Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

TINJAUAN HUKUM ISLAM TERHADAP PRAKTEK PEMBAGIAN HARTA WARIS DALAM PERNIKAHAN ANTARA MENAK DAN JAJAR KARANG Rifaatul Mahmudah Rifaatul Mahmudah
AL-RASYAD: JURNAL HUKUM DAN ETIKA BISNIS SYARIAH Vol. 3 No. 02 (2024): AL-RASYAD: JURNAL HUKUM DAN ETIKA BISNIS SYARIAH
Publisher : Prodi. Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah, IAI Hamzanwadi Pancor Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak; Pernikahan adalah suatu ikatan suci yang dilakukan dengan aqad ijab qabul, pernikahan bukan hanya tentang penyaluran nafsu syahwat,akan tetapi jauh dari itu semua, pernikahan adalah sarana untuk membentuk keluarga yang bahagia, melengkapi satu sama lain antara suami istri. Aturan dalam hukum adat suku Sasak bahwa seorang menak tidak boleh menikah dengan jajar karang yang dalam suku sasak dianggap nyerompang. Jika hal tersebut terjadi maka akan menimbulkan akibat hukum terhadap kekerabatan maupun waris menak tersebut). Dalam hal kekerabatan menak tersebut akan turun kasta dan dibuang dari keluarganya(diteteh), sedangkan dalam warisberhak tidak diberikan warisan karena secara adat dialah yang meninggalkan warisan. Dalam pelaksanaan akibat hukum perkawinan menak dengan jajar karang pada masyarakat suku Sasak di Desa Kota Raja ada dua hal yang terjadi disebabkan oleh perbedaan pandangan yaitu pandangan masyarakat yang masih memegang teguh hukum adat dan pandangan masyarakat yang sudah mau menerima perubahan dan tidak semata menggunakan hukum adat melainkan menggunakan hukum Islam maupun hukum nasional. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan (filed research) yaitu penelitian yang berdasarkan penalaran yang dilakukan oleh peneliti dengan turun langsung ke lapangan, untuk mendapatkan data secara detail. Kemudian sumber data pada penelitian ini adalah primer masyarakat bangsawan dan skunder diambil dari buku jurnal da informasi dari orang lain yang berkaitan dengan penelitian ini. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan dokumentasi, analisis data yang digunakan adalah induktif dimana penelitian ini menggunakan kenyataan-kenyataan yang bersifat khusus, kemudian diakhiri dengan kesimpulan yang bersifat umum. Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana praktek pembagian harta waris dalam pernikahan menak dengan jajar karang di Desa Kota Raja.Terdapat cara atau beberapa macam didalam proses pembagaian harta waris dalam hukum Adat Sasak, yaitu:Berdasarkan atas suka rela dan berdasarkan musyawarah atau mufakat. Mengenai pembagaian yang didasarkan atas sukarela, apabila tidak ada paksaan maka hal itu diperbolehkan, sebab Islam tidak bermaksud mempersulit umatnya dan selalu memberi jalan keluarnya.Walaupun sistem kewarisan masyarakat Desa Kota Raja sudah banyak dimasuki pengaruh ajaran agama Islam, namun pada prakteknya sistem kewarisan adat masih sangat kuat dominannya, hal ini terjadi karena beberapa faktor antara lain masyarakat sangat panatik terhadap teradisi nenek moyang mereka, peraktek tersebut merupakan warisan nenek moyang yang sudah mendarah daging. Meskipun pada kenyataanya masyarakat menganut agama Islam. Dimana masyarakat masih sangat tunduk kepada ketentuan adat sehingga tidak pernah di dapati kasus yang mengenai pembagian waris yang masuk kepengadialan, kalau ada masalah kewarisan mereka mengarahkannya kepada pemangku adat untuk diputuskan dalam musyawarah adat.
Pelatihan Pengembangan Big Book sebagai Media Interaktif untuk Pembelajaran Literasi Bagi Guru Sekolah Dasar Mahmudah, Rifaatul; Jaswandi, Lalu; Muzanni, Ahmad; Anam, M. Chairul
INTAN CENDEKIA (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Vol 4, No 2 (2023): INTAN CENDEKIA: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/intancendekia.v4i2.648

