Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL PENELITIAN PERAWAT PROFESIONAL

Hubungan Kadar Gula Darah dan Lama Terdiagnosis Diabetes dengan Tekanan Darah pada Pasien Diabetes Tipe 2 Trinita, Catherine; Manto, Oniqie Ayu Dhea; Tjomiadi, Cynthia Eka Fayuning
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 3 (2025): Juni 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i3.6547

Abstract

Pada penderita DM, kadar glukosa darah meningkat (hiperglikemia) sehingga terjadi resistensi cairan intravaskular yang berakibat pada peningkatan volume cairan tubuh serta diikuti dengan kerusakan sistem vaskular yang menyebabkan peningkatan resistensi arteri perifer. Kedua keadaan ini yang menjadi dasar terjadinya hipertensi. Mengetahui hubungan kadar gula darah dan lama terdiagnosis diabetes dengan tekanan darah pada pasien diabetes tipe 2 di Pukesmas Bukit Rawi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, pengambilan sample menggunakan Teknik total sampling dengan jumlah sample 94 orang. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank. Sebagian besar responden memiliki kadar gula darah pada rentang 110-199 (Kategori Sedang) yaitu 40 orang (43%), lama terdiagnosis diabetes >6 bulan, yaitu 56 orang (60%), dan tekanan darah pada rentang >160 (Tekanan Darah Sistolik) dan >100 (Tekanan Darah Diastolik) pada kategori Hipertensi Tingkat II, yaitu 31 orang (33%). Disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara Hubungan Kadar Gula Darah dan Lama Terdiagnosis Diabetes dengan Tekanan Darah Pada Pasien Diabetes Tipe 2 Di Pukesmas Bukit Rawi.
Gambaran Persepsi Penyakit Penderita DM Tipe 2 di Puskesmas Rista, Rista; Tjomiadi, Cynthia Eka Fayuning; Manto, Onieqie Ayu Dhea
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i5.4510

Abstract

Persepsi penyakit merupakan salah satu faktor penentu dalam membentuk kepatuhan pasien terhadap prosedur kesehatan pada penyakit kronis. Pasien Diabetes Mellitus diharuskan rutin mengkonsumsi obat sesuai anjuran petugas kesehatan. Hal ini memerlukan kepatuhan yang konsisten, sehingga diperlukan adanya identifikasi persepsi penyakit diantara pasien Diabetes Mellitus. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui gambaran persepsi penyakit penderita DM tipe 2 di UPT Puskesmas Bereng Kabupaten Pulang Pisau. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain observasional deskriptif. Sampel berjumlah 53 penderita DM tipe 2 di Puskesmas Bereng yang diambil menggunakan Accidental Sampling. Data penelitia dikumpukan menggunakan kuesioner identitas responden dan persepsi penyakit penderita DM tipe 2 yaitu The Brief Illness Perception Questionnaire (B-IPQ). Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis univariat. Sebagian besar penderita DM tipe 2 berusia 56-65 tahun sebanyak 27 orang (50,9%). Sebagian besar penderita DM tipe 2 berjenis kelamin perempuan sebanyak 37 orang (69,8%). Sebagian besar penderita DM tipe 2 sudah menderita penyakit DM tipe 2 selama ≥3 tahun sebanyak 38 orang (71,7%). Sebagian besar persepsi penyakit penderita DM tipe 2 dengan persepsi penyakit negatif sebanyak 46 orang (86,8%). Sebagian besar persepsi penyakit penderita DM tipe 2 di UPT Puskesmas Bereng dengan persepsi penyakit negatif dan sebagian kecil lainnya persepsi positif. Pihak Puskesmas diharapkan memberikan edukasi 5 pilar Diabetes Mellitus kepada pasien DM tipe 2 sebagai upaya pembentukan persepsi penyakit yang baik sehingga dapat berpengaruh pada kecerdasan emosional pada pasien DM tipe 2 agar ke arah yang positif.