Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Media Pembelajaran Pop Up sebagai Penanaman Nilai-Nilai Karakter Firmadani, Fifit; Shalima, Irsyadi; Wulandari, Ayu
Edukasi Journal Edisi Khusus: Call of Paper Seminar Nasional FKIP 2018
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1571.08 KB) | DOI: 10.31603/edukasi.v0i0.2353

Abstract

Menurunnya kualitas moral dalam kehidupan manusia Indonesia dewasa ini, terutama di kalangan siswa menuntut diselenggarakannya pendidikan karakter. Sekolah diharapkan mampu memainkan peran dan tanggung jawabnya untuk menanamkan dan mengembangkan nilai-nilai yang baik serta membantu para siswa membentuk dan membangun karakter mereka dengan nilai-nilai yang baik. Guru sebagai aktor utama di sekolah berperan penting dalam ikut serta menanamkan nilai-nilai karakter pada siswa. Hal tersebut dapat diupayakan melalui media pembelajaran yang dapat digunakan di kelas maupun di luar kelas. Proses pembelajaran yang berkualitas ditentukan oleh beberapa faktor, salah satu di antaranya adalah keprofesionalan guru dalam menyampaikan pembelajaran melalui media pembelajaran. Pop Up sebagai media pembelajaran yang inovatif dan interaktif merupakan salah satu alternatif media pembelajaran untuk dapat menanamkan nilai-nilai karakter pada siswa. Dengan demikian, materi dapat tersampaikan secara efektif.
TRADISI GEMBLAK DALAM NOVEL TEMBANG TOLAK BALA KARYA HAN GAGAS TINJAUAN SOSIOLOGI SASTRA DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN APRESIASI SASTRA DI SMA Siti Wahyu Wulandari; Budiono Budiono; Irsyadi Shalima
Repetisi: Riset Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 2 (2019): REPETISI VOLUME 2 NOMOR 2
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan tradisi gemblak yang terdapat dalam novel Tembang Tolak Bala karya Han Gagas, dan menyusun rancang bangun pembelajaran apresiasi sastra novel di SMA mengenai tradisi gemblak dalam novel Tembang Tolak Bala. Penelitian ini menggunakan tinjauan sosiologi sastra yang berfokus pada sastra sebagai cermin masyarakat didasarkan pada beberapa teori milik Ratna, Faruk, dan Wiyatmi. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah novel Tembang Tolak Bala karya Han Gagas. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka, dengan teknik simak catat. Metode analisis datanya menggunakan deskriptif analitik. Hasil penelitian ini berupa bentuk tradisi gemblak yang terdapat dalam novel Tembang Tolak Bala meliputi (1) eksistensi tradisi gemblak, (2) warok, (3) gemblak, (4) lamaran gemblak, (5) hubungan warok dan gemblak, (6) warok dan reog, (7) akhir status gemblak. Selain itu, hasil penelitian ini juga diimplementasikan dalam bentuk rancang bangun pembelajaran apresiasi satra yang berisi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)  kurikulum 2013 kelas XII semester genap menggunakan pendekatan saintifik. Tepatnya KD 3.9 menganalisis isi dan kebahasaan novel, dan KD 4.9 merancang novel dengan memperhatikan isi dan kebahasaan.Kata Kunci: sosiologi sastra, tradisi gemblak, novel Tembang Tolak Bala
Kesantunan Berbahasa dalam Transaksi Jual Beli di Pasar Wisata Inis sebagai Materi Ajar Pembelajaran Teks Negosiasi di SMA Dita Wulandari; Fransiscus Xaverius Samingin; Irsyadi Shalima
Repetisi: Riset Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4, No 1 (2021): REPETISI VOLUME 4 NOMOR 1
