Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

ANALISIS KETIDAKSETARAAN SOSIAL DALAM FILM BUMI MANUSIA (2019) KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER Fadilah Rambe; Erysha Putri Ananda; Adelisa Agriva Kesita Sinaga; Isaura Regina Br Ginting; Rika Ginting; Maria Annabel Nikithalia; Lasenna Siallagan
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 2 (2025): APRIL - MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis representasi ketidaksetaraan sosial dalam film Bumi Manusia yang diadaptasi dari novel karya Pramoedya Ananta Toer. Film ini menggambarkan kehidupan masyarakat Hindia Belanda pada awal abad ke-20, di mana ketimpangan sosial dan diskriminasi rasial sangat kuat mewarnai struktur masyarakat. Melalui pendekatan kualitatif dan metode analisis semiotik, penelitian ini mengidentifikasi simbol, dialog, serta interaksi antar tokoh yang mencerminkan ketidaksetaraan antara kaum pribumi, kaum Indo, dan bangsa Eropa. Hasil analisis menunjukkan bahwa film ini secara jelas menyoroti ketidakadilan dalam pendidikan, hukum, dan status sosial, serta perjuangan tokoh utama, Minke, dalam menghadapi sistem kolonial yang menindas. Film Bumi Manusia tidak hanya menyajikan kisah cinta dan perjuangan pribadi, tetapi juga menjadi cerminan kritik sosial terhadap ketimpangan yang terjadi pada masa penjajahan.
Studi Linguistik Terhadap Perkembangan Istilah Teknik Elektro Dalam Bahasa Indonesia dan Dampaknya Terhadap Pemahaman Ilmiah Irvan Dinata; Tika Juni Lestari; Aditya Utama; Meisan Jaya Haro; Lasenna Siallagan
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober - November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Istilah teknik elektro dalam bahasa Indonesia memegang peran penting dalam pendidikan tinggi, karena memengaruhi pemahaman ilmiah mahasiswa dan komunikasi akademik. Penelitian ini mengkaji perkembangan dan penggunaan istilah teknik elektro dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan analisis konten pada buku ajar, glosarium resmi, jurnal, serta dokumen terkait lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar istilah memiliki padanan linguistik dalam bahasa Indonesia, mahasiswa sering menggunakan bentuk campuran antara bahasa baku, serapan asing, dan bahasa sehari-hari, yang berpotensi menghambat pemahaman konsep dan penyusunan laporan akademik. Penerapan strategi pembelajaran sistematis seperti diskusi berbasis istilah, studi kasus, latihan dalam praktikum, serta pemanfaatan glosarium resmi terbukti meningkatkan konsistensi penggunaan istilah. Penelitian ini menekankan bahwa standarisasi istilah dan peningkatan literasi bahasa Indonesia sangat penting untuk mendukung pemahaman yang akurat serta efektivitas komunikasi ilmiah di pendidikan tinggi bidang teknik elektro.
ANALISIS KOMPARATIF TERMINOLOGI TEKNIK ELEKTRO DALAM BAHASA INGGRIS DAN BAHASA INDONESIA Ridho Syahban; Yaser Abdul Amanah; Meliana Rointan Silaban; Nataniel Gulo; Julianus Bawamenewi; Hendra Firman Ziliwu; Lasenna Siallagan
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 2 No. 5 (2025): Oktober - November 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerjemahan terminologi dalam bidang teknik elektro, khususnya perbandingan antara bahasa Inggris sebagai bahasa global ilmu pengetahuan dan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional. Fokus penelitian diarahkan pada tiga aspek utama, yaitu penerjemahan harfiah versus makna konseptual, penggunaan istilah serapan langsung, serta variasi padanan istilah yang belum sepenuhnya terstandar. Metode yang digunakan adalah analisis komparatif berbasis kajian literatur dari sumber-sumber otoritatif, termasuk standar internasional (IEEE), Standar Nasional Indonesia (SNI), Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), serta buku ajar teknik elektro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam pemaknaan istilah teknis, seperti resistance, ground, dan Miniature Circuit Breaker yang lebih populer dalam bentuk serapan. Fenomena ini menegaskan bahwa faktor globalisasi, kebiasaan praktik di lapangan, dan kurangnya koordinasi penerjemahan menjadi penyebab utama ketidakkonsistenan terminologi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa upaya standardisasi istilah sangat mendesak untuk menghindari multiinterpretasi, meningkatkan efektivitas komunikasi teknis, serta memperkuat peran bahasa Indonesia agar tetap relevan dalam menghadapi perkembangan global di era revolusi industri 4.0.
Co-Authors -, Chairun Nisa Adelisa Agriva Kesita Sinaga Aditya Utama Afif Arahman Agape Viandasari Sinaga Alexander Pasaribu Alpiani Br. Tarigan Alyssa Sugiyanto Anggi Nur Febriani Anggun Luthvita Siregar Aprilya Siahaan Ayu Aldina Afriyanti Ayu Angely Br. Galingging Chairiyah, Muti Amanda Damyyanus Tarigan Dea Kristin Debby Sukma Ayu Debora Della Putri Rahmadani5 Difa Hartati Dina Khotipah Batubara Dina Yulpiani Dinda Anggraini Ginting Dinda Nur Maulida Elia Milane Nainggolan Eliana Sitorus Elisa Raskin Br Pinem Elsa Mayora Endang Febrianty S Erika C.P Silitonga Erysha Putri Ananda Evi Fildawati Evi Rizkita Dewi Ewis Sinaga Fadilah Rambe Fatma Nabila Fitriani Lubis Ghina Arifah Nasution Grace Stefani Manurung Gresia Krisanta Manalu Hanna Tasya Siahaan Helmina Lastria Pandiangan Hendra Firman Ziliwu Henni Sara Gracia Br Ginting Hodtua Lestari Rajagukguk3 Imel Simbolon Inayah Kenia Pratiwi Irvan Dinata Isaura Regina Br Ginting Ivan Fauza Ishadi Jesika Simanjuntak Julianus Bawamenewi Kartika Bestari Kelsri Ivana Belinda Kerin Theresa Saragih Khadijah Kirana Pranata S. Brahmana Kristin V. Gultom Loudwig Agustinus Purba Maria Annabel Nikithalia Marlina Elisa Marpaung Meisan Jaya Haro Meliana Rointan Silaban Monika Naibaho Mutiara Putrimina Nataniel Gulo Nila Dwi Amalia Novita Eka Fitri Nur Habibah Popphy Yolanda Nainggolan Ranap Fransiskus Togatorop Ratna Dewi Nababan Renita Gustriana Siallagan Revayani Sagala Rezki Antonio F. Ginting Rianti Rianti Riby Setia Widyani Ridho Syahban Rika Ginting Rindi Ani Lumban Gaol Ristama Nainggolan Rosliana Marbun Rouli Simanullang Ruth Astrinata Sihite Saidah Rahmah Santi Lorensa Junita Sianturi Sarah Miranda Gultom Shiwi Sulistyani Sihombing, Lince Hartanti Siti Aisyah Sonia Manihuruk Syamsul Arief syamsul arif Syarah Ihsani Syifa Hayati Tasya Amelia Saragi Taufik Panjaitan Tika Juni Lestari Tio Rosalinda S. Pakpahan Trina Dara Br Sinuraya Vebri Filiandi William Sitorus Yaser Abdul Amanah Yenni Enjelina Simatupang Yoyuti Sonata Capah Yuhelma Annisa Yulisin Nazra