Abstract

Buku besar (big book) adalah buku bacaan yang memiliki ukuran, tulisan, dan gambar yang besar. Big book berkarakteristik khusus yang dibesarkan, baik teks maupun gambarnya, sehingga memungkinkan terjadinya kegiatan membaca bersama antara guru dan murid. Big book bagi pembaca pemula menunjukkan guru bagaimana cara menggunakan big book agar meningkatkan pengalaman membaca nyaring, kesalahan, dan kebenaran dari tulisan dan ilustrasi yang berukuran besar, ide-ide untuk menampilkan buku (tampilan kemasan buku), serta kegiatan menggunakan buku besar. Dalam kegiatan ini, beberapa target luaran diantaranya: : (1) Program ini diperuntukan bagi seluruh guru yang ada di SD Negeri 2 Medana, kecamatan Tanjung, kabupaten Lombok Utara; (2) peserta (guru) mampu memahami konsep, tata cara dan mengimplementasikan media bog book pada proses pembelajaran literasi di kelas; (3) meningkatkan kemampuan guru dalam mengajarkan literasi (baca tulis) dengan menggunakan media big book; dan (4) menghasilkan media bigbook sesuai perkembangan kognitif dan tingkatan kelas peserta didik. Kemudian luaran yang dihasilkan dari program ini diantaranya: (1) terlaksananya kegiatan Pelatihan Penyusunan Big Book sebagai Media Pembelajaran Literasi di SD Negeri 2 Medana”; (2) menghasilkan peserta didik yang mampu membaca dan menulis dengan menggunakan media big book; dan (3) menghasilkan media big book yang sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan untuk mengajarkan pembelajaran literasi bagi peserta didik di kelas. Adapun tahapan kegiatan ini sebagai berikut: (1) persiapan dan pembekalan; (2) penyampaian materi; (3) pelaksanaan kegiatan pengabdiann dan (4) rencana keberlanjutan program. Hasil dari pengabdian diperoleh bahwa guru di SD Negeri 2 Medan memiliki pemahaman yang rendah mengenai media big book.
Dampak Penggunaan Teknik Video Edukasi terhadap Empati pada Siswa SD Negeri 4 Gerung Hartati, Aluh; Mahmudah, Rifaatul
PeDaPAUD: Jurnal Pendidikan Dasar dan PAUD Vol 3, No 2 (2024): PEDAPAUD: JURNAL PENDIDIKAN DASAR DAN PAUD
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47165/pedapaud.v3i2.615

Abstract

Teknik Vidio Edukasi adalah merupakan media pembelajaran yang dibuat dalam bentuk video yang berisi materi pelajaran yang dikemas secara menarik, interaktif dan bersifat mendidik. Sedangkan Empati adalah suatu kemampuan seseorang untuk mengenali, mempersepsi, serta merasakan perasaan orang lain yang disertai dengan ungkapan dan tindakan. Rumusan masalah peneliti adalah: Apakah Ada Pengaruh Teknik Video Edukasi Terhadap Kesadaran Empati Pada Siswa SDN 2 Gerung? Sedangkan tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Pengaruh Teknik Video Edukasi Terhadap Kesadaran Empati Pada Siswa SDN 2 Gerung. Populasi dalam penelitian ini adaah siswa kelas VI SDN 2 Gerung yang berjumlah 53 siswa yang terdiri dari kelas VI: 29 dan kelas VI 24 Siswa. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode eksperimen dengan one group pre-test and post test design. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah Angket sebagai metode pokok dan Observasi, dokumentasi, serta Wawancara sebagai metode pelengka. Serta analisis data menggunakan analisis statistik dengan rumus t-test. hasil analisis data diperoleh (13,705 2.365)hal ini menunjukan bahw nilai rhitung lebih besar dari rtabel pada taraf signifikan 5% dengan jumlah N= 8 orang. Dengan demikian dapat ditarik kesimpulan bahwa” Ada hubungan antara Teknik Vidio Edukasi terhadap Kesadaran Empati Siswa SDN 2 Gerung.
PENGEMBANGAN MEDIA PAPAN OPERASI HITUNG PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA KELAS IV DI SEKOLAH DASAR. Purnama, Titis Mey; Kudsiah, Musabihatul; Mahmudah, Rifaatul
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.34278

