Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Sosialisasi Peningkatan Literasi Informasi Masyarakat melalui Optimalisasi Layanan Perpustakaan Daerah di Kota Banjarmasin: Penelitian Devia Hetty Hernany; Beni Akhmad; Amelia Puspita; Hairansyah; Heri; Aelaya Frida Putri; Ahmad Fauzi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7381

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh berbagai informasi. Namun, kemudahan tersebut belum diimbangi dengan kemampuan masyarakat dalam memilih, mengevaluasi, dan memanfaatkan informasi secara tepat sehingga meningkatkan risiko penyebaran misinformasi dan hoaks. Di sisi lain, pemanfaatan layanan Perpustakaan Daerah Kota Banjarmasin sebagai pusat literasi dan sumber informasi masih belum optimal. Kondisi tersebut menjadi dasar pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan literasi informasi masyarakat melalui optimalisasi pemanfaatan layanan perpustakaan daerah. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan tim pengabdian, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Banjarmasin, serta masyarakat sebagai peserta utama. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, sosialisasi, pelatihan literasi informasi, pendampingan praktik pemanfaatan layanan perpustakaan, diskusi interaktif, serta evaluasi kegiatan. Materi yang diberikan mencakup pentingnya literasi informasi, teknik mengidentifikasi sumber informasi yang kredibel, pemanfaatan koleksi perpustakaan, penggunaan katalog digital, serta pemanfaatan berbagai layanan perpustakaan sebagai sumber belajar sepanjang hayat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya literasi informasi, meningkatnya kemampuan peserta dalam mencari dan mengevaluasi informasi yang valid, serta bertambahnya pengetahuan masyarakat mengenai berbagai layanan yang tersedia di Perpustakaan Daerah Kota Banjarmasin. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan antusiasme masyarakat untuk memanfaatkan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran, pengembangan pengetahuan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Banjarmasin menjadi faktor pendukung keberhasilan program sekaligus memperkuat peran perpustakaan sebagai ruang edukasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi positif dalam membangun budaya literasi informasi masyarakat sekaligus mendukung peningkatan kualitas layanan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran masyarakat secara berkelanjutan.
Transparansi Pelayanan Publik dalam Pembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Banjarbaru: Penelitian Ahdinayati; Iswiyati Rahayu; Junaidy; Devia Hetty Hernany
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7441

Abstract

Transparansi merupakan salah satu prinsip utama dalam penyelenggaraan pelayanan publik yang bertujuan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Penerapan transparansi dalam pelayanan administrasi kependudukan menjadi faktor penting dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah, khususnya pada pelayanan pembuatan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi transparansi dalam pelayanan pembuatan E-KTP di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Banjarbaru, mengidentifikasi indikator transparansi yang telah diterapkan, serta mengetahui faktor-faktor yang mendukung pelaksanaan transparansi pelayanan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap aparatur Disdukcapil serta masyarakat pengguna layanan. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transparansi pelayanan telah diterapkan melalui penyediaan informasi mengenai persyaratan, prosedur, biaya, dan waktu pelayanan melalui media sosial, papan informasi, website, serta pelayanan informasi langsung kepada masyarakat. Kemudahan akses informasi juga didukung oleh pemanfaatan media digital seperti WhatsApp Center dan Instagram resmi Disdukcapil. Meskipun demikian, masih ditemukan beberapa kendala berupa kurangnya pemahaman sebagian masyarakat terhadap informasi pelayanan serta keterbatasan pemanfaatan teknologi oleh sebagian pengguna layanan. Secara keseluruhan, penerapan transparansi dalam pelayanan pembuatan E-KTP di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Banjarbaru telah berjalan dengan baik dan berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik.
Analysis Of Behavior Change Communication In Counseling By The National Narcotics Agency Of South Kalimantan Province In Preventing Narcotics Abuse Among The Younger Generation (A Study From An Islamic Communication Perspective) Amelia Puspita; Nasrudin Nasrudin; Decky Kuncoro; Devia Hetty Hernany
SAHAFA: Journal of Islamic Communication Vol. 9 No. 01 (2026): Sahafa Journal of Islamic Communication
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/sjic.v9i01.24

