Claim Missing Document
Check
Articles

The uncertainty of the Social Forestry Program in ensuring environmental sustainability in upstream watersheds: a case study of the Sekampung Watershed in Lampung, Indonesia Fitriani; Arifin, Bustanul; Rosanti, Novi; Somura, Hiroaki; Kazuto, Shima; Yuwono, Slamet Budi; Dermiyati, Dermiyati; Rahmalina, Dian; Lestari, Fitri Yuni; As-Sadili, Abu Hasan
Journal of Degraded and Mining Lands Management Vol. 13 No. 2 (2026)
Publisher : Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15243/jdmlm.2026.132.10099

Abstract

Building awareness of the importance of proper land management is essential for ensuring the long-term sustainability of upstream watershed areas. This study investigated how land management practices emerge, evolve, and are adopted within the Social Forestry Program in the upstream Sekampung watershed. Exploration was focused on three key aspects: (1) the characteristics of social forestry participants as evidence of ongoing community social transformation; (2) the level of land management across different social, economic, and ecological contexts; and (3) the main factors influencing farmers’ decisions to implement sustainable land management practices. A total of 125 respondents were selected to represent program participants. Land management was categorized into biological and mechanical conservation technologies. A logistic regression model was applied to analyze the probability of farmers adopting conservation practices. Results showed that the Social Forestry Program has facilitated considerable social transformation by strengthening community participation and institutional support. It also promoted diverse land management practices adapted to local conditions. Logistic regression analysis identifies several key determinants influencing farmers’ decisions to adopt soil conservation: coffee plant age, farmer age, family size, land area, education level, and farming experience. The logistic model provides robust analytical grounding. It provides high-quality empirical evidence, interdisciplinary relevance, and policy-relevant insights, making it a valuable addition to the scientific literature on sustainable land management, community forestry, and smallholder resilience.
KEMITRAAN TEBU RAKYAT DAN DAMPAKNYA TERHADAP KINERJA USAHATANI TEBU DI KABUPATEN LAMPUNG UTARA Putra, Lucky Perdana; Zakaria, Wan Abbas; Rosanti, Novi
Jurnal Agribisnis Indonesia Vol. 13 No. 2 (2025): Desember 2025 (Jurnal Agribisnis Indonesia)
Publisher : Departmen of Agribusiness, Economics and Management Faculty, Bogor Agricultural University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jai.2025.13.2.367-382

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keputusan petani bergabung dalam kemitraan dan dampaknya terhadap kinerja usahatani tebu rakyat. Survei dilakukan pada bulan Desember 2023 sampai Maret 2024. Sampel pada penelitian ini berjumlah 189 responden yang terdiri dari 96 petani mitra dan 93 petani non mitra. Metode penelitian menggunakan analisis deskriptif dan Propensity Score Matching (PSM) untuk membandingkan kinerja petani mitra dan non mitra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang memengaruhi petani bergabung dalam kemitraan meliputi umur, pendidikan, jumlah anggota keluarga, jarak lokasi mitra, jarak lokasi pabrik, dan sikap terhadap risiko, sedangkan luas lahan, pengalaman usahatani, dan frekuensi penyuluhan tidak berpengaruh signifikan. Berdasarkan analisis Propensity Score Matching (PSM), kemitraan secara signifikan meningkatkan pendapatan, biaya produksi, biaya transaksi, dan produktivitas, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap harga jual tebu. Meskipun kemitraan meningkatkan produktivitas, pendapatan, dan efisiensi biaya usahatani, beberapa kendala masih dihadapi, seperti keterbatasan informasi pasar, penentuan rendemen yang tidak transparan, serta biaya tambahan akibat antrean di pabrik. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi masukan bagi pengembangan kebijakan agribisnis tebu di Indonesia.
Co-Authors Adia Nugraha Adilla, Ummu Ahmad Baihaqi Aldilla, Siti Hafsyoh Ali Ibrahim Hasyim Amalia Huda Ani Suryani Arief Daryanto Arief Daryanto As-Sadili, Abu Hasan Aviati S., Yuniar Ayu Sang Putri Bonar M Sinaga BONAR M. SINAGA Budiyuwono, Slamet Bustanul Arifin Bustanul Arifin Cicelia, Natasha Anandhiepa Dede Putri Dermiyati, Dermiyati Dhia Hasna Adilah Irham Dian Komala Sari Dwi Apriliansyah Astanu Dwi Haryono Dwi Haryono Dwi Haryono Dwika Mutiara Abriani Dyah Lestari Ebenezer Sinambela Erlina Rufaidah Fembriarti Erry Prasmatiwi Ferani, Lathifa Marsya Nathania Fitriani Fitriani Fitriani Hanung Ismono I. Rani Mellya Sari I.Rani Mellya Sari Juniarti, Rani Kazuto, Shima Kenamon, Arif Adha KETUT KARIYASA Ketut Kariyasa Khairunnisa Noviantari Khister Praja Putra Ktut Murniati Lestari, Dyah Aring Hepiana Lestari, Fitri Yuni Lina Marlina lina marlina, lina Lona, Nia Jessica Made Indra Murdani Mariyana Mariyana Mellya Sari, I Rani Meri Fatmalasari Michael Reed Muhamad Riyan Saputra Muhamad Soleh Muhammad Al Giffari Muhammad Ibnu Muhammad Iqbal Kasogi Nia Okta Sari Nita Oktami novindra . Nur Syavira Rahmalia Putri Nurfaizah, Trya Lulu Otik Nawansih Permata, Adistia Cahya Putra, Lucky Perdana Putri, Ayu Sang R Hanung Ismono Rahayu, Sari Rahmalia, Dian Rahmalina, Dian Reed, Michael Riri Wulandari Rizky Augia Rofi Al Akbar Rommy Qurniati Rusdi Evizal Saleh, Yuliana Sanjaya, Purba sapanli, kastana Sari, Dewi Mulia Sari, I. Rani Mellya Sari, I.Rani Mellya Saut M Togarotop Silvya Dara Mitha Slamet Budi Yuwono Slamet Budiyuwono Somura, Hiroaki Sudarma Widjaya Syamsiar, Syamsiar Tambunan, Varingan Prianando Taufik, Harun Teguh Endaryanto Tomi Ramadona Tyas Sekartiara Syafani, Tyas Sekartiara Vania Azalia Anabel Wan Abbas Zakaria Wulandari, Riri Wuryaningsih Dwi Sayekti Yuliana Saleh Yuliana Saleh Yunica Safitri Zainal Abidin Zainal Abidin