Abstract

This research was motivated by students' difficulties in understanding arithmetic operations. This is influenced by the dominant lecture method used by teachers and the lack of innovative learning media, resulting in students having difficulty understanding the material and tending to be less motivated to learn. The purpose of this study is to develop a valid and practical Arithmetic Operations Board learning medium that can help students understand arithmetic operations more easily, enjoyably, and interestingly.This research is a Research and Development (R&D) study using the 4D development model consisting of the Define, Design, Develop, and Disseminate stages. However, this research is limited to the Develop stage for certain considerations. The instruments used in this study were validation sheets for material experts and media experts, as well as teacher and student response questionnaires to determine the media's practicality. The subjects of this study were fourth-grade students at SDN 1 Dane Rase, with 18 respondents. Based on the media validation results, the results obtained a score of 97.22% and the results obtained a score of 97.22% for the material validation, with the criteria being "very feasible" or "Very Valid." Meanwhile, the teacher response questionnaire results obtained a score of 95% and the student response questionnaire results obtained a score of 97.7%, with the category "Very Feasible" or "Very Practical." Therefore, the developed Arithmetic Operations Board is valid and practical, and suitable for use as an alternative mathematics learning medium in elementary schools.
Eksplorasi Etnomatematika Masyarakat Suku Sasak Lombok Terhadap Penanaman Karakter Budaya Yazid, Muhammad; Mahmudah, Rifaatul
JKP (Jurnal Konseling Pendidikan) Vol 2 No 1 (2018): JKP (Jurnal Konseling Pendidikan)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/jkp.v2i1.2361

Abstract

Eksplorasi etnomatematika masyarakat Suku Sasak Lombok merupakan pengenalan matematika melalui varian budaya. Tujuannya  untuk  merubah  mindset  anak  terhadap  matematika yang selama ini tidak relevan untuk menjawab permasalahan yang ada di lingkungan hidupnya . Salah satunya   pengintegrasian budaya kedalam matematika atau sebaliknya. Etnomatematika sudah menjadi disiplin ilmu dan menjadi perhatian inovasi matematika, karena pengajaran matematika di sekolah masih bersifat formal dan abstrak, sehingga dirasa tidak ada manfaat belajar matematika. Output yang dihasilkan siswa selain tertarik akan tertanam nilai karakter cinta terhadap budaya dan matematika. Penelitian ini bertujuan menganalisis serta mendeskripsikan hasil eksplorasi etnomatematika masyarakat Suku Sasak Lombok. Untuk menanamkan  karakter    cinta matematika melalui budaya. Analisis data penelelitian dilakukan melalui pendekatan kualitatif dari hasil eksplorasisertapendekatan etnografi, sehingga Pengumpulan data dari Multi methods (pengamatan, studi dokumenter, diskusi kelompok terfokus, dan wawancara mendalam (indepth interview).
Meningkatkan Mutu Keagamaan Anak Melalui Program Kelas Teras (KERTAS) Di Desa Tahai Jaya Najah, Triwid Syafarotun; Rahmad Naufal; Mahmudah, Rifaatul; Fajariani, Devi Julia; Nurjannah, Syarifah; Rahmah, Tasya Aulia; Setiyawati, Siska; Khumairah, Silvani; Arofathur, Digdoyo; Pratama, Lara Putri; Syahputra , Rahmat
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Program Kelas Teras (KERTAS) merupakan program kerja unggulan dari Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 77 Desa Tahai Jaya, Kabupaten Pulang Pisau atas dasar inisiatif dan kepedulian para mahasiswa terhadap mutu pendidikan keagamaan anak-anak di desa tersebut. Program KERTAS ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang pendidikan agama kepada anak-anak di Desa Tahai Jaya, serta membantu mereka mengembangkan karakter yang baik yang dimulai sejak dini. Adapun subjek dari penelitian ini adalah anak-anak Desa Tahai Jaya dengan kisaran kelas 4-5 Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan ekspositori. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dengan adanya program KERTAS yang dilaksanakan di luar lingkungan sekolah berdampak positif, terlihat dari peningkatan yang cukup baik mengenai kemampuan mereka dalam bidang keagamaan termasuk dalam hal penerapannya saat beribadah. ABSTRACT The Kelas Teras Program (KERTAS) is the flagship work program of Kuliah Kerja Nyata (KKN) Group 77 of Tahai Jaya Village, Pulang Pisau Regency. It is based on the initiative and concern of the students for the quality of religious education of children in the village. The KERTAS program aims to provide a deeper understanding of religious education to children in Tahai Jaya Village, as well as to help them develop good character from an early age. The subjects of this study are children of Tahai Jaya Village with a range of grade 4-5 primary school. This research uses a qualitative method with an expository approach. The results of this study indicate that the existence of the KERTAS program, which is conducted outside the school environment, has a positive impact, as seen by a fairly good improvement in their ability in the religious field, including in terms of applying it when they want to pray.
Code Switching in the Social Media Era: A Linguistic Analysis of Instagram and TikTok Users Daulay, Sholihatul Hamidah; Nst, Ahmad Husein; Ningsih, Fitri Randia; Berutu, Hotma; Irham, Novia Robeitah; Mahmudah, Rifaatul
Humanitatis : Journal of Language and Literature Vol. 10 No. 2 (2024): Humanitatis: Journal of Language and Literature
Publisher : LPPM Universitas Bumigora Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/humanitatis.v10i2.3837

