Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pemberian Makanan Tambahan Nugget Ikan untuk Mengatasi Kekurangan Yodium (GAKY) dI POSYANDU Spaga Kelurahan Jatibaru Kota Bima Aris Iwansyah; Fuaddudin Fuaddudin; Nurul Ramadhan; Jumadin Novri
Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (JP3M)
Publisher : Yayasan Assyifa Assyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71301/jp3m.v2i1.85

Abstract

Kekurangan gizi merupakan salah satu penyebab utama dari banyaknya masalah kesehatan. Syafikri et al., (2019) dalam Sulistiyawati et al., (2022) mengatakan bahwa Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKY) merupakan salah satu masalah gizi utama di Indonesia. GAKY merupakan salah satu penyakit dari kekurangan gizi yang diakibatkan konsumsi yodium yang kurang sehingga dapat mempengaruhi kelangsungan hidup dan kualitas hidup manusia (Hariyanti, 2013). Data Riskesdas 2013 dalam Pitaloka et al., (2019) menunjukkan proporsi nilai ekskresi yodium urin (EYU) defisit (<100 µg/L) tertinggi dialami oleh ibu hamil dengan proporsi 24,3 diatas ibu menyusui, wanita usia subur (WUS) dan anak umur 6-12 tahun. Dari data diatas, menunjukkan bahwa perlu segera adanya upaya untuk menurunkan angka GAKY di Indonesia. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam mengatasi GAKY adalah dengan pemberian edukasi mengenai kekurangan yodium pada masyarakat terutama orang tua, karena orang tua bertugas dan bertanggungjawab dalam pemenuhan gizi anak-anaknya. Selain itu, penanganan GAKY juga dapat dilakukan dengan memberikan makanan tambahan berupa nugget ikan yang memiliki kandungan yodium yang tinggi. Hal ini dapat membantu memenuhi kebutuhan yodium anak yang kurang suka mengonsumsi ikan.
Pendampingan Edukasi Kebiasaan Hidup Sehat Berbasis Media Video pada Anak Usia Dini Aris Iwansyah; Fifin Kurniawati; Sutarni Sutarni; Inaatul Ma'anum; Nurul Azmin
Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (JP3M)
Publisher : Yayasan Assyifa Assyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71301/jp3m.v2i2.191

Abstract

Kebiasaan hidup sehat perlu ditanamkan sejak usia dini karena berperan penting dalam membentuk pola perilaku kesehatan jangka panjang. Namun, proses edukasi kesehatan pada anak usia dini sering menghadapi kendala akibat keterbatasan metode pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik perkembangan anak. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi proses edukasi kebiasaan hidup sehat pada anak usia dini melalui pemanfaatan media video sebagai sarana pembelajaran audiovisual. Kegiatan dilaksanakan di TK Aisyiyah 1 Kota Bima pada bulan Mei 2025 dengan melibatkan anak-anak usia taman kanak-kanak sebagai sasaran utama. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan strategi partisipatif, yang mengandalkan observasi perilaku, dokumentasi hasil aktivitas menggambar, serta pencatatan respons verbal dan nonverbal anak selama kegiatan berlangsung. Proses pendampingan meliputi tahap pendekatan awal, pemutaran video edukatif tentang kebiasaan hidup sehat, diskusi reflektif sederhana, serta aktivitas menggambar buah dan sayur. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa media video berfungsi sebagai pemicu perhatian dan sarana keterlibatan awal anak dalam memahami pesan-pesan kesehatan, seperti pentingnya mencuci tangan, mengonsumsi makanan bergizi, dan sarapan sebelum beraktivitas. Anak menunjukkan respons positif melalui partisipasi aktif, kemampuan menyebutkan kembali isi video, serta representasi simbolik dalam hasil gambar. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendampingan edukasi berbasis media video memiliki relevansi pedagogis dalam mendukung proses internalisasi kebiasaan hidup sehat pada anak usia dini, terutama jika didukung oleh keteladanan guru dan lingkungan sekolah yang kondusif.
Pengenalan Makanan Sehat Sejak Dini melalui Metode Bermain dan Media Interaktif Aris Iwansyah; Intan Zumra; Fatiah Fatiah; Nurfia Nurfia; Sri Rejki
Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): Jurnal Penelitian, Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat (JP3M)
Publisher : Yayasan Assyifa Assyaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71301/jp3m.v3i2.266

