Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Implementasi Sinergi Spiritual dan Sosial Melalui Khotmil Qur'an dan Pembagian Sembako di Kecamatan Waru Sidoarjo Rafadi Khan Khayru; Salsabila Fridiana; Aditiya Permana Putra Setiawan; Muhammad Zarkasih Nur; Moch. Avif Chilmi Yahya; Muhammad Afian Firmansyah; Ahmad Fulkil Masykhun; Fayola Issalillah; Rahayu Mardikaningsih; Didit Darmawan
AlMurtado Journal of Social Innovation and Community Service Vol 3 No 1 (2026): Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : BAMALA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) adalah wujud pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui implementasi nilai-nilai sosial, keagamaan, dan pemberdayaan masyarakat. Program ini bertujuan meningkatkan nilai-nilai religius masyarakat melalui kegiatan khataman Al-Qur’an serta memperkuat kepedulian sosial melalui distribusi sembako kepada keluarga kurang mampu di Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo. Sasaran kegiatan khataman Al-Qur’an yaitu masyarakat Muslim dari berbagai kelompok usia serta keluarga kurang mampu yang telah didata sebagai penerima bantuan sembako. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan observasi dan perencanaan, pelaksanaan, monitoring, serta evaluasi akhir. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa program berjalan sesuai rencana dan berhasil mencapai seluruh indikator yang ditetapkan. Program ini memberikan dampak positif berupa peningkatan nilai-nilai religius, solidaritas sosial, dan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
PENCEGAHAN GANGGUAN TUMBUH KEMBANG: PEMANTAUAN GIZI BAYI DI KECAMATAN BUBUTAN Laili Mas Ulliyah Hasan; Mila Hariani; Didit Darmawan; Rahayu Mardikaningsih; Rafadi Khan Khayru; Fayola Issalillah; Moch. Avif Chilmi Yahya; Risma A'limathus Zuriah; Ajeng Putri Wulandari; Yurid Citra Ayu Putri
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ela.v5i1.2229

Abstract

This community service activity aims to improve the knowledge, skills, and participation of Posyandu cadres and parents in Stunting prevention efforts through counseling, mentoring, and monitoring the nutritional status of toddlers. The method used is Participatory Action Research (PAR) by actively involving Posyandu cadres, health workers, and parents of toddlers at every stage of the activity, starting from balanced nutrition counseling, Infant and Young Child Feeding (PMBA) practices, measuring toddler nutritional status, nutrition consultations, to evaluation using pre-tests and post-tests. Data collection was carried out through observation, semi-structured interviews, and documentation. The results of the activity showed an increase in participants' understanding of early detection of growth and development, balanced nutrition, and the role of Posyandu, as well as increased program effectiveness through the active involvement of health cadres and Health Self-Help Groups (KSH). The PAR approach has been proven to be able to increase community capacity in a participatory manner and contribute to strengthening Stunting prevention efforts through early detection of growth and development and continuous nutrition education.   Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan partisipasi kader Posyandu serta orang tua dalam upaya pencegahan Stunting melalui penyuluhan, pendampingan, dan pemantauan status gizi balita. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan kader Posyandu, tenaga kesehatan, dan orang tua balita secara aktif pada setiap tahapan kegiatan, mulai dari penyuluhan gizi seimbang, praktik Pemberian Makanan Bayi dan Anak (PMBA), pengukuran status gizi balita, konsultasi gizi, hingga evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai deteksi dini tumbuh kembang, gizi seimbang, dan peran Posyandu, serta meningkatnya efektivitas program melalui keterlibatan aktif kader kesehatan dan Kelompok Swadaya Kesehatan (KSH). Pendekatan PAR terbukti mampu meningkatkan kapasitas masyarakat secara partisipatif dan berkontribusi dalam memperkuat upaya pencegahan Stunting melalui deteksi dini tumbuh kembang dan edukasi gizi yang berkelanjutan.
STRATEGI PENINGKATAN KESEJAHTERAAN: DISTRIBUSI BANTUAN SEMBAKO BAGI WARGA KURANG MAMPU DI KECAMATAN TAMAN Arif Rachman Putra; Rommy Hardyansah; Didit Darmawan; Rafadi Khan khayru; Moch. Avif Chilmi Yahya; Evi Putri Rahmadani; Intan Dwi Anggreini; Anggraini Novita Sari; Adinda Oktavia; Riska Auliatus Solichah
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ela.v5i1.2231

