Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Penilian Risiko Paparan Debu Silika Terhadap Pekerja di Industri Pengolahan Bijih Mineral Putro, Edi Karyono; Kusnadi, Saskia Nur Fadhilah; Susanto, Arif; Zannah, Miftahul; Mahalisa, Rizky; Manuel, Anthony Andorful
Jurnal Kesehatan Vokasional Vol 9, No 1 (2024): February
Publisher : Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkesvo.87667

Abstract

Latar   Belakang: Proses industri bijih mineral menghasilkan debu silika yang berbahaya bagi kesehatan pekerja. Komposisinya bersifat karsinogenik dan dapat melebihi Nilai Ambang Batas (NAB).Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko paparan debu silika terhadap tiga jenis sistem rotasi kerja di industri pengolahan bijih mineral. Metode: Metode yang digunakan adalah metodologi kuantitatif Analisis Risiko Kesehatan Lingkungan (ARKL) dengan menghitung nilai Excess Cancer Risk (ECR) sesuai dengan kondisi jalur paparan, agen risiko, serta sistem rotasi kerja. Analisis dilakukan pada paparan debu silika tahun 2020 dan 2021. Pengambilan sampel debu silika dilakukan dengan pengukuran yang ditetapkan oleh OSHA-ID142.Hasil: Konsentrasi debu silika pada proses industri bijih mineral melebihi NAB. Pada tahun 2020,paparan debu silika berkisar antara 0.41-2.99 μg/m3, tetapi menurun pada 2021 menjadi 0.05-1.16 μg/m3. Baik pada tahun 2020 maupun 2021, perhitungan ECR berada dalam rentang aman yang ditetapkan oleh United States of Environmental Protection Agency (US EPA). Hasil perhitungan ECR di bawah 10-4 untuk ketiga sistem rotasi kerja di semua lokasi pengukuran.Kesimpulan: Konsentrasi debu silika di atas NAB tetapi evaluasi ARKL menunjukkan adanya risiko karsinogenik terhadap tiga jenis rotasi kerja yang berada di bawah batas aman, sehingga hal ini tidak membahayakan pekerja. Industri bijih mineral perlu terus meningkatkan pengendalian debu untuk mengurangi konsentrasi debu silika di bawah NAB.
Penilaian Status Kualitas Air Baku untuk Air Minum di Area Concentrating Division PT Freeport Indonesia Susanto, Arif; Zannah, Miftahul; Putro, Edi Karyono; Manuel, Anthony Andorful; Yochu, Wiliam Engelberth; Mahlisa, Rizky
Jurnal Teknologi Lingkungan Vol. 25 No. 1 (2024)
Publisher : BRIN Publishing (Penerbit BRIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55981/jtl.2024.3561

Abstract

The quality of drinking water necessitated by workers is determined by raw water quality acquired from surface runoff. It shall qualify the Government of Indonesiaꞌs regulation on quality requirements. This research aims to analyze raw water quality used as the primary source of potable water by using The Pollution Index (PI) and Storage & Retrieval (STORET) method. Analysis results of the raw water quality using IP and STORET methods, respectively, scores at 0.612 and 0. This raw water classification meets the required quality metrics since all physical, chemical, and microbiological parameters score below threshold limit values. Based on the STORET method, this raw water is classified as an A category. The raw water quality shall always be assured of being polluted or contaminated. One of the paramount indicators to ensure this quality is to implement laboratory examination and daily inspection routinely toward parameters of physical, chemical, and microbiological presence in the water. Examination results that exceed the thresholds indicate the presence of pollution in the water and shall be immediately rectified. Abstrak Kualitas air minum yang dibutuhkan oleh pekerja ditentukan oleh kualitas air baku yang diperoleh dari surface runoff. Kualitas air baku ini harus memenuhi syarat kualitas yang ditetapkan oleh Pemerintah Republik Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas air baku yang dipergunakan sebagai sumber air minum dengan menggunakan metode Indeks Pencemaran (IP) dan Storage and Retrieval (STORET). Hasil analisis kualitas air baku dengan metode IP dan STORET masing-masing memiliki skor 0,612 dan 0. Klasifikasi air baku dikategorikan memenuhi baku mutu karena semua parameter fisikia, kimia, maupun mikrobiologi memiliki nilai di bawah baku mutu. Klasifikasi air baku ini berdasarkan metode STORET memiliki kategori A. Air baku tersebut harus selalu dipastikan kualitasnya agar tidak tercemar maupun terkontaminasi. Hal yang perlu dipastikan yaitu menerapkan pengujian laboratorium serta pemeriksaan harian secara rutin terhadap kandungan parameter fisika, kimia, dan mikrobiologinya. Hasil pengujian yang melebihi baku mutu mengindikasikan adanya cemaran pada air baku tersebut sehingga harus segera dilakukan tindakan perbaikan.
Interaksi Pengendara dan Pengguna Jalan pada Keselamatan Pekerja di Area Industri Pengolahan Bijih Mineral Susanto, Arif; Putro, Edi Karyono
Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Vol. 5 No. 1 (2024): Januari - Juni 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jk3l.5.1.48-57.2024