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesantunan dan ketidaksantunan berbahasa yang terjadi pada saat transaksi jual beli di Pasar Wisata Inis, Desa Brondongrejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo; serta menghasilkan materi ajar pembelajaran teks negosiasi di SMA. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data yaitu pengamatan, studi pustaka, sadap/rekam, SBLC, dan teknik catat. Teknik analisis yang digunakan yaitu metode deskriptif analitik dan teknik analisis isi. Adapun, instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti itu sendiri. Subjek dalam penelitian ini yaitu para penjual dan pembeli yang menghasilkan tuturan pada saat melakukan transaksi di Pasar Wisata Inis. Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan, ditemukan data yang mengandung (1) pematuhan maksim kesantunan berbahasa sejumlah 55 data, (2) pelanggaran terhadap maksim kesantunan berbahasa sejumlah 15 data, (3) hasil penelitian ini diformulasikan sebagai materi ajar berupa modul pembelajaran teks negosiasi untuk kelas X SMA yaitu KD 3.11 dan 4.11.Kata Kunci: Kesantunan Berbahasa, Maksim, Pelanggaran Prinsip Kesantunan Berbahasa, Transaksi Jual Beli
Tindak Tutur Ilokusi dalam Film “NKCTHI” dan Implementasinya dalam Pembelajaran Apresiasi Sastra di SMP Anis Fauzia Sari; Molas Warsi Nugraheni; Irsyadi Shalima
Repetisi: Riset Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4, No 2 (2021): REPETISI VOLUME 4 NOMOR 2
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian adalah penggunaan tindak tutur ilokusi dalam film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI). Setiap tuturan dalam dialog film tersebut menimbulkan maksud dan tujuan berupa tindakan yang ditujukan untuk lawan tutur sehingga untuk memahaminya diperlukan sebuah kajian dengan teori tindak tutur ilokusi. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengungkapkan bentuk tindak tutur ilokusi dalam film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI dan (2) mengungkapkan implementasi dari hasil kajian dalam pembelajaran apresiasi sastra. Sumber data dalam penelitian ini yaitu film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI). Metode pengumpulan data yang dipergunakan yaitu metode simak dengan teknik Simak Bebas Libat Cakap (SBLC). Teknik analisis data penelitian ini menggunakan teknik Pilah Unsur Penentu (PUP). Hasil penelitian ini menemukan adanya 60 data tindak tutur ilokusi yang diklasifikasikan menjadi tindak tutur asertif menyatakn berjumlah 10 data, asertif menyarankan berjumlah 3 data, direktif memesan berjumlah 1 data, direktif memerintah berjumlah 6 data, direktif memohon berjumlah 3 data, ekspresif berterima kasih berjumlah 9 data, ekspresif meminta maaf berjumlah 13 data, ekspresif menyalahkan berjumlah 6 data, ekspresif memuji berjumlah 4 data, ekspresif memberi selamat berjumlah 3 data, komisif berjanji berjumlah 1 data, dan deklaratif memecat berjumlah 1 data. Hasil penelitian ini diwujudkan menjadi Unit Kegiatan Belajar Mandiri (UKBM) dalam Kompetensi Dasar 3.15 dan 4.15 kelas VIII SMA.Kata Kunci: tindak tutur ilokusi, film, bahan ajar, pembelajaran sastra
Nilai Moral dalam Novel Resign! Karya Almira Bastari Sebagai Bahan Ajar Sastra di SMA Frida Nurul Hidayah; Mursia Ekawati; Irsyadi Shalima
Repetisi: Riset Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4, No 1 (2021): REPETISI VOLUME 4 NOMOR 1
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya beraneka ragam nilai moral yang ditemukan dalam novel Resign! karya Almira Bastari. Nilai moral tersebut dapat diperoleh peserta didik dengan membaca novel Resign! karya Almira Bastari dalam pembelajaran sastra. Dengan demikian, kasus nilai moral yang terjadi pada peserta didik saat ini dapat berkurang. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan deskripsi nilai moral yang terdapat dalam novel Resign! karya Almira Bastari dan menghasilkan bahan ajar pembelajaran sastra di SMA berupa handout. Penelitian ini menggunakan desain pendekatan kualitatif. Data penelitian ini berupa kalimat dan paragraf yang mengandung nilai moral. Pengumpulan data menggunakan teknik baca-catat. Teknik analisis data yang digunakan ialah teknik deskriptif. Hasil penelitian ini ditemukan lima jenis niai nilai moral di antaranya; kerja keras, rasa ingin tahu, menghargai prestasi, peduli sosial, dan tanggung jawab. Bahan ajar berupa handout disesuaikan dengan KD 3.8 dan KD 4.8 kelas XI SMA tentang novel.Kata Kunci: nilai moral, bahan ajar, novel.
