Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Bank Interest in the Contemporary Era: Problem of Ad'afan Muda'afah Interpretation in Determining Law of Usury Karimuddin, Karimuddin; Haeqal, Muhammad; Efendi, Rahmad; Marhadi, Marhadi; Meidina, Ahmad Rezy
MILRev: Metro Islamic Law Review Vol. 3 No. 1 (2024): MILRev: Metro Islamic Law Review
Publisher : Faculty of Sharia, IAIN Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/milrev.v3i1.8948

Abstract

Usury in Islam is a prohibited system in the Qur'an and hadith. The system is not recognized in the modern banking system, leading to different opinions among Muslims in determining the legality of bank interest. Therefore, this research aimed to explore the contemporary law of bank interest, focusing on the different opinions among the mufasir on the definition of Ad'afan Muda'afah as a basis for determining the legality of usury. A normative method was adopted, and a literature review of several scholars was conducted on usury law and the interpretation of Ad'afan Muda'afah. The data was analyzed considering the modern banking system within the framework of Islamic law, particularly Maqashid Shari'ah. The results showed that the difference in the illat used for bank interest law varied in legal conclusions. Despite efforts to forbid bank interest, Muslims did not attain a definite solution to avoid this issue. Consequently, bank interest was temporarily sanctioned under certain conditions such as not being compounded, having low interest, and not comprising any form of persecution. To address this problem, Muslims should support the existence of Islamic bank producing muamalah products according to Islamic Sharia.
PKM Mahasiswa PGSD Dalam Pembelajaran Berbasis Permainan Untuk Meningkatkan Aspek Sosial Kusumawati, Dian; Primadoni, Ade Bagus; Masri, Masri; Karimuddin, Karimuddin; Isdarianti, Novi Lidya; Zulfikar, Zulfikar; Wiyanto, Agus
Jurnal Pengabdian Olahraga Masyarakat Vol 4, No 2 (2023): November 2023
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jpom.v4i2.17832

Abstract

Mahasiswa program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar merupakan calon pendidik yang nantinya akan mengemban tugas sangat berat dalam mencerdaskan kehidupan bangsa manakala sudah terjun pada jenjang sekolah dasar untuk mengabdikan dirinya sebagai seorang guru. Begitu banyak permasalahan yang dihadapi oleh seorang siswa sehingga guru harus mampu meningkatkan berbagai aspek yang dibutuhkan termasuk salah satunya merupakan aspek sosial sebagai habitat tempat siswa berinteraksi. Peningkatan pemahaman mahasiswa yang akan menjadi seorang guru perlu diberikan dari semenjak duduk dibangku perkuliahan sehingga diharapkan akan menghasilkan seorang guru yang benar-benar mampu menjawab kebutuhan siswa. Siswa sekolah dasar merupakan pondasi sebagai titik awal dalam menginjakkan kakinya pada jenjang pendidikan formal sehingga bentuk interaksi dan komunikasi siswa akan terbangun melalui kondisi yang mereka hadapi. Pembelajaran yang bersifat menyenangkan pada konteks permainan akan sangat membantu siswa untuk meningkatkan kepekaan dan kepedulian antar sesama selain ilmu pengetahuan yang disampaikan seorang guru. Pembelajaran berbasis permainan olahraga dapat dijadikan salah satu alternatif dalam meningkatkan aspek sosial siswa
Educational Games and Sports to Increase the Knowledge of Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) in Shaping Social Behavior Agus Wiyanto; Dian Kusumawati; Ade Bagus Primadoni; Masri; Karimuddin; Novi Lidya Isdarianti; Zulfikar
GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/gandrung.v5i1.3970

