Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Lugawiyyat

INOVASI BUKU AJAR BALAGHAH BAYAN DENGAN MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM LEARNING Ubaidillah, Ahmad; Mukmin, Mukmin; Irmansyah, Irmansyah; A'yun, Qurroti
Lugawiyyat Vol 7, No 1 (2025): Lugawiyyat
Publisher : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/lg.v7i1.32319

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan dalam mempelajari Balaghah Bayan, yang disebabkan oleh penggunaan buku teks berbahasa Arab dan metode pengajaran yang masih tradisional. Faktor-faktor tersebut membuat siswa kesulitan dalam memahami materi. Oleh karena itu, pengembangan buku ajar Balaghah Bayan dengan model Quantum Learning ini bertujuan untuk mempermudah pemahaman siswa dan membuat proses pembelajaran menjadi lebih menarik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (RD) dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Pengembangan buku ajar ini mengikuti teori Borg and Gall, yang meliputi enam tahap yaitu identifikasi potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi produk, uji coba, dan evaluasi. Buku ajar Balaghah Bayan dengan model Quantum Learning dikembangkan berdasarkan analisis kebutuhan mahasiswa, yang menunjukkan tingkat kebutuhan sebesar 66% dengan kategori “sedang”. Validasi oleh ahli materi menunjukkan tingkat validitas sebesar 96%, sedangkan validasi oleh ahli media mencapai 84%. Pada implementasi di kelas, hasil pre-test menunjukkan nilai rata-rata siswa sebesar 40%, sedangkan hasil post-test meningkat menjadi 88%. Uji homogenitas menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,728 (0,05), yang menunjukkan bahwa data bersifat homogen. Uji-t berpasangan menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (0,05), yang mengkonfirmasi adanya perbedaan yang signifikan antara hasil pre-test dan post-test. Hasil uji N-Gain Score sebesar 80.5673 menunjukkan bahwa buku teks ini sangat efektif untuk digunakan dalam pembelajaran Balaghah Bayan.
Bina' Namat Al-Tafkir Al-Naqdii Bita’allum Al-Kutub Al-Shafro' Bishakli Manhajai Lithullaab Al-Madrasat Al-Diiniyah Bi Ma’had Al-Islamiah Al-Khoyrat Pagelaran Malang Nasruddin, Muhammad Arif; A'yun, Qurroti
Lugawiyyat Vol 7, No 2 (2025): Lugawiyyat
Publisher : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/lg.v7i2.36753

Abstract

Studying and understanding the yellow book is a characteristic of learning at Salaf Islamic Boarding School, and one of the most famous  is the Bahtsul Masail culture  among students which shows that students are also trained and have a critical thinking pattern. From this phenomenon, this study aims to explain the learning methods applied to learning the yellow book at Madrasah Diniyah, Al-Khoirot Islamic Boarding School (Pondok Pesantren), Pagelaran Malang, and the critical thinking patterns of students. This research uses a qualitative approach with a descriptive method, data obtained through observation techniques, in depth interviews with teachers, students, and related parties at Madrasah Diniyah Al-Khoirot, and documentation. The result of this study is that the methods applied to learning the yellow book at Madrasah Diniyah Al-Khoirot are the Bandongan, Sorogan, and Bahtsul Masail methods. The three methods have different characteristics and goals, Bandongan is the most common and only involves students or learners as listeners, Sorogan is a method centered on students while teachers are proofreader, while Bahtsul Masail is the peak, requiring students to collect and study various literacy until testing their feasibility in a debate forum called Bahtsul Masail (Discussion of Various Problems). From these findings, it shows that the critical thinking pattern of students is well organized with various methods applied in Islamic Boarding School Al-Khoirot Pagelaran Malang.