival storage system and the process of transferring inactive archives in support of information management at the Bureau of People's Welfare, Regional Secretariat of East Java Province. This research uses a qualitative approach with a descriptive method. Data collection techniques were carried out thru direct observation and in-depth interviews with archive managers and relevant parties. The research results show that procedurally, the archive storage system has adhered to archival regulations, from file submission and verification, archive registration and classification, active archive storage, to the transfer of inactive archives based on the Archive Retention Schedule (ARS). However, in its implementation, various obstacles are still found, especially limitations in storage space, delays in transferring inactive archives, and a lack of optimal understanding of archival techniques. This condition leads to an accumulation of archives and potentially hinders information retrieval processes, as well as decreasing the effectiveness of administrative services. This research confirms that optimizing the archival system requires consistent application of procedures, improved human resource competency, and adequate infrastructure support to ensure information management can be carried out effectively, efficiently, and accountably.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS APLIKASI POWTOON TERHADAP CAPAIAN PEMBELAJARAN PENGETAHUAN PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS VIII DI SMPN 19 SURABAYA Salsabila, Tiara Inas; Suprijono, Agus; Prasetya, Sukma Perdana; Afifah , Silvi Nur
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 6 No. 1 (2026): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menilai pengaruh media Powtoon dalam meningkatkan capaian pembelajaran pengetahuan peserta didik kelas VIII pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial di SMPN 19 Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experiment. Subjek penelitian terdiri atas kelas eksperimen dan kelas kontrol. Pengumpulan data dilakukan melalui pre-test dan post-test menggunakan instrumen tes objektif. Analisis data memanfaatkan uji statistik komparatif untuk melihat perbedaan peningkatan hasil belajar antara kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan capaian pembelajaran pada kelas yang memanfaatkan Powtoon dibandingkan kelas yang menggunakan PowerPoint pasif berisi teks panjang tanpa visual yang menarik. Temuan tersebut menandakan bahwa media berbasis animasi dan visualisasi mampu memperkuat keterlibatan kognitif serta memperkaya pemahaman peserta didik. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa Powtoon layak diterapkan sebagai alternatif media pembelajaran yang mendukung pencapaian kompetensi pengetahuan IPS. Saran penelitian mendorong guru untuk mengintegrasikan media interaktif dalam pembelajaran serta memperluas penerapan pada materi IPS lainnya agar efektivitasnya dapat diuji lebih luas.
Pengaruh Penggunaan Game Edukasi Wordwall terhadap Karakter Kejujuran Siswa dalam Pembelajaran IPS Kelas VII-D di SMPN 21 Surabaya Lestari, Fajar Wulan; Suprijono, Agus; Prasetya , Sukma Perdana; Afifah, Silvi Nur
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 6 No. 1 (2026): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran IPS tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi, tetapi juga berperan penting dalam pembentukan karakter siswa, khususnya karakter kejujuran yang masih menjadi tantangan dalam praktik pembelajaran di sekolah. Salah satu upaya yang berkembang adalah pemanfaatan media pembelajaran digital berbasis game edukasi, seperti Wordwall, yang telah digunakan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penggunaan game edukasi Wordwall dan karakter kejujuran siswa dalam pembelajaran IPS kelas VII-D di SMP Negeri 21 Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ex post facto. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan dokumentasi dengan jumlah responden sebanyak 28 siswa. Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment dan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan game edukasi Wordwall dan karakter kejujuran siswa, dengan nilai koefisien korelasi r = 0,669 dan signifikansi 0,000 (< 0,05), yang termasuk dalam kategori hubungan kuat dan bersifat positif. Analisis regresi menunjukkan bahwa penggunaan Wordwall berpengaruh positif dan signifikan terhadap karakter kejujuran siswa dengan koefisien determinasi sebesar 44,8%, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengalaman belajar berbasis game edukasi dapat menjadi bagian dari lingkungan pembelajaran yang mendukung penguatan karakter kejujuran. Penelitian selanjutnya disarankan untuk memperluas subjek, menambahkan variabel lain, atau menggunakan desain penelitian yang berbeda agar diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif.
Pengaruh Pemanfaatan Platform Bamboozle terhadap Capaian Pembelajaran Pengetahuan Siswa Kelas VIII SMP 10 Nopember Sidoarjo Billadina, Azharia Aghni; Suprijono, Agus; Prasetya, Sukma Perdana; Afifah, Silvi Nur
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 6 No. 1 (2026): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemanfaatan platform Bamboozle terhadap capaian pembelajaran pengetahuan IPS siswa kelas VIII SMP. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi experimental tipe nonequivalent control group design. Subjek penelitian terdiri atas kelas eksperimen yang menggunakan Bamboozle dan kelas kontrol yang menerapkan pembelajaran konvensional. Instrumen penelitian berupa tes pre-test dan post-test serta angket respon siswa. Hasil uji validitas menunjukkan seluruh butir soal dinyatakan valid, sedangkan uji reliabilitas menghasilkan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,962 yang menunjukkan reliabilitas sangat tinggi. Uji normalitas menggunakan Shapiro–Wilk menunjukkan data berdistribusi normal, sedangkan uji homogenitas melalui Levene’s Test menunjukkan varians kedua kelompok bersifat homogen. Pengujian hipotesis menggunakan independent sample t-test menghasilkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara capaian pembelajaran kelas eksperimen dan kelas kontrol. Rata-rata nilai post-test kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol dengan selisih sebesar 16,167. Hasil uji effect size menunjukkan bahwa pemanfaatan Bamboozle memberikan pengaruh yang besar terhadap capaian pembelajaran pengetahuan siswa. Respon siswa terhadap penggunaan Bamboozle berada pada kategori sangat positif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Bamboozle efektif digunakan sebagai media pembelajaran interaktif dalam pembelajaran IPS.
PENGARUH PENERAPAN PEMBELAJARAN MODEL KOOPERATIF TIPE INSIDE-OUTSIDE CIRCLE TERHADAP KETERAMPILAN SOSIAL SISWA PADA MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS) KELAS IX D DI SMPN 1 SIDOARJO agustin, sylvia; suprijono, agus; Perdana Prasetya, sukma; Nur Afifah, silvi
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 6 No. 1 (2026): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyebarkan pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Inside-Outside Circle (IOC) terhadap keterampilan sosial siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) kelas IX di SMP Negeri 1 Sidoarjo. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain Ex Post Facto , karena variabel bebas berupa pengalaman pembelajaran IOC telah terjadi sebelum pengukuran dilakukan. Subjek penelitian berjumlah 33 siswa kelas IX D. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket persepsi siswa terhadap penerapan model IOC dan angket keterampilan sosial siswa, yang disusun dalam skala Likert. Data yang dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan inferensial, meliputi uji normalitas Shapiro-Wilk, uji korelasi Pearson, dan uji regresi linier sederhana dengan bantuan program SPSS versi 25. Hasil analisis menunjukkan bahwa data berdistribusi normal. Uji menghasilkan korelasi korelasi sebesar 0,702 yang menunjukkan hubungan kuat dan positif antara penerapan model IOC dan keterampilan sosial siswa. Hasil uji regresi menunjukkan nilai R Square sebesar 0,493, yang berarti bahwa 49,3% variasi keterampilan sosial siswa dapat dijelaskan oleh penerapan model pembelajaran IOC. Temuan ini menunjukkan bahwa pengalaman belajar melalui model pembelajaran kooperatif tipe IOC memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan sosial siswa. Penelitian ini menekankan pentingnya penerapan pembelajaran kooperatif dalam mendukung pengembangan aspek sosial siswa pada pembelajaran IPS.