Abstract

Guru berperan dalam membentuk kepribadian siswa, untuk menjadi seorang guru harus menyelesaikan pembelajaran yang dilaksanakan di jenjang perguruan tinggi. Tantangan guru saat ini bukan hanya sekedar transfer ilmu pengetahuan saja, akan tetapi nilai karakter dan perilaku sosial yang baik juga penting dan tidak boleh diabaikan. Perilaku sosial akan memberikan dampak yang positif jika diwujudkan melalui perbuatan yang baik dan begitu pula sebaliknya. Aspek dalam membentuk perilaku sosial siswa sekolah dasar dapat dilakukan melalui permainan dan olah raga yang dikonseptualisasikan sedemikian rupa sehingga mampu menciptakan komunikasi dan interaksi yang baik. Nilai-nilai sosial yang ada dapat dijadikan sebagai sarana pembentukan perilaku siswa sekaligus penanaman nilai-nilai karakter. Tujuan pengabdian kepada masyarakat yang diberikan kepada mahasiswa program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar adalah karena mereka adalah calon guru yang nantinya akan mengemban tugas penting dalam menciptakan siswa yang berakhlak mulia dan berbudi luhur, oleh karena itu sangat penting untuk menambah pengetahuan siswa salah satunya dapat dilakukan melalui bentuk permainan dan olah raga yang dijadikan sebagai sarana pendidikan dalam mengimplementasikan aspek perilaku sosial yang baik.
ANALYSIS OF NUTRITIONAL STATUS AND PHYSICAL FITNESS LEVELS AMONG STUDENTS AT STATE SENIOR HIGH SCHOOL 4 WIRA BANGSA MEULABOH Iqram, Muhammad; Karimuddin, Karimuddin; Rinaldy, Alfian; Jafar, Muhammad; Syukriadi, Amanda
Jurnal Penjaskesrek Vol. 12 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani, FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46244/penjaskesrek.v12i2.3413

Abstract

Nutritional status is a crucial element that supports student achievement in school because the body needs a healthy and balanced diet. Nutrition includes carbohydrates, proteins, and fats that provide energy, repair tissues, and protect organs. Physical fitness reflects the physical ability to perform activities efficiently and with endurance. Therefore, nutritional status and physical fitness work synergistically to help children achieve maximum learning performance and physical activity. The objectives of this study are: (1) To determine the nutritional status of students at SMA Negeri 4 Wira Bangsa Meulaboh, (2) To determine the physical fitness level of students at SMA Negeri 4 Wira Bangsa Meulaboh. This study uses a quantitative approach with a descriptive type. The sampling technique used purposive sampling, resulting in a sample of 50 students from SMA Negeri 4 Wira Bangsa Meulaboh. Data collection techniques used tests, as follows: (1) nutritional status, and (2) physical fitness. The results of the data analysis can be summarized as follows: (1) The nutritional status test obtained an average score of 20.88 with the following details: (a) the nutritional status of male students was classified as mildly underweight 8 (67%), while (b) the nutritional status of female students was classified as mildly underweight 19 (50%), and (2) The physical fitness test obtained an average score of 16.88 with the following details: (a) the level of physical fitness in male students was classified as good 8 (67%), followed by (b) the level of physical fitness in female students was classified as moderate 30 (79%).
STABILISASI TANAH LEMPUNG QUARRY COT TANOH MIRAH KOTA LHOKSEUMAWE ACEH DENGAN MENGGUNAKAN ABU KELAPA SAWIT BERDASARKAN UJI CBR LABORATORIUM Karimuddin, Karimuddin; Gusrizal, Gusrizal; Miswar, Miswar
Jurnal Sipil Sains Terapan Vol 3, No 01 (2020): JURNAL SIPIL SAINS TERAPAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanah merupakan material yang sangat berpengaruh dalam suatu pekerjaan konstruksijalan. Tanah memiliki sifat–sifat yang dapat mengganggu suatu kontruksi jalan seperti kembang susut relatif  besar dan nilai CBR yang rendah. Tujuan utama dilakukannya penelitian stabilisasi ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan campuran abu kelapa sawit terhadap nilai CBR tanah lempung. Pengujian dilakukan dengan cara mencampur tanah asli dengan abu kelapa sawit, kemudian dilakukan pengujian sifat- sifat fisik dan mekanis tanah dengan menggunakan metode SNI. Sampel tanah lempung diambil dari quarry Cot Tanoh Mirah Desa Cot Matahe, Kota Lhokseumawe, dengan klasifikasi Tanah A-6, abu kelapa sawit yang digunakan berasal dari Pt syaukaht Sejahtra, Gerugok Kec, Gandapura, Kabupaten Bireuen. Komposisi campuran abu kelapa sawit adalah 0%, 5%, 10%, dan 15%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi kenaikan daya dukung (CBR) unsoaked dan soaked seiring penambahan persentase. Nilai CBR tanah asli 0% unsoaked 18.0% dan soaked 5.9%, pada pencampuran  abu  kelapa  sawit  5%  meningkat menjadi  25.3%  dan  13.8%,    pada pencampuran persentase abu kelapa sawit 10% terjadi peningkatan nilai CBR unsoaked28.4% dan soaked 14.0%, pada pencampuran 15% abu kelapa sawit meningkat menjadi30.1% dan 15.6%. Kata Kunci   : Tanah Lempung, Abu Kelapa Sawit, CBR. Stabilisasi Tanah 
Analisis Anxiety Atlet Petanque Binaan Koni Aceh Menjelang Pertandingan Isdarianti, Novi Lidya; Abdurrahman; Jul Fajrial; Karimuddin
Journal Sport Science Indonesia Vol 4 No 4 (2025): Journal of Sport Science Indonesia
Publisher : Pendidikan Kepelatihan Olahraga FKIP Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jassi.4.4.167-177