Abstract

Interaksi kendaraan bergerak (pengendara) dan pengguna jalan (pedestrian) memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan angka kecelakaan kerja di area Divisi Concentrating PT Freeport Indonesia (PTFI). Penelitian bertujuan untuk menginterpretasikan kerangka konseptual implementasi keselamatan pekerja pada interaksi pengendara dan pedestrian. Penelitian deskriptif ini merupakan penelitian lapangan dengan pendekatan interpretatif. Interprestasi dikembangkan dengan menggunakan data yang ditemukan di lokasi penelitian, yaitu di area industri pengolahan bijih mineral. Penelitian dilakukan pada Januari sampai Februari 2024. Metode observasi digunakan sebagai teknik pengambilan data. Hasil penelitian didapati bahwa dari tiga aspek terkait interaksi pengendara dan pedestrian masih fokus pada faktor jalan/lingkungan dan faktor kendaraan. Pada faktor manusia, kecelakaan kerja yang terjadi akibat interaksi pengendara dan pedestrian paling banyak diakibatkan oleh kelalaian manusia (human error). Upaya pencegahan kecelakaan kerja akibat interaksi pengendara dengan pedestrian, maka disarankan untuk dapat dilakukan audit keselamatan jalan.
Analisis Risiko Kesehatan Pajanan Silika Kristalin Respirabel Pasca Implementasi Dust Supression System di Industri Pengolahan Bijih Mineral Susanto, Arif; Hidayah, Nurulia; Setyana, Lilik Dwi; Prasetio, Diki Bima
Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan Vol. 6 No. 2 (2025): Juli-Desember 2025
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jk3l.6.2.148-158.2025

Abstract

Industri pengolahan bijih mineral merupakan salah satu sektor yang menghasilkan silika kristalin respirabel (RCS), yang berpotensi menimbulkan penyakit akibat kerja seperti silikosis, PPOK, dan kanker paru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko kesehatan pekerja terhadap pajanan RCS setelah penerapan sistem pengendalian debu (dust suppression system) di area produksi. Penelitian dilakukan secara kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 30 pekerja dari departemen produksi dan pemeliharaan. Pengukuran dilakukan menggunakan metode personal sampling sesuai standar NIOSH 7500. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa konsentrasi RCS berada di bawah nilai ambang batas (NAB) ACGIH sebesar 0,025 mg/m³, dengan nilai excess cancer risk (ECR) berkisar antara 1,8.10-7 hingga 5,5.10-6, yang masih berada dalam rentang aman. Namun, tren peningkatan ECR seiring durasi dan intensitas pajanan menunjukkan perlunya pengendalian yang lebih ketat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun sistem pengendalian debu telah menurunkan konsentrasi RCS secara signifikan, risiko kesehatan tetap ada akibat efek kumulatif jangka panjang. Pendekatan ALARA (As Low As Reasonably Achievable) sangat disarankan dalam pengendalian pajanan. Selain itu, pelaksanaan pemeriksaan kesehatan berkala, pelatihan penggunaan alat pelindung diri, dan pemantauan efektivitas sistem pengendalian debu perlu diintegrasikan sebagai bagian dari strategi keselamatan dan kesehatan kerja untuk melindungi pekerja secara berkelanjutan.
Analisis Risiko Kesehatan Pajanan Debu Respirabel Pasca Instalasi Dust Supression System di Industri Pengolahan Bijih Mineral Susanto, Arif; Hidayah, Nurulia; Budi, Savitri Citra; Setyana, Lilik Dwi
Jurnal Kesehatan Komunitas Vol 11 No 3 (2025): Jurnal Kesehatan Komunitas
Publisher : Universitas Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/keskom.Vol11.Iss3.2374