Abstract

Drug abuse remains a major public health and social issue, particularly among young people who are highly vulnerable due to peer influence, curiosity, and environmental factors. As the leading institution responsible for drug prevention in Indonesia, the National Narcotics Agency (BNN) of South Kalimantan Province implements educational outreach programs to encourage behavioral change. This study aims to analyze the implementation of Behavior Change Communication (BCC) in BNN South Kalimantan Province's anti-drug awareness campaigns for young people from the perspective of Islamic communication. A qualitative case study approach was employed. Data were collected through observations, in-depth interviews with BNN officials, counselors, and outreach participants, as well as documentation. The data were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and SaldaƱa, while source and technique triangulation were applied to ensure data credibility. The findings reveal that the implementation of BCC incorporates four main components: communication messages, communication media, communication methods, and target audiences. Communication messages are developed based on current national drug abuse data, while visual and audiovisual media enhance participants' understanding. Interactive methods, including lectures, discussions, question-and-answer sessions, quizzes, and ice-breaking activities, encourage active participation. Furthermore, communication strategies are tailored to audience characteristics, particularly students and university students who are considered high-risk groups. From the perspective of Islamic communication, the implementation reflects the principles of bil hikmah, mau'izhah hasanah, and the protection of life (hifz al-nafs) and intellect (hifz al-'aql). The study concludes that integrating BCC with Islamic communication principles strengthens the effectiveness of anti-drug prevention campaigns by fostering awareness, positive attitudes, and sustainable behavioral change among young people. Keywords: Behavior Change Communication; Drug Abuse Prevention; National Narcotics Agency; Youth; Islamic Communication.
Implementasi Cashless Payment Bus Rapid Transit Banjarbakula di UPTD Terminal Tipe B dan Trans Perkotaan Dinas Perhubungan Kalimantan Selatan : Penelitian Muhammad Luthfi Azhar; Dewi Merdayanti; Devia Hetty Hernany
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7606

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi cashless payment pada Bus Rapid Transit (BRT) Banjarbakula di UPTD Terminal Tipe B dan Trans Perkotaan Dinas Perhubungan Kalimantan Selatan serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri atas Kepala UPTD, Kepala Seksi Operasional dan Layanan Trans Perkotaan, operator BRT, serta pengguna BRT Banjarbakula. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan menggunakan teori implementasi kebijakan George C. Edward III yang meliputi komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi cashless payment pada BRT Banjarbakula telah berjalan cukup baik. Komunikasi dilakukan melalui sosialisasi bertahap dan pendampingan langsung; sumber daya manusia dan fasilitas pendukung tersedia memadai; disposisi pelaksana menunjukkan sikap positif dan responsif; serta struktur birokrasi didukung oleh Standar Operasional Prosedur (SOP) dan koordinasi antarpihak yang berjalan baik. Kendala yang masih ditemukan berupa gangguan teknis pada perangkat pembayaran yang menyebabkan kartu elektronik terkadang tidak terbaca oleh mesin. Namun, kendala tersebut tidak menghambat pelaksanaan sistem secara keseluruhan karena telah ditangani melalui pemeriksaan dan pemeliharaan perangkat secara berkala.
Peran Bendahara Barang Pembantu dalam Penatausahaan Barang Milik Daerah pada UPPD Samsat Banjarmasin: Penelitian Muhammad Jimmy Pirdaus; Dewi Merdayanty; Devia Hetty Hernany
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7622

