Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

ASUHAN GIZI PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DENGAN KOMPLIKASI: STUDI KASUS DI RS SENTRA MEDIKA CIBINONG Siregar, Santy Anjelyna Br.; Utami Putri Kinayungan; Dandi Sanjaya; Nur Fauzia Asmi; Widya Lestari Nurpratama; Deni Alamsah
Cakrawala Medika: Journal of Health Sciences Vol. 3 No. 2 (2025): Cakrawala Medika: Journal of Health Sciences
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Medika Suherman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59981/mfb17969

Abstract

Diet jantung, diet rendah protein, dan diet diabetes melitus merupakan diet yang diberikan pada pasien yang mengalam penyakit acute decompensated heart failure, acute kidney injury, dan diabetes melitus tipe 2. Proses asuhan gizi ini dilakukan untuk mengurangi beban kerja jantung dan ginjal serta menstabilkan kadar gula darah. Menganalisis proses asuhan gizi terstandar pada pasien lansia dengan gagal jantung akut, gagal ginjal akut, CAD 3VD, dan diabetes melitus tipe 2. Penelitan deskriptif dengan desain study kasus yang dilakukan pada bulan November 2024 pada pasien rawat inap di Rumah Sakit Sentra Medika Cibinong. Pasien dilakukan pengkajian gizi selama 3 hari sejak tanggal 12, 13, dan 14 November 2024. Asupan pasien selama perawatan meningkat dan mencapai 100% kebutuhan gizi dari intervensi yang diberikan. Kondisi fisik klinis pasien terkait keluhan sesak dan batuk berkurang setiap harinya. Hasil pemeriksaan laboratorium GDS <200 mg/dL (normal), pada hari terakhir intervensi hemoglobin meningkat menjadi 11,9 g/dL, hematokrit meningkat menjadi 36,4%, leukosit menurun menjadi 6,72 103/uL (normal), eritrosit meningkat menjadi 4,48 106/uL, tetapi trombosit masih meningkat menjadi 444 103/uL (tinggi). Proses asuhan gizi klinis pada pasien lansia dengan penyakit ADHF et causa CHF, CAD 3-VD, AKI ditandai dengan CKD, DM tipe 2 berhasil meningkatkan kondisi kesehatan pasien. Asupan makan pasien selama pemantauan meningkat setiap harinya. Hasil pemeriksaan laboratorium meningkat dan tergolong normal, tetapi trombosit masih tetap tinggi. Pasien dan keluarga patuh untuk tidak mengonsumsi makanan dari luar RS. Pengetahuan terkait diet jantung, diet rendah protein, diet diabetes melitus meningkat.
PENGARUH PENYULUHAN GIZI SEIMBANG DENGAN MEDIA FLIP CHART DAN LEAFLET PADA PENGETAHUAN IBU BAYI BALITA DI POSYANDU MERPATI 19 B Widya Lestari Nurpratama; Nur Fauzia Asmi; Amanda Shifa Burhanuddinnisa; Maharani Zalianty; Siregar, Santy Anjelyna Br.; Putri Nur Hidayah; Utami Putri Kinayungan; Dandi Sanjaya; Deni Alamsah
Jurnal Medika Mengabdi Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Medika Mengabdi
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Medika Suherman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59981/bwf70694

