Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Analisis Praanggapan Dalam Video “Eksklusif: Ganjar Pranowo Dan Piala Dunia” Pada Wawancara Mata Najwa Kerin Theresa Saragih; Lasenna Siallagan; William Sitorus; Dinda Anggraini Ginting; Loudwig Agustinus Purba; Mutiara Putrimina
ENGGANG: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol. 4 No. 1 (2023): Desember : Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/enggang.v4i1.12087

Abstract

This study aims to describe the various types of presuppositions contained in the video “Eksklusif: Ganjar Pranowo dan Piala Dunia” in Mata Najwa. This study used qualitative descriptive, namely a study which obtains data by providing an explanation or description of the situation or condition under study in the form of a description. The data in this study were in the form of utterances stated in the video Eksklusif: Ganjar Pranowo dan Piala Dunia” in Mata Najwa. Data were collected by observing and note-taking. Having collected and classified according to the type of presupposition, the data were analyzed using presupposition theory. The results of the study showed that there were 43 presupposition data in the video “Eksklusif: Ganjar Pranowo dan Piala Dunia” in Mata Najwa. The data consist of 17 existential presupposition data, 4 inactive presupposition data, 6 lexical presupposition data, 11 structural presupposition data, 2 non-factive presupposition data and 3 counterfactual presupposition data.
Bahasa Dan Kekuasaan Dalam Wacana Politik: Analisis Wacana Historis Ruth Wodak Terhadap Pidato Presiden Joko Widodo Aprilya Siahaan; Ayu Aldina Afriyanti; Elia Milane Nainggolan; Evi Rizkita Dewi; Lasenna Siallagan; Rianti Rianti; Yoyuti Sonata Capah
ENGGANG: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya Vol. 4 No. 1 (2023): Desember : Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/enggang.v4i1.12105

Abstract

This study aims to analyse the historical value in President Joko Widodo's speech in commemoration of the 75th Anniversary of the Proclamation of Independence of the Republic of Indonesia. This study used qualitative descriptive method. This research used Ruth Wodak's historical discourse analysis model. Based on the analysis result, it was found that President Joko Widodo's speech in commemoration of the 75th Anniversary of the Proclamation of Independence of the Republic of Indonesia stated 10 statements contained historical value which can influence the readers.
Pengaruh Mitologi Terhadap Pandangan Hidup Masyarakat Etnis Simalungun Afif Arahman; Inayah Kenia Pratiwi; Fatma Nabila; Debora; Lasenna Siallagan
Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary Vol. 1 No. 2 (2024): multi science and knowlegde
Publisher : Hikamatzu | Journal of Multidisciplinary

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mitologi Simalungun adalah bagian penting dari budaya etnis Simalungun di Sumatera Utara, yang memengaruhi pandangan hidup, norma sosial, dan identitas budaya mereka. Cerita rakyat Batu Gantung adalah contoh signifikan yang mengajarkan nilai-nilai moral, keterkaitan manusia dengan alam, dan pembentukan identitas budaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk mengeksplorasi pengaruh mitologi Simalungun terhadap pandangan hidup masyarakat etnis Simalungun di Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara. Temuan menunjukkan bahwa mitologi Simalungun mempengaruhi pandangan hidup, norma sosial, dan identitas budaya mereka serta menjadi bagian integral dari tradisi upacara dan ritual. Meskipun budaya modern berpengaruh, upaya pelestarian mitologi Simalungun penting untuk mewariskan nilai-nilai ini kepada generasi mendatang
Analysis of Language Errors in Journal Writing of Students Physics Studies Program, Medan State University Alexander Pasaribu; Hanna Tasya Siahaan; Imel Simbolon; Rindi Ani Lumban Gaol; Lasenna Siallagan
Jurnal Ilmiah Pendidikan Holistik (JIPH) Vol. 3 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/jiph.v3i2.9507

Abstract

The aim of this research is to evaluate errors in writing scientific papers of FMIPA students studying Indonesian at Medan State University. Error analysis and the use of standard and correct language are the main theories in studying research problems. Descriptive-qualitative method is used. The results showed that the errors consisted of spelling, grammar and systematic errors. Spelling errors include capital and lowercase letters and italics; use of inappropriate and incomplete words; and the use of passive verbs that are confused with the function of prefixes as prepositions. Systematic errors include incomplete paragraphs and sentences.
Analysis of Indonesian Spelling Errors in Academic Texts Critical Book Review (CBR) Students of the Physics Departement,Medan State University Sihombing, Lince Hartanti; Dina Khotipah Batubara; Kelsri Ivana Belinda; Renita Gustriana Siallagan; Lasenna Siallagan; Sarah Miranda Gultom
Jurnal Ilmiah Pendidikan Holistik (JIPH) Vol. 3 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/jiph.v3i2.9646