Abstract

Community Service Program (KKN) is an implementation of the Tri Dharma of Higher Education that provides opportunities for students to apply knowledge and skills to the community. This community service activity was carried out in Taman District, Sidoarjo Regency, through the distribution of basic food aid as a strategy to improve welfare and foster social awareness for underprivileged residents. The distribution of basic food aid was given to registered residents after Friday prayers. The implementation method included observation and planning stages, activity implementation, monitoring, and final evaluation. The target of the activity focused on underprivileged families as recipients of logistical assistance. This program had a positive impact in the form of ensuring the effectiveness of food aid distribution, establishing closer social relationships between residents, and reducing the burden of daily basic needs for those in need.   Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang memberikan peluang bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu pengetahuan serta keterampilan kepada masyarakat. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, melalui distribusi bantuan sembako sebagai strategi peningkatan kesejahteraan dan penumbuhan kepedulian sosial terhadap warga kurang mampu. Pembagian sembako diberikan kepada warga yang telah terdata setelah pelaksanaan salat Jumat. Metode pelaksanaan meliputi tahap observasi dan perencanaan, pelaksanaan kegiatan, monitoring, serta evaluasi akhir. Sasaran kegiatan difokuskan pada keluarga kurang mampu sebagai penerima bantuan logistik. Program ini memberikan dampak positif berupa terjaminnya efektivitas penyaluran bantuan pangan, terjalinnya hubungan sosial yang lebih erat antarwarga, serta berkurangnya beban kebutuhan pokok harian bagi masyarakat yang membutuhkan.
STRATEGI PERLUASAN AKSES: FASILITASI LAYANAN BPJS BAGI WARGA DI KELURAHAN PEJAGAN, KECAMATAN BANGKALAN Ella Anastasya Sinambela; Didit Darmawan; Fayola Issalillah; Rafadi Khan Khayru; Rasti Nur Alfaisya Safitri; Najwa Dhakiro Rochmah; Tasya Aulia Rizka; Mas Ummu Chasbiyah; Moch. Avif Chilmi Yahya; Ach Nur Irchamul Kholqil Lazuardy
Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Education, Language, and Arts: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/ela.v5i1.2233

Abstract

Complex administrative bureaucracy and a lack of understanding of referral procedures often hinder the public from utilizing state health insurance. Using a Participatory Action Research (PAR) approach, this community service program aims to optimize the utilization of BPJS Kesehatan services for residents of Pejagan Village. Activities were carried out in densely populated residential areas through collaboration between village officials, health cadres, and students. Data collection was conducted using a combination of field observation, interviews, documentation, and questionnaires. The intervention results demonstrated an increase in residents' knowledge regarding jurisdictional rights, participant obligations, and administrative compliance within the tiered referral process. Direct assistance proved effective in mitigating registration obstacles, reducing technical complaints, and strengthening communication networks between beneficiaries and service providers. This multi-stakeholder synergy successfully transformed the community base into a more active and independent one in securing the fulfillment of their right to health insurance.   Rumitnya birokrasi administrasi dan minimnya pemahaman prosedur rujukan sering kali menghambat masyarakat dalam memanfaatkan jaminan kesehatan negara. Melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR), program pengabdian ini bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan layanan BPJS Kesehatan bagi warga di Kelurahan Pejagan. Kegiatan dilaksanakan di kawasan pemukiman padat penduduk melalui kolaborasi antara perangkat kelurahan, kader kesehatan, dan mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kombinasi teknik observasi lapangan, wawancara, dokumentasi, serta penyebaran kuesioner. Hasil intervensi membuktikan adanya eskalasi pengetahuan warga mengenai yurisdiksi hak, kewajiban kepesertaan, serta kepatuhan administratif dalam alur rujukan berjenjang. Pendampingan langsung terbukti efektif memitigasi kendala pendaftaran, mereduksi keluhan teknis, dan mempererat jejaring komunikasi antara penerima manfaat dengan penyelenggara layanan. Sinergi multipihak ini berhasil mengubah basis komunitas menjadi lebih aktif dan mandiri dalam mengamankan pemenuhan hak jaminan kesehatan.