Abstract

Pengenalan makanan sehat sejak usia dini merupakan langkah penting dalam membentuk kebiasaan hidup sehat dan mencegah masalah gizi di kemudian hari. Anak usia dini berada pada masa perkembangan pesat yang sangat memengaruhi kesehatan fisik dan mental mereka pada tahap kehidupan berikutnya. Di tengah tingginya konsumsi makanan cepat saji dan rendahnya literasi gizi pada anak maupun orang tua, diperlukan pendekatan edukatif yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Kegiatan pengabdian ini bertujuan menerapkan edukasi gizi di TK Tana'o Sama, Kota Bima, melalui metode bermain dan media interaktif. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus; data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis dengan membandingkan kondisi sebelum dan sesudah intervensi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa aktivitas menyanyikan lagu bertema gizi dan mewarnai gambar makanan sehat mampu meningkatkan pemahaman dan partisipasi anak, serta mendorong perubahan perilaku berupa peningkatan kebiasaan membawa bekal sehat. Guru berperan penting sebagai fasilitator dan teladan dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi gizi berbasis bermain efektif diterapkan pada jenjang PAUD sebagai strategi awal pembentukan kesadaran gizi anak serta layak direplikasi oleh lembaga PAUD lain.
DAYA TERIMA PUDING NASUTEL PADA IBU HAMIL KEK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PARUGA Dita Oktaviani Putri; Alkhair Alkhair; Muammar Iksan; Aris Iwansyah
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 5 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/s-jkt.v5i3.60390

Abstract

Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil masih ,menjadi masalah gizi yang berdampak serius terhadap kesehatan ibu dan janin sehingga diperlukan inovasi pangan lokal bergizi dan mudah diterima. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan daya terima puding buah naga susu dengan penambahan telur pada tiga formula, yaitu F0 (tanpa telur), F1 (satu butir telur), dan F2 (dua butir telur). Metode penelitian ini menggunakan desain kuantitatif pra-eksperimental dengan pendekatan deksriptif-komparatif yang dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Paruga,Kota Bima. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil KEK sebanyak 53 orang, sedangkan sampel yang diperoleh di lapangan sebanyak 40 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling berdasarkan kriteria inklusi dan kriteria eksklusi karena sebagian tidak memenuhi kriteria yang di tetapkan. Variabel penelitian meliputi daya terima yang diukur berdasarkan aspek rasa, warna, aroma dan tekstur. Pengumpulan data dilakukan menggunakan uji hedonik dan dianalisis menggunakan uji Friedman serta uji lanjut Wilcoxon untuk mengetahui perbedaan formula. Kandungan gizi dihitung menggunakan Nutrisurvey. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan signifikan pada aspek rasa (p=0,008), warna (p-0,004), dan aromA (p=0,006), Sedangkan tekstur tidak menunjukkan perbedaan signifikan (p=0,168). Formula 1 paling disukai pada aspek rasa, F0 pada warna dan aroma, sedangkan tekstur relatif sama pada semua formula. Secara gizi, peningkatan penambahan telur meningkatkan energi, protein, lemak, vitamin A, dan mineral dengan nilai tertinggi pada F2. Simpulan penelitian ini adalah F1 merupakan formula yang optimal.
FACTORS INFLUENCING THE INCIDENCE OF ANEMIA IN PREGNANT WOMEN IN THE WORKING AREA OF THE MPUNDA HEALTH CENTER Alfarabiatun; Darmin; Iwansyah, Aris
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 03 (2026): Volume 11 Nomer 03, September 2026 Publication
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i03.63490

Abstract

Anemia during pregnancy remains a major public health problem because it contributes to increased maternal and neonatal morbidity and mortality. This study aimed to determine the factors associated with the incidence of anemia among pregnant women in the working area of Mpunda Public Health Center, Bima City. This research employed a quantitative analytical design with a cross-sectional approach. The study involved 55 pregnant women selected using purposive sampling. Data were collected through structured questionnaires assessing nutritional intake, adherence to iron tablet consumption, economic status, educational level, and maternal knowledge, while anemia status was determined from hemoglobin examination records. Data were analyzed using descriptive statistics and the Chi-square test with a significance level of 0.05. The results showed that 37 respondents (67.3%) had mild anemia and 18 respondents (32.7%) had moderate anemia. Statistical analysis indicated significant associations between nutritional intake (p = 0.003), adherence to iron tablet consumption (p < 0.05), economic status (p < 0.05), educational level (p < 0.05), and maternal knowledge (p < 0.05) with the incidence of anemia among pregnant women. Poor nutritional intake, low adherence to iron supplementation, low economic status, limited educational attainment, and inadequate maternal knowledge were identified as important factors associated with anemia. Strengthening antenatal care through nutrition education, improved adherence to iron supplementation, and continuous health promotion is recommended to reduce the prevalence of anemia among pregnant women in the Mpunda Public Health Center working area.