TINDAK TUTUR DIREKTIF DALAM KUMPULAN CERPEN LUKISAN KALIGRAFI KARYA A. MUSTOFA BISRI SERTA IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN TEKS ANEKDOT DI SMA Anisya Fitri; Budiono Budiono; Irsyadi Shalima
Repetisi: Riset Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 1 (2019): REPETISI Volume 2 Nomor 1
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memiliki dua tujuan yakni (1) mendeskripsikan tindak tutur direktif dalam kumpulan cerpen Lukisan Kaligrafi karya A. Mustofa Bisri. (2) menyusun rancang bangun pembelajaran teks anekdot menggunakan tindak tutur direktif dalam kumpulan cerpen Lukisan Kaligrafi karya A. Mustofa Bisri di SMA. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif yang menggunakan metode simak dan teknik catat dalam menyediakan datanya. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis dan menggunakan teknik analisis teks. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat enam jenis tindak tutur direktif. Direktif memberi nasihat merupakan tindak tutur direktif yang dominan dalam penelitian ini, yakni berjumlah delapan data. Hasil penelitian tindak tutur direktif dalam kumpulan cerpen Lukisan Kaligrafi karya A. Mustofa Bisri dapat diimplementasikan pada pembelajaran teks anekdot kelas X semester 1 di SMA. Pendekatan pembelajaran yang digunakan adalah saintific approach yang mencakup 5M (mengamati, menanya, mencoba, menalar, dan mengomunikasikan).Kata kunci: tindak tutur direktif, tokoh, dan pembelajaran bahasa
Kata Kerja Mental dalam Teks Pidato Presiden Pada Peringatan HUT Ke-74 RI sebagai Bahan Ajar Kebahasaan Teks Ceramah di SMA Titania Annisa Pradini; Fransiscus Xaverius Samingin; Irsyadi Shalima
Repetisi: Riset Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3, No 1 (2020): REPETISI VOLUME 3 NOMOR 1
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) memperoleh deskripsi bentuk kata kerja mental dalam teks pidato presiden pada peringatan HUT ke-74 RI, (2) memperoleh deskripsi perilaku sintaktis kata kerja mental dalam teks pidato presiden pada peringatan HUT ke-74 RI, (3) memperoleh deskripsi makna semantis kata kerja mental dalam teks pidato presiden pada peringatan HUT ke-74 RI, (4) memperoleh bahan ajar kata kerja mental dalam pembelajaran kebahasaan teks ceramah di SMA. Tujuan tersebut dicapai dengan menggunakan data berupa kalimat yang mengandung kata kerja mental dalam teks pidato presiden pada peringatan HUT ke-74 RI. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode simak dan teknik catat. Analisis data menggunakan metode agih dan teknik bagi unsur langsung (BUL). Penelitian tentang kata kerja mental ini dijadikan sebagai bahan ajar untuk kelas XI SMA pada KD 3.5 yang berisi tentang pengidentifikasian unsur-unsur ceramah, kebahasaan, isi informasi berupa permasalahan aktual yang disajikan dalam ceramah dan KD 4.5 yang membahas penyusunan bagian-bagian penting dari permasalahan aktual sebagai bahan untuk disajikan dalam ceramah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) terdapat dua bentuk kata kerja mental yaitu verba monomorfemis dan verba polimorfemis yang terbentuk dari proses pengafiksan meliputi prefiks ber-, prefiks meN-, prefiks di-, kombinasi afiks meN-i, kombinasi afiks meN-kan, kombinasi afiks di-, kombinasi afiks di-kan, dan kombinasi afiks memper-. Hasil (2) terdapat dua jenis perilaku sintaktis kata kerja mental yaitu perilaku ditinjau dari tataran frasa (bergabungnya verba dengan kata berkategori lain dalam fungsi predikat) dan perilaku ditinjau dari tataran kalimat (ada tidaknya nomina sebagai objek atau pelengkap). Hasil (3) makna semantis kata kerja mental dalam penelitian ini berupa makna keadaan, makna proses, dan makna sikap. Hasil penelitian ini dijadikan sebagai bahan ajar kata kerja mental dalam kebahasaan teks ceramah di SMA.Kata kunci:bahan ajar, kata kerja mental, teks pidato presiden