Abstract

The phenomenon of code-switching nowadays is very often encountered in both direct and indirect communication or on social media. This research aims to analyze code-switching of comments on Instagram and TikTok applications. This study used qualitative as the research methodology, the type of methodology in this study used was content analysis. The data source used is the screenshots results of users’ comments on Instagram and TikTok applications. The researchers watched videos on Instagram and TikTok and read the comment attached in it. Findings after doing the analysis researcher considers there are three kinds of form code-switching that found on Instagram and TikTok account users, they are: tag-switching, intersentential code-switching, and intra-sentential code-switching. Following the type-based analysis, the researcher discovered that there are four reasons why code-switching occurs: shifting the subject, vocabulary deficit, bilingualism/multilingualism, prestige, and trend.
PENANAMAN SIKAP NASIONALISME MELALUI PELATIHAN PASKIBRA DAN UPACARA BENDERA 17 AGUSTUS DESA TAHAI JAYA Najah, Triwid Syafarotun; Naufal, Rahmad; Mahmudah, Rifaatul; Fajariani, Devi Julia; Nurjannah, Syarifah; Rahmah, Tasya Aulia; Khumairah, Silvani; Arofathur, Digdoyo; Setiyawati, Siska; Pratama, Lara Putri; Syahputra, Rahmat
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.19176

