Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Teacher competency, facilities, and motivation as drivers of vocational graduate work readiness: a PLS-SEM moderation analysis Andri Dermawan; Lasyatta Syaifullah; Deded Darmadi; Muhammad Anwar; Wakhinuddin Simatupang
Journal of Counseling, Education and Society Vol. 7 No. 1 (2026): Journal of Counseling, Education and Society
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/08jces685700

Abstract

Vocational education programs in Indonesia face persistent structural misalignment between graduate competencies and industry demands, reflected in the vocational high school graduate unemployment rate of 9.84% despite enrollment of 5.08 million students. This study examined the effects of Teacher Competency (X1), Learning Facilities (X2), and Student Motivation (X3) on Student Work Readiness (Y), the mediating role of Student Motivation, and the moderating and direct effects of Industry Relevance (M). A quantitative explanatory survey design was employed with total sampling involving 350 students at vocational high schools in Indonesia. Data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) via SmartPLS 4. All seven hypotheses were supported: Teacher Competency (β = 0.207, p = 0.000) and Learning Facilities (β = 0.211, p = 0.000) significantly predicted Student Motivation; Teacher Competency (β = 0.223), Learning Facilities (β = 0.270), and Student Motivation (β = 0.246) exerted significant direct effects on Work Readiness; Student Motivation mediated X1→X3→Y (β = 0.051) and X2→X3→Y (β = 0.052); Industry Relevance moderated Learning Facilities and Work Readiness (β = 0.151, p = 0.001); and Industry Relevance exerted a significant negative direct effect on self-assessed Work Readiness (β = −0.167, p = 0.001), interpreted as a perception gap mechanism. R² = 0.280 for Student Work Readiness. These findings provide evidence-based guidance for policymakers and school leaders to improve vocational education quality and graduate employability in Indonesia.
TRANSFORMASI KETERAMPILAN DIAGNOSTIK TEST BENCH COMMON RAIL GURU SMK UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN Irma Yulia Basri; Rifdarmon; Hasan Maksum; Andrizal; Martias; Lasyatta Syaifullah
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 1 (2026): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v10i1.10006

Abstract

SMK Negeri 2 Lubuk Basung menghadapi permasalahan keterbatasan kompetensi guru dalam mengoperasikan test bench common rail yang menyebabkan kerusakan fatal pada peralatan dan tidak optimalnya pembelajaran teknologi otomotif. Program ini bertujuan mentransformasi keterampilan diagnostik guru dalam mengoperasikan test bench common rail dan scantools agar dapat diaplikasikan secara optimal dalam pembelajaran sistem injeksi diesel modern. Program dilaksanakan melalui empat tahapan sistematis yaitu perbaikan peralatan, pelatihan intensif, implementasi dan pendampingan, serta evaluasi berkelanjutan yang melibatkan 11 guru dengan pendekatan mixed methods dan desain pre-test post-test. Data kuantitatif dianalisis menggunakan paired t-test dan effect size Cohen's d, sedangkan data kualitatif dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta yang signifikan secara statistik (p=0,026) dengan effect size Cohen's d=0,665 kategori sedang hingga besar. Secara kualitatif, program mendorong peningkatan kepercayaan diri, perubahan persepsi positif terhadap teknologi, motivasi berkelanjutan, serta terbukanya kolaborasi dengan perguruan tinggi dan industri otomotif.
PENERAPAN TEKNOLOGI MESIN CULTIVATOR BERBAHAN BAKAR MULTIPURPOSE UNTUK PENINGKATAN PRODUKTIVITAS PERTANIAN Rifdarmon; Hasan Maksum; Irma Yulia Basri; Andrizal; Martias; Lasyatta Syaifullah
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 1 (2026): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v10i1.10013

Abstract

Keterbatasan tingginya biaya operasional menyebabkan produktivitas padi Kelompok Tani Umpila di Nagari VII Koto Talago hanya mencapai 4,2 ton/ha, jauh di bawah rata-rata nasional 5,1 ton/ha. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan keberdayaan Kelompok Tani Umpila dalam aspek produktivitas pertanian melalui penerapan mesin cultivator multipurpose berbahan bakar alternatif. Menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), program dilaksanakan selama delapan bulan mencakup verifikasi teknis mesin, implementasi pada lahan percontohan 10 hektar, pelatihan kapasitas bagi 20 petani anggota, serta pendampingan berkelanjutan enam bulan pascaimplementasi. Program berhasil meningkatkan produktivitas padi menjadi 4,9–5,1 ton/ha, memangkas antrian pengolahan lahan dari 7–10 hari menjadi 2–3 hari, menekan biaya operasional 28–44%, dan memperbaiki R/C ratio dari 1,4 menjadi 1,8–2,0. Keberdayaan operasional petani meningkat dari 0% menjadi 66,7% dari 72 petani aktif, diperkuat terbentuknya Tim Mekanik Tani (TMT) sebagai first responder teknis mandiri dari dalam kelompok. Hasil ini membuktikan bahwa integrasi teknologi tepat guna dan penguatan kapasitas petani secara nyata mentransformasi pertanian tradisional menuju pertanian yang produktif, efisien, dan berkelanjutan.