Abstract

This study aimed to assess the health risks associated with respirable dust exposure following the implementation of a dust suppression system. A cross-sectional quantitative design was employed, involving 30 workers from PTX’s based on NIOSH. Personal dust sampling was conducted using the NMAM0600 method. The results indicated that the average concentration of respirable dust was 0.4760mg/m³, below the threshold limit value (TLV) of 3 mg/m³ set by the ACGIH. Risk characterization using the risk quotient (RQ), RQ<1. Simulation using the MPPD model revealed that particles with a diameter of approximately 4 µm had the highest deposition rate in the thoracic region of the respiratory tract, potentially triggering inflammatory responses and pulmonary fibrosis. Despite the low current exposure levels, continuous monitoring and enhancement of dust control measures are recommended to prevent long-term health effects such as silicosis and COPD. The study emphasizes the importance of regular health surveillance, appropriate use of personal protective equipment, and adherence to the ALARA (As Low As Reasonably Achievable) principle to ensure occupational safety and health in mineral ore processing environments.
Implikasi Hukum Kesehatan terhadap Kasus Keracunan Makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis di Indonesia Susanto, Arif
Jurnal Hukum Lex Generalis Vol 6 No 12 (2025): Tema Hukum dan Hak Asasi Manusia
Publisher : CV Rewang Rencang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56370/jhlg.v6i12.2127

Abstract

The Free Nutritious Meal Program (MBG), launched by the Indonesian government in 2025 to improve children's nutrition, has led to serious legal and health issues following thousands of food poisoning cases. This study explores legal health responsibilities, accountable parties, law enforcement mechanisms, and preventive measures. Using normative and empirical juridical approaches with qualitative analysis, the findings reveal violations of health and food safety rights, subject to criminal, civil, and administrative sanctions. Regulatory reform is essential to ensure the safe and responsible continuation of the MBG program.
Co-Authors Abd. Rasyid Syamsuri Abdilah, Asep Dian Achmad Supajar Ziarahman Aditya Fadila Muhamad Aditya Fadilah Muhamad Agra M Khaliwa Agra Mohamad Khaliwa Agra Mohamad Khaliwa Ambar D Syuhada Anthony Andorful Manuel Anthony Andorful Manuel Aprilia Listiarini Aprilia Listiarini, Aprilia Asep D Abdilah Asep Dian Abdilah Budiman Budiman Daniel Oranova Siahaan Danny Rosalinawati Ma&#039;kdika Santoso Donny Zulfakar Dyan K. Nugrahaeni Dyan Kunthi Nugrahaeni, Dyan Kunthi E Mauliku, Novi Edi K Putro Edi K Putro Edi Karyono Putra Edi Karyono Putro Edi Karyono Putro Edi Karyono Putro Edi Karyono Putro Edi Karyono Putro Enisah, Enisah Fajrul Falakh Fanny Sarah Yuliasari Hidayah, Nurulia Hidayatulloh, Rizal Indra Komara, Yopi Indri Hapsari Susilowati Iqbal, Muhamad Razif Jatmiko, Fauzi Johan, Anita John Charles Wilmot John Charles Wilmot Kara, Prayoga Karyono Putro, Edi Khaerani Lestari Khaerani Suci Lestari Khaliwa, Agra Mohamad Kusnadi, Saskia Nur Fadhilah Lilik Dwi Setyana Lola Sugiarni Magdalena, Bianca Mahalisa, Rizky Mahlisa, Rizky Manuel, Anthony Andorful Manuel, Anthony Androful Maulani, Laifah Fasilah Mauliku, Novie Elvinawaty Mohamad Khaliwa, Agra Muhamad Razif Iqbal Muhamad Razif Iqbal Muhamad Rizky Yudhiantara Mulyani , Tri Nurulia Hidayah Pasaribu, Gloria Cassandra Prasetio, Diki Bima Prayoga Kara Putri, Ramadhania Putro, Edi Karyono Riyanto, Agus Sandi Nugraha Santoso, Danny Rosalinawati Santoso, Danny Rosalinawati Mak'dika Sarah Yuliasari, Fanny Saskia Nur Fadhilah Kusnadi Savira, Yenni Miranda Savitri Citra Budi Stevan Deby Anbiya Muhamad Sunarno Suhat Suhat Suhat Suhat Sulthan Muchammad Quds Teguh Akbar Budiana Tri Mulyani Uli Amrina Uli Amrina Usman Usman Wicaksono, Faridl Wijoyo, Nurseto Jati Wiliam E Yochu Willmot, John Charles Yenni Miranda Savira Yochu, Wiliam Engelbert Yochu, Wiliam Engelberth Yopi I Komara Yudhiantara, Muhamad Rizky Zannah, Miftahul