Abstract

Kecemasan kompetisi adalah perasaan khawatir, cemas, dan tidak nyaman, memandang kompetisi sebagai sesuatu yang berbahaya, disertai dengan perubahan fisiologis. Hal ini terlihat jelas pada penampilan fisik atlet petanque Aceh sebelum menghadapi kompetisi, di mana mereka mengalami kecemasan seperti telapak tangan berkeringat, detak jantung meningkat, wajah cemas atau panik, keringat dingin, dan bahkan gemetar saat menembak dan mengarahkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan tingkat kecemasan yang dialami oleh atlet petanque yang dilatih oleh KONI Aceh sebelum pertandingan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian survei dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Teknik sampling yang digunakan adalah sampling total dengan 23 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala Likert. Selain itu, data diolah menggunakan skala dengan menghitung rata-rata dan persentase. Hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa rata-rata tingkat kecemasan atlet petanque yang dilatih oleh KONI Aceh adalah 87,86, yang termasuk dalam kategori sedang, dengan rincian sebagai berikut: (1) 4 responden termasuk dalam kategori kecemasan rendah dengan persentase 17,39%, dan (2) 19 responden termasuk dalam kategori kecemasan sedang dengan persentase 82,60%.
TRIPUSAT PENDIDIKAN FORMAL SEBAGAI PEMBENTUK KARAKTER PADA PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR Wiyanto, Agus; Kusumawati, Dian; Masri, Masri; Karimuddin, Karimuddin; Isdarianti, Novi Lidya
Malih Peddas (Majalah Ilmiah Pendidikan Dasar) Vol 15, No 2 (2025): Malih Peddas, Volume 15, Nomor 2
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/malihpeddas.v13i2.17778

Abstract

Students are the main asset in building the sustainability of the nation and national civilization so that good character values are needed to form students with noble morals. The teachings taught in character education are not limited to the transformation of right and wrong values, but are also related to the cultivation of habits or habituation regarding what is good and what is bad. This research aims to find out how character values are embedded in elementary school students. The qualitative method was carried out through direct observation and in-depth interviews to determine the character values instilled in students through formal education at elementary school level. The results of the research show that there are 18 character values that are embedded in students through habits where in forming individual character it is necessary to have communities of character as character builders which can apparently be found at the elementary school level. Formal education makes students familiar with the rules that embed character values in them so that formal education becomes a shaper in the student's personality that continues.