Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Gambaran Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada Tatanan Rumah Tangga di Desa Kolobolon Kecamatan Lobalain Kabupaten Rote Ndao Clara Hendrik, Vita; Romeo, Petrus; Marni
Antigen : Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi Vol. 2 No. 4 (2024): Antigen: Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi
Publisher : LPPM STIKES KESETIAKAWANAN SOSIAL INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57213/antigen.v2i4.433

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada rumah tangga di Desa Kolobolon, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei melalui kuesioner yang dibagikan kepada 75 kepala keluarga (KK) yang dipilih secara acak menggunakan teknik simple random sampling. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif untuk menggambarkan 10 indikator utama PHBS, seperti persalinan yang dibantu tenaga kesehatan, pemberian ASI eksklusif, penimbangan bayi dan balita, penggunaan air bersih, mencuci tangan, dan penggunaan jamban sehat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 100% persalinan dibantu oleh tenaga kesehatan dan pemberian ASI eksklusif juga mencapai 100%. Namun, indikator mencuci tangan dengan air bersih dan sabun masih kurang optimal, dengan hanya 74,6% responden yang sudah melakukannya secara rutin. Selain itu, hanya 76% rumah tangga yang menggunakan jamban sehat, menunjukkan adanya tantangan dalam penerapan PHBS secara menyeluruh. Kesimpulannya, meskipun beberapa indikator PHBS di Desa Kolobolon telah mencapai hasil yang baik, masih terdapat ruang untuk perbaikan terutama dalam hal kebiasaan mencuci tangan dan penggunaan jamban sehat. Edukasi dan intervensi berkelanjutan diperlukan untuk meningkatkan kesadaran dan perilaku hidup sehat masyarakat secara lebih menyeluruh.
HUBUNGAN RIWAYAT PAPARAN KONTEN PORNOGRAFI DENGAN TINGKAT ADIKSI PORNOGRAFI PADA REMAJA DI SMA NEGERI 3 KUPANG usfunan, irene kerin; Nayoan, Christina Rony; Marni, Marni; Fransiskus G. Mado
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.43346

Abstract

Masa remaja adalah fase transisi yang ditandai dengan perubahan fisik, emosional, dan sosial yang kompleks. Rasa ingin tahu yang tinggi, ditambah dengan kemudahan akses terhadap internet dan media sosial, membuat remaja rentan terhadap paparan konten pornografi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara riwayat paparan konten pornografi dengan tingkat adiksi pornografi pada remaja di SMA Negeri 3 Kupang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X dan XI SMA Negeri 3 Kupang, dengan jumlah sampel sebanyak 188 responden yang dipilih menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden (85,1%) sudah pernah melihat konten pornografi secara tidak sengaja, 6,9% responden sudah mengakses konten pornografi beberapa kali dan mengulangi pengalaman mengakses konten pornografi sebelumnya dan 8% responden tidak terpapar pornografi. Untuk tingkat adiksi pornografi, 78,7% responden berada dalam kategori normal, 16,5% mengalami adiksi ringan, 3,2% mengalami adiksi sedang, dan 1,6% mengalami adiksi berat. Analisis bivariat menggunakan uji Spearman Rank menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara riwayat paparan konten pornografi dengan tingkat adiksi pornografi pada remaja dengan nilai p-value = 0.000 (p < 0,05). Pihak sekolah diharapkan bisa menyelenggarakan program edukasi tentang literasi digital, pemfilteran konten pada internet dan bahaya adiksi pornografi agar dapat mencegah adiksi pornografi pada remaja.  
FAKTOR DETERMINAN PEMANFAATAN POSYANDU LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS WAE MBELENG KABUPATEN MANGGARAI TAHUN 2025 Miani, Maria Detriani; Nayoan, Christina Rony; Ruliati, Luh Putu; Marni, Marni
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i1.43748

