Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Keadilan Distributif Masyarakat Desa Batukuda (Studi Kasus Industri Tambang Pasir) Arofah, Iin; Kudus, Wahid Abdul; Haryono, Haryono
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadan industri tambang pasir memberikan dampak positif dan negatif terhadap masyarakat Desa Batukuda. Sebagian masyarakat mendapat keuntungan, sedangkan dampak risiko kerusakan serta pencemaran lingkungan dirasakan oleh seluruh masyarakat. Pembagian distribusi manfaat, dan kesempatan merupakan hak bagi masing-masing individu masyarakat Desa Batukuda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keadilan distributif masyarakat Desa Batukuda. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini diketahuinya tidak adanya kesamaan pemahaman tentang keadilan distributif, antara pemilik tambang pasir, masyarakat dan pengawas serta kontrol dari pemerintah. Tidak diketahuinya dampak risiko kedepan oleh masyarakat sehingga masyarakat lebih mengutamakan keuntungan untuk diri masing-masing. Kebebasan berpendapat agar bisa ditanggapi oleh pemilik tambang menuggu masa yang banyak. Masyarakat Desa Batukuda mengeluhkan uang kompensasi yang kurang untuk kebutuhan sehari-hari, menurunya manfaat dan kesuburan tanah ladang atau sawah, terapat sebagian masyarakat sudah tidak memiliki tanah dan tidak ada pemasukan dari perkebunan.
Analisis Faktor yang Mempengaruhi Minat Menjadi Guru pada Mahasiswa Pendidikan Sosiologi Untirta Amalia, Siti Dita Nurul; Kudus, Wahid Abdul; Lindawati, Yustika Irfani
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.13647

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi minat mereka menjadi guru setelah lulus dari Program studi Pendidikan Sosiologi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi penelitian sebanyak 218 responden dengan sampel sebanyak 142 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat menjadi guru pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Sosiologi di Universitas Sultan Ageng Tirtayasa berada pada kategori berminat dengan persentase pada mahasiswa angkatan 2020 yaitu 62%, pada mahasiswa angkatan 2021 yaitu 72%, dan pada mahasiswa angkatan 2022 yaitu 52%. Indikator paling tinggi pada angkatan 2020 adalah indikator aspek afektif 67%, angkatan 2021 indikator aspek kognitif 62%, dan angkatan 2022 indikator lingkungan sosial 58%. Hasil penelitian menunjukan faktor yang mempengaruhi minat menjadi guru mahasiswa Program studi Pendidikan Sosiologi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa terdapat pada indikator aspek kognitif, aspek konasi dan lingkungan sosial dengan implementasi Theory of Planned Behaviour.
FENOMENA MENIKAH MUDA DIKALANGAN REMAJA PEREMPUAN DI KELURAHAN PIPITAN Suryani, Danik; Kudus, Wahid Abdul
Jurnal Pendidikan Sosiologi dan Humaniora Vol 13, No 2 (2022): Edisi Oktober 2022
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/j-psh.v13i2.54437

Abstract

Marriage is an essential thing in the cycle of human life. Nowadays, the phenomenon of getting married at a young age is widespread in society. One of the reasons for marrying young is to avoid promiscuity that violates religious and social norms, besides reducing the burden on parents. Usually, couples who marry young generally have a high tolerance for change and mature more quickly than those involved in this study using a descriptive qualitative research method. The data collection techniques in this study were observation, interviews, and literature study. This research article aims to determine the phenomenon of young marriage among adolescent girls in Pipitan Village, Walantaka District, Serang City, Banten Province. The results of the research obtained in this article are (1) the driving factors of young marriage that occur among adolescent girls in Pipitan Village. (2) How does this young woman in Pipitan Village live her life as a wife. (3) Strategies used in overcoming problems related to their role as a young married couple. (4) What are the effects on young women in Pipitan Village who marry young.
Implementasi Tata Tertib Sekolah dalam Meningkatkan Kedisiplinan pada Siswa di SMAN 2 Kota Serang Handoyo, Lydia Christina; Kudus, Wahid Abdul; Kuntari, Septi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tata tertib sekolah merupakan seperangkat aturan dan sistem yang wajib dipatuhi untuk menciptakan kondisi yang aman, tertib, dan terkendali sehingga dapat mencegah munculnya perilaku negatif. Implementasi tata tertib akan berjalan efektif apabila siswa memiliki kesadaran disiplin, sebaliknya pelanggaran terhadap tata tertib mengharuskan adanya sanksi sebagai upaya pembinaan.. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan tata tertib sekolah di SMAN 2 Kota Serang memiliki peran penting dalam membentuk kedisiplinan siswa, baik dalam hal kerapian berpakaian, ketepatan waktu, maupun sikap dalam proses pembelajaran. Sistem poin pelanggaran dan sanksi berjenjang mampu menumbuhkan kesadaran disiplin siswa, sementara guru, orang tua, dan organisasi siswa (OSIS) turut berperan dalam memberikan teladan, pembinaan, dan pengawasan. Implementasi tata tertib di sekolah menanamkan nilai disiplin jangka panjang yang berpotensi menjadi budaya sekolah.
Strategi Nafkah Ganda Keluarga Nelayan Desa Karangantu Kecamatan Kasemen Kota Serang dalam Menghadapi Tantangan Ekonomi untuk Bertahan Hidup Mafaza, Khilda; Kudus, Wahid Abdul
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 7 No. 1 (2025): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v7i1.1341

