Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Islamic Values in Coastal SME Education: A Model for Sustainable Development Doktoralina, Caturida Meiwanto; Al Faruq Abdullah, Muhamad; Desty Febrian, Wenny; Maulana, Diky; Adi Prayogo, Dhani; Anuar Ahmad Shukor, Ahmad Shaifful
TARBIYA: Journal of Education in Muslim Society TARBIYA: JOURNAL OF EDUCATION IN MUSLIM SOCIETY | VOL. 11 NO. 2 2024
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training, UIN (State Islamic University) Syarif Hidayatul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/tjems.v11i2.43868

Abstract

AbstractThis study analyses the integration of Maqasid Syariah (MS) principles, including shiddiq (honesty), adl (justice), and maslahah (public welfare), in supporting the sustainability of micro-enterprises (SMEs) in Desa Segara Jaya, Indonesia. Using a qualitative case study approach, data were collected through in-depth interviews and observations with Muslim entrepreneurs. SMEs face challenges such as limited financial resources, inadequate Islamic values-based training, and insufficient infrastructure, which hinder the consistent application of ethical practices. To overcome these barriers, an MS-based educational model is required, combining workshop-based training with tailored educational programmes to address these challenges effectively, mentorship programmes with pesantren and madrasahs, and scalable digital learning platforms. Integrating technical and ethical skills helps align business practices with economic objectives and Islamic values. A collaborative Penta helix approach, engaging government, educational institutions, businesses, communities, and media, is essential for overcoming systemic barriers. Applying the MS framework and the Theory of Planned Behaviour, this research contributes to Islamic entrepreneurship studies and offers practical insights for policymakers, educators, and practitioners. Aligning SME operations with ethical principles enhances resilience, competitiveness, and sustainable development in Muslim communities navigating socio-economic challenges.AbstrakPenelitian ini menganalisis integrasi prinsip-prinsip Maqasid Syariah (MS), termasuk shiddiq (kejujuran), adl (keadilan), dan maslahah (kesejahteraan publik), dalam mendukung keberlanjutan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Desa Segara Jaya, Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap pengusaha Muslim. UMKM menghadapi tantangan seperti keterbatasan sumber daya keuangan, pelatihan berbasis nilai-nilai Islam yang tidak memadai, dan kurangnya infrastruktur, yang menghambat penerapan praktik etis secara konsisten. Untuk mengatasi hambatan ini, diperlukan model pendidikan berbasis MS yang menggabungkan pelatihan berbasis lokakarya dengan program pendidikan yang dirancang khusus, program pendampingan dengan pesantren dan madrasah, serta platform pembelajaran digital yang dapat diskalakan. Integrasi keterampilan teknis dan etis membantu menyelaraskan praktik bisnis dengan tujuan ekonomi dan nilai-nilai Islam. Pendekatan kolaboratif Penta helix yang melibatkan pemerintah, institusi pendidikan, dunia usaha, komunitas, dan media sangat penting untuk mengatasi hambatan sistemik. Dengan menerapkan kerangka kerja MS dan Teori Perilaku Terencana, penelitian ini berkontribusi pada studi kewirausahaan Islam dan memberikan wawasan praktis bagi pembuat kebijakan, pendidik, dan praktisi. Penyelarasan operasional UMKM dengan prinsip-prinsip etis meningkatkan ketahanan, daya saing, dan pembangunan berkelanjutan di komunitas Muslim yang menghadapi tantangan sosial-ekonomi. How to Cite: Doktoralina, C. M., Abdullah, M. A. F., Febrian, W. D., Maulana, D., Prayogo, D. A., & Anuar Ahmad Shukor, A. S. (2024). Islamic Values in Coastal SME Education: A Model for Sustainable Development. TARBIYA: Journal of Education in Muslim Society, 11(2), 105-114. doi:10.15408/tjems.v11i2.43868.
Pengaruh Beban Kerja, Budaya Organisasi, dan Kepuasan Kerja Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan yang Bekerja pada Perusahaan Importir Bahan Makanan di Jakarta Barat Amrah Husaeni, Anissa; Desty Febrian, Wenny
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Nusantara Vol. 1 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Nusantara (April-Juni 2023)
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jpkn.v1i2.932

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh beban kerja, budaya organisasi, dan kepuasan kerja terhadap produktivitas kerja. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah populasi sebanyak 678 orang dan dihitung menggunakan rumus slovin sehingga mendapatkan sampel sebanyak 87 orang karyawan yang berkerja pada perusahaan importir bahan makanan dijakarta barat dengan teknik probability sampling, khususnya random sampling. Teknik penarikan data menggunakan kuisioner dalam bentuk G-Form. Yang pengolahan datanya menggunakan software SPSS. Teknik analisis data yang akan di gunakan yaitu regresi linear berganda dengan hasil Y=7,835+(-0,015) (X1)+0,266 (X2)+0,037 (X3), dan uji hipotesis yang terdiri atas uji t dan uji f. Hasil penelitian ini secara parsial menunjukkan: (1) Terdapat pengaruh negatif dan tidak signifikan antara beban kerja terhadap produktivitas kerja yang ditunjukkan dengan nilai thitung<ttabel yaitu -0,431<1,663. (2) Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara budaya organisasi terhadap produktivitas kerja yang ditunjukkan dengan nilai thitung>ttabel yaitu 4,586>1,663. (3) Terdapat pengaruh positif dan tidak signifikan antara kepuasan kerja terhadap produktivitas kerja yang ditunjukkan dengan nilai thitung<ttabel yaitu 0,937<1,663. (4) Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara beban kerja, budaya organisasi dan kepuasan kerja secara simultan terhadap terhadap produktivitas kerja yang ditunjukkan dengan nilai Fhitung>Ftabel yaitu 10,888>1,663. Koefisien korelasi sebesar (R) sebesar 0,531 yang berarti keeratan antar variabel tidak cukup kuat dan koefisien determinasi sebesar 0,282 yang artinya 28,2% ketiga variabel bebas mempengaruhi kinerja karyawan secara simultan dan sisanya dipengaruhi oleh variabel lain.