Abstract

This research aims to analyze spelling errors in the academic texts of Physics Department students at Medan State University, especially in Critical Book Review (CBR) papers). The research method applied is descriptive analysis, using two CBR papers obtained from students with different study program backgrounds. The research results showed that there were various language errors, including word writing errors, capital letter errors, italic writing errors and punctuation errors that were not in accordance with EBI standards. The implication of these findings is the potential to improve learning strategies that are more effective in honing students' abilities in writing academic texts that are good and according to the rules. With a deeper understanding of frequently occurring errors, it is hoped that students' linguistic proficiency in academic writing will improve
Analysis of Language Politeness of Medan State University Physics Students Vebri Filiandi; Dina Yulpiani; Chairiyah, Muti Amanda; Lasenna Siallagan; Ranap Fransiskus Togatorop; Yenni Enjelina Simatupang
Jurnal Ilmiah Pendidikan Holistik (JIPH) Vol. 3 No. 2 (2024): April 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/jiph.v3i2.9803

Abstract

This research aims to analyze language politeness. Language politeness is a key aspect in academic communication, reflecting cultural values ​​and social norms. This research uses a qualitative descriptive approach with a questionnaire as a data collection method. The results show that the majority of respondents consider the importance of language politeness in interactions, but there are also concerns about the lack of attention to politeness. It was found that a lack of language politeness can harm the university's image. This study increases understanding of the importance of politeness in academic contexts, especially at Medan State University.
ANALISIS KETIDAKSETARAAN GENDER PADA FILM NGERI-NGERI SEDAP Popphy Yolanda Nainggolan; Riby Setia Widyani; Endang Febrianty S; Kristin V. Gultom; Siti Aisyah; Yuhelma Annisa; Lasenna Siallagan
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 4 (2025): APRIL 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketidaksetaraan gender dalam bahasa merupakan fenomena yang mencerminkan ketidakseimbangan kekuasaan antara laki-laki dan perempuan dalam berbagai aspek sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan bahasa yang mencerminkan ketidaksetaraan gender dalam film Ngeri Ngeri Sedap. Metode penelitian ini adalah deskriptif kualitatif..Subjek penelitian dalam penelitian ini merupakan film Ngeri-Ngeri Sedap. Teknik Pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik observasi. Berdasarkan hasil temuan yang telah dianalisis, konstruksi bahasa dalam film Ngeri-Ngeri Sedap menjadi refleksi dari nilai-nilai patriarki yang masih mengakar kuat dalam masyarakat. Bahasa digunakan sebagai sarana untuk mendisiplinkan peran gender, perempuan diposisikan dalam kerangka nilai yang subordinatif, penuh tekanan sosial, dan terbatas dalam peran domestik.
PENGARUH BAHASA IBU TERHADAP KEMAMPUAN BERBAHASA INDONESIA Alyssa Sugiyanto; Ghina Arifah Nasution; Helmina Lastria Pandiangan; Monika Naibaho; Saidah Rahmah; Lasenna Siallagan
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 4 (2025): APRIL 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa ibu adalah bahasa yang seseorang peroleh secara alami dan tanpa kesadaran, biasanya dari lingkungan keluarga. Bahasa ibu diperoleh dari lingkungan terdekat, yakni lingkungan pertama di mana seseorang tumbuh. Bahasa ibu merujuk pada bahasa alami yang diperoleh dari keluarga dan lingkungan, seperti bahasa Jawa, Madura, Sunda, Minang, dan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bahasa ibu terhadapan kemampuan berbahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan jenis motede penelitian studi pustaka atau library research. Peneliti menganalisis literatur tertulis sebagai sumber utama berupa buku, serta jurnal penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bahasa ibu memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan berbahasa Indonesia siswa yaitu, Anak-anak yang dibesarkan dengan bahasa ibu yang kuat menunjukkan penguasaan kosakata bahasa Indonesia yang lebih baik, Anak-anak bilingual (bahasa ibu dan bahasa Indonesia) sering kali memiliki kemampuan mendengarkan yang lebih baik, Anak-anak yang aktif menggunakan bahasa ibu sering kali lebih percaya diri dalam berbicara bahasa Indonesia.
ANALISIS UJARAN KEBENCIAN NETIZEN DI MEDIA SOSIAL X PADA POSTINGAN AKUN 'HABIS NONTON FILM' Grace Stefani Manurung; Dea Kristin; Debby Sukma Ayu; Eliana Sitorus; Jesika Simanjuntak; Evi Fildawati; Lasenna Siallagan
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 4 (2025): APRIL 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ujaran kebencian yang dilakukan oleh netizen pada akun media sosial X ‘@HabisNontonFilm’ pada salah satu postingannya pada tanggal 5 Mei 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi, yaitu dengan mengutip sumber/unggahan yang ada pada media sosial X. Penelitian ini memberikan pemahaman tentang faktor penyebab dan ciri-ciri ujaran kebencian di media sosial, serta pentingnya meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat terhadap etika komunikasi daring. Dalam penelitian ini, kami mengumpulkan data melalui metode dokumentasi, yaitu dengan mengutip sumber/unggahan yang ada pada media sosial X, khususnya pada akun @HabisNontonFilm pada salah satu postingan yang diunggah pada tanggal 5 Mei 2024. Dari total 280 komentar, peneliti mereduksi data dengan memilih 10 komentar yang mengandung konteks ujaran kebencian. Setelah mereduksi data, peneliti mengklasifikasikan komentar-komentar tersebut berdasarkan ciri-ciri dan makna pragmatis ujaran kebencian yang ditemukan. Data yang telah diklasifikasikan kemudian disajikan dalam bentuk uraian naratif untuk memaparkan temuan terkait ujaran kebencian yang dilakukan oleh netizen. Berdasarkan hasil analisis data yang terkumpul, teridentifikasi, dan diklasifikasikan, maka peneliti kemudian menarik kesimpulan tentang penyebab, ciri-ciri, serta pentingnya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap etika komunikasi daring untuk mengatasi maraknya kasus ujaran kebencian di media sosial.Kata Kunci: Ujaran kebencian, Media sosial, Emosi negatif
Pandangan Masyarakat Etnis Batak Toba terhadap Poligami Akibat Tidak Memiliki Anak Laki-Laki Anggun Luthvita Siregar; Dinda Nur Maulida; Gresia Krisanta Manalu; Rosliana Marbun; Sonia Manihuruk; Lasenna Siallagan
Indo-MathEdu Intellectuals Journal Vol. 5 No. 6 (2024): Indo-MathEdu Intellectuals Journal
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/imeij.v5i6.1980