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Bendahara Barang Pembantu dalam penatausahaan Barang Milik Daerah (BMD) pada UPPD Samsat Banjarmasin serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan yang terdiri atas Kepala Subbagian Tata Usaha, Bendahara Barang Pembantu, Pengadministrasi Umum, Operator Layanan Operasional, dan Administrasi Surat-Menyurat. Analisis data menggunakan model interaktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan berdasarkan tiga indikator efektivitas kerja Sedarmayanti (2017), yaitu efektivitas kerja, kepatuhan terhadap prosedur, dan kontribusi terhadap kinerja organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bendahara Barang Pembantu telah menjalankan perannya dengan baik, ditunjukkan melalui penatausahaan BMD yang tertib, pencatatan inventaris yang akurat, kesesuaian fasilitas dengan kebutuhan kerja, penerapan sistem pelabelan atau pengodean barang, kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP), serta komunikasi dan koordinasi antarunit yang berjalan efektif. Kendala yang masih ditemukan meliputi belum optimalnya integrasi sistem informasi aset dengan kondisi fisik barang, proses verifikasi yang masih manual, serta belum menyeluruhnya digitalisasi dokumen pendukung. Secara keseluruhan, efektivitas kerja Bendahara Barang Pembantu memberikan kontribusi positif terhadap tertib administrasi, akuntabilitas, dan pengelolaan Barang Milik Daerah yang lebih optimal di UPPD Samsat Banjarmasin.
Efektivitas Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) dalam Pelayanan Dokumen Kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Banjarmasin: Penelitian Muhammad Jauhari Akbar; Junaidy; Devia Hetty Hernany; Beni Akhmad
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7770

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis efektivitas penerapan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) dalam pelayanan dokumen kependudukan di Disdukcapil Kota Banjarmasin serta faktor yang memengaruhinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap lima informan kunci, dianalisis dengan teori efektivitas Duncan dalam Steers (1985) yang mencakup pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi. Hasil penelitian menunjukkan penerapan SIAK sudah cukup efektif: penyelesaian dokumen dipercepat dari dua minggu menjadi satu hingga dua hari kerja, akurasi data terjaga melalui validasi otomatis, koordinasi internal dan pemanfaatan data lintas instansi berjalan baik, serta kapasitas SDM dan infrastruktur cukup memadai. Faktor pendukung meliputi komitmen pimpinan, regulasi yang kuat, dan dukungan teknis Kemendagri, sedangkan faktor penghambat meliputi gangguan server pusat, rendahnya literasi digital masyarakat, dan keterbatasan jumlah SDM.
PERAN PERPUSTAKAAN DAERAH DALAM MENDUKUNG PEMBANGUNAN SUMBER DAYA MANUSIA DI KOTA BANJARMASIN Devia Hetty Hernany; Beni Akhmad; Amelia Puspita; Hairansyah Hairansyah
Jurnal Education and Development Vol 14 No 3 (2026): Vol 14 No 3 September 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i3.8445

Abstract

Studi ini dilakukan untuk menelaah peran Perpustakaan Daerah Kota Banjarmasin dalam menunjang pembangunan sumber daya manusia (SDM), memetakan bentuk layanan dan program literasinya, mengungkap faktor pendukung serta penghambatnya, dan merumuskan strategi penguatan perannya ke depan. Pendekatan kualitatif bertipe deskriptif digunakan dalam penelitian ini, dengan data dihimpun melalui wawancara mendalam terhadap Kepala Perpustakaan Daerah, pustakawan, pengunjung, dan peserta program literasi, kemudian dianalisis lewat tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasilnya menunjukkan bahwa Perpustakaan Daerah Kota Banjarmasin telah menjalankan fungsinya sebagai pusat pembelajaran sepanjang hayat, tercermin dari layanan baca di tempat, peminjaman koleksi, perpustakaan digital, serta program literasi seperti pelatihan literasi digital, mendongeng, dan bedah buku. Faktor pendukung utamanya mencakup dukungan pemerintah daerah, kompetensi pustakawan, serta kemitraan dengan sekolah dan komunitas literasi. Sementara itu, kendala yang masih dijumpai antara lain rendahnya minat baca sebagian warga, keterbatasan anggaran dan sarana teknologi, serta sosialisasi layanan yang belum menyeluruh. Strategi penguatan peran perpustakaan ke depan diarahkan pada perluasan kemitraan, pengembangan koleksi digital, dan penajaman promosi layanan melalui media sosial.