Abstract

Stunting saat ini menjadi prioritas kesehatan utama di tingkat global dan nasional. Terhambatnya pertumbuhan adalah kegagalan mencapai potensi genetik dalam tinggi badan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pentingnya pemberian makanan yang bergizi seimbang untuk balita untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan optimalnya. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan cara penyuluhan. Dilakukan di Posyandu Merpati 19 B yang dilakukan pada hari Kamis 30 Januari 2025. Sampel pada kegiatan ini yaitu 16 ibu balita yang menjadi responden. Data dianalisis secara univariat mengenai karakterisitik responden dan data pretest postest dilakukan uji bivariat menggunakan uji Wilcoxon. Hasil menunjukan bahwa tingkat pendidikan mayoritas berpendidikan tinggi (SMA-Perguruan Tinggi) sebanyak 68,8%, sedangkan untuk tingkat SD-SMP hanya 31,3%. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test nilai mean pre-test 88 dan post test 97, serta danya peningkatan pengetahuan ibu yang signifikan (p-value 0,000). Kesimpulan pada penelitian ini yaitu terdapat perbedaan   pengetahuan   gizi   seimbang pada responden sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan dengan media flip chart di Posyandu Merpati 19 B.
The Relationship Between Food Safety Knowledge and Attitudes, Personal Hygiene Behavior in Hawker Traders in Pasir Gombong Village Burhanuddinnisa, Amanda Shifa; Kinayungan, Utami Putri; Sanjaya, Dandi; Nurpratama, Widya Lestari
Jurnal KESANS : Kesehatan dan Sains Vol 4 No 12 (2025): KESANS: International Journal of Health and Science
Publisher : Rifa'Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/kesans.v4i12.449

Abstract

Introduction: Food safety is an effort to prevent food contamination that threatens health. Foodborne disease remains a global issue, including in Indonesia, as seen in poisoning cases in Bekasi and Cikarang. Street food is still at risk of being unhygienic, as many vendors neglect hygiene due to limited information, capital, and guidance. Knowledge and attitude are important factors in maintaining personal hygiene. Objective: This study aims to analyze the relationship between food safety knowledge and attitudes with the personal hygiene of street food vendors in Pasir Gombong Village. Methods: This study employed an analytical design with a cross-sectional approach. The sample consisted of 50 street food vendors in Pasir Gombong Village. Data were collected using a questionnaire, and the Chi-Square test was applied to examine variable relationships. Results and Discussion: The statistical test showed a p-value of 1.000 for the relationship between knowledge and personal hygiene, and 0.170 for the relationship between attitude and personal hygiene (p > 0.05). These results indicate no significant relationship. Conclusion: Most respondents were male, middle-aged, well-educated, experienced in trading, and had middle to high income, but had never attended food safety training. Although respondents generally had good knowledge, attitudes, and hygiene practices, statistical analysis showed no significant association between knowledge or attitudes and personal hygiene
PENCEGAHAN ANEMIA TERPADU PADA REMAJA DI LIUKANG KALMAS, KABUPATEN PANGKAJENE DAN KEPULAUAN Nur Hikmawaty Syarifuddin; Holif, Fitriyah; Widya Lestari Nurpratama; Fitriyah, Holif
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT YAMASI Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Yamasi
Publisher : Akademi Farmasi Yamasi Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59060/3hdc6h75

Abstract

Remaja merupakan kelompok yang sangat rentan mengalami anemia, terutama di wilayah kepulaua dengan akses pelayanan kesehatan dan pangan bergizi. Kegiatan pegabdian masyaraakat ini bertujuan melaksanakan program pecegahan anemia terpadu melalui pemeriksaan hemoglobin dan penyuluhan kesehatan pada remaja di Liukang Kalmas, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. Kegiatan meliputi pemeriksaan hemoglobin serta penyuluhan mengenai pencegahan aneia dan pentingnya konsumsi tablet tambah darah (TTD). Sebanyak 32 remaja berpartisipasi dan data kadar hemoglobin dicatat. Rata-rata kadar hemoglobin adalah 12,8 g/dL dengan rentang 11,0-14,6 g/dL. Berdasarkan ambang batas WHO, sebanyak 21,9% peserta dikategorikan anemia. Penyuluhan meningkatkan pemahaman remaja tentang strategi pencegahan anemia, temasuk pola makan seimbang dan kepatuhan konsumsi TTD. Kegiatan ini juga mnngkatkan kesadaran tenag pentingnya deteksi dini kadar hemoglobin sebagai bagian dari pemantauan kesehatan remaja. Kesimpulannya, pencegahan anemia terpadu melalui pemeriksaan hemoglobin dan edukasi kesehatan efektif meningkatkan pengetahuan dan kesadaran serta mengidentifikasi remaja berisiko anemia di wilayah kepulauan
Pengetahuan dan Sikap Terkait dengan Penggunaan Pemanis Buatan pada Pedagang Minuman di Pasar Cikarang Bekasi Nurpratama, Widya Lestari; Asmi, Nur Fauzia; Kinayungan, Utami Putri
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2023): December
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v7i2.845