Abstract

This research aims to describe the views of the Toba Batak ethnic community towards polygamy as a result of not having sons, regarding the importance of the role of sons in Toba Batak families, factors causing polygamy, impacts and solutions to prevent polygamy. The method used in this research is a qualitative research method, and data collection techniques in this research use literature study techniques and interviews with Toba Batak ethnic traditional leaders. The research results show that boys have a very important role in the family, namely as successors to the clan, complementing traditional parties, and distributing inheritance. Polygamy can occur due to 2 factors, namely family encouragement and lack of religious learning. The impact of polygamy is that women are excluded and excluded from the community. The solution to preventing polygamy is to explore and build a deep understanding of religious teachings regarding the concept of fidelity in marriage and involving religious figures as the main pillar to build strong understanding and awareness.
Co-Authors -, Chairun Nisa Adelisa Agriva Kesita Sinaga Aditya Utama Afif Arahman Agape Viandasari Sinaga Alexander Pasaribu Alpiani Br. Tarigan Alyssa Sugiyanto Anggi Nur Febriani Anggun Luthvita Siregar Aprilya Siahaan Ayu Aldina Afriyanti Ayu Angely Br. Galingging Chairiyah, Muti Amanda Damyyanus Tarigan Dea Kristin Debby Sukma Ayu Debora Della Putri Rahmadani5 Difa Hartati Dina Khotipah Batubara Dina Yulpiani Dinda Anggraini Ginting Dinda Nur Maulida Elia Milane Nainggolan Eliana Sitorus Elisa Raskin Br Pinem Elsa Mayora Endang Febrianty S Erika C.P Silitonga Erysha Putri Ananda Evi Fildawati Evi Rizkita Dewi Ewis Sinaga Fadilah Rambe Fatma Nabila Fitriani Lubis Ghina Arifah Nasution Grace Stefani Manurung Gresia Krisanta Manalu Hanna Tasya Siahaan Helmina Lastria Pandiangan Hendra Firman Ziliwu Henni Sara Gracia Br Ginting Hodtua Lestari Rajagukguk3 Imel Simbolon Inayah Kenia Pratiwi Irvan Dinata Isaura Regina Br Ginting Ivan Fauza Ishadi Jesika Simanjuntak Julianus Bawamenewi Kartika Bestari Kelsri Ivana Belinda Kerin Theresa Saragih Khadijah Kirana Pranata S. Brahmana Kristin V. Gultom Loudwig Agustinus Purba Maria Annabel Nikithalia Marlina Elisa Marpaung Meisan Jaya Haro Meliana Rointan Silaban Monika Naibaho Mutiara Putrimina Nataniel Gulo Nila Dwi Amalia Novita Eka Fitri Nur Habibah Popphy Yolanda Nainggolan Ranap Fransiskus Togatorop Ratna Dewi Nababan Renita Gustriana Siallagan Revayani Sagala Rezki Antonio F. Ginting Rianti Rianti Riby Setia Widyani Ridho Syahban Rika Ginting Rindi Ani Lumban Gaol Ristama Nainggolan Rosliana Marbun Rouli Simanullang Ruth Astrinata Sihite Saidah Rahmah Santi Lorensa Junita Sianturi Sarah Miranda Gultom Shiwi Sulistyani Sihombing, Lince Hartanti Siti Aisyah Sonia Manihuruk Syamsul Arief syamsul arif Syarah Ihsani Syifa Hayati Tasya Amelia Saragi Taufik Panjaitan Tika Juni Lestari Tio Rosalinda S. Pakpahan Trina Dara Br Sinuraya Vebri Filiandi William Sitorus Yaser Abdul Amanah Yenni Enjelina Simatupang Yoyuti Sonata Capah Yuhelma Annisa Yulisin Nazra