Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Hubungan Kecanduan Game Online dengan Prokrastinasi Akademik pada Siswa Kelas VII: Studi Korelasional di SMP Negeri 4 Kota Bogor Alya Qonita .; Reni Sinta Dewi; Muhammad Faishal Hidayat
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v7i2.1093

Abstract

Prokrastinasi akademik pada remaja awal dapat mengganggu penyelesaian tugas, keteraturan belajar, dan pencapaian akademik. Pada saat yang sama, penggunaan game online yang tidak terkendali berpotensi menggeser waktu dan perhatian dari kewajiban sekolah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tingkat kecanduan game online dan prokrastinasi akademik serta menganalisis hubungan keduanya pada siswa kelas VII SMP Negeri 4 Kota Bogor. Penelitian menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan sampel 180 siswa yang dipilih secara acak dari populasi 324 siswa. Kecanduan game online diukur menggunakan instrumen 21 butir yang dikembangkan berdasarkan tujuh aspek Game Addiction Scale, sedangkan prokrastinasi akademik diukur menggunakan 23 butir valid dari skala awal 24 butir. Uji coba instrumen menunjukkan Cronbach’s alpha sebesar 0,925 untuk kecanduan game online dan 0,901 pada skala prokrastinasi sebelum eliminasi satu butir. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan korelasi Spearman karena asumsi untuk korelasi parametrik tidak terpenuhi. Hasil menunjukkan bahwa 55,0% siswa berada pada kategori sedang untuk kecanduan game online dan 55,6% berada pada kategori sedang untuk prokrastinasi akademik. Korelasi Spearman menunjukkan hubungan positif yang kuat antara kedua variabel (rₛ = 0,659, p < 0,001, n = 180). Temuan ini berarti siswa dengan peringkat skor kecanduan game online yang lebih tinggi cenderung memiliki peringkat prokrastinasi akademik yang lebih tinggi. Namun, karena desain penelitian bersifat potong lintang dan korelasional, hasil tidak membuktikan bahwa kecanduan game online menyebabkan prokrastinasi akademik. Implikasi praktis diarahkan pada layanan BK berbasis regulasi diri, manajemen waktu, literasi digital, pemantauan pola bermain, serta kolaborasi dengan keluarga.
Peran Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kemampuan Profesional Guru di SMA Darul Abror Jatisampurna Bekasi Muhamad Azhar Alwahid; Kaimudin; Bahrum Subagiya; Muhammad Faishal Hidayat; Alinda Nur Maulidatsani
Edusifa: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 8 No. 1 (2024): Edusifa:  Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : STIT Sirojul Falah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56146/edusifa.v8i1.222

Abstract

Meningkatkan guru professional di sekolah adalah tugas seorang kepala sekolah sebagaimana yang dilakukan oleh Kepala Sekolah SMA Darul Abror Jatisampurna Bekasi yang telah meyelenggarakan workshop, seminar pendidikan dan pengajian rutin untuk guru dan tenaga pendidik. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui peran kepala sekolah dalam meningkatkan kemampuan profesionalisme guru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif yaitu untuk mendeskripsikan dan menggambarkan fenomena-fenomena yang ada baik bersifat alamiah maupun rekayasa manusia yang lebih memperhatikan mengenai karakteristik, kualitas, keterkaitan antara kegiatan selain itu. Dampak positif dari kegiatan yang dilakukan oleh Kepala sekolah dalam Meningkatkan Kemampuan Profesional Guru adalah meningkatnya profesionalisme dan kinerja guru dalam proses pembelajaran di kelas maupun di luar kelas. Selain itu juga guru-guru lebih termotivasi dalam meningkatkan professional dan kinerjanya, mereka merasa dihargai dan merasa nyaman dan terus meningkatkan kompetensinya baik paedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial dan kompetensi professional.