Abstract

Posyandu Lansia adalah suatu wadah pelayanan kepada lansia sebagai upaya promotif preventif dalam peningkatan status kesehatan dan kualitas hidup lansia. Penelitian ini bertujuan mengetahui Faktor  Determinan Pemanfaatan Posyandu Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Wae Mbeleng Kabupaten Manggarai Tahun 2025. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anggota lansia yang terdaftar pada posyandu lansia yang berada di wilayah kerja Puskesmas Wae Mbeleng, Kabupaten Manggarai. Jenis penelitian merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Besar sampel dalam penelitian ini adalah 94 orang lansia yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Analisis data adalah unvariat dan bivariat dengan menggunakan uji fisher exact test dengan tingkat kemaknaan p<0,05. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel pengetahuan (p=0,000), motivasi (p=0,000),  jarak (p=0,000), dukungan keluarga (p=0,000) dan peran kader (p=0,000), memiliki hubungan dengan pemanfaatan posyandu lansia. Pengetahuan yang baik tentang posyandu lansia dapat meningkatkan pemahaman lansia mengenai manfaat dan pentingnya mengikuti kegiatan posyandu, motivasi yang baik dapat mendorong lansia untuk meningkatkan kesehatan yang bisa didapat melalui posyandu lansia, jarak yang dekat memudahkan lansia untuk mengakses posyandu dan keluarga yang mendukung serta peran kader yang baik akan mendorong lansia untuk mengikuti posyandu. Penyuluhan kepada lansia dan keluarga lansia tentang pentingnya mengikuti posyandu lansia dan pendampingan kader perlu ditingkatkan agar lansia dan keluarga semakin sadar akan pentingnya memelihara kesehatan lansia dan kemampuan kader dalam memberi pelayanan kepada lansia semakin baik serta kegiatan posyandu perlu ditambahkan untuk wilayah yang jaraknya jauh sehingga semua lansia dapat menjangkau posyandu lansia.
DAMPAK MEDIA SOSIAL TERHADAP KESEHATAN Lende, Nadia Delsiana; Langkas, Archangela Trivonia; Lasi, Vicka Anataya Gabiella; Takaeb, Afrona Elisabeth Lelan; Marni, Marni
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 8 No. 1 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v8i1.12766

Abstract

Kemajuan teknologi digital telah membawa media sosial menjadi bagian integral dalam kehidupan masyarakat, termasuk dalam ranah kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak media sosial terhadap kesehatan, baik dari sisi positif maupun negatif, dengan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan panduan PRISMA. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial secara berlebihan dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan mental seperti stres, kecemasan, depresi, gangguan tidur (insomnia), hingga penurunan kepercayaan diri akibat perbandingan sosial. Selain itu, dampak fisik seperti penurunan kualitas tidur, peningkatan risiko obesitas, dan gangguan kesehatan lainnya juga ditemukan pada pengguna media sosial yang tidak terkontrol. Di sisi lain, media sosial memberikan manfaat signifikan dalam penyebaran informasi kesehatan, membentuk komunitas dukungan daring, memperluas jaringan sosial, serta memfasilitasi promosi kesehatan mental dan ekspresi diri. Dengan demikian, media sosial memiliki dua sisi dampak yang saling bertolak belakang terhadap kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman yang komprehensif dan upaya edukasi literasi digital agar masyarakat dapat memaksimalkan manfaat media sosial sekaligus meminimalisasi risikonya terhadap kesehatan fisik dan mental.
HEALTH ANXIETY DI ERA DIGITAL: DAMPAK PAPARAN INFORMASI KESEHATAN DI MEDIA SOSIAL TERHADAP MASYARAKAT Sarah, Fani; Saudale, Prischa Huan; Meha, Irene Ngguna Maramba; Takaeb, Afrona Elisabeth Lelan; Marni, Marni
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 8 No. 1 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v8i1.12767