Abstract

Salah satu Bahan tambahan pangan (BTP) yaitu pemanis buatan merupakan hal yang sangat penting diperhatikan terutama dalam penggunaanya pada pembuatan minuman yang akan dipasarkan. Tujuan penelitian ini untuk melihat pengetahuan dan sikap terkait dengan penggunaan pemanis buatan pada pedagang minuman di Pasar Cikarang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dan pengambilan data menggunakan wawancara dengan kuesioner. Sampel yang diambil sebanyak 60 pedagang minuman kaki lima. Variabel independen yaitu pengetahuan dan sikap pedagang minuman, variabel dependen yaitu penggunaan pemanis buatan, analisis yang digunakan yaitu chi square. Hasil dari penelitian ini yaitu mayoritas berusia dewasa berjenis kelamin laki-laki dan memiliki pendidikan tinggi. Pengetahuan responden rata-rata cukup dan sikapnya cukup. Penggunaan pemanis buatan pada pedagang minuman ini lebih dari separuh tidak memakai pemanis buatan. Terdapat hubungan yang signifikan antara sikap dan pengetahuan pedagang minuman dengan penggunaan pemanis buatan (p-value 0,000). Kesimpulan dalam penelitian ini diperlukan pengetahuan yang baik tentang pemanis buatan agar pedagang minuman mempunyai sikap yang baik dan tahu bagaimana penggunaan pemanis buatan yang aman pada minuman yang akan dipasarkan.
PEMBUATAN KOMIK “JAJANANKU SEHAT” SEBAGAI MEDIA EDUKASI MAKANAN JAJANAN PADA REMAJA DI SMP NEGERI 2 CIKARANG UTARA Fauzia Asmi, Nur; Puspasari, Kiki; Lestari Nurpratama, Widya
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i2.365-372

Abstract

Perilaku jajanan sembarangan dan tidak terkontrol sering menjadi masalah tersendiri bagi anak sekolah. Dampak dari makanan jajanan yang kurang sehat mengakibatkan asupan gizi yang kurang optimal pada anak sehingga dapat mengakibatkan masalah kesehatan. Salah satu cara untuk mengontrol kebiasaan jajan adalah dengan pemberian edukasi. Media komik edukasi merupakan alternatif pemberian edukasi untuk meningkatkan pengetahuan remaja. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah membuat media edukasi dalam bentuk “komik jajananku sehat” sebagai media peningkatan edukasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Cikarang Utara dengan melibatkan siswa/siswi sebanyak 40 responden dan guru. Metode pelaksanaan dalam pengabdian masyarakat ini adalah (1) membuat komik edukasi “jajananku sehat; (2) Pemberian edukasi kepada remaja dengan menggunakan media komik jajananku sehat dan dievaluasi menggunakan pre dan post test; (3) Evaluasi media melibatkan guru. Kegiatan Pengabdian dilakukan dari pembuatan media komik sejak 1-11-2022, percobaan media pada tanggal 12-11-2022 dan evaluasi pada 17–11-2022. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah (1) Terbentuk komik edukasi “jajanan sehat”; (2) Terdapat pengaruh penggunaan media komik sebagai edukasi makanan jajanan terhadap peningkatan pengetahuan siswa dengan nilai p-value 0.000; (3) Hasil evaluasi menunjukkan bahwa komik sangat menarik dan mudah dipahami untuk kalangan remaja. Diharapkan terdapat pengembangan topik lain dengan menggunakan media komik.
PENYULUHAN IBU BALITA TERKAIT PENTINGNYA KENAIKAN BERAT BADAN BALITA DI POSYANDU Nurpratama, Widya Lestari; Viorina, Visca; Wahyuningtyas, Hilda Clara; Zendrato, Juniar; Khoirunnisa, Khoirunnisa; Alifah, Regi Wafa
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.19170