INTERAKSI MANUSIA DENGAN ALAM: TINJAUAN EKOKRITIK SASTRA PADA KUMPULAN CERPEN LINGKUNGAN MONYET-MONYET TSUNAMI KARYA SULUNG PRASETYO DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA Savina Ambarini Igayanti; Mursia Ekawati; Irsyadi Shalima
Repetisi: Riset Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 2 (2019): REPETISI VOLUME 2 NOMOR 2
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas mengenai hubungan atau interaksi manusia dengan alam pada kumpulan cerpen lingkungan Monyet-Monyet Tsunami. Pemilihan kumpulan cerpen lingkungan Monyet-Monyet Tsunami karya Sulung Prasetyo dilatarbelakangi oleh permasalahan lingkungan yang menjadi daya tarik karena adanya hubungan atau interaksi antara manusia dengan alam yang belum banyak diteliti dalam kumpulan cerpen lingkungan tersebut. Penelitian ini lebih menekankan pada hubungan timbal balik atau interaksi antara manusia dengan kehidupannya, baik hubungan manusia dengan alam, manusia dengan tumbuh-tumbuhan, maupun manusia dengan hewan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan hubungan atau interaksi manusia dengan alam yang terdapat dalam kumpulan cerpen lingkungan Monyet-Monyet Tsunami karya Sulung Prasetyo dan (2) mengimplementasikan hubungan atau interaksi manusia dengan alam yang terdapat dalam kumpulan cerpen lingkungan Monyet-Monyet Tsunami karya Sulung Prasetyo dalam pembelajaran sastra Indonesia di SMA. Objek data dalam penelitian ini adalah hubungan atau interaksi manusia dengan alam yang terdapat dalam kumpulan cerpen lingkungan Monyet-Monyet Tsunami. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode simak dan teknik yang digunakan adalah teknik catat. Metode analisis data dalam penelitian ini adalah deskriptif analisis dan menggunakan pendekatan ekologi sastra. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa adanya hubungan atau interaksi manusia dengan kehidupannya. Hasil analisis menunjukkan bahwa hubungan atau interaksi manusia dengan alam dapat berupa simbiosis mutualisme, komensalisme, atau parasitisme. Hasil penelitian ini dapat diimplementasikan pada pembelajaran sastra di SMA kelas XI, terutama pada KD 3.8 dan 4.8.Kata kunci: kumpulan cerpen, interaksi, ekologi, ekokritik sastra, implementasi
PERJUANGAN TOKOH DIFABEL PADA NOVEL MATA KEDUA KARYA RAMADITYA ADIKARA DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA Vindi Fatika Sari; Mursia Ekawati; Irsyadi Shalima
Repetisi: Riset Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 2, No 2 (2019): REPETISI VOLUME 2 NOMOR 2
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemilihan novel Mata Kedua karya Ramaditya Adikara dilatarbelakangi oleh penggambaran perjuangan tokoh difabel yaitu Rama dalam memperjuangkan hak-haknya dibidang pendidikan. Kenyataan bahwa novel ini ditulis oleh seorang difabel yang tentunya lebih tahu tentang kehidupan seorang difabel sehingga menjadi daya tarik untuk diteliti. Rumusan masalahnya adalah (1) perjuangan tokoh difabel apa saja yang ada di dalam novel Mata Kedua karya Ramaditya Adikara; (2) bagaimana implementasi perjuangan tokoh difabel dalam novel Mata Kedua karya Ramaditya Adikara di SMA. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan perjuangan tokoh difabel yang terdapat dalam novel Mata Kedua karya Ramaditya Adikara; (2) mengimplementasikan perjuangan tokoh difabel di SMA. Teori yang digunakan adalah (1) sosiologi sastra; (2) tokoh dalam karya fiksi; (3) bentuk perjuangan hidup; (4) pengajaran sastra di SMA. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Mata Kedua karya Ramaditya Adikara. Objek data dalam penelitian ini adalah perjuangan tokoh difabel dalam novel Mata Kedua karya Ramaditya Adikara. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan metode simak dan teknik yang digunakan adalah teknik catat. Metode analisis data dalam penelitian ini adalah metode deskriptif analisis. Hasil penelitian ini menemukan empat macam perjuangan yang dilakukan oleh tokoh difabel yaitu Rama adalah (1) perjuangan menerima kenyataan hidup; (2) perjuangan menuntut ilmu; (3) perjuangan meraih cita-cita; (4) perjuangan mendapat pengakuan. Hasil penelitian ini dapat diimplementasikan pada pembelajaran sastra di SMA kelas XII terutama pada KD 3.9 menganalisis isi dan kebahasaan novel, dan 4.9 merancang novel atau novelet dengan memerhatikan isi dan kebahasaan.Kata kunci: novel, perjuangan tokoh, difabel, implementasi pembelajaran sastra.
Aspek Leksikal dan Gramatikal dalam Lirik Lagu Iwan Fals dan Implementasinya sebagai Bahan Ajar Teks Persuasi SMP Kelas VIII Nurkhayati Nurkhayati; Astuty Astuty; Irsyadi Shalima
Repetisi: Riset Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 5, No 1 (2022): REPETISI VOLUME 5 NOMOR 1
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh bahasa yang digunakan dalam cerpen termasuk Penelitian ini berjudul “Aspek Leksikal dan Gramatikal dalam Lirik Lagu Iwan Fals dan Implementasinya Sebagai Bahan Ajar Teks Persuasi SMP Kelas VIII” yang merupakan penelitian kualitatif. Permasalahan dari penelitian ini tentang kohesi leksikal dan gramatikal yang meliputi, aspek leksikal (pengulangan (repetisi), sinonimi, antonimi) dan aspek gramatikal (pengacuan (referensi), pelesapan (ellipsis), konjungsi) yang terdapat pada lagu “Pohon Untuk Kehidupan”, “Ayolah Maju”, dan “Ya Allah Kami” karya Iwan Fals. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menemukan aspek leksikal dan gramatikal dalam lirik lagu Iwan Fals, (2) Menghasilkan implementasi aspek leksikal dan gramatikal dalam lirik lagu Iwan Fals sebagai bahan ajar teks persuasi pada SMP kelas VIII. Metode pengumpulan data mengguankan metode simak, teknik dasar sadap, dan teknik lanjutan catat. Analisis data menggunakan metode agih, teknik dasar metode agih yaitu BUL (Bagi Unsur Langsung) teknik lanjutan ada dua, yaitu teknik lesap dan teknik ulang. Hasil dari penelitian ini ditemukan aspek leksikal (pengulangan (repetisi) meliputi repetisi epistrofa, repetisi simploke, repetisi epizeukis, repetisi anafora, repetisi anadiplosis, repetisi mesodiplosis, repetisi epanalesis, sinonimi (padan kata), antonimi (lawan kata)) dan aspek gramatikal (pengacuan (referensi), pelesapan (ellipsis), perangkaian (konjungsi) meliputi konjungsi urutan, konjungsi tujuan, konjungsi penambahan, konjungsi sebab-akibat, konjungsi pertentangan). Hasil akhir penelitian ini berupa handout sebagai bahan ajar teks persuasi SMP kelas VIII pada KD 3.14 “Menelaah struktur dan kebahasaan teks persuasi yang berupa saran, ajakan, dan pertimbangan tentang berbagai permasalahan aktual (lingkungan hidup, kondisi sosial, dan/atau keragaman budaya, dll) dari berbagai sumber yang didengar dan dibaca.Kata kunci: aspek leksikal, aspek gramatikal, bahan ajar, lirik lagu.