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong meningkatnya penggunaan media sosial sebagai sumber informasi kesehatan. Meskipun memberikan kemudahan akses, paparan informasi kesehatan secara berlebihan dapat memicu kecemasan kesehatan (health anxiety) pada masyarakat. Artikel ini bertujuan untuk meninjau literatur yang membahas hubungan antara health anxiety dan perilaku pencarian informasi kesehatan di media sosial, serta bagaimana faktor psikologis seperti neurotisisme, fear of missing out (FoMO), dan kebiasaan doomscrolling berperan dalam memperburuk kondisi tersebut. Temuan dari sejumlah penelitian menunjukkan bahwa individu dengan tingkat neurotisisme tinggi cenderung mengalami kecemasan kesehatan yang lebih besar, yang mendorong mereka mencari informasi secara kompulsif di internet. Fenomena ini sering kali memperkuat kecemasan dan menciptakan siklus pencarian informasi yang tidak sehat. Literatur juga menunjukkan bahwa pengguna media sosial usia muda, terutama remaja dan dewasa awal, merupakan kelompok yang paling rentan. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan literasi digital serta membangun kesadaran kritis terhadap kredibilitas informasi yang dikonsumsi.
Fear of missing out (FOMO) Dalam Kehidupan Digital Modern: Studi Kepustakaan Funan, Januaria Veroni Fulgentia; Anagkat, Miltiades Avelina; Elisa, Margareta Maria; Takaeb, Afrona Elisabeth Lelan; Marni, Marni
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 8 No. 2 (2025): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v8i2.12901

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa dampak signifikan terhadap berbagai aspek kehidupan manusia, terutama dalam pola interaksi sosial yang kini banyak dilakukan melalui media sosial. Di balik kemudahan dan konektivitas yang ditawarkan, muncul fenomena psikologis yang dikenal sebagai Fear of Missing Out (FOMO), yaitu rasa takut tertinggal dari berbagai informasi, pengalaman, atau aktivitas yang dilakukan oleh orang lain di dunia maya. Fenomena ini telah menjadi isu penting dalam studi perilaku digital modern karena berkaitan erat dengan kesehatan mental, pola konsumsi, dan kualitas hubungan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi kepustakaan dengan menganalisis berbagai sumber literatur ilmiah, seperti buku dan jurnal, guna menggali pengaruh FOMO dalam kehidupan digital. Hasil studi menunjukkan bahwa FOMO dapat memicu kecemasan sosial, stres, rendahnya kepercayaan diri, hingga depresi, terutama di kalangan remaja dan dewasa muda. Selain itu, FOMO mendorong perilaku konsumtif, penggunaan media sosial secara kompulsif, serta membentuk citra diri yang tidak autentik demi mengejar validasi sosial.
Hubungan Gaya Berpacaran dan Paparan Pornografi terhadap Perilaku Seksual Berisiko Remaja di SMA Negeri 2 Kupang Timur Maria Roswita Seran; Christina R. Nayoan; Eryc Z. Haba Bunga; Marni, Marni
Sehat Rakyat: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Penelitian Pengabdian Algero

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54259/sehatrakyat.v4i2.4608

Abstract

Adolescence is a period characterized by many changes within individuals, including a curiosity about sexuality. Risky sexual behavior in teenagers can be influenced by risky dating styles and exposure to pornography. This study aims to investigate the relationship between dating styles and pornography exposure on risky sexual behavior among students at SMA Negeri 2 Kupang Timur. The research employed a quantitative method with a cross-sectional design. The population in this study consists of students in grades X and XI at SMA Negeri 2 Kupang Timur, with a sample size of 76 respondents selected using proportional stratified random sampling techniques. The research results show that the majority of respondents have a healthy dating style at 73.7%, are not exposed to pornography at 52.6%, and have low-risk sexual behavior at 81.6%. The bivariate analysis using the Chi Square test shows a relationship between dating style (p-value=0.000) and exposure to pornography (p-value=0.001) on risky sexual behavior. The study at SMA Negeri 2 Kupang Timur indicates that teenagers with unhealthy dating styles and high access to pornography content are more likely to engage in risky sexual behavior. It is hoped that teenagers can actively participate in positive activities to divert attention from pornography exposure and build healthy relationships.
DAMPAK MEDIA SOSIAL BAGI REMAJA Audrey, Yoan Stephany; Nomeni, Epsin; Kareri Toga, Nia Rambu; Takaeb, Afrona E. L.; Marni
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 5 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v14i5.12759