Abstract

ABSTRAKPentingnya kedatanag balita ke posyandu salah satunya untuk memantau tumbuh kembang dan status gizi balita melalui penimbangan berat badan. Permasalahan yang ada masih kurangnya partisipasi masyarakat untuk membawa balita ke posyandu. Oleh karena itu tujuan dari kegiatan ini yaitu memberikan penyuluhan ibu balita terkait pentingnya kenaikan berat badan balita di posyandu. Metode yang dilakukan pada kegiatan ini yaitu penyuluhan dengan media leaflet dan video dilakukan pada 20 orang ibu balita dan pengukuran pengetahuan dilakukan dengan pemberian pre test dan post test melalui kuesioner. Hasil dari kegiatan penyuluhan ini yaitu terdapat peningkatan pengetahuan dilihat dari hasil pre test dari ibu balita yaitu rata-rata 69 poin dan setelah post test rata-rata mendapatkan 79 poin. Kesimpulan yang didapatkan dari hasil kegiatan ini yaitu penyuluhan ibu balita terkait pentingnya kenaikan berat badan balita di posyandu dengan media leaftlet dan video dapat meningkatkan pengetahuan ibu balita. Saran selanjutnya untuk kegiatan penyuluhan yang melibatkan ibu balita harus berkoordinasi juga dengan tokoh masyarakat lingkungan sekitar tempat kegiatan agar ibu balita yang datang bisa lebih banyak lagi. Kata kunci: balita; posyandu; penyuluhan; penimbangan ABSTRACTThe importance of weighing toddlers at the posyandu is to combine the growth and development of toddlers and the nutritional status of toddlers. The problem that exists is the lack of community participation in bringing toddlers to posyandu. Therefore, the aim of this activity is to educate mothers of toddlers regarding the importance of increasing the weight of toddlers at posyandu. The method used in this activity was counseling using leaflets and videos which was carried out on 20 mothers of toddlers and measuring knowledge was carried out by administering pre-tests and post-tests through questionnaires. The results of this outreach activity were that there was an increase in knowledge seen from the pre-test results of the toddler mothers, namely an average of 69 points and after the post-test the average was 79 points. The conclusion obtained from the results of this activity is that balita mother counseling regarding the importance of increasing the weight of toddlers at posyandu using leaflets and videos can increase the knowledge of mothers of toddlers. The next suggestion for outreach activities involving mothers of toddlers is to coordinate with local community leaders around the location of the activity so that more mothers of toddlers can come. keywords: toddlers; posyandu; counseling; weighing
PELATIHAN POLA KONSUMSI JAJANAN DAN GAYA HIDUP SEHAT MENGGUNAKAN VIDEO EDUKASI PADA REMAJA Fauzia Asmi, Nur; Lestari Nurpratama, Widya
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 7 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i7.2315-2323

Abstract

Remaja memerlukan asupan gizi yang optimal untuk pertumbuhan dan perkembangan fisiknya. Pola konsumsi makanan remaja saat ini banyak yang mengikuti trend kekinian sehingga apabila tidak dikontrol dapat mengakibatkan masalah kesehatan kedepannya seperti obesitas, anemia dan diabetes mellitus. Salah satu cara mencegah permasalahan kesehatan dengan peningkatan pengetahuan. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan edukasi tentang pola konsumsi jajanan dan gaya hidup sehat menggunakan media video. Kegiatan ini dilaksanakan di SMK Islam Al Amin Cikarang Utara dengan melibatkan siswa/siswi sebanyak 25 responden. Metode pelaksanaan dalam pengabdian masyarakat ini adalah (1) Membuat media edukasi menggunakan video animasi (2) Pemberian edukasi kepada remaja dengan menggunakan media video dengan metode evaluasi pre test dan post test; (3) melakukan pelatihan tentang gaya hidup sehat melalui pemantauan status gizi. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah terdapat peningkatan pengetahuan antara sebelum dan sesudah melakukan edukasi menggunakan media video namun hasilnya tidak signifikan p-value 0.160.  Hasil pelatihan status gizi menunjukkan siswa dapat menghitung status gizi masing-masing dengan hasil rata-rata siswa dalam kategori status gizi normal. Diharapkan terdapat pengembangan media edukasi lain untuk peningkatan pengetahuan. 
PELATIHAN KADER DAN PKK TENTANG PENGGUNAAN PEMANIS BUATAN YANG AMAN PADA TINGKAT RUMAH TANGGA Lestari Nurpratama, Widya; Fauzia Asmi, Nur
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 7 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i7.2528-2535