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi nafkah ganda yang diterapkan oleh keluarga nelayan di Desa Karangantu, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, dalam menghadapi tantangan ekonomi lokal. Metode studi kasus digunakan untuk memahami bagaimana keluarga nelayan mencari sumber pendapatan tambahan di luar kegiatan melaut, faktor-faktor yang mendorong penerapan strategi tersebut, dan dampaknya terhadap keberlanjutan hidup mereka. Informan utama adalah ketua RT, mantan ketua RT, dan warga setempat. Penelitian ini difokuskan pada konteks lokal Desa Karangantu, sehingga hasilnya tidak dapat digeneralisasi untuk wilayah lain. Pertimbangan etis dijaga untuk melindungi hak dan martabat partisipan, serta membangun kepercayaan dengan masyarakat. Data dikumpulkan melalui observasi langsung dan wawancara. Hasil penelitian diharapkan memberikan wawasan tentang strategi adaptasi keluarga nelayan, kontribusi bagi kebijakan lokal, dan dukungan untuk keberlanjutan ekonomi keluarga nelayan. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah pentingnya memahami dan mendukung strategi nafkah ganda dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi di komunitas nelayan.
Keterwakilan Perempuan di Lembaga Legislatif DPRD Kabupaten Lebak Banten Nurul Safitri; Kudus, Wahid Abdul
Maharsi: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi Vol. 7 No. 2 (2025): Maharsi : Jurnal Pendidikan Sejarah dan Sosiologi
Publisher : UNIVERSITAS INSAN BUDI UTOMO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/maharsi.v7i2.1627

Abstract

Keterwakilan Perempuan pada bidang politik menjadi salah satu hal yang banyak diperbincangkan khalayak publik. Banyaknya stereotipe mengenai perempuan, menjadikan perempuan dipandang sebagai aktor yang lemah jika turut serta dalam berkontribusi di dunia politik. Stigma masyarakat yang mengatakan bahwa perempuan termasuk makhluk perasa dan akan lebih baik jika perempuan hanya ditempatkan sebagai orang rumahan saja tak serta merta membuat perempuan berdiam diri dan menerima. Banyak perempuan yang sekarang dapat menunjukkan kualitas diri mereka yang memang mumpuni dalam dunia pekerjaan dan memiliki tingkat kreativitas yang tinggi sehingga dapat ikut bersaing dengan kaum laki-laki, begitupun dalam dunia politik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana peran perempuan mewakili struktur keorganisasian di lembaga legislatif Kabupaten Lebak Banten. Penelitian ini ditulis menggunakan metode penelitian berupa kualitatif desktiptif. Berdasarkan data yang diperoleh oleh peneliti, terdapat sebanyak 147 bakal calon legislatif pada pemilu 2024 yang mencakup 95 orang laki-laki dan 52 orang perempuan. Jika dilihat dari peraturan Undang-Undang No. 7 Tahun 2017 mengenai keterwakilan perempuan pada lembaga legislatif, maka dapat disimpulkan bahwa keterwakilan perempuan pada sebelum pemilu mencapai 36%. Namun, keterwakilan sebanyak 36% tersebut hanya berlaku saat pemilu yang mengharuskan masyarakat memilih bakal calon legislatif yang menurut mereka pantas untuk menduduki bangku legislatif DPRD Kabupaten Lebak Banten.