Abstract

Media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan remaja di era digital. Latar belakang dari penelitian ini berangkat dari fenomena meningkatnya penggunaan media sosial di kalangan remaja yang membawa dampak signifikan, baik positif maupun negatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak penggunaan media sosial terhadap perilaku, psikologis, dan perkembangan sosial remaja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka yang mengkaji berbagai referensi terkait dampak media sosial. Hasil kajian menunjukkan bahwa media sosial dapat meningkatkan wawasan, kreativitas, dan komunikasi sosial remaja, namun juga berpotensi menimbulkan dampak negatif seperti kecanduan, menurunnya prestasi akademik, serta gangguan psikologis seperti cemas dan rendah diri. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pentingnya peran orang tua dan lingkungan dalam mengawasi dan membimbing penggunaan media sosial oleh remaja agar dampak negatifnya dapat diminimalisir.
Pemberdayaan Masyarakat untuk Pengendalian Penyakit Ayam dan Mencegah Penyebaran Avian Influenza di Desa Oenaek Marni, Marni; Limbu, Ribka; Sianturi, Hery Leo
GOTAVA Vol. 2 No. 1 (2024): GOTAVA
Publisher : Yayasan Sumber Daya Manusia Cerdas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59891/jpmgotava.v2i1.15

Abstract

step towards increasing national food security, reducing economic losses on livestock, and maintaining human health. This Community Service seeks to improve community welfare by strengthening chicken breeder organizations. Empowerment is carried out through training and demonstrations of chicken farming technology, as well as increasing community support and collaboration with chicken breeder organizations in the two villages. The implementation strategy is participatory in nature which includes discussion activities and exchange of ideas between groups of chicken farmers, as well as the use of the internet and social media to increase knowledge. The findings show that training and demonstration of chicken farming technology is very useful in increasing the skills and knowledge of chicken farmer groups in solving difficulties such as dealing with chicken diseases and fighting Avian Influenza. After the implementation of the chicken farmer group empowerment initiative, community support and collaboration for chicken farmer groups in Oenaek Village has increased. It is important to expand the frequency and intensity of training and demonstrations of chicken farming technology, as well as collaboration between chicken farmer organizations in Oenaek Village. Apart from that, the use of the internet and social media as a way to increase knowledge can be used to achieve greater goals. This is expected to increase production and quality of chicken farming, as well as reduce the risk of disease transmission in Oenaek Village.
Edukasi Perilaku Sadari melalui Media Poster, Power Point dan Video Animasi di Kos Putri Flogenta Kelurahan Lasiana Kota Kupang Bekak, Tabita Murningsih Atafani; Rahmatia, Angelina; Awang, Hetty Sania; Wolf, Claudia Charlista; Lende, Nadia Delsiana; Takaeb, Afrona Elisabeth Lelan; Bura, Albertina Yoanita; Marni, Marni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 3 (2025): Mei
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i3.2358

Abstract

Kanker payudara merupakan jenis kanker terbanyak yang menyerang perempuan di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Salah satu penyebab tingginya angka kejadian kanker payudara adalah rendahnya pengetahuan masyarakat tentang pentingnya deteksi dini. Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) menjadi metode yang mudah dilakukan sebagai upaya deteksi dini kanker payudara. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa melalui kegiatan edukasi tentang perilaku SADARI di Kost Putri Flogenta, Lasiana, Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode ceramah dan demonstrasi. Media yang digunakan dalam penyuluhan berupa poster, video animasi, dan PowerPoint. Evaluasi dilakukan dengan membagikan pre-test sebelum dan post-test setelah penyampaian materi kepada 13 partisipan. Data dianalisis menggunakan uji statistik untuk mengetahui perbedaan tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan partisipan setelah edukasi. Sebelum kegiatan, mayoritas (53,84%) memiliki pengetahuan kurang, namun setelah edukasi, seluruh partisipan (100%) menunjukkan tingkat pengetahuan baik. Skor rata-rata pre-test sebesar 60,57 meningkat menjadi 95,15 pada post-test, dengan p-value 0,000, menandakan perbedaan yang signifikan. Kegiatan edukasi dengan metode ceramah dan demonstrasi terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan partisipan tentang perilaku SADARI.