p-Index From 2021 - 2026
5.789
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran Jurnal KALAM Nadwa : Jurnal Pendidikan Islam Teosofi: Jurnal Tasawuf dan Pemikiran Islam AL-TA´LIM Progresiva : Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam Cendekia Lentera Pendidikan : Jurnal Ilmu Tarbiyah dan Keguruan EDUKASIA ISLAMICA: Jurnal Studi Keislaman Jurnal Ushuluddin TARBIYA : Journal Education in Muslim Society Ta´dib Jurnal Pendidikan Islam Episteme: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman Jurnal Pendidikan Agama Islam Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies) MILLATI: Journal of Islamic Studies and Humanities JURNAL IQRA´ Edukasia Islamika Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Jurnal Ilmiah Hukum LEGALITY At-Turats Al-Ta'dib: Jurnal Kajian Ilmu Kependidikan Muaddib : Studi Kependidikan dan Keislaman FITRAH:Jurnal Kajian Ilmu-ilmu Keislaman Al-Hayat: Journal of Islamic Education Transformatif AL-TANZIM : JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Al-Ta'lim Al-Qalam Harmoni Jurnal PAI Raden Fatah TARBAWI: Journal on Islamic Education Mudir : Jurnal Manajemen Pendidikan Dialog Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Masyarakat Berdaya dan Inovasi Journal of Innovation in Educational and Cultural Research Jurnal Pendidikan Guru (JPG) Ulumuna Jurnal Islam Nusantara Akademika : Jurnal Pemikiran Islam Islam Realitas: Journal of Islamic and Social Studies Penamas Innovative: Journal Of Social Science Research Indonesia Islamic Education Journal Indonesia Islamic Education Journal NGARSA: Journal of Dedication Based on Local Wisdom Epistemé: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman EDUKASI Edukasia Islamika: Jurnal Pendidikan Islam Al-A'raf: Jurnal Pemikiran Islam dan Filsafat Journal of Education and Computer Applications Madania: Jurnal Kajian Keislaman
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : EDUKASI

Realitas Keagamaan dan Problematika Keilmuan Islamic-Studies: Kajian Sosiologis Metodologi Ilmu Keagamaan Islam di Perguruan Tinggi Berbasis Pesantren Umiarso Umiarso
EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan Vol. 20 No. 2 (2022): EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan
Publisher : Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32729/edukasi.v20i2.1238

Abstract

Artikel ini fokus terhadap teoritisasi ilmiah fenomena Islamic Studies di Perguruan Tinggi Berbasis Pesantren. Pertanyaan riset ini adalah bagaimana basis filosofis metodologi Islamic Studies dalam mengantisipasi problematika reduksionis di Perguruan Tinggi Berbasis Pesantren? Sedangkan perspektif yang digunakan adalah pandangan Peter L. Berger tentang konstruksi realitas sosial. Oleh karenanya, riset ini memakai pendekatan kualitatif dan pengambilan datanya menggunakan interview mendalam, observasi partisipan, serta dokumentasi. Informan yang diinterviu terdiri atas: dekan Fakultas Agama Islam UNUJA, dua dosen Fakultas Agama Islam UNUJA, rektor Inaifas, wakil rektor I Inaifas, satu dosen Inaifas, satu mundir Ma’had Aly Nuris, dan dua dosen Ma’had Aly Nuris. Riset ini menemukan bahwa jika Islamic Studies di Perguruan Tinggi Berbasis Pesantren melihat diri individu dan realitas sosial secara integratif. Bahkan ia juga memiliki pandangan tentang makna fungsionalitas sosial agama (Islam), diri individual, dan dialektika antropologis transendental yang mampu menangkap zona belantara kesemestaan sosial keberagamaan diri individu. Karenanya, agama bukan hanya sebagai medium legitimasi pada universum simbolik, tapi juga mengurai dimensi teologis yang melingkup diri individu (objek) dan tindakan diri individu (subjek).
TRANSFORMATION INTO THE “GOD”: STUDY OF CRITIC–ELABORATIVE AXIOLOGY OF ISLAMIC EDUCATION WITH PHILOSOPHICAL SUFISM Umiarso, Umiarso
EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan Vol. 17 No. 1 (2019): EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan
Publisher : Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32729/edukasi.v17i1.589

Abstract

AbstractEmbody an al-insan al-kamil is the ultimate aim of Islamic Education and philosophical Sufism. This human construction can be emerged through education that internalizes divine natures in the subject of education. Therefore, between Islamic educational philosophic has dialectical relation to embody human into “God”. Therefore, this article focused on the construction of Islamic education in realizing al-insan al-kamil (a complete man) which has similarities with the goals of philosophical Sufism. The aim is to analyze and understand the construction of human transformation efforts into "God" as the axiological orientation of Islamic education and philosophical Sufism. Hence, the current article used a qualitative approach with a literature review of research type to elaborate the focus. Meanwhile, the data analysis used was content analysis and interpretation methods. Islam that integrated to the aim of philosophical Sufism may encourage the born of ideal human beings (al-insan al-kamil). A human that has completeness in the aspects of intellectuality, emotional, and spirituality as the figure of caliph (khalifah) or Abdullah. This human model in the formulation of philosophical Sufism was a human who has “merged” with God; or human who transforms themselves into “God”. The practical implications of this research, Islamic education on the theological-philosophical dimensions must continue to unite axiological orientation (Islamic education and philosophical Sufism) to be applied in the process of Islamic religious learning.Abstrak Melahirkan al-insan al-kamil merupakan tujuan tertinggi (ultimate aim) dari pendidikan Islam dan tasawuf falsafi. Konstruksi manusia ini bisa dimunculkan melalui pendidikan yang menginternalisasikan sifat-sifat ketuhanan dalam diri subjek pendidikan. Karenanya, antara filsafat pendidikan Islam dengan tasawuf falsafi memiliki relasi dialektis untuk mewujudkan manusia menjadi “Tuhan”. Oleh sebab itu, artikel ini fokus pada konstruksi tujuan pendidikan Islam dalam mewujudkan al-insan al-kamil yang memiliki kesamaan dengan tujuan tasawuf falsafi. Tujuannya, untuk menganalisis dan memahami konstruksi upaya transformasi manusia menjadi “Tuhan” sebagai orientasi aksiologis pendidikan Islam dan tasawuf falsafi. Karenanya, artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan untuk mengurai fokus dan tujuan riset tersebut. Sedangkan analisa data digunakan metode content analysis dan interpretasi. Artikel ini menyimpulkan bahwa proses mewujudkan tujuan pendidikan Islam yang diintegrasikan dengan tujuan tasawuf falsafi mampu mendorong lahirnya manusia ideal (al-insan al-kamil). Manusia yang memiliki kesempurnaan pada aspek intelektualitas, emosional, dan spiritualitas sebagai sosok khalifah maupun abdullah. Manusia model ini di dalam formulasi tasawuf falsafi merupakan manusia yang telah “menyatu” dengan Tuhan; atau manusia yang mentransformasi diri menjadi “Tuhan”. Implikasi praktis riset ini, pendidikan Islam pada dimensi teologis-filosofis harus terus menyatukan orientasi aksiologis (pendidikan Islam dan tasawuf falsafi) untuk diaplikasikan dalam proses pembelajaran pendidikan agama Islam.