Abstract

ABSTRAKTulisan ini memiliki tujuan untuk mempublikasikan hasil pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh Kelompok 77 Kuliah Kerja Nyata (KKN) IAIN Palangka Raya di desa Tahai Jaya, Kecamatan Maliku, Kabupaten Pulang Pisau. Dalam tulisan ini mendeskripsikan mengenai penanaman sikap nasionalisme melalui pelatihan Paskibra dan Upacara Bendera 17 Agustus di Desa Tahai Jaya. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini yaitu Diskusi, Koordinasi Persiapan Pelatihan Paskibra dan Pelaksanaan Pelatihan Paskibra. Hasil dari tulisan pada pelatihan ini menunjukkan bahwa; (1) Penanaman sikap nasionalisme tersebut dapat dilakukan melalui pelatihan fisik dalam paskibra dan pembentukan mental dalam menenanamkan sikap nasionalisme. Bentuk latihan fisik yang diterapkan kepada anggota paskibra Desa Tahai Jaya meliputi dua bentuk pelatihan, antara lain Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan latihan formasi. Adapun pembentukan mental yang dilakukan dengan dua metode, yaitu pembiasaan dan keteladanan yang merupakan nilai dan sikap yang menjadi tolak ukur nasionalisme. (2) Penanaman sikap nasionalisme melalui pelaksanaan Upacara Bendera 17 Agustus juga memiliki peran dalam menanamkan sikap nasionalisme. Hal ini sesuai dengan makna upacara bendera, yaitu untuk mengekspresikan rasa cinta tanah air dan penghormatan atas pengorbanan para pahlawan yang telah gugur demi kemerdekaan Indonesia. Kata kunci: paskibra; upacara bendera; nasionalisme ABSTRACTThis paper aims to publish the results of community service carried out by the IAIN Palangka Raya Community Service Group (KKN) in Tahai Jaya Village, Maliku District, Pulang Pisau Regency. This paper describes the cultivation of nationalism through Paskibra training and the 17 August Flag Ceremony in Tahai Jaya Village. The methods used in this research are Discussion, Coordination of Paskibra Training Preparation and Implementation of Paskibra Training. The results of this paper on training indicate that; (1) The cultivation of the attitude of nationalism can be done through physical training in paskibra and mental formation in instilling the attitude of nationalism. The form of physical training applied to members of the Tahai Jaya Village paskibra includes two forms of training, including Marching Regulations (PBB) and formation training. The mental formation is carried out with two methods, namely habituation and exemplary, which are the values and attitudes that become the benchmark for nationalism. (2) The cultivation of nationalism through the implementation of the August 17 Flag Ceremony also has a role in instilling nationalism. This is in accordance with the meaning of the flag ceremony, which is to express love for the country and respect for the sacrifices of the heroes who have died for Indonesia's independence.Keywords: paskibra; flag ceremony; nationalism
IMPLEMENTASI METODE PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL/CTL BERBASIS PERMAINAN EDUKATIF TERHADAP MINAT BELAJAR MATEMATIKA SISWA SEKOLAH DASAR Evi Novita Sari; Muh. Yazid; Rifaatul Mahmudah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.35910

Abstract

This research is motivated by the low interest of elementary school students in learning mathematics, which is often perceived as difficult and monotonous. Conventional teaching methods tend to make students passive and less motivated. Therefore, this study aimed to examine the effect of implementing the Contextual Teaching and Learning (CTL) method based on educational games on students’ interest in learning mathematics. This research employed a quantitative approach with a quasi-experimental one-group pretest-posttest design. The population was 24 third-grade students at SD Negeri 1 Dane Rase, Lombok Timur. Data were collected using questionnaires and documentation, and analyzed using validity, reliability, normality, linearity, and hypothesis tests with SPSS 25.0. The findings showed that the implementation of CTL-based educational games significantly increased students’ interest in learning mathematics, as indicated by the improvement in post-test results compared to pre-test. This suggests that combining CTL with educational games creates a meaningful, enjoyable, and engaging learning experience for students.
Improving Adolescents' Knowledge and Attitudes in Preventing Hypertension Risk Through Emo-Demo Educational Media Rifaatul Mahmudah; Sumihardi; Neni Fitra Hayati; Erick Zicof; John Amos; Doni, Alsri Windra; Ponda, Aprizal
Jurnal Kesehatan Cendikia Jenius Vol. 3 No. 1 (2025): Desember
Publisher : CV. CENDIKIA JENIUS INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70920/jenius.v3i1.227

Abstract

Hypertension among adolescents is an important health issue due to the increasing number of cases at a young age and the low level of knowledge regarding its prevention, thus requiring more effective educational strategies. This study aimed to determine the improvement in adolescents’ knowledge and attitudes in preventing hypertension risk through the Emo-Demo educational media. The study employed a mixed-methods design, consisting of an exploratory study for the qualitative component and a quasi-experimental one-group pretest-posttest design for the quantitative component, involving 71 adolescents selected through purposive sampling. Data were collected using questionnaires and interview guides from January 2024 to June 2025 and analyzed using the Wilcoxon test. The results showed an increase in the median knowledge score from 6.00 to 13.00 and an increase in the median attitude score from 33.00 to 40.00, with a significance value of p=0.0001. These findings indicate that Emo-Demo is effective in enhancing adolescents’ understanding and attitudes toward hypertension prevention. It is concluded that Emo-Demo can serve as a powerful educational media for adolescent health promotion and is recommended to be integrated into public health center educational programs to strengthen early prevention efforts for non-communicable diseases.