Abstract

Semakin banyaknya makanan dan minuman yang mengandung pemanis buatan dikalangan masyarakat, maka diperlukan adanya edukasi mengenai pentingnya penggunaan pemanis buatan yang aman dan bahaya yang ditimbulkan jika berlebihan. Pengabdian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Cikarang karena memiliki kepadatan pendudukan yang tinggi dan mayoritas bekerja sebagai pedagang. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Juni 2023, melibatkan 25 orang kader dan Ibu PKK yang diharapkan dapat menyalurkan informasi kepada masyarakat. Metode yang digunakan pada kegiatan ini yaitu pemberian penyuluhan dengan media leaflet dan pemberian pelatihan berupa praktek pembuatan minuman dengan penggunaan pemanis buatan yang aman. Kegiatan ini dilakukan dengan 3 tahapan yaitu tahap persiapan berupa pengambilan data awal dan diskusi serta adanya pretest, kemudian tahap ke dua penyuluhan dan pelatihan, dan tahap ke tiga dilakukan monitoring evaluasi dengan postest. Hasil pengabdian ini menunjukan bahwa mayoritas usia kader dan Ibu PKK yaitu 41-65 tahun, berpendidikan SMA dan menjadi kader kurang lebih 4 tahun. Pengetahuan kader dan Ibu PKK meningkat setelah dilakukan penyuluhan dan pelatihan yaitu sebesar 84%. Kesimpulan dari pengabdian ini bahwa mayoritas kader dan Ibu PKK mengalami peningkatan pengetahuan setelah dilakukan penyuluhan dan pelatihan tentang penggunaan pemanis buatan yang aman pada tingkat rumah tangga sehingga diharapkan kedepannya dapat menyalurkan informasi yang didapatkan dari hasil pengabdian ini kepada masyarakat sekitarnya.
Analisis kandungan siklamat, metanil yellow dan rhodamin b pada makanan dan minuman di Cikarang Nurpratama, Widya Lestari; Kinayungan, Utami Putri; Alamsah, Deni; Sanjaya, Dandi; Asmi, Nur Fauzia; Heryanda, Mahfuzhoh Fadillah
Jurnal SAGO Gizi dan Kesehatan Vol 6, No 3 (2025): Nopember
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/gikes.v6i3.2660

Abstract

Background: Food Additives (BTP) are substances that are intentionally added to improve food quality without providing nutritional value, examples of BTP are artificial sweeteners and dyes such as cyclamate, metanil yellow, and rhodamin B which focus on identifying their content in food and beverages in Cikarang. The research was conducted in Cikarang, which is an area with high population density and rapid economic activity.Objectives: Analyzing the content of cyclamate, metanil yellow, and rhodamine B in food and beverages in Cikarang.Methods: The experimental research design used accidental sampling with a sample size of 20 for the cyclamate test, 15 for the rhodamine B and methanyl yellow tests. Sampling was tested directly with the Test Kit brand labstest for the cyclamate, metanil yellow, and rhodamine B tests carried out at the Integrated Chemistry Laboratory at Suherman Medika University. Data collection was carried out in April 2025. Data analysis was carried out descriptively, namely showing the percentage of food and beverage content containing artificial sweeteners cyclamate and dyes metanil yellow and rhodamine B.Results: The results of the study showed that of the 20 samples tested for cyclamate, 7 samples were positive (35%) indicated by the presence of white sediment in the sample, 15 samples tested for metanil yellow did not contain metanil yellow in the sample, and 15 samples tested for rhodamine B, 2 samples were positive (13,3%) indicated by a pink color change in the sample.Conclusion: The results of the study confirmed that there were indications of the content of artificial sweeteners cyclamate, and dyes metanil yellow, and rhodamin B in several samples of food and